Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

HUKUM SUARA WANITA BERDASARKAN PENDAPAT PARA ULAMA DAN TINJAUAN HADITS Sabrina S, Adinda; Lutfiyah
Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Al-Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/wst.v9i2.1326

Abstract

Dalam kajian hukum Islam, suara wanita kerapkali menjadi perdebatan dikalangan ulama klasik maupun ulama kontemporer. Kedudukan dan eksistensi wanita pada zaman sekarang setara dengan kaum laki-laki. Profesi wanita pada zaman sekarang banyak yang menjadi da’iyah, qori’ah, guru, dosen, maupun pengacara. Kedudukan wanita sangatlah istimewa dalam pandangan Islam. Oleh sebab itu, banyak sekali batasan-batasan aurat yang harus dijaga wanita sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai kontroversi mengenai suara wanita perspektif hadits dan pendapat ulama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menerapkan studi pustaka. Hasil penelitian ini, mencakup pendapat beberapa ulama klasik maupun kontemporer mengenai konsep aurat suara wanita dan juga menurut perspektif hadits. Kesimpulan penelitian ini yaitu hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhori lebih tinggi kedudukannya dibandingkan dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. Sehingga Hadits Imam Bukhori lebih unggul dalam kehujjahannya. Mayoritas ulama juga mengatakan bahwa suara wanita tidak termasuk bagian aurat dengan syarat aman dari fitnah.
Strategi Bisnis Umkm Ceriping Sebagai Transformasi Ekonomi Di Desa Kedungasri Kabupaten Kendal Sabrina Al Azizah; Diana Anggun Oktavia; Lina Fauziyah; R. Rifda Adwitiya Sudarwin; Indah Nihayatur Romadhoniah; Lutfiyah
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v1i4.538

Abstract

The ceriping MSMEs in Kedungasri Village, Kendal Regency, have played an important role in the transformation of the local economy. Through innovation and appropriate business strategies, these businesses have not only managed to maintain their production sustainability, but have also been able to grow in the face of increasingly competitive market challenges. Innovations include product diversification, application of simple technology in the production process, and improved packaging quality. Meanwhile, business strategies include strengthening marketing networks, utilizing digital platforms, and improving human resource skills. This transformation has had a significant impact on increasing community income and reducing the unemployment rate in Kedungasri Village, making the ceriping MSMEs the driving force of a sustainable village economy.
Eksplorasi Etnomatematika pada Kirab Tumpeng di Desa Biting Kecamatan Arjasa Wulandari, Syarifah; Lutfiyah; Hidayatin, Nur
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 3 (2025): Edisi September
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i3.9923

Abstract

This study explores the ethnomathematic elements found in the Tumpeng Parade in Biting Village, Arjasa District. The Tumpeng Parade is part of the community's culture that contains mathematical concepts, such as geometry, patterns, symmetry, and the concept of numbers in the arrangement and presentation of tumpeng. The main objective of this study is to examine how local communities apply mathematical principles passed down through generations in the creation and organization of the Tumpeng Parade. Specifically, the aim of this study is to understand the relationship between culture and mathematics in everyday life. Data for this study were collected through documentation, interviews, and observations using a qualitative descriptive research methodology. The findings of this study are expected to provide an understanding of the mathematical concepts of the Tumpeng Parade and can be used as a contextual learning medium for the younger generation.
Pengembangan Materi Fikih Kelas Ix Madrasah Tsanawiyah: Tentang: Al-Intifa’ Fil ‘Aqdi (‘Ariyah (Pinjam Meminjam) Dan Wadi’ah (Titipan) lutfiyah
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.2985

Abstract

Pembelajaran fikih di Madrasah Tsanawiyah (MTs), khususnya pada kelas IX, sering kali bersifat teoritis dan kurang aplikatif. Salah satu materi penting adalah al-intifa’ fil ‘aqdi, yang mencakup ‘ariyah (pinjam-meminjam) dan wadi’ah (titipan), dua akad yang sangat relevan dengan kehidupan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan materi ajar fikih pada tema ‘ariyah dan wadi’ah agar lebih mendalam, kontekstual, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R\&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall, meskipun hanya diterapkan pada tiga tahap awal: studi pendahuluan, perencanaan, dan pengembangan produk. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa materi yang telah dimodifikasi lebih lengkap, disertai contoh konkret, dalil syar’i, ilustrasi visual, serta evaluasi yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Materi juga disesuaikan dengan karakteristik remaja awal sehingga lebih komunikatif dan aplikatif. Implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya bahan ajar fikih yang mampu meningkatkan pemahaman, sikap, dan tanggung jawab peserta didik dalam menjalankan prinsip-prinsip muamalah Islam secara nyata. Selain itu, guru memperoleh dukungan materi yang transformatif dan integratif untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan bermakna.
GENERASI DALAM BAHAYA : STRATEGI MENANGKAL PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA INDONESIA Lutfiyah; Abdur Rohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2145

