Articles
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK
., Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5934
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B1 semester II di TK Kumara Stana Gitgit Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam beberapa siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 anak kelompok B1 TK Kumara Stana Gitgit tahun pelajaran 2014/2015. Data mengenai kemampuan membaca permulaan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi.Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah penerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartu bergambar pada siklus I sebesar 66,00% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86,66% yang pada katagori tinggi. Jadi, peningkatan kemampuan membaca permulaan anak sebesar 20,66%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pemberian tugas berbantuan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Kata Kunci : Kata-kata kunci : pemberian tugas, gambar, membaca permulaan This study aims to determine the increase in the ability to read the beginning of the second semester of B1 group of children in kindergarten Kumara Stana Gitgit academic year 2014/2015. The research is classroom action research (PTK) is implemented in several cycles. The subjects were 15 children in group B1 Stana Gitgit Kumara kindergarten school year 2014/2015. Data on the ability to read the beginning of this research is done by using observation method using observasi.Data sheet instruments were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The result showed that an increase in the ability to read the beginning after the application of media-assisted method of administration tasks picture cards on the first cycle of 66.00%, which is in the category had experienced an increase in the second cycle into 86.66% were in the high category. Thus, improved reading skills of children beginning at 20.66%. Based on these results it can be concluded that the application of the method of granting duty-aided picture card media can improve children's reading skills beginning.keyword : Key words: giving the task, drawing, reading starters
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR DEKORATIF MEDIA KRAYON UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS
., Ni Made Ayu Aristyadewi;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5937
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Darma Kumala Penatahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak setelah diterapkan metode pemberian tugas melalui kegiatan menggambar dekoratif berbantuan media krayon di kelompok B TK Darma Kumala Penatahan tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 30 orang anak kelompok B TK Darma Kumala Penatahan. Data kemampuan motorik halus anak dikumpulkan dengan metode observasi dan dicatat menggunakan instrument berupa lembar observasi. Analisis menggunakan analisis statistik deskriftif dan metode analisis statististik kuantitatif. Hasil data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus dengan penerapan metode pemberian tugas melalui kegiatan menggambar dekoratif berbantuan media krayon pada siklus I sebesar 66,00% berada pada kategori sedang kemudian meningkat pada siklus II sebesar 89,00% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan motorik halus sebesar 23,00%. Simpulan dari penelitian ini sudah dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.Kata Kunci : metode pemberian tugas, kegiatan menggambar dekoratif, kemampuan motorik halus The problem in this research is the lack of fine motor skills of children in group B TK Darma Kumala Penatahan.This research aims to determine the increase fine motor skills of children after the applied method of administration tasks through media-aided drawing decorative crayons in group B TK Dharma Kumala Penatahan academic year 2014/2015. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. Research subjects were 30 kindergarten children in group B Dharma Kumala Penatahan. Data collected fine motor skills of children with methods of observation and recorded using instruments such as observation sheet. Analysis using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. Results of the data showed that there was an increase fine motor skills with the application of the method of administration tasks through media-aided drawing decorative crayons on the first cycle of 66.00% in the medium category and then increased in the second cycle of 89.00% in the high category. So an increase in fine motor skills by 23.00%. The conclusions of this study has been able to increase the fine motor skills of children.keyword : method of assignment, decorative drawing, fine motor skills
IMPLEMENTASI METODE BERMAIN DENGAN KARTU SUKU KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK
., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun;
., Dra. Made Sulastri, M.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.6017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impelementasi metode bermain dengan kartu suku kata untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan Pada Anak Kelompok B1 Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 Di TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 orang anak pada kelompok B1 semester II TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja tahun Pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat implementasi metode bermain dengan kartu suku kata untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siklus I sebesar 55,6% dengan kriteria sangat rendah menjadi sebesar 66,25% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak sebesar 10,65%. Kata Kunci : metode bermain, kartu suku kata, membaca permulaan This study aims to determine the implementation methods of playing with cards syllables to improve reading skills in children beginning B1 Group II Semester Academic Year 2014/2015 In kindergarten Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. This research is classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. Subjects were 32 children in the second semester of kindergarten B1 group Kemala Bhayangkari Lesson 2 Singaraja year 2014/2015. Collecting data in this study conducted by the method of observation and data collection instruments used were observation sheet. In this research using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The results showed that there were implementation method of playing with cards syllables to improve the ability to read the beginning of the first cycle of 55.6% with very low criteria amounted to 66.25% in the second cycle which is on high criteria. Thes an increase in fine motor development in children by 10.65%.keyword : method of playing, cards syllables, reading starters
