Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Kuantitatif Kandungan Mikroba pada Air Minum Isi Ulang di Pangkajen Kabupaten Sidrap Syahrul Mubarak; Dewi Lidiawati
Strada Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 2 (2020): October
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjp.v2i2.74

Abstract

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting fungsinya bagi kehidupan manusia maupun mahkluk hidup lainnya. Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau bahkan tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan atau bahkan dapat langsung diminum. Air minum sangat aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan fisika, mikrobiologis, kimiawi, dan radioaktif 4,5 Parameter wajib penentuan kualitas air minum secara mikrobiologi adalah total bakteri Escherichia coli. Air minum isi ulang yang digunakan masyarakat masih banyak yang belum memenuhi persyaratan Kesehatan, oleh karena itu salah satu langkah pengelolaan yang dilakukan adalah analisis kuantitatif kandungan mikroba dalam air minum isi ulang dengan menggunakan metode pengamatan total plate count. Problem secara empiris, tempat depot produksi air minum isi ulang banyak terdapat di Pangkajene Kabupaten Sidrap. Air minum isi ulang tersebut banyak dikonsumsi oleh masyarakat dikarenakan harganya terjangkau, dan tidak perlu memasak air untuk diminum tetapi masyarakat belum tahu mana air minum isi ulang yang layak untuk dikonsumsi dan aman bagi kesehatan. Berdasarkan dari hasil penelitian analisis kuantitatif kandungan mikroba pada air minum isi ulang di pangkajene kabupaten sidrap dengan metode PCA disimpulkan hasil kandungan mikroba sampel 1 pada pengenceran 10-1 terdapat 32 koloni, pengenceran 10-2 terdapat 3 koloni,atau mengandung 300 sel per ml air dan sampel 2 pengenceran 10-1 terdapat 9 koloni, pengenceran 10-2 terdapat 3 koloni, atau mengandung 300 sel per ml air.
Analisis Kadar Siklamat pada Minuman Es Teh yang beredar di Kelurahan Pangkajene Sidrap dengan Metode Alkalimetri Syahrul Mubarak; Dewi Lidiawati
Strada Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjp.v3i1.77

Abstract

Minuman es teh adalah salah satu minuman jajanan dengan rasa manis, biasanya produsen menggunakan pemanis buatan untuk mengganti pemanis alami agar menekan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar natrium siklamat pada minuman es teh yang beredar di Kelurahan Pangkajene. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 10 sampel. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode analisis kuantitatif menggunakan metode alkalimetri. Hasil dari penelitian yang ditelah dilakukan adalah bahwa terdapat 4 sampel yang positif siklamat dengan kandungan kadar diantaranya : sampel B sebanyak 235 ppm, sampel D sebanyak 109,67 ppm, sampel H sebanyak 313 ppm dan sampel I sebanyak 297 ppm. Sampel tersebut masih dibawah ambang batas yang telah ditetapkan Perka BPOM sebesar 350 ppm.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI ANGGOTA PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DI UPT PUSKESMAS RAPPANG Sirajuddin, Washliaty; Lukman, Nurul Lutfiyah; Lidiawati, Dewi; Hakim, Reny Anggriany
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 2 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i2.9146

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent killer karena gangguan ini pada tahap awal adalah asimtomatis, tetapi dapat mengakibatkan kerusakan yang permanen pada organ-organ tubuh vital. Berbagai macam upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan peningkatan jumlah penderita penyakit kronis. Salah satu upaya tersebut melalui penyelenggaraan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi anggota program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis), serta melihat hubungan antara tingkat pendidikan dan lama pengobatan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi anggota Prolanis di UPT Puskesmas Rappang. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kuantitatif dan pengumpulan data secara cross-sectional. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 52 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien hipertensi anggota Prolanis di UPT Puskesmas Rappang memiliki tingkat kepatuhan sedang yaitu sebesar 46,2% (24 orang). Hasil analisis chi-square diperoleh bahwa terdapat hubungan antara lama mengikuti Prolanis dengan tingkat kepatuhan minum obat, dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat kepatuhan minum obat. 
Comparative Analysis Of Chlorine Levels (Cl2) In Rice Before And After Cooking With The Iodometry Method Lidiawati, Dewi; Mubarak, Syarul; Padilla, Nur; Pare Rombe, Yunita
Hayyan Journal Vol. 1 No. 1 (2024): February
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v1i1.1133

