Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

UPAYA GURU MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI BAGI ANAK USIA DINI Sipa, Santi; ., Purwanti; Miranda, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah penelitian dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Upaya Guru Menumbuhkan Sikap Toleransi bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Town For Kids Pontianak Tenggara?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dan informasi tentang Upaya guru menumbuhkan sikap toleransi melalui pendidikan multicultural bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Pontianak Tenggara. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif  menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: 1) Perencanaan pembelajaran dalam menumbuhkan sikap toleransi  bagi anak Usia Dini, termuat dalam RKH. 2) Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada RKH yang dibuat guru. Pengenalan menumbuhkan sikap toleransi  bagi anak Usia Dini dilakuan dengan pembiasaan. 3) Sikap toleransi  bagi anak Usia Dini. Belum sesuai dengan harapan karena masih ada yang tidak bersikap toleransi. 4) Kendala guru  dalam mengenalkan menumbuhkan  sikap toleransi pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak  Town For Kids Pontianak Tenggara membutuhkan waktu yang cukup dan kerja sama dengan orang tua anak. Kata Kunci: Sikap Toleransi Abstract: The problem in this research is "How to Grow Teacher Attitudes Tolerance Efforts for Early Childhood at Kindergarten Town For Kids South East Pontianak?". The purpose of this study is to provide an overview and information on the efforts of teachers foster multicultural tolerance through education for Early Childhood at Kindergarten South East Pontianak. This research was conducted by descriptive study using qualitative research approach. The results of this research are: 1) Planning learning in growing tolerance for Early Childhood, contained in RKH. 2) Implementation of learning refers to RKH made teachers. Intro to cultivate an attitude of tolerance for Early Childhood was done by habituation. 3) The attitude of tolerance for Early Childhood. Does not meet expectations because there is not to be tolerated. 4) constraints of teachers in introducing foster tolerance in Early Childhood at Kindergarten Town For Kids South East Pontianak takes considerable time and working with parents of children. Keyword : Attitude of Tolerance.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL UKURAN DI TAMAN KANAK-KANAK DHARMA WANITA KECAMATAN NANGA PINOH Ramadhan, Rian Arnisa; ., Purwanti; ., Yuline
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya kemampuan anak dalam mengenal ukuran seperti anak belum dapat menunjukkan benda yang banyak dan benda yang sedikit, anak belum dapat mengklasifikasikan benda dalam ukuran banyak dan sedikit, anak belum dapat mengukur sendiri benda yang di kategorikan banyak dan benda yang dikategorikan sedikit. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan anak yang berjumlah 15 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data, secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran sudah dirancang sesuai dengan aspek yang akan ditingkatkan. 2) Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran dilakukan sesuai dengan perencanaan yang dibuat. 3) Metode edutainment meningkatkan kemampuan menunjukkan ukuran benda yang banyak dan benda yang sedikit dapat menghibur anak dalam belajar. 4) Metode edutainment dapat meningkatkan kemampuan mengklasifikasikan benda dalam ukuran banyak dan sedikit pada anak usia 4-5 tahun. 5) Metode edutainment dapat meningkatkan kemampuan mengukur sendiri benda yang dikategorikan banyak dan benda sedikit. Kata Kunci : Banyak dan Sedikit, Metode Edutainment Abstract: This research is motivated by the child’slack of ability to know about quantity for example children cannot show many and few objects, children may not beable to classify objects in number of many and few, the child may not be able to measure themselves which objects categorized as many and few. This research is conducted in a form of class room action research with descriptive method. The research subjects were teachers and children in number 15 children. Based on the research that has been done and through the results obtained after the analysis of the data, in general it can be concluded that: 1) The lesson plan has been designed in appropriate with the aspects to be improved. 2) The steps of learning is done in accordance with the plans made. 3) Edutainment method improves the ability to distinguish the number of many and few objects that can entertain children in learning. 4) Edutainment method can improve the ability to classify many and few objects for 4-5 years old children. 5) Edutainment method can improve the ability to measure themselves the objects categorized as many and few. Keywords:many and few, edutainment method
