Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

IDENTIFIKASI JAMUR Malasezzia furfur PADA MAHASISWA D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS YANG TERINFEKSI KETOMBE Damayanti, Sulpinah; Makkadafi, Suparno Putera; Kusumawati, Nursalinda
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.12915

Abstract

Abstrak: Identifikasi Jamur Malasezzia Furfur Pada Mahasiswa D-III Teknologi Laboratorium Medis Yang Terinfeksi Ketombe. Ketombe merupakan gangguan kulit kepala yang ditandai dengan pengelupasan abnormal pada kulit kepala yang ditandai dengan adanya skuama yang berlebihan berwarna putih atau abu-abu yang tersebar dirambut disertai dengan rasa gatal. Pada kondisi hangat dan lembab serta kebersihan diri yang buruk sangat ideal untuk pertumbuhan Jamur Malassezia furfur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jamur Malassezia furfur pada kerokan kulit kepala mahasiswi dan untuk mengetahui persentase atau prevalensi jamur Malassezia furfur pada kerokan kulit kepala mahasiswa. Jenis penelitian ini deskriptif dengan populasi seluruh mahasiswi D-III Teknologi Laboratorium Medis dan jumlah sampel adalah 30 sampel yang terinfeksi ketombe dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditentukan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memberikan data kuesioner pada responden selanjutnya dilakukan pengambilan sampel untuk diperiksa di laboratorium dan diidentifikasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan hasil disajikan dalam bentuk tabel. Hasil identifikasi Jamur Malassezia furfur sebagai penyebab ketombe pada kerokan kulit kepala mahasiswa diperoleh bahwa dari 30 responden seluruhnya negatif terdapat Malassezia furfur (100%) dan persentase jamur lain yang ditemukan didapatkan hasil, sebagian besar jamur yang teridentifikasi adalah jamur Aspergillus sp. (76,7%) dan jamur lain yang ditemukan adalah Penicillium sp. (23,3%). Dapat disimpulkan pada penelitian ini tidak ditemukan adanya jamur Malassezia furfur pada kerokan kulit kepala mahasiswa.
Identifikasi Salmonella Sp pada Jajanan Sosis yang Dijual di Kelurahan Harapan Baru Samarinda Seberang Maryani, Pira; Makkadafi, Suparno Putera; Harlita, Tiara Dini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.12173

