Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pembelajaran Bermain Peran pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura ., Nyoman Tri Purnamijayanthi; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura; (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru saat menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura. Objek penelitian ini yaitu penerapan strategi pembelajaan berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kedua subjek (guru) telah menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran sesuai dengan sintaks pembelajaran berbasis masalah, yakni (a) orientasi siswa pada masalah (b) mengorganisasikan siswa untuk belajar (c) membimbing penyelidikan individu ataupun kelompok (d) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan (e) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah; (2) kendala-kendala yang dihadapi guru saat menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran terletak pada aspek guru, peserta didik serta sarana dan prasarana; (3) mengacu pada hasil kuesioner, siswa memberikan respons positif terhadap penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran yaitu dari 25 siswa (VIIIC), sebanyak 22 orang (88%) memberikan respons positif. Sementara, dari 22 siswa (VIIIH), sebanyak 21 orang (95,44%) memberikan respons positif.Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah, bermain peran This study aims to (1) describe the application of problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura; (2) describe the problems that teachers face when implementing problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura; and (3) describe the students’ responses to the application of problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura. This study used a qualitative and quantitative descriptive research design. The subjects were teachers and students of VIII class SMP Negeri 5 Amlapura. This research object is problem based learning strategy implementation in role play learning. Data collection method is used the method of observation, documentation, interviews, and questionnaires / questionnaire. Data were analyzed by using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive. The results of this study show that (1) the two subjects (teachers) have to apply problem-based learning strategies in role play learning in accordance with the syntax of problem-based learning, those are (a) the students orientation on the problem (b) organizing students to learn (c) guide the individual or group observation (d) develop and show the work result dan (e) analize and evaluate the problem solving process; (2) the problems faced by teachers in implementing problem-based learning strategies in role play learning lies in the aspects of teachers, learners, and infrastructures; (3) refers to the results of the questionnaire, the students give a positive response to the application of problem-based learning strategies in role play learning those are from the 25 students (VIIIC), 22 people (88%) gave a positive response. Meanwhile, of the 22 students (VIIIH), as many as 21 people (95.44%) gave a positive response.keyword : problem-based learning strategy, role playing
PENERAPAN TEKNIK PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI PADA SISWA KELAS X3 SMA NEGERI 1 KUBU ., Ni Kadek Ima Suryani; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3285

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) peningkatan keterampilan menulis paragraf persuasi dengan teknik pemodelan, (2) langkah-langkah pembelajaran yang tepat melalui penerapan teknik pemodelan, dan (3) respons terhadap penerapan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu dan guru bahasa Indonesia di kelas tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi, kuesioner, dan wawancara. Instrumen yang di¬gu¬nakan dalam penelitian ini adalah tes me¬nulis paragraf persuasi, lembar pa¬duan observasi guru dan siswa, lembar kuesioner, dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan teknik pemodelan dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf persuasi siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu. Data refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 70 (cukup), kemudian meningkat menjadi 75,45 (cukup) pada siklus I, dan meningkat menjadi 80,29 (baik) pada siklus II. (2) Langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf persuasi adalah (a) menyampaikan materi dan langkah-langkah menulis paragraf ersuasi dengan teknik pemodelan, (b) memberikan siswa contoh (model) paragraf, (c) meminta siswa membaca contoh paragraf (d) melakukan tanya jawab contoh (model) paragraf, (e) menjelaskan contoh (model) paragraf sesuai dengan langkah menulis paragraf, dan (f) meminta siswa menetukan topik, membuat kerangka, dan mengembangkan kerangka agar menjadi paragraf yang baik. (3) Respons siswa positif terhadap penerapan teknik pemodelan.Kata Kunci : teknik pemodelan, paragraf persuasi This study aims to describe (1) increase in the writing skills of persuasive paragraph with modeling technique, (2) the steps appropriate learning through implementation of modeling technique to improve the writing skills of persuasive paragraph, and (3) the response to the use of modeling technique in learning to write persuasive paragraph student in class X3 SMA Negeri 1 Kubu. This study uses action research design. The subjects were grade students of SMA Negeri 1 Kubu X3 and Indonesian teachers in the classroom. The data collection used were is the observation method, test, questionnaire, and interview. The instrument used in this study is a test write persuasive paragraph, alloy sheet teacher and student observation, the questionnaire, and interview guides. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive and quantitative descriptive. The results of this study indicate that (1) the application of modeling technique to improve the writing skills of persuasive paragraph X3 grade students of SMA Negeri 1 camp. The data of the preliminary observation showed that the mean score of the class was 70 (enough), went over to 75,45 (enough) in the first cycle and then was 80,29 (good) in the second cycle. (2) Appropriate measures to improve the writing skills of persuasive paragraph (a) deliver the material and steps to write the modeling technique (b) give students example of paragraph (c) ask the students to read examples of paragraph (d) conduct a question and answer examples paragraph, (e) describes an example paragraph of paragraph writing in accordance with step (f) asks the students determine the topics that will be used as paragraph, asks students to outline and develop the framework, (3) the positive student response of implementation modeling technique.keyword : modeling technique, persuasive paragraph
PENERAPAN METODE SQ3R BERBANTUAN MEDIA CERPEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 GEROKGAK ., Aisyaturradhiah; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3403

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa sehingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan membaca pemahaman berbantuan media cerpen dengan menggunakan metode SQ3R, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat dengan menerapkan metode SQ3R berbantuan cerpen untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode SQ3R berbantuan cerpen untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Gerokgak yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi (2) angket, dan (3) tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian pada tes membaca pemahaman melalui metode SQ3R berbantuan media cerpen menunjukkan bahwa (1) penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Gerokgak yang ditandai dengan peningkatan perolehan skor rata-rata menulis cerpen siswa dari 77,5 pada siklus I menjadi 83,5 pada siklus II, (2) terdapat beberapa langkah yang tepat dalam penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen yaitu, langkah pertama siswa diminta membaca sebentar cerpen tersebut (survey), langkah kedua guru menjelaskan cara membuat pertanyaan (question), selanjutnya guru menjelaskan cara membaca dan menjawab pertanyaan dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode SQ3R berbantuan media cerpen. Berdasarkan hasil tersebut, penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Gerokgak agar menerapkan metode SQ3R berbantuan media cerpen sebagai metode alternatif. Kata Kunci : metode SQ3R, media cerpen, membaca pemahaman Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes to achieve mastery level student learning outcomes in reading comprehension used SQ3R method in short story, (2) to describe learning steps used SQ3R method in short story to improve students 'reading comprehension, and (3) to describe students’ response when applying SQ3R method in short story to improve students' reading comprehension. The subjects of this study were Indonesian teachers and students of social IX class in SMAN 2 Gerokgak totaling 36 people. Collecting data in this study was conducted using (1) observation (2) questionnaires, and (3) test. The data obtained were analyzed using descriptive qualitative techniques and descriptive quantitative technique. The results of this study on reading comprehension tests used SQ3R method in short story indicate that (1) the application SQ3R method used short story is able to improve students' reading comprehension of social IX class in SMAN 2 Gerokgak characterized by the increasing of average score from 77,5 in first cycle into 83,5 in the second cycle, (2) there were several proper steps in applied SQ3R method in short story, the first step students were asked to read a short story (survey), the second step teacher explained how to make questions ( question), then the teacher explained how to read and answer the questions, and (3) students responded highly positive to the application of SQ3R method in short story. Based on these results, the writer suggest to the teacher of Indonesian subject at SMAN 2 Gerokgak to apply the SQ3R method in short story as an alternative method. Keywords: SQ3R method, media stories, reading comprehension. keyword : SQ3R method, short story , reading comprehension
Pengintegrasian Sikap Spiritual dan Sikap Sosial dalam Pembelajaran Teks Ulasan Film/Drama dalam Pembelajaran Teks Ulasan Film/Drama di Kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Singaraja ., Holifatul Hasanah; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11579

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam perencanaan pembelajaran, (2) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam pelaksanaan pembelajaran, dan (3) hambatan yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial dalam pembelajaran teks ulasan film/drama. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia di kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Singaraja. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur, (1) identifikasi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam perencanaan pembelajaran terletak pada komponen tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar, (2) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan cara interaksi guru dengan siswa, dan interaksi siswa dengan siswa, (3) hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial, yaitu (a) kesulitan menentukan indikator sikap spiritual dan sosial, (b) kesulitan mengatur waktu, dan (c) kesulitan menghadapi karakter siswa yang berbeda-beda.Kata Kunci : pengintegrasian, sikap, spiritual, sosial, pembelajaran The aim of this study is to analyze (1) the integration of spiritual and social attitudes in learning plan, (2) integration of spiritual and social attitudes in the implementation of learning, and (3) teacher’ obstacles in the implementation of spiritual and social attitudes in learning of film / drama review text. This research used descriptive qualitative design. The subject of the research was Indonesian teacher in class XI MIPA at SMA Negeri 3 Singaraja. The data was collected by using documentation, observation, and interview method. The data analyzed using descriptive technique which used several procedures, namely (1) identification, (2) presentation, and (3) conclusion. The results of the research show that (1) the integration of spiritual and social attitudes in learning plan focuses on the objective component, learning procedures, and evaluation of the learning outcomes, (2) the integration of spiritual and social attitudes in the implementation of learning through the interaction between teacher-students and among the students.(3) the obstacles facing by the teacher in the implementation of spiritual and social attitudes are (a) difficulty in determining indicators of spiritual and social attitudes, (b) difficulty in managing time, and (c) difficulty in dealing with students diversity.keyword : integration, attitude, spiritual, social, learning
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI SATU ATAP TEJAKULA TAHUN PELAJARAN 2016-2017 ., Ni Made Supantini; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11623

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri Satu Atap Tejakula Tahun Pelajaran 2016/2017, dan (2) mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri Satu Atap Tejakula Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Satu Atap Tejakula dengan jumlah siswa 33 siswa yaitu 16 siswa putra dan 17 siswa putri. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah menghitung skor total dari masing-masing siswa yang kemudian dibandingkan dengan kategori keterampilan yang dibuat. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatnya keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Satu Atap Tejakula melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila persentase siswa yang mempunyai keterampilan menulis karangan deskripsi dengan kategori cukup ≥ 80%. Dengan demikian, apabila indikator keberhasilan tersebut telah tercapai maka siklus dihentikan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi. Peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi pada Siklus I sebesar 5,76 kondisi awal 60,91 meningkat menjadi 66,67. Sedangkan persentase KKM yang dicapai siswa meningkat sebesar 21,21% dari 51,52% menjadi 72,73%. Peningkatan keterampilan pada siklus II sebesar 4,09 kondisi awal 66,67 meningkat menjadi 70,76. Persentase KKM pada siklus II meningkat sebesar 12,12% dari 72,73% menjadi 84,85%; dan (2) Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi adalah: 1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, 2) menyajikan informasi, 3) mengorganisasikan siswa dalam kelompok kooperatif, 4) membimbing kelompok bekerja dan belajar, 5) evaluasi, dan 6) memberikan penghargaan. Jadi kesimpulannya keterampilan menulis karangan deskritif dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Kata Kunci : Kooperatif tipe STAD, keterampilan menulis karangan deskritif This study aims to (1) to find out whether STAD type cooperative learning model can improve the writing skill of description description in grade X students of SMA Negeri Satu AtapTejakula Lesson Year 2016/2017, and (2) To describe STAD cooperative learning model step type in Improve the skill of writing essay description on the students of grade X SMA Negeri Satu AtapTejakula Lesson 2016/2017. This study uses a classroom action research design. Subjects in this study were the students of grade X SMA Satu AtapTejakula with 33 students, 16 boys and 17 female students. Methods of data collection using test methods, observation and documentation. Data analysis is done to calculate the total score of each student which is then compared with the skill category created. . The indicator of success in this research is the increasing of writing skill description on the students of grade X SMA Satu AtapTejakula through the use of STAD type cooperative learning model. This research is said to succeed if the percentage of students who have the skills to write the essay description with enough category ≥ 80%. Thus, if the indicator of success has been achieved then the cycle is stopped. The results showed: (1) the use of STAD type cooperative learning model can improve writing skill description. The improvement of writing skill description in Cycle I of 5.76 of initial condition 60,91 increased to 66,67. While the percentage of KKM achieved by students increased by 21.21% from 51.52% to 72.73%. Skill improvement in cycle II amounted to 4.09 initial conditions 66.67 increased to 70.76. The percentage of KKM in cycle II increased by 12.12% from 72.73% to 84.85%; And (2) The steps of STAD type cooperative learning model in improving writing skill description are: 1) convey the purpose and motivate students, 2) Present information, 3) Organize students in cooperative group, 4) guide group work and study, 5 ) Evaluation, and 6) Awarded. So the conclusion of descriptive writing skill can be improved by using STAD type cooperative learning model.keyword : cooperative type STAD, descriptive writing skill
Implementasi Pembelajaran Apresiatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VII B1 SMP Negeri 6 Singaraja ., Ana Rohana; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3449

