Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Alamtana

Asistensi Pengelolaan Usaha Pendakian Gunung di Desa Pengadangan Barat Marham Jupri Hadi; Meiyanti Widyaningrum; Desi Suryati; Lalu Abdul Muhyi Abidin
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 2 No 1 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v2i1.635

Abstract

Kabupaten Lombok Timur merupakan bagian penting dalam pengembangan pariwisata Nusa Tenggara Barat. Kegiatan PKM ini diselenggarakan di Desa Pengadangan Bara pada salah satu Trekking Organizer yang baru berkembang di Desa Wisata tersebut. PKM dilaksanakan selama dua bulan (Maret-April 2021) dalam bentuk asistensi, studi banding, dan fasilitasi bagi para pengelola dan tim kerja usaha jasa pendakian gunung tersebut. Hasil kegiatan PKM meliputi pemberian pelatihan kepada tour guides dan porter, perancangan nama perusahaan, logo dan website serta penyusunan paket wisata di luar kegiatan pendakian
Pengembangan Usaha Jamur Merang Rumpun Bersama Dwiani, Afe; Jamili, Aisah; Hernawati, Hernawati; Sukmawati, Sukmawati; Busaifi, Rizki; Mariani, Mariani; Abidin, Lalu Abdul Muhyi; Sofiyan, Hilmi; Mulyadi, Lalu Ahmad; Dzikrullah, Dadang
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2655

Abstract

Jamur merang (Volvariella volvacea) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok usaha "Rumpun Bersama" dalam budidaya jamur merang melalui pembangunan rumah jamur sesuai standar, pelatihan teknik budidaya berbasis SOP, dan pendampingan produksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan (pembangunan fasilitas dan pelatihan), serta evaluasi menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan analisis Paired Sample T-test. Capaian program menunjukkan indikasi kemajuan yang signifikan seperti pembangunan 2 unit rumah jamur standar teknis (ukuran 3x6 meter); saat evaluasi terjadi peningkatan pengetahuan anggota dengan rerata skor pre-test 2,29 meningkat menjadi post-test 3,67; terjadi peningkatan produksi rata-rata per siklus sebanyak 25% dan peningkatan pendapatan rata-rata anggota sebesar Rp 500.000–Rp 1.000.000 per siklus. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengembangan usaha jamur merang berbasis komunitas dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan, dengan rekomendasi tindak lanjut berupa legalisasi PIRT dan pembinaan pemasaran digital.