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK
., Ni Ketut Antari;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.6119
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak pada anak kelompok B1 semester II di TK Dharma Kerti Sanding Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 25 anak kelompok B1 TK Dharma Kerti tahun pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menyimak setelah penerapan metode bercerita berbantuan media gambar sederhana pada siklus I sebesar 66,8% yang berada pada kategori sedang menjadi 82,2% pada siklus II yang ada pada kategori tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan menyimak pada anak sebesar 15,4%. Kata Kunci : metode bercerita, gambar, menyimak The study aimed at finding out the improvement of the learners’ listening skill at Group B1 semester II in 2014/2015 academic year. This is a classroom action research design conducted two different cycles, involving 25 learners in group B1 of TK Dharma Kerti Sanding in 2014/2015. The data were collected by using observation sheet, then analyzed by using descriptive statistic method and quantitative descriptive analysis. The results of the study indicated that there was an improvement of listening skill after the implementation of simple pictures media supported story telling method at the first cycle for about 66.8% categorized as moderately fair became 82.2% at the second cyclce which was categorized at high position. Accordingly there was an improvement of listening skill about 15.4%. keyword : story telling method, pictures, listening
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A
., Ni Putu Dessy Rumilasari;
., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7704
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam kemampuan berbicara berdasarkan hasil pencapaian perkembangan bahasa yang berada pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Sehingga diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok A semester II di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah 24 anak kelompok A3 sebagai kelompok eksperimen, dan 24 anak kelompok A1 sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik porpusive sampling. Data penelitian tentang kemampuan berbicara dikumpulkan dengan metode observasi menggunakan instrumen daftar cocok (checklist). Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 (sig= 11,18 > 2,021).Kata Kunci : anak usia dini, metode bermain peran (role playing), kemampuan berbicara This research was motivated by still many children who have difficulty in speaking based on the achievement of language development that are in the category of underdeveloped and began to develop. So that the necessary innovations in teaching methods that can increase the ability speak to the children in group A in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. The purpose of this research is as well as to determine the effect of role playing method on speaking ability in group A the second semester of kinder garten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja the academic year 2015/2016. This research is classified as quasi-experimental design with posttest only control group design.The study population was a group of children in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja school year 2015/2016.The sample was 24 child of group A3 as the experimental group, and 24 child of group A1 as the control group were selected by porpusive sampling. Data collected research on speaking ability with the observation method with instruments such as checklist. Results showed a significant difference method role playing the ability to speak to the children in group A in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja in the school year 2015/2016 (sig = 11.18> 2.021).keyword : early childhood, role playing method, speaking ability
Penerapan Metode Bercakap-cakap Berbantuan Media Kotak Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak PAUD Nurul Jihad
., Winda Sutiana;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7706
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media kotak bergambar pada anak kelompok B semester II tahun pelajaran 2015/2016 di PAUD Nurul Jihad Segarakaton Karangasem. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dirancang dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek dalam penelitian ini adalah semuan anak kelompok B1 PAUD Nurul Jihad Segarakaton Karangasem semester II Tahun Pelajaran 2015/2016, dengan jumlah anak sebanyak 12 orang yaitu 5 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Data kemampuan berbicara dikumpulkan menggunakan metode observasi dan instrument lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor persentase kemampuan berbcara anak kelompok B setelah diterapkan metode bercakap-cakap berbantuan media kotak bergambar pada siklus I sebesar 69.4% dengan kategori sedang. Sedangkan pada siklus II sebesar 87% dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbicara Anak setelah diterapkan metode bercakap-cakap berbantuan media kotak bergambar sebesar 17.6 %.Kata Kunci : Metode bercakap-cakap, Media kotak bergambar, Kemampuan berbicara This study aimed to determine the increase of student’s speaking skill through the application of conversation method by using drawing boxon group B on 