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam implementasi pembelajaran apresiatif membaca puisi; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam kemampuan membaca puisi siswa; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap implementasi pembelajaran apresiatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B1 SMP Negeri 6 Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran, kemampuan membaca puisi siswa, dan respons siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu pemberian poin, mengacak urutan siswa, dan penggunaan tes puisi yang sesuai; (2) implementasi pembelajaran apresiatif dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 69 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 71,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,6 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap implementasi pembelajaran apresiatif untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 6 Singaraja agar menerapkan pembelajaran apresiatif dalam pembelajaran membaca puisi sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : pembelajaran, apresiatif, membaca puisi There are some goals in this classroom based action research. They are (1) to describe the steps used in implementing appreciative learning of reading poem; (2) to describe the increasing of students learning results in this case is their ability in reading poem itself; (3) to describe the students responses towards the appreciative learning implementation. Subjects on this research are both teacher and B1 junior highschool students of SMP N 6 Singaraja. Meanwhile the object of this research are the steps taken in learning ability, capability of reading poem, and the students response themeselves. The method of data collection which is used in this research are obsecrvation, test, and also questioner. These data would be analyzed in form of descriptive – qualitative and descriptive – quantitative technique. The result of the research shows that; (1) the right steps of learning in this research is more concern on three aspects such as; the way how to give the correct poin, random the students arrangement, and the appropriate poem whis is being used; (2) the apreciative learning implementation can increase the students’ ability in reading poem. It can be seen on classical students’ average that on pre-action classical average is 69 (mediate), the classical average of Ist cyclus is 71,5 (good), while on the 2nd cyclus they get 79.6 which is much more better than before; (3) students give a positive responses toward the implementation of apreciative learning in order to increase the students’ ability in reading poem. Therefore, Bahasa Indonesia teacher of SMP N 6 Singaraja hopefully applies the appreciative learning in reading poem as this research has found.keyword : Learning, Appreciative, Reading poem
*Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Teks Diskusi Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja ., Siti Lutfiyah; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6757

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi melalui beberapa tahap yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan data, mencoba dan mengomunikasikan, dari kelima tahapan pendekatan saintifik tersebut tahapan mengumpulkan informasi dan mengolah informasi/mengasosiasikan tidak maksimal diterapkan oleh guru. (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik tahap mengumpulkan informasi yakni kurangnya fasilitas yang memadai bagi siswa membuat siswa hanya mengandalkan fasilitas yang ada. Siswa hanya dapat mengandalkan pengetahuan mereka melalui buku paket siswa yang sudah disediakan. Hambatan tahap mengolah informasi juga dialami guru saat guru telah menjelaskan kepada siswa tentang tugas yang akan mereka kerjakan, masih banyak siswa yang bertanya dan hal tersebut membuat guru berulang kali menjelaskan. Kurangnya informasi dan sosialisasi tentang pendekatan saintifik, rendahnya keterampilan guru mengelola pembelajaran teks diskusi dengan penerapan pendekatan saintifik. Karakteristik dan kemampuan siswa yang berbeda sehingga, menyulitkan guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik. Kata Kunci : pendekatan saintifik, Kurikulum 2013 pembelajaran teks diskusi *This research aims to describe (1) implementation of the scientific approach to the study of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The subject of this research is the teacher who teaches the class VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The object of this research is a scientific approach to the study of the implementation of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri Singaraja, 4 barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Data collection methods used in this research is a method of observation, and interviews. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results of this research indicate (1) the implementation of a scientific approach to the study of the text of the discussion through several stages, namely to observe, ask yourself, collect data, try and communicating, from the fifth stage of the stages of a scientific approach to information gathering and processing information/associate not optimally applied by teachers. (2) obstacles faced by teachers in implementing the scientific approach to information gathering stage of the lack of adequate facilities for the students to make students only rely on existing facilities. Students can only rely on their knowledge through the books that you have prepared students Pack. The resistance stage of processing the information also experienced teacher when the teacher has explained to the students about the task they are working on, there are still many students asked and this makes the teacher repeatedly explained. Lack of information and the dissemination of scientific approach, low skill teachers manage learning text discussion with the application of the scientific approach. The characteristics and capabilities of the different students so that, difficult teachers in implementing the scientific approach. keyword : *Curriculum, scientific approach to 2013 text learning discussion
