Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

POTENSI SUMBERDAYA ALAM PASIR BESIPANTAI ARAKAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Adey Tanauma; Ferdy Ferdy
JURNAL ILMIAH SAINS Volume 11 Nomor 2, Oktober 2011
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.216 KB) | DOI: 10.35799/jis.11.2.2011.211

Abstract

POTENSI SUMBERDAYA ALAM PASIR BESIPANTAI ARAKAN  KABUPATEN MINAHASA SELATAN Adey Tanauma1) dan Ferdy1) 1)Program Studi Fisika FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado 95115 ABSTRAK Pasir besi merupakan salah satu sumberdaya alam di Sulawesi Utara yang belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu lokasi yang cukup potensial untuk mendapatkan endapan pasir besi ini adalah pesisir pantai Arakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat-sifat magnetik endapan pasir besi yang terdapat di pesisir Pantai Arakan kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Suseptibilitas magnetik dan magnetisasi saturasi sampel pasir besi Arakan mengindikasikan bahwa kandungan mineral magnetik yang dominan adalah magnetite. Ukuran bulir dari mineral magnetik terutama magnetite didominasi oleh bulir-bulir magnetik berukuran besar atau bulir magnetik dengan domain magnetik antara pseudosingle domain dan multi domain. Tingginya kandungan mineral magnetik berdasarkan nilai karakterisasinya, terutama nilai suseptibilitas magnetik memberikan peluang untuk pemanfaatan lebih lanjut dari sumberdaya alam ini. Kata kunci: histeresis magnetik, pasir besi, suseptibilitas THE POTENTIAL OF NATURAL RESOURCES OF IRON SAND IN ARAKAN COASTAL SUBPROVINCE OF SOUTH MINAHASA ABSTRACT Iron sand represent one of the natural resources in North Sulawesi which not yet been exploited in optimally. One of the location which quite potential to get this iron sand sediment is coastal area of Arakan. This research aim to determine the nature of magnetic of iron sand sediment which there are in coastal area of Arakan, Sub-province of South Minahasa, Province of   North Sulawesi. Magnetic suseptibility and saturation magnetization of iron sand sampel of Arakan  indicated that dominant magnetic mineral is magnetite. Seed size measure of magnetic mineral especially magnetite predominated by big sized magnetic seeds or magnetic seed with magnetic domain between domain pseudosingle and multi domain. The height content of magnetic mineral based on characteristic value, especially  magnetic suseptibility give the opportunity for furthermore exploiting of this natural resources. Keywords : magnetic hysteresis, iron sand, suseptibility
PENENTUAN LOKASI PERGERAKAN MAGMA GUNUNG API SOPUTAN BERDASARKAN STUDI SEBARAN HIPOSENTER GEMPA VULKANIK PERIODE MEI 2013 – MEI 2014 Sepry Dawid; Ferdy Ferdy; Guntur Pasau
JURNAL ILMIAH SAINS Volume 15 Nomor 2, Oktober 2015
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.75 KB) | DOI: 10.35799/jis.15.2.2015.9222