Abstract

ABSTRACT Sausages are one of the snacks that are in demand among the public, sausages are made from a mixture of ground meat and flour or starch. Sausage is fine meat that is processed with a mixture of herbs and spices which is then formed into a wrapper. The aim of this research is to determine the presence of contamination in sausages and identify Salmonella sp bacteria in sausage snacks sold in Harapan Baru Village, Samarinda Seberang. This research is a descriptive study, the sample used was 30 raw sausages taken by random sampling. The samples are then cultured to see whether there is bacterial contamination and identification to determine the presence of Salmonella sp. Data were analyzed univariately. Based on the results of research on 30 samples of sausage snacks, it was discovered that 7 samples were contaminated with bacteria. The identification results showed that there was no Salmonella sp bacterial contamination, but there were other bacteria, namely Enterobacter cloacae (3%) and Raoultella ornithinolytica (4%). It can be concluded that from the results of the identification of the presence of Salmonella sp from the 30 samples that have been studied, there was no contamination of Salmonella sp bacteria in the sausage snacks sold in Harapan Baru Village, Samarinda Seberang, but contamination of other bacteria was found, namely Enterobacter cloacae and Raoultella ornithinolytica bacteria as many as 7 (23%) contaminated samples. Based on the percentage results, it was found that 77% negative results for Salmonella sp bacteria in sausage snacks, so the results obtained did not meet the Indonesian National Standard SNI No. 3820:2015. Keywords: Sausage,Personal Hygiene, Salmonella sp  ABSTRAK Sosis adalah salah satu jajanan yang diminati di kalangan masyarakat, sosis dibuat dari campuran daging halus dan tepung atau pati. Sosis merupakan daging halus yang diolah dengan campuran bumbu dan rempah-rempah yang kemudian dibentuk dalam pembungkus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya kontaminasi pada sosis dan mengidentifikasi bakteri Salmonella sp pada jajanan sosis yang dijual di Kelurahan Harapan Baru Samarinda Seberang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sampel yang digunakan adalah 30 buah sosis mentah yang diambil secara random sampling. Sampel kemudian dikultur untuk melihat ada tidaknya kontaminasi bakteri dan identifikasi untuk mengetahui keberadaan Salmonella sp. Data dianalisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian pada 30 sampel jajanan sosis, diketahui bahwa terdapat 7 ssampel yang terkontaminasi bakteri. Hasil identifikasi menunjukkan tidak adanya cemaran bakteri Salmonella sp, namun terdapat bakteri lain yaitu Enterobacter cloacae (3%) dan Raoultella ornithinolytica (4%).  Dapat disimpulkan bahwa dari hasil identifikasi keberadaan Salmonella sp dari 30 sampel yang telah diteliti tidak ditemukan adanya cemeran bakteri Salmonella sp pada jajanan sosis yang di jual di Kelurahan Harapan Baru Samarinda Seberang, tetapi ditemukan kontaminasi cemaran bakteri lain yaitu bakteri Enterobacter cloacae dan Raoultella ornithinolytica sebanyak 7 (23%) sampel yang terkontaminasi. Berdasarkan hasil presentase didapatkan 77% hasil negatif bakteri Salmonella sp pada jajanan sosis, maka dari hasil yang telah didapatkan tidak  memenuhi Standar Nasional Indonesia SNI No. 3820:2015. Kata Kunci : Sosis,Personal Hygiene, Salmonella sp
Pengembangan Modul Evolusi Primata Berbasis Hasil Penelitian Makkadafi, Suparno Putera; Aloysius, Duran Corebima; Rochman, Fatcur
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.378 KB)

Abstract

Matakuliah evolusi merupakan salah satu matakuliah yang diajarkan pada program studi Pendidikan Biologi Universitas Mulawarman dimana tujuan dari matakuliah ini adalah untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep dan mekanisme evolusi. Terdapat beberapa materi materi yang harus dikuasai di dalamnya salah satunya adalah evolusi primata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebutuhan akan bahan ajar baru yang akan diberikan kepada mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey menggunakan angket analisis kebutuhan, wawancara, dan analisis dokumen dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi yang diambil adalah seluruh mahasiswa yang matakuliah evolusi di PendidikanBiologi Universitas Mulawarman. Sampel yang diambil adalah 10 orang mahasiswa yang telah mengikuti matakuliah ini. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa 100% sumber balajar yang digunakan merupakan sumber belajar lama dan 50% diantaranya menggunakan buku dibawah tahun 90an. Sebanyak 90% mahasiswa belum mengetahui apa itu evolusi dikaji dari pendekatan molekuler dan 100% mahasiswa memerlukan sumber belajar baru berkaitan dengan evolusi guna memberikan tambahan informasi karena semua diantara mahasiswa yang mengikuti survey yang dilakukan belum mengetahui seluk beluk evolusi dikaji dari pendekatan molekuler berdasarkan hasil penelitian. Hal ini sejalan dengan penjelasan dosen yang juga menginginkan adaya sumber belajar terbaru melengkapi sumber belajar yang ada. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan peneliti maupun dosen dalam mengembangkan modul evolusi guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan menjadi guru.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis RQA terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Aplikasi Wordwall di SMP Negeri 11 Samarinda Nurfadhila, Salsabila Desvika; Maasawet, Elsje Theodora; Purwati, Sri; Akhmad, Akhmad; Makkadafi, Suparno Putera
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 4 (2025): October
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i4.689