METODE PEMBELAJARAN MENANAMKAN NILAI MORAL PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK ANGKASA Mandasari, Tri Lidya; Lestari, Sri; ., Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanamkan pembelajaran nilai moral pada anak sejak dini merupakan hal yang penting bagi anak. Harmainy dalam Wibowo (2012 : 28) menyatakan bahwa,Pendidikan nilai moral itu sebaiknya dimulai sejak anak fase usia dini. Usia itu, lanjut Leonardy, terbukti sangat menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensinya. sebagai calon pendidik mesti menanamkan potensi yang baik pada anak didiknya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran dalam menanamkan nilai moral pada anak usia 4-5 tahun di TK Angkasa Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data terdiri dari 2 orang guru di kelompok anak usia 4-5 tahun, 10 orang anak, dan 10 orang tua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penanaman nilai moral yang digunakan adalah sebagai berikut: bercerita, bermain, bercakap-cakap, dan pemberian tugas. Metode yang sering digunakan adalah bercakap-cakap dan pemberian tugas.Metode penanaman nilai moral tersebut ternyata dapat berpengaruh terhadap perubahan perilaku anak, dari yang tidak baik menjadi baik. Kata kunci: Metode, Menanamkan nilai moral Abstract: Embedding learning moral values ??in children from an early age is important for children. Harmainy in Wibowo (2012: 28) states that, "The moral value education should begin early age phases children. Age, continued Leonardy, proved decisive in a child's ability to develop its potential. as prospective educators must instill good potential in their students. "This study aims to describe the teaching methods in instilling moral values ??in children aged 4-5 years in kindergarten Space Kubu Raya. This study uses qualitative methods. Data sources consisted of 2 teachers in the group of children aged 4-5 years, 10 children and 10 parents. The results showed that the method of cultivation of moral values ??that are used are as follows: storytelling, playing, chatting, and administration tasks. Method often used is conversing and giving tugas.Metode planting the moral values ??it can affect the child's behavior changes, from bad to good. Key words: Method, Instilling moral values
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN (F54210070), Agustina; ., Marmawi; ., Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Accompanied presents the results of research on improving creativity through the method of administration tasks in children aged 4-5 years . This study in kindergarten State Middle Singkawang involving one teacher and 20 children . A common problem with being in this study is: How can increase creativity through the method of administration tasks in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Central Singkawang?The method used is the method of action research kelas.Secara detailed specific problems outlined in the form of the following research questions: 1 )How does learning plan to enhance creativity through the method of administration tasks in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Central Singkawang? 2)How does the implementation of learning methods to enhance creativity through the provision of duty in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Singkawang ? 3 ) Is the task via the method of administration may increase in children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State Central Singkawang?To answer these questions used data on the implementation of learning through methods of enhancing creativity task is already underway . The data collected through interviews , observation and documentation .This study used a qualitative descriptive method. Keywords : Creativity , Method of Providing Duty. Abstrak: Disertai ini menyajikan hasil penelitian tentang meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini di TK Negeri Singkawang Tengah dengan melibatkan satu orang guru dan 20 anak. Masalah umum yang menjadi kajian dalam disertai ini adalah: Bagaimanakah meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang Tengah? Metode yang di gunakan yaitu metode penelitian tindakan kelas.Secara rinci masalah khusus ini dijabarkan dalam bentuk pertanyaan penelitian sebagai berikut:1)Bagaimanakah perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang Tengah?2) Bagaimanakah pelaksaan pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang?3) Apakah melalui metode pemberian tugas dapat meningkatkan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina Singkawang Tengah? Untuk menjawab pertanyaan tersebut digunakan data tentang pelaksanaan pembelajaran meningkatkan kreativitas melalui metode pemberian tugas yang sudah berlangsung. Data dikumpul melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kata Kunci : Kreativitas, Metode Pemberian Tugas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA ANAK USIA 4-5 TAHUN Dewi, Fortanata linda; ., Purwanti; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui informasi tentang proses pembelajaran permainan ular tangga dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita kecamatan Menukung kabupaten Melawi. Penelitian ini dilatarbelangi kurangnya kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan 1-10. (1) Terdapat 8 anak dari 14 anak atau sekitar 57.14 persen anak yang tidak bisa membilang/menyebut urutan  bilangan 1-10; dan (2) Terdapat 10 anak dari 14 anak atau sekitar 71.43 persen anak yang tidak bisa menunjuk dan mengenal lambang bilangan 1-10. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah anak yang berjumlah 14 anak dan guru (peneliti). Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat sebagi berikut: (1) Perencanaan pembelajaran mengenal konsep bilangan 1-10 dikategorikan “baik”, (2) Pelaksanaan pembelajaran mengenal konsep bilangan 1-10 dikategorikan “baik”, (3) Peningkatannya anak dapat membilang 1-10 secara berurutan 85%, membilang banyak benda 1-10 85%, menghubungkan lambang bilangan dengan benda 1-10 85%, membilang dengan menunjuk benda 1-10 85%, dan menunjuk lambang bilangan 1-10 85%. Kata Kunci: Konsep Bilangan, Metode Bermain Ular Tangga.  Abstract: The purpose of this research is to know the information about the snakes and ladders game learning process in improving children’s ability to recognize numeral concept 1-10 on 4-5 years old children in TK Dharma Wanita Menukung District Melawi Regency. This research is motivated by the lack of children’s ability in recognizing numeral concept 1-10. (1) there are 8 children of 14 or about 57,14 percent children cannot name numeral concept 1-10; and (2) there are 10 children of 14 or about 71,43 percent children cannot point out and recognize numeral symbol 1-10. The form of this research is classroom action research with descriptive method. The subjects are 14 children and teacher (researcher). Based on the result, it can be seen as follow : (1) the lesson plan of recognizing numeral concept 1-10 is categorized “good”, (2) the learning process of numeral concept 1-10 is categorized “good”, (3) the children’s improvement to name 1-10 in series is 85%, naming many objects 1-10 85%, relating numeral symbol with objects1-10 85%, naming by pointing out objects 1-10 85%, and point out the numeral symbol 1-10 85%. Meanwhile, the children is having fun while playing snakes and ladders and doing the teacher’s instruction well. Keywords : numeral concept, snakes and ladders game method
PENGGUNAAN MEDIA KARTU ANGKA BERGAMBAR DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN USIA 5-6 TAHUN DI TK Primaningsih, Nunik; ., Purwanti; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran pengenalan konsep bilangan, serta tingkat keberhasilan guru dalam mengenalkan konsep bilanganmelalui media kartu angka bergambar pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Rasau Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data, maka dihasilkan simpulan sebagai berikut:(1)Perencanaan pembelajaran pengenalan konsep bilangan melalui media kartu angka bergambar pada anak usia 5-6 tahun meliputi pembuatan RKH, menyiapkan ruang kelas, menyiapkan bahan main atau media yang akan digunakan. (2)Pelaksanaan pembelajaran pengenalan konsep bilangan melalui media kartu angka bergambar pertama guru malakukan apersepsi, guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan tema pembelajaran yang akan dilaksanakan, kemudian guru mengenalkan media yang akan digunakan serta menjelaskan cara memainkannya.(3) Tingkat keberhasilan guru dalam mengenalkan konsep bilangan melalui media kartu angka bergambar adalah meningkat. Kata kunci: kartu angka bergambar, konsep bilangan. Abstract: This research is aimed to describe the planning and conducting learning about number concept and the succes rate in introducing number concept through flash card for children of 5-6 years in State Kindergarten Pembina Rasau Jaya. The method which is used in this research is descriptive with qualitative approachment. According to the data analysis result, the writer took the conclutions as follows : (1) the planning of learning number concept through flash card for children of 5-6 years are making RKH, preparing the room, and preparing media used. (2) In conducting this action to the student, the teacher must do aperseption, delivering the purposes of study, theme, then the teacher explain the media and how to use them. (3) The succes rate is increased. Key words :flash card, number concept