Abstract

This study aims to determine the ratio of chlorine levels in rice before and after it is cooked using the iodometric method. This research was conducted on June 12 - July 7 2023 at the ITKeSMU Sidrap Chemistry Laboratory. The type of research conducted is laboratory experimental research to investigate certain symptoms or substances through tests and tests with quantitative examination using the iodometric method. Sampling in this study was carried out randomly by taking rice that has a intact shape, is not easily broken, rice has just been milled. The method test and the calculation of the average chlorine content in rice samples before and after cooking. The results showed that there was a large difference between the chlorine content in rice before cooking, which was an average of 127,16% and after cooking, which was an average pf 48,323%
Skrining Perilaku Merokok Bagi Siswa SMK Negeri 1 Sidrap Diwilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang Kassaming; Dewi Lidiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok dianggap sebagai hal yang biasa dapat memberi perokok kenikmatan, tetapi dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi perokok dan orang-orang yang ada sisekitarnya. Masalah rokok ini masih menjadi masalah secaran nasional dengan menempati urutan sebagai negara ketiga dengan perokok aktif terbanyak di dunia. Upaya pengembangan pendidikan karakter secara jelas telah disampaikan dalam UU system pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradabang bangsa. Masa remaja adalah masa yang penuh dengan kegoncangan jiwa, masa berada dalam peralihan dan perubahan perilaku anak-anak menuju remaja. Pendidikan dan pengetahuan bahaya rokok bagi remaja khususnya dilingkungan sekolah menengah atas atau kejuruan diharapkan mampu memberikan edukasih terhadap perilaku merokok yang lebih memadai (Harahap & Nurlizawati, 2022). Program sekrining perilaku merokok pada siswa SMK Negeri 1 Sidrap bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi perilaku merokok serta keinginan siswa untuk berhenti merokok. Dari 474 siswa yang disekrining, 34% berjenis kelamin laki-laki dan 66% perempuan. Hasil menunjukkan bahwa 2% siswa merokok setiap hari, 8% merokok kadang-kadang, dan 13% pernah mencoba merokok. Mayoritas siswa (77%) tidak merokok sama sekali. Dari siswa yang merokok, 94% menyatakan keinginan untuk berhenti, sementara 6% tidak bersedia. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi berupa program pencegahan dan konseling untuk mengurangi perilaku merokok di kalangan siswa, dengan mayoritas siswa menunjukkan kesadaran untuk berhenti merokok.
Sosialisasi Cara Menyimpan Dan Membuang Obat Di Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang Kota Parepare Lidiawati, Dewi; Fitriani; Hadiq, Shabran; Sirajuddin, Washliaty; Bunyanis, Fitriana; Hakim, Reny Anggriany; Mubarak, Syahrul
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat yang tepat di tingkat rumah tangga merupakan hal yang penting untuk menjaga efektivitas pengobatan serta mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara menyimpan dan membuang obat dengan benar masih menjadi permasalahan yang umum ditemukan. Untuk itu, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penanganan obat secara aman. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktis, dengan melibatkan 45 peserta dari kalangan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Sebagian besar peserta mampu memahami cara menyimpan obat di tempat yang sesuai dan mengetahui metode yang aman untuk membuang obat kedaluwarsa. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan obat di rumah, serta menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan akibat limbah farmasi rumah tangga. Keberlanjutan edukasi dan dukungan dari lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sadar obat.
Pembuatan Kopi Celup Dengan Varian Rasa Rempah Sebagai Imunitas Fitriana Bunyanis; Wahyuni L Ode; Dewi Lidiawati; Rustam T
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v4i1.806

Abstract

The development of the domestic coffee processing industry has very good prospects, considering that the Indonesian people's consumption of coffee is very high. Dip coffee is a modification of making coffee by adding some herbal plants that have been processed or dried and mashed and then put into a ceh canton. The purpose of making Dip Coffee as Immunity. The ingredients used in the manufacture of Dip Coffee, namely Cloves, are used as mouth freshener, to treat boils and toothaches, as pain relievers, food flavoring and fragrances. The part used is Flowers. Ginger Strengthens the Immune System Prevents Bacterial and Viral Infection Relieves Muscle Pain Relieves Morning Sickness Parts used Ginger Rhizome, Lemongrass Increases immunity, Reduces cholesterol in the blood, Improves sleep quality, and relieves pain, Cinnamon Medicine for colds, diarrhea, stomach bloating, no appetite, headaches, canker sores, asthma, gout medications, high blood pressure and other problems related to the digestive tract. Coffee for Central Nervous Stimulation. In this activity, the community does not only get counseling about dip coffee, but the community can find out about the manufacture of dip coffee and what ingredients are in the contents of the dip coffee.
Analysis of sun protection factor (SPF) values of facial cream cosmetics marketed in Sidenreng Rappang Regency Lidiawati, Dewi; Mubarak, Syahrul; Ashari, Asriyana; Pare Rombe, Yunita
Arfak Chem: Chemistry Education Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Arfak Chem
Publisher : Universitas Papua, Manokwari, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/accej.v8i2.1080