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia menjadi masalah yang semakin mengkhawatirkan, mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda. Fenomena ini semakin diperburuk dengan adanya pengaruh lingkungan keluarga yang tidak mendukung, tekanan sosial dari teman sebaya, dan kemudahan akses narkoba melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama penyalahgunaan narkoba pada remaja serta merumuskan langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji berbagai penelitian terkait topik penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan penyalahgunaan narkoba pada remaja adalah rendahnya tingkat edukasi tentang bahaya narkoba, lemahnya pengawasan keluarga, serta kemudahan akses terhadap narkoba melalui berbagai platform digital. Strategi pencegahan yang efektif meliputi edukasi pencegahan narkoba di sekolah-sekolah, penguatan peran keluarga dalam pengawasan dan komunikasi, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dan kolaboratif untuk menciptakan sistem perlindungan yang holistik bagi remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
GENERASI DALAM BAHAYA STRATEGI MENANGKAL PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA INDONESIA Lutfiyah; Abdur Rohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2159

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia menjadi masalah yang semakin mengkhawatirkan, mengancam kesehatan dan masa depan generasi muda. Fenomena ini semakin diperburuk dengan adanya pengaruh lingkungan keluarga yang tidak mendukung, tekanan sosial dari teman sebaya, dan kemudahan akses narkoba melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama penyalahgunaan narkoba pada remaja serta merumuskan langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang mengkaji berbagai penelitian terkait topik penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan penyalahgunaan narkoba pada remaja adalah rendahnya tingkat edukasi tentang bahaya narkoba, lemahnya pengawasan keluarga, serta kemudahan akses terhadap narkoba melalui berbagai platform digital. Strategi pencegahan yang efektif meliputi edukasi pencegahan narkoba di sekolah-sekolah, penguatan peran keluarga dalam pengawasan dan komunikasi, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dan kolaboratif untuk menciptakan sistem perlindungan yang holistik bagi remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
KONSEP WUDHU DALAM PERSPEKTIF EMPAT MAZHAB: HANAFI, MALIKI, SYAFI’I DAN HAMBALI Ulfatussyarifah; Nafidatun Nisa; Ahmad Zidni Khoiril Hakim; Lutfiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24334

Abstract

The issue of ablution remains an interesting topic of debate among Muslims, particularly in relation to the differing views of the four major madhhabs of Hanafi, Maliki, Shafi'i and Hambali. Although the basic principle of wudhu, which is to cleanse the body with water in order to perform acts of worship such as prayer, is similar in all madhhabs, there are variations in technical matters related to certain procedures and requirements. There are different views regarding wiping the head during wudhu, the opinions of the four madhhabs stem from various factors, including differences in understanding the main arguments regarding the obligation to wipe the head found in Qs Al-Maidah verse 6 and fiqh books. This study aims to analyze the fardhu wudhu, sunnah wudhu, things that invalidate wudhu and views on wiping the head in the perspective of the four madhhabs namely Hanafi, Maliki, Shafi'i and Hambali. The main focus of the research is to understand the application of the concept of wudhu in the differences between the four madhhabs. The methods used include literature study and qualitative analysis of the sources. The findings show that the views of the four madhhabs on the concept of ablution are different but still have the same purpose. The benefit of this research is that it provides new insights into the views of the people in following one of the madhhabs regarding ablution despite differences in understanding.
Hasan Turabi's Concept of Fiqh Democracy and Its Relevance in Modern Political Contexts Oseolla Savana; Lutfiyah; Erlina Laily Nur Afifa; Ariibah Radita Ayu Candrika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24395