Abstract

PENENTUAN LOKASI PERGERAKAN MAGMA GUNUNG API SOPUTAN BERDASARKAN STUDI SEBARAN HIPOSENTER GEMPA VULKANIK PERIODE MEI 2013 – MEI 2014 ABSTRAK Gunung api Soputan merupakan gunungapi type strato yang aktif hingga saat ini. Aktifitasnya diduga dimulai pada masa plistosen bawah (kurang lebih 1,8 juta tahun yang lalu). Gempa vulkanik merupakan gempa yang terjadi akibat aktivitas gunungapi. Hal ini disebabkan oleh pergerakan magma ke atas di dalam gunungapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui letak hiposenter gempa vulkanik serta mengetahui letak pergerakan magma Gunung Soputan. Prinsip dari penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data gempa vulkanik periode Mei 2013 – Mei 2014 yang berupa data sekunder dari hasil rekaman (seismogram) Gunung Soputan pada 3 stasiun seismometer yaitu stasiun Aesoput, Winorangian, dan Silian. Data gempa diolah dengan menggunakan software seismologi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi hiposenter gempa vulkanik Gunungapi Soputan menyebar pada daerah  kubah lava dan cenderung kearah barat laut, dengan kedalaman 100 m –– 8000 m di bawah kubah lava. Dari hasil analisa hiposenter diketahui terjadi pergerakan magma oleh gempa vulkanik dalam (VA), hal ini disebabkan posisi hiposenter yang naik menuju kubah lava. Kata Kunci: Gunung Soputan, Hiposenter, dan Pergerakan Magma  ABSTRACT Soputan volcano is strato volcano that active till today. Its activity supposed began at down Pleistocene (1,8 million years ago). Volcanic earthquake is one of matter that caused by volcano. This happened because magmatic movement inside volcano. This research aimed to know location of hypocenter also to know location of magmatic movement Soputan volcano. Principles from this researchis conducted by analyzing volcanic earthquake data at May 2013 to May 2014 that consist secondary data from recording data (seismogram) volcano Soputan on 3 stations seismometer are Aesoput station, Winorangian, and Silian. The earthquake data processed using seismologic software. Result researchis shows that distribution of hypocenter volcanic earthquake soputan volcano scattered at lava dome area and inclined to northwest, that located on depth 100 m to 8000 m from lava dome. Result from hipocenter analyse to find a magmatic movement by deep volcanic earthquake (VA), this happened because position of hypocenter up movement to lava dome. Keywords: Mount Soputan, Hipocenter, and Magmatic Movement
Pemetaan Akuifer Airtanah di Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Dipol-Dipol Sonia Y. Rompas; As’ari As’ari; Ferdy Ferdy
Journal of Science Nusantara Vol 3 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jsnu.v3i2.1019

Abstract

Pemetaan Akuifer Airtanah di Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi DipolDipol dibawah bimbingan AS’ARI sebagai ketua dan FERDY sebagai anggota. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan memetakan zona akuifer airtanah di Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara menggunakan metode geolistrik konfigurasi dipol-dipol. Data hasil pengukuran metode geolistrik resistivitas konfigurasi dipol-dipol menggunakan 2 lintasan pengukuran, dengan panjang lintasan satu 480 meter dan lintasan dua 360 meter, dengan jarak spasi tiap elektroda adalah 10 meter. Data sekunder diolah menggunakan software Res2dinv sehingga didapat hasil penampang profil dalam 2D. Hasil yang didapat berdasarkan pemodelan 2D, dengan nilai resistivitas ≤ 76,9 Ωm teridentifikasi adanya 9 titik akuifer airtanah pada lintasan satu pada kedalaman 1,71– 39,5 meter dari permukaan tanah. Pada lintasan dua terdapat 5 titik akuifer pada kedalaman 1,71–42,8 meter dari permukaan tanah.
Edukasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kelurahan Tumumpa Satu dan Tumumpa Dua Pandara, Dolfie P; Ferdy, Ferdy; Bobanto, Maria D; Tamuntuan, Gerald H; Kolibu, Hesky S; Mosey, Handy I R; Ponumbol, Yuki; Unso, Kristina
The Studies of Social Sciences Vol. 5 No. 2 (2023): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v5i2.51608