STUDI KASUS TENTANG SISWA YANG MUDAH MARAH DI SMK PGRI PONTIANAK Sianipar, Yola Anelia; Endang, Busri; ., Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Memberikan upaya bantuan kepada siswa yang mudah marah di kelas XI SMK PGRI Pontianak. Metode Penelitian yang digunakan adalah Diskriptif yang berbentuk study kasus. Berdasarkan hasil penelitian terhadap dua orang subyek kasus yang mudah marah. Upaya bantuan yang diberikan untuk membantu subyek kasus mengatasi marah dengan menggunakan model konseling rational emotif terapi dan behavioral. Hasil bantuan terhadap subyek kasus I telah adah menunjukan perubahan yang lebih baik. Hal tersebut dapat dilihat dari subyek kasus yang tidak berteriak-teriak lagi dan tidak memukul temanya saat bergurau walaupun terkadang masih suka mengolok-olok masih tampak dan itu perlu peroses. Hasil bantuan terhadap subyek kasus II telah adah menunjukan perubahan yang lebih baik. Hal tersebut dapat dilihat dari subyek kasus yang tidak berkata kasar, menghindar dan tidak memperdulikan teman-teman yang suka mengejeknya. Walaupun terkadang masih tampak suka mengomel dan itu perlu peroses.   Kata kunci : Konseling rasional emotif, Behavioral, Subyek kasus. Abstract: the aim of this research is to give an effort for helping students who are easy to get angry in class XI SMK PGRI Pontianak. The method of this research that has been used is Descriptive in form of case study based on the result of two object people who are easy to get angry. The effort that has given for helping the object of the case who are easy to get angrywith using counseling model of rational emotive and behavioral therapy. The process helpsan object study and it has shown a change a better result. So, we can see from this case of subject who do not shout anymore and do not hit his/her friend while they have their joke even though there is a little bit of them who is still mock and it is a process. The process help for object of the case II has shown a better change. This can be shown from object of the case who do not say a rude, avoiding and do not care about their friends who are like to mock them. Even though, there is seems who still talkative and it is a process.   Keyword: Counseling model of rational, Behavioral, Object of the case.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN DISIPLIN BELAJAR PADA SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS MUJAHIDIN PONTIANAK Febriani, Lusi; Lestari, Sri; ., Purwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar dan disiplin belajar pada siswa kelas X sekolah menengah atas mujahidin pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu prosedur pemecahan masalah dengan menggambarkan hubungan motivasi belajar dengan disiplin belajar pada siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Mujahidin Pontianak dengan cara statistik dan dijelaskan secara deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 46 siswa. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa 80,81 % ketercapaian tersebut berada pada rentang sangat baik motivasi belajar siswa dikatakan sangat baik apabila siswa sudah memiliki motivasi dengan baik. Sedangkan, disiplin belajar siswa 78,65 % yang berada pada rentang baik.   Kata Kunci : Motivasi Belajar, Disiplin Belajar Siswa. Abstract: This studi aims to determine the motivation and discipline to learn ingrade X mujahideen pontianak high school. The method used descriptive method with guantitative approach troubleshooting procedures by describing the relationship between motivation to learn the discpline of learning to thestudents high school grede X mujahideen pontinak manner and is described by descriptive statistick. The sample 46 students. Based on the analysis of data showed that student motivation the achievement of 80,81% is in the range of students motivation is very well said to be very good if the student already has a good motivation. While the students learn the discipline of 78,65%, which are in a good range.     Keywords: learning motivation, learning discipline students.