Abstract

Hasan Turabi's thoughts on the fiqh of democracy offer an integrative approach between Islamic principles and modern democratic systems of government. He emphasizes that democracy in Islam must be based on shura (deliberation), which allows for the active participation of the people in political decision-making. In the concept of fiqh of democracy developed, Turabi emphasizes several key aspects, namely the application of sharia through consensus (ijma'), respect for the freedoms and rights of the people, social justice, and separation of powers to prevent authoritarianism. These principles were designed to keep the Islamic political system relevant to the demands of modernity without abandoning the fundamental teachings of the religion. His thought is significant for Muslim countries that are still seeking a balance between Islamic values and contemporary democratic systems. Through a literature review of his works and several related sources, this article explores how fiqh of democracy can be an alternative solution in building a more inclusive, just, and participation-oriented system of government. Thus, Turabi's thoughts can be relevant to be the main reference in efforts to integrate Islam and democracy in modern politics, providing a new perspective in equitable governance.
MEMAHAMI 5 SHALAT SUNAH RASULULLAH DALAM FIKIH IBADAH MENURUT AL-MUZANI Nafidatun Nisa; Ulfatussyarifah; Miss Fatihah Saman; Lutfiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24542

Abstract

This study discusses five sunnah prayers recommended by the Prophet PBUH from the perspective of worship fiqh according to Al-Muzani, namely the Witir prayer, the prayer before Fajr, the Eid al-Fitr and Eid al-Adha prayers, the solar and lunar eclipse prayers, and the Istisqa prayer. These five prayers have a special position in Islam because they are recommended by the Prophet Muhammad PBUH which is explained in various fiqh literature such as sahih hadiths which are believed to be authentic. This study aims to understand the importance of carrying out the five sunnah prayers of the Prophet, namely the Witir prayer, the prayer before Fajr, the Eid al-Fitr and Eid al-Adha prayers, the solar and lunar eclipse prayers, and the Istisqa prayer. The research method used in this study is the library research method, this study discusses the importance of carrying out sunnah prayers as a complement of worship that must be supported by sahih hadiths that are believed to be authentic. The results of the study show that by understanding and practicing these five sunnah prayers, a Muslim can improve the quality of his worship and strengthen the relationship with Allah SWT and others.
The Dark Triad Personality Traits in Relation to Cyberbullying: The Role of Self-Esteem as a Mediator: [Hubungan Kepribadian Dark Triad dan Cyberbullying: Peran Self-Esteem Sebagai Mediator] Asih, Sali Rahadi; Lutfiyah
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 38 No 1 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 1, 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v38i1.4113

Abstract

A cyberbullying study in Indonesia found that 84% of young people aged 12-17 years conducted cyberbullying. The consequences of cyberbullying emphasize the importance of studying the predictors and mechanism of cyberbullying. A number of studies have found that cyberbullying is related to Dark Triad personality traits and self-esteem. Dark Triad personality traits consist of three characteristics, namely the traits of: (1) psychopathy, Machiavellianism, and narcissism. This study aims to see the role of self-esteem as a mediator in the relationship between Dark Triad personality traits and cyberbullying in the age of 20-35 years. Participants of this studi consist of 292 individuals where 70.89% of them are women. This study utilizes three scales, namely cyberbullying scale, Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), and Short Dark Triad Scale (SD3). The result of this study finds that self-esteem mediates traits of psychopathy toward cyberbullying. High self-esteem in individuals with traits of psychopathy results in higher trend in conducting cyberbullying. On the other hand, self-esteem may not significantly mediate between the traits of narcissism and Machiavellianism with cyberbullying. Results of this study aims to provide an implication related to the prevention or intervention of cyberbullying. Sebuah studi cyberbullying di Indonesia menemukan sebanyak 84% anak muda berusia 12-17 tahun melakukan cyberbullying. Konsekuensi dari cyberbullying menekankan pentingnya meneliti prediktor dan mekanisme cyberbullying. Sejumlah studi telah menemukan bahwa cyberbullying terkait dengan kepribadian Dark Triad dan self-esteem. Kepribadian Dark Triad terdiri dari tiga karakteristik, yaitu sifat psikopati, Machiavellianisme, dan narsisisme. Studi ini bertujuan untuk melihat peran self-esteem sebagai mediator dalam hubungan antara kepribadian Dark Triad dan cyberbullying pada usia 20-35 tahun. Partisipan studi terdiri dari 292 individu, dengan 70,89% merupakan perempuan. Studi ini menggunakan tiga alat ukur yaitu skala pengukuran cyberbullying, Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan Short Dark Triad Scale (SD3). Hasil studi ini menemukan bahwa self-esteem memediasi sifat psikopati terhadap cyberbullying. Self-esteem yang tinggi pada individu dengan sifat psikopati menghasilkan kecenderungan yang lebih tinggi dalam melakukan cyberbullying. Di sisi lain, self-esteem tidak memediasi secara signifikan antara sifat narsisisme maupun sifat Machiavellianisme dengan cyberbullying. Hasil studi ini diharapkan mampu menyediakan implikasi sehubungan pencegahan atau intervensi cyberbullying.