Abstract

Bencana banjir adalah bencana hidrometeorologis yang sering melanda Indonesia termasuk Kota Manado. Potensi banjir dan tingkat kerentanan resiko banjir di beberapa wilayah Kota Manado cukup tinggi seperti di Kelurahan Tumumpa Satu dan Tumumpa Dua. Kegiatan PKM ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman mitigasi banjir dari aparat kelurahan dan kader masyakarat sehingga memiliki kemampuan untuk memberi edukasi kepada masyarakat lainnya dan menjadi penggerak dalam upaya-upaya mitigasi banjir. Edukasi diberikan dalam kegiatan PKM ini melalui sosialisasi dan diskusi (FGD: focus group discussion). Materi sosialisasi dan FGD meliputi aspek-aspek hidrometeorologis, kondisi faktual bencana banjir Kota Manado, mitigasi dan manajemen bencana banjir, sistem peringatan dini, dan kampung tangguh bencana. Tingkat ketercapaian pelaksanaan sosialisasi dan FGD diukur dari lima aspek mitigasi bencana banjir meliputi perencanaan penanggulangan bencana, pengurangan resiko bencana, persyaratan analisis resiko bencana, persyaratan analisis resiko bencana, dan edukasi melalui pendidikan dan pelatihan. Hasil PKM menunjukkan bahwa persepsi perangkat kelurahan, kepala-kepala lingkungan dan kader masyarakat tentang mitigasi bencana sangat baik. Hasil ini menunjukkan adanya kesiapan dalam menghadapi bencana banjir. Kegiatan PKM ini merekomendasikan perlu dikembangkannya sistem peringatan dini berbasis IOT di DAS Bailang, penegakkan aturan tata ruang secara bijaksana dan penggalakkan pembuatan biopori di pekarangan warga.
ANALISIS CADANGAN AIR TANAH MENGGUNAKAN DATA GEOLISTRIK DAN PERSAMAAN DARCY: STUDI KASUS DI KOTA AMURANG Puterama, Mareyo; Pandara, Dolfie Paulus; Ferdy, Ferdy
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jlppmsains.9.1.2024.54135

Abstract

Kebutuhan air tanah akan meningkat seiring dengan perkembangan zaman. Penelitian ini dilakukan di daerah Amurang tepatnya di Desa Lopana Satu. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi ketebalan akuifer, memprediksi potensi cadangan air tanah menggunakan persamaan Darcy, data Geolistrik dan surfer 16. Software surfer 16 dapat menentukan aliran tanah dan dapat dibuat menjadi peta aliran tanah (flownet). Hasil analisis menggunakan persamaan Darcy di dapat hasil cadangan tanah di Desa Lopana Satu, untuk lintasan 12 sebanyak 73,046 m3/hari atau 0,8454 l/detik dan untuk lintasan 3 untuk air tanah dangkal sebesar Q = 20,9443 m3/hari atau Q = 0,2424 l/detik dan air tanah dalam sebesar Q = 57,281 m3/hari atau Q = 0,6629 l/detik Kata Kunci : Aquifer, Cadangan Air Tanah, Geolistrik, Persamaan Darcy
Aplikasi Game Edukasi Mitigasi Bencana Alam (Gempa Bumi Dan Tsunami) Mengunakan Metode Waterfall Berbasis Android Ferdy, Ferdy; Wahyuddin, Wahyuddin
Jurnal Sintaks Logika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jsilog.v4i1.2771

Abstract

Bencana alam merupakan sebuah peristiwa atau serangkaian peristiwa alam yang disebabkan oleh alam itu sendiri. Selama ini kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam seperti bencana gempa bumi dan tsunami sangatlah minim. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang bencana gempa bumi dan tsunami, sedikitnya pelatihan/edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat yang mengakibatkan masyarakat tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi bencana tersebut. Dengan pembelajaran berbasis game ini dapat memberikan stimulus pada tiga bagian penting pembelajaran yaitu emosi, kecerdasan dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi game edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu merancang game edukasi yang menarik dan mampu memberi informasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempa bumi dan tsunami serta menerapkan game edukasi ini dalam membangun pengetahuan masyarakat untuk menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Metode penelitian yang digunakan yaitu penrlitian kuantitatif berupa penelitian eksperimen. Untuk membuat aplikasi ini menggunakan aplikasi unity sebagai platform membuat aplikasi game dan bahasa pemrograman yang digunakan adalah C#. Aplikasi ini digunakan di handphone dengan menggunakan versi android 5.0.
Pelatihan Internet of Things untuk Deteksi Ketinggian Air Sungai sebagai Upaya Peringatan Dini Banjir di Kelurahan Tumumpa Satu Kota Manado Pandara, Dolfie Paulus; Bobanto, Maria Daurina; Bakti, Andi Ikthiar; Ferdy, Ferdy; Mosey, Handy I.R.; Suoth, Verna Albert; Ponumbol, Yuki; Laoh, Marco; Manginsabara, Ivone S
The Studies of Social Sciences Vol. 7 No. 1 (2025): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v7i1.58477