Abstract

The results of observations conducted by researchers on February 2, 2025 with teachers at SMP Negeri 11 Samarinda show several problems, including the low critical thinking skills of students, learning outcomes that are not optimal, and the lack of use of digital media and innovative learning models. This condition causes students to have difficulty in understanding the learning material delivered by the teacher. This study aims to determine the influence of the Problem Based Learning (PBL) learning model based on Reading, Questioning, and Answering (RQA) on students' critical thinking skills and learning outcomes by using the Wordwall application at SMP Negeri 11 Samarinda. The research method used is a correlational method with a quantitative approach. The sampling technique was carried out by purposive sampling with classes VII-I and VII-H as research samples. Data analysis using t-test. After applying the RQA-based PBL learning model in class VII-H as an experimental class and given a critical thinking ability test and a learning outcome test, the average score of the experimental class was higher than the control class. The results of the data analysis showed that in the control class, the level of significance of critical thinking skills was 0.000 < 0.05 and learning outcomes were 0.002 < 0.05. This shows that the application of the RQA-based PBL learning model has a significant effect on improving students' critical thinking skills and learning outcomes on ecology and biodiversity materials at SMP Negeri 11 Samarinda. These findings prove that the application of the RQA-based PBL model is effective in improving students' critical thinking skills and learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan LKPD Liveworksheets terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 37 Samarinda Oktavia, Aulia Ayu; Akhmad, Akhmad; Turista, Dora Dayu Rahma; Makkadafi, Suparno Putera
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 4 (2025): October
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i4.705

Abstract

Seventh-grade students of SMP Negeri 37 Samarinda face problems in science learning, namely not achieving learning mastery. The learning process is still dominated by conventional teacher-centered methods that cause students to tend to be passive and learning media are less varied, so that learning activities are not effective. To overcome these problems, this study applies the Problem Based Learning (PBL) learning model assisted by LKPD Liveworksheets which encourages students to think critically and actively to be able to solve problems thoroughly and completely. This study aims to determine the effect of the problem based learning model assisted by LKPD Liveworksheets on the learning outcomes of seventh-grade students in science subjects at SMP Negeri 37 Samarinda. The type of research used is quantitative research with a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design. The research sample was selected by purposive sampling consisting of classes VIIC and VIID with a total of 44 students. Data analysis was carried out using the independent sample t test and the N-Gain test. Based on the data analysis, the t-test obtained a significance value of 0.004 (p < 0.05), indicating a significant difference between the learning outcomes of students in the experimental and control classes. Furthermore, the N-Gain analysis showed that the experimental class obtained a score of 0.63, which is in the moderate category, while the control class obtained a score of 0.57, also in the moderate category. These findings indicate that the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by Student Worksheets (LKPD) based on liveworksheets has a positive impact on improving student learning outcomes in Natural Science (IPA) for seventh graders at SMP Negeri 37 Samarinda.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) melalui Pendekatan Diferensiasi terhadap Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Materi Sistem Koordinasi di Kelas XI SMA Negeri 13 Samarinda Lestari, Endah Puji; Maasawet, Elsje Theodora; Lumowa, Sonja Verra Tinneke; Makkadafi, Suparno Putera; Rambitan, Vandalita Maria Magdalena
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 4 (2025): October
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i4.726

Abstract

This study aims to determine the effect of the implementation of the Project Based Learning (PjBL) learning model through a differentiation approach in improving creativity and learning outcomes of students in class XI of SMA Negeri 13 Samarinda. This research method uses a quantitative approach with a non-equivalent control group design. The population in this study was all class XI of SMA Negeri 13 Samarinda. Sampling used a purposive sampling technique. The sample in this study was class XI Moving Biology (XI-5 and XI-8) as an experimental class using the Project Based Learning (PjBL) learning model through a differentiation approach and XI-3 as a control class using a conventional learning model. Data were collected through tests in the form of essay questions and observation sheets. The data from the test questions and observation sheets were analyzed using an independent sample t-test and an N-gain test with the help of a data processing application. The statistical test results obtained from the independent sample t-test on creativity showed a significance value of 0.000 < 0.05, as well as the independent sample t-test on learning outcomes of 0.011 < 0.05, so H0 was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that there is an influence of the application of the Project Based Learning (PjBL) learning model through a differentiation approach on creativity and learning outcomes of students in the experimental class. Furthermore, the N-gain test showed an increase in student learning outcomes after implementing the Project-Based Learning (PjBL) model through a differentiation approach, with an N-gain score of 0.91, in the high category. These research results indicate that implementing PjBL with a differentiation approach can be an effective alternative learning strategy for developing creativity and improving student learning outcomes in high school.
Gambaran Kadar SGOT Dan SGPT Pada Pasien Tuberkulosis Paru Aktif: Description Of SGOT And SGPT Levels In Active Pulmonary Tuberculosis Patients Stephanie, Graciela; Saputri, Maulida Julia; Makkadafi, Suparno Putera
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 6 No. 2 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v6i2.5776