Abstract

Sun Protection Factor (SPF) is a critical indicator of a sunscreen’s ability to protect the skin from ultraviolet B (UVB) radiation. Accurate SPF determination is essential to ensure product efficacy, regulatory compliance, and consumer safety. This study aimed to quantitatively evaluate the SPF values of commercial facial sunscreen creams circulating in Sidenreng Rappang Regency and to compare the measured values with the corresponding label claims. An analytical in vitro SPF assessment was conducted using UV–Vis spectrophotometry based on the Mansur method. Three products with SPF 30, SPF 40, and SPF 50 label claims were analyzed. The results revealed that all measured SPF values were substantially lower than the stated claims. Sample A (SPF 30), Sample B (SPF 40), and Sample C (SPF 50) exhibited SPF values of 19.29, 21.37, and 21.63, respectively. These findings demonstrate inconsistencies between labeled and experimentally determined SPF values, underscoring the need for rigorous quality control, routine verification of SPF claims, and improved oversight of sunscreen products in the market.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU PAUD DALAM MENSTIMULUS ANAK SPEECH DELAY Washliaty Sirajuddin; Dewi Lidiawati; Husnul Khatimah Rustam; Nasrayanti Nurdin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3606-3610

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah “Pelatihan dan Pendampingan Guru PAUD dalam Menstimulus Anak Speech Delay”. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD dalam menghadapi dan menstimulus anak dengan gejala speech delay. Kegiatan ini dilaksanakan pada TPK PAUD Nurul Jannal Desa Kanie Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Pemilihan lokasi kegiatan berdasarkan hasil observasi awal bahwa pada PAUD tersebut terdapat siswa dengan gejala speech delay. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan kegiatan berupa (1) penyuluhan dan pelatihan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menstimulus anak dengan gejala speech delay; (2) menyiapkan alat instrumen yang dapat digunakan untuk merangsang kemampuan berbicara serta APE sebagai sarana pendukung perkembangan kognitif, motorik dan emosional anak; (3) bersosialisasi dan silaturrahmi dengan orangtua siswa. Adapun Hasil dari kegiatan ini adalah (1) terjadinya peningkatan pengetahuan guru sebanyak 83,75%; (2) tersedianya alat instrumen stimulus dan APE; (3) terjalin kerjasama dengan PAUD untuk kegiatan pendampingan yang berkelanjutan.
Enhancing Public Understanding of Self-Medication through The Android-Based “E-Farmasi” Application at Alif Pharmacy, Sidrap Regency Shabran Hadiq; Dewi Lidiawati; Reny Anggriany Hakim; Hasrul Hasrul
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 8 No. 02 (2025): Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijpnp.v8i02.4410

Abstract

Self-medication is defined as the practice of treating minor ailments without a doctor’s prescription, which, if not carried out properly, may pose significant health risks. A lack of understanding regarding the appropriate use of medicines remains a major challenge in self-medication practices. This study aims to analyze the effect of utilizing the Android-based “E-Farmasi” application on public understanding of self-medication, implemented at Alif Pharmacy, Sidrap Regency. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method, using a pretest–posttest design involving 53 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The results demonstrated that the mean understanding scores of respondents before and after the intervention were 7.00±0.94 and 9.21±0.99, respectively, with a p-value of 0.000 < 0.05 based on the Wilcoxon Signed Rank Test. These findings indicate a significant effect on respondents’ understanding of independent medication use after utilizing the application. The educational and interactive features of “E-Farmasi” proved effective in providing accurate and easily accessible information regarding drug types, dosages, and side effects. This study recommends further development of the application as a practical and modern public health education strategy, with future research conducted across multiple pharmacies.