Abstract

Kelurahan Tumumpa Satu merupakan salah satu daerah di Kota Manado yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Bailang. Sebagai upaya mitigasi banjir perlu dibangun sistem peringatan dini di kawasan tersebut dan edukasi untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam pengembangan sistem peringatan dini banjir. Kegiatan PKM ini dilakukan untuk melatih aparat pemerintah kelurahan dan kader karang taruna sehingga memiliki kemampuan untuk membuat sistem peringatan dini sederhana berbasis Internet of Things (IOT) sebagai upaya mitigasi banjir di DAS Bailang di Kelurahan Tumumpa Satu Kota Manado. Pelatihan diberikan dalam tiga tahapan yaitu Tahap Inisiasi, Tahap Implementasi dan Tahap Supervisi-Evaluasi. Tahap Inisiasi adalah tahapan membangun kesadaran dan kesiapan mengikuti pelatihan. Tahap Implementasi merupakan tahapan pelatihan berupa penjelasan prinsip dasar sensor dan IOT untuk aplikasi banjir, pengenalan peralatan sensor, perangkat lunak untuk simulasi sensor dan aplikasi IOT. Tahap Supervisi-Evaluasi adalah upaya pendampingan masyarakat selama pelatihan untuk penguasaan teknis yang lebih komprehensif dan evaluasi pencapaian kompetensi peserta pelatihan serta dampak kegiatan bagi masyarakat. Tingkat kepuasan peserta atas pelaksanaan PKM ini diukur menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang terdiri dari 12 pertanyaan. Berdasarkan hasil kuesioner, tingkat kepuasaan peserta pelatihan mencapi 92,8%. Tindak lanjut yang diharapkan peserta pelatihan selaku masyarakat Tumumpa Satu adalah implementasi sistem peringatan banjir yang permanen di DAS Bailang.
Pendampingan Perangkat Desa Lopana Satu Kabupaten Minahasa Selatan Dalam Upaya Eksplorasi Air Bersih Menggunakan Data Geolistrik : Assistance to Lopana Satu Village Officials, South Minahasa Regency in Exploring Clean Water Efforts Using Geoelectrical Data Ferdy, Ferdy; Pandara, Dolfie Paulus; Tumbelaka, Agry Yoel; Ponumbol, Yuki Paischa; Maguna, Reynold Alexander
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 1 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i1.58776

Abstract

Lopana One Village, East Amurang District, South Minahasa Regency is a village located in a coastal area with a village area of ​​around 142.30 km2 (BPS South Minahasa Regency) and a fairly dense population with residential or residential homes being very close to each other. coastline. Most of the residents of Lopana Satu village work as fishermen and some also work as farmers, because Lopana village is also the capital of East Amurang sub-district, so many ASN also live in this village. Therefore, the need for clean water is very necessary. The source of clean water in Lopana Satu village only relies on groundwater in the form of dug wells or drilled wells to meet daily living needs. As is known, the cost of making a dug well or drilled well requires quite a large amount of money, so if the coordinates of potential sources of clean water are not known precisely, it can cause financial losses to the community and the village government if they want to make a public well for the Lopana Satu village community. Based on these conditions, it is necessary to carry out assistance activities for clean water exploration using existing geoelectrical data, so that it can provide more accurate information regarding the existence of clean water sources. As a result of this community service activity, the participants felt helped by the existence of this activity. Where in this activity, important information was obtained in the form of the distribution and depth of what is thought to be the groundwater carrying layer with a resistivity value of ≤ 12 ohmmeters and a depth of around 10-40 meters for the first pass and around 15-45 meters for the second pass. Key words: Groundwater exploration, geoelectric data, community assistance, Lopana Satu. ABSTRAK Desa Lopana satu Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan merupakan salah satu desa yang terletak di daerah pesisir dengan luas desa sekitar 142,30 km2 (BPS Kabupaten Minahasa Selatan) dan jumlah penduduk yang cukup padat dengan jarak pemukiman atau rumah penduduk mempunyai jarak yang sangat dekat dengan garis pantai. Sebagian besar penduduk desa lopana satu berprofesi sebagai nelayan dan sebagian juga ada yang berprofesi sebagai petani, karena desa Lopana juga merupakan ibukota dari kecamatan Amurang Timur sehingga banyak juga ASN yang berdomisili di desa ini. Karena itu kebutuhan akan air bersih sangat di perlukan. Sumber air bersih di desa Lopana satu hanya bergantung pada air tanah berupa sumur gali atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebagaimana di ketahui  biaya membuat sumur gali maupun sumur bor memerlukan biaya yang cukup besar, sehingga jika titik koordinat potensi sumber air bersih tidak di ketahui dengan tepat, dapat membuat kerugian biaya terhadap masyarakat maupun oleh pemerintah desa jika ingin membuat sumur umum untuk masyarakat desa Lopana Satu.Berdasarkan kondisi ini sehingga perlu dilakukan kegiatan pendampingan untuk eksplorasi air bersih menggunakan data geolistrik yang sudah ada, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat mengenai keberadaan sumber air bersih.Hasil yang di peroleh dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini, para peserta  merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Dimana pada kegiatan ini, diperoleh informasi penting berupa sebaran dan kedalaman yang diduga sebagai lapisan pembawa air tanah dengan nilai resistivitas ≤ 12 ohmmeter serta kedalaman sekitar 10-40 meter untuk lintasan pertama dan sekitar 15-45 meter untuk lintasan kedua.
PENGARUH CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT, PROMOSI, HARGA DAN LOKASI TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN Ferdy, Ferdy; Hakim, Lukmanul; Tibrani, Tibrani; Ratnasari, Sri Langgeng; Nasrul, Herni Widiyah; Munzir, T.; Zulkifli, Zulkifli; Ismanto, Widodo; Susanti, Ervin Nora; Clarensia, Regina Antonius; Mahmud, Mahmud
JURNAL MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 4, No 1 (2024): (Maret 2024)
Publisher : Pascasarjana Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmob.v4i1.7579

Abstract

Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan konsumen dalam melakukan pembelian adalah menggunakan jasa pengiriman yang tepat. Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengiriman atau ekspedisi adalah PT. Global Pratama Group. Populasi penelitian ini adalah konsumen PT. Global Pratama Group Batam yang berjumlah 87 orang. Sampel terdiri dari 87 responden, yang diambil dengan metode random sampling. Analisis data menggunakan regresi berganda dan uji hipotesis serta menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa variabel customer relationship management berpengaruh signifikan dengan perolehan angka t-hitung 7.887>1.667 t-tabel dan signifikansi 0.0001.661 t-tabel dan signifikansi 0.0061.661 t-tabel dan signifikansi 0.0001.667 t-tabel dan signifikansi 0.0002.74 f-tabel dengan tingkat signifikan 0.000
Carbonized mangrove wood as photothermal material for solar water desalination Pandara, Dolfie Paulus; Unso, Kristina; Bobanto, Maria Daurina; Tamuntuan, Gerald Hendrik; Angmalisang, Ping Astony; Ferdy, Ferdy; Tiwow, Vistarani Arini; Kumaunang, Maureen
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 14, No 2: June 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v14.i2.pp542-551

Abstract

The investigation into the physical properties of carbonized mangrove wood (CMW) is essential for its development as an efficient solar heat absorber. This study explores the physical characteristics of CMW and its potential application in solar desalination. Initially, the mangrove wood was cleaned with running water, followed by ultrasonication at a frequency of 42 kHz in 96% ethanol for 5 minutes, and then heated at 125 °C for 2 hours. The carbonization process was conducted in a furnace for 1 hour at temperatures of 400, 500, and 600 °C. The physical properties of CMW were analyzed using an X-ray diffractometer (XRD), Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), energy dispersive spectroscopy, and scanning electron microscopy (SEM). The findings revealed the formation of a carbon structure at 2 theta angles of approximately 24.08, 23.26, and 23.16°, with carbon contents of 45.05, 36.86, and 39.37%, respectively. CMW was identified as a porous material, making it highly effective for sunlight absorption in seawater evaporation. The hydroxyl content within the CMW structure enhanced its water evaporation capabilities. In experimental investigations aimed at desalinating seawater, a 300-watt halogen lamp was positioned 15 centimeters above the CMW's surface, resulting in an evaporation rate of 5.33 kg.m-2.h-1. CMW shows significant promise as a solar evaporator.