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) adalah masalah global dengan sekitar setengah persen penduduk dunia terinfeksi. Jumlah kasus TB di Kota Samarinda pada tahun 2021 mencapai 1.464 kasus. Pengobatan TB dapat merusak hati, serta enzim SGOT dan SGPT terkait dengan fungsi hati. SGPT lebih umum ditemukan di hati, sedangkan SGOT terdapat di hati, jantung, otot rangka, ginjal, otak, dan sel darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar SGOT dan SGPT pada pasien Tuberkulosis Paru aktif di Puskesmas Sidomulyo Samarinda. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan 30 sampel pasien TB paru yang sedang menjalani pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling. Variabel yang diamati adalah kadar SGOT dan SGPT. Hasil pengukuran menggunakan spektrofotometri menunjukkan bahwa kadar SGOT yang normal paling banyak ditemukan pada pasien perempuan 100%, sedangkan kadar SGOT yang abnormal terbanyak ditemukan pada pasien laki-laki (53%). Kadar SGPT yang normal terbanyak ditemukan pada pasien laki-laki (100%), sementara kadar SGPT yang abnormal terbanyak ditemukan pada pasien perempuan (27%). Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa kelompok usia dewasa dengan rentang usia 20-59 tahun memiliki hasil pemeriksaan kadar SGOT normal (33%) dan kadar SGPT normal yang tinggi (96%). Dapat disimpulkan bahwa hasil kadar SGOT berdasarkan jenis kelamin yang abnormal pada pasien laki-laki, sedangkan berdasarkan usia hasil kadar SGOT yang abnormal pada pasien dewasa. Selanjutnya untuk kadar SGPT berdasarkan jenis kelamin yang abnormal pada pasien perempuan sedangkan berdasarkan usia kadar SGPT yang abnormal pada pasien remaja.
Analisis timbal pada lichen sebagai bioindikator pencemaran udara pada jalan di kota SamarindaLiken juga dianggap sebagai pemerhati kualitas udara yang terbaik, karena itu memiliki karakteristik fisiologis, morfologi, dan anatomi yang menarik. Selain itu, muhammad, muhammad ali; Purwati, Sri; Kurniawati, Zenia Lutfi; Makkadafi, Suparno Putera
Jurnal Ilmiah BioSmart (JIBS) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah BioSmart
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jibs.v11i2.5252

Abstract

Liken juga dianggap sebagai pemerhati kualitas udara yang terbaik, karena itu memiliki karakteristik fisiologis, morfologi, dan anatomi yang menarik. Selain itu, liken-tumbuh dalam berbagai lingkungan ektrim yang pun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh lichen sebagai bioindikator pencemar udara bila dipakai untuk memantau dan sebatu jalan di kota samarin Daripada penelitian ini melihat faktor-ukuran tinggi, lingkunggan, faktor baku suhu dan kelembapan. Hasil penelitian enumerable ini menunjukkan bahwa kandungan óerak timbal di lichen dipengaruhi oleh apa saja lahan yang digunakan untuk aktivitas manusia di bidang pertanian sekitarnya, juga adanya penyunting kendaraaan mengintterikan apa saja faktor keseluruhannya persek kanan concentrasi timbal di sebagai kan lichen. Selain itu, perbedaan Kandungan nya spe ies Eick-untuk gaya timbal tersumbat oleh lichen Tallus tersensitive to the surroundings típus hunian pencemaran (tertentu), Dia yang ber garis fóliose dan kien mostiği Crustose.