UPAYA MENINGKATKAN AKHLAK MULIA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK AL HIKMAH TAYAN HILIR Nadia, .; ., Purwanti; Lestari, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan akhlak mulia pada anak saat makan melalui metode bercerita pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Hikmah Tayan Hilir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian guru yang berjumlah 1 orang dan anak yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang di peroleh setelah diadakan analisis data bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan akhlak mulia pada saat makan melalui metode bercerita pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Hikmah Tayan Hilir yang disusun oleh guru dapat dikategorikan “baik”. 2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru dalam meningkatkan akhlak mulia pada saat makan melalui metode bercerita pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Hikmah Tayan Hilir dapat dikategorikan “baik”.  3) Penerapan akhlak mulia pada saat makan melalui penerapan metode bercerita  pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Hikmah Tayan Hilir dapat dikategorikan “berkembang sangat baik”, dengan kegiatan antara lain: anak terbiasa membaca basmalah ketika akan makan, anak terbiasa mengucapkan hamdalah ketika setelah makan.  Anak makan dengan tertib menggunakan tangan kanan, anak makan dengan tertib tidak berbicara, anak makan dengan tertib tidak berjalan. Kata Kunci: Akhlak Mulia   Abstract: This study used a descriptive method and using classroom action research with research subject teachers and children numbered 1, amounting to 20 people. Based on the research that has been done and through the results obtained after the analysis of the data held that: 1) Planning of learning that teachers in improving the noble character when fed through storytelling in children aged 5-6 years in kindergarten by teachers can be categorized as "good". 2) Implementation of the learning that teachers in improving the noble character when fed through storytelling in children aged 5-6 years in kindergarten can be categorized "good". 3) The application of noble character when fed through the application of methods of storytelling in children aged 5-6 years in kindergarten can be categorized "very well developed", with activities including: child accustomed to reading basmalah when going to eat, child used to saying hamdalah when after eating. Children eat with the orderly use of the right hand, the child does not eat with orderly speaking, children do not eat with the orderly running. Keywords: Noble Morals
ANALISIS PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU BERTANGGUNG JAWAB PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54009028), Shulhani; ., Purwanti; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru dalam mengembangkan perilaku bertanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun di Paud Anugerah Indah Sungai Pinyuh. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh berupa kata-kata dan gambar. Sampel penelitian ini adalah 2 orang guru dan 16 anak yang terdapat dikelas B. Hasil analisis menunjukkan dalam pembuatan perencanaan pembelajaran menggunakan PERMEN No.58 Tahun 2009 sebagai acuan dan disesuaikan dengan kurikulum yang dibuat sekolah. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan dimulai dengan bercakap-cakap dan tanya jawab. Media yang digunakan menggunakan APE yang ada disekolah. Metode yang digunakan pembiasaan dan bercerita. Cara mengevaluasi anak yang bertanggung jawab menggunakan buku catatan perkembangan anak. Kendala yang dihadapi secara internal anak tidak bisa fokus terhadap suatu kegiatan yang dilakukan dan secara eksternal media yang tersedia sangat terbatas dan jumlah murid yang cukup banyak dengan jumlah guru cuma satu orang. Kata kunci : Peranan Guru, Perilaku Bertanggung Jawab, Anak Usia Dini Abstrack: This research aims to determine the role of teacherin developing responsible behavior of children aged 5-6 years in PAUD Anugerah Indah Sungai Pinyuh. The research was conducted using descriptive and qualitative approach. The data obtained in the from of words and images. The analiysis showed the making of lesson plans using PERMEN No.58 years 2009 as a reference and adapted curriculum create by school. Learning steps are performed starting with a conversation and question and answer. Media use the existing APE school. The method used habituation and storytelling. How to evalute children responsible use notebooks child development. Constraints faced by internally child can not focus on an activity that is carried out externally and media available is limitedand the number of pupils who pretty muchthe number of teachers is only one person. Keyword : Role of teacher, Responsible Behavior, Early Childhood