PENERAPAN METODE LATIHAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPARAFRASA IKLAN BARIS MENJADI WACANA EKSPLANASI LISAN SISWA KELAS XI MULTIMEDIA 1 SMK NEGERI 1 SUKASADA ., A.A. Sagung Putri Pramestiswari; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11614

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) mengetahui langkah-langkah pembelajaran memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan dengan menerapkan metode latihan terbimbing pada siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada, (2) mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan dengan menerapkan metode latihan terbimbing pada siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 21 orang. Objek penelitian ini adalah penggunaan metode latihan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan. Metode pengumpulan data ini adalah metode observasi dan metode tes. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data langkah-langkah metode latihan terbimbing dan metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil kemampuan memparafrasa iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah penerapan metode latihan terbimbing, yaitu guru memberikan umpan balik kepada siswa untuk mengetahui kesulitan siswa, guru menjelaskan materi pelajaran secara jelas, guru membimbing siswa secara intensif dalam memparafrasakan, dan guru meminta siswa menyampaikan hasil latihan parafrasa secara lisan, (2) hasil peningkatan skor yang diperoleh pada pratindakan yaitu 65,3 dengan kategori cukup. Pada siklus I skor meningkat menjadi 76,4 dengan kategori baik, dan pada siklus II menjadi 83,7 dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa metode latihan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan di kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. Kata Kunci : metode latihan terbimbing, iklan baris, parafrasa lisan, wacana eksplanasi This research is the act of class research that has purposes such as (1) it’s knowing steps the study of paraphrase advertising line that become verbal explanation discourse to apply guided exercise method of students XI grade of Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. (2) Its knowing increase capacity students in paraphrase advertising line become verbal explanation discourse to apply guided exercise of students XI grade SMK Negeri 1 Sukasada. Subject of this research are teacher and students on eleventh grade of multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada which has totaled 21 persons. Object of this research is the use of guided exercise method to increase the ability of paraphrase advertising line it become verbal explanation discourse in students on eleventh grade of multimedia 1. Collecting data methods in this research make observation method and test method. The data of this research is analyzed it use descriptive technique, descriptive qualitative, quantitative. The results of this study indicate that (1) the steps of applying the guided practice method, that is, the teacher gives feedback to the students to know the difficulties of the students, the teacher explains the subject matter clearly, the teacher guides the students intensively in paraphrasing, and the teacher asks the students to deliver the results of paraphrase practice orally, (2) improvement results scores obtained on pre-action that is 65.3 with enough category. In the first cycle the score increased to 76.4 with good category, and in cycle II to 83,7 with good category. It can be concluded that guided training method can improve the ability paraphrased classified ads into oral explanation discourse in class XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. keyword : guided exercise method, advertising line, verbal paraphrase, explanation discourse
Penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif pada siswa kelas VIII.I SMP Negeri 1 Gerokgak ., Made Afpri Yantini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4156

Abstract

COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA RESPONSIF PADA SISWA KELAS VIII. I SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Md. Astika Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id  Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif  siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) mendeskripsikan meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa melalui model pembelajaran CIRC pada siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pemebalajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran membaca responsif dengan model pembelajaran CIRC, kemampuan membaca responsif siswa, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran CIRC selama pembelajaran membaca responsif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran membaca responsif dengan menerapkan model pembelajaran CIRC. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa pratindakan adalah 69,7. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 79,8, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 82,7. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 45 menjadi 47,02. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif siswa model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswaKata Kunci : model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswa LEARNING MODEL ASSEMBLING OF COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TO IMPROVE RESPONSIVE READING ABILITY FOR THE STUDENTS VIII. I CLASS SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Made Astika. Education major Indonesian Languange and Literature Ganesha Education University Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id    Abstract  The purpose of this research are (1) describe the teacher and students’ activity in learning model assembling of CIRC  to improve responsive reading ability for the student’s in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) describe to improve the students’ responsive reading ability through CIRC for the students in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, and (3) describe the students’ response to CIRC learning model to improve their responsive reading ability in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak. This research is a class action research. The subject are one of Indonesian teachers and the students in class VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak and the investigated object were the activity of the teacher and students during the learning process of responsive reading by CIRC model, the students’ responsive reading ability, and the students’ response to the learning model assembling of CIRC in responsive reading learning process. The collecting data used observation method, test, questioner, and interview. The data is analysed by quantitative and qualitative data analysis technique. The result of this research shows that there is the improvement of the teacher and students’ activity in learning responsive reading by assembling CIRC model. The result of learning also get the improvement. The average score of the pre test is 69,7. In first cycle, the score becomes 79,8, and then get the improvement in second cycle is 82,7. The students’ response that consider to the interest, attitude, talent, motivation, and the purpose also get the improvement from first cycle to second cycle, that is from 45 to be 47,02. The researcher suggests that the result of this research can be applied by the Indonesian teacher to improve the students responsive reading ability. CIRC model, responsive reading, students reading ability. keyword : CIRC model, responsive reading, students reading ability.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BIOGRAFI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS VIII A1 DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA Fitriani, Kadek Ayu; Sutama, I Made; Astika, I made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20598

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pembelajaran menulis teks biografi melalui pendekatan saintifik di kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja dan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi siswa dalam belajar menulis teks biografi melalui pendekatan saintifik di kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja dan siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah proses belajar mengajar guru dan siswa dikelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja dalam menulis teks biografi melalui pendekatan saintifik dan hambatan-hambatan yang dihadapi siswa dalambelajar menulis teks biografi melalui pendekatan saintifik di kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan, pelaksanaan pembelajaran menulis teks biografi melalui pendekatan saintifik pada siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja sudah berlangsung baik sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru dan pada setiap kegiatannya terdiri dari beberapa aspek. Semua aspek yang ada pada RPP telah terlaksanadan berlangsung dari awal hingga akhir kegiatan belajar mengajar pada pertemuan mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam materi menulis teks biografi. Hambatan yang dihadapi oleh siswa dalam belajar menulis teks biografi melalui pendekatan saintifik adalah kekurangmampuan siswa dalam menemukan ide dan membuat gaya cerita yang baik. Guru sudah memberikan alternatif untuk merangsang siswa dalam menemukan ide yang ditulis dan dikembangkan dalam menulis teks biografi.
Co-Authors ., A.A. Sagung Putri Pramestiswari ., Anak Agung Elva Surya Dewi ., Desi Nurani Sari Ni Kadek ., Holifatul Hasanah ., I Gst Ayu Candra Puspita Dewi ., Ketut Adi Bawana ., Made Afpri Yantini ., Ni Luh Krisna ., Ni Made Supantini A.A. Sagung Putri Pramestiswari . Aisyaturradhiah . Ana Rohana . Anak Agung Elva Surya Dewi . Desak Nyoman Siti Ariani . Desak Nyoman Siti Ariani ., Desak Nyoman Siti Ariani Desi Nurani Sari Ni Kadek . Dewa Ayu Sri Puspayanti . Dewa Ayu Sri Puspayanti ., Dewa Ayu Sri Puspayanti Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Fitriani, Kadek Ayu Gde Artawan Gede Gunatama Holifatul Hasanah . I Dewa Gede Budi Utama I G N Nitya Santhiarsa I Gede Gita Wiastra . I Gede Gita Wiastra ., I Gede Gita Wiastra I Gede Nurjaya I Gst Ayu Candra Puspita Dewi . I Gusti Ayu Adhi Pusparini . I Gusti Ayu Adhi Pusparini ., I Gusti Ayu Adhi Pusparini I Gusti Komang Dwijana I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Wayan Artika I Wayan Wendra Ida Agung Ayu Mila Pradnyani . Ida Ayu Putu Indah Komala Dewi Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna IGP Agus Suryawan IK Suarsana Indragani, Kadek Dewi Purnama Kadek Rihendra Dantes Kadek Vera Pratiwi . Ketut Adi Bawana . Ketut Desnaria . Ketut Desnaria ., Ketut Desnaria Komang Ayu Agustina . Komang Ayu Agustina ., Komang Ayu Agustina Komang Wiwik Kristiani . Komang Wiwik Kristiani ., Komang Wiwik Kristiani Luh Putu Onny Andriyani . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Afpri Yantini . MADE DIAN AYU MURYANTINI . Murtiningrum, Diah Ayu NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI . NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI ., NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI Ni Kadek Ima Suryani . Ni Luh Gede Wahyuni Lestari . Ni Luh Krisna . Ni Made Novalia Pramita Sari . Ni Made Novalia Pramita Sari ., Ni Made Novalia Pramita Sari Ni Made Supantini . Ni Wayan Harik Wahyuni . Ni Wayan Harik Wahyuni ., Ni Wayan Harik Wahyuni Nyoman Tri Purnamijayanthi . Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Putu Dian Pratiwi . Putu Lokantara Sang Ayu Putu Sriasih Siti Lutfiyah . Siti Lutfiyah ., Siti Lutfiyah Tantri, Ade Asih Susiari Widyatnyana, Kadek Nara Wisnu, I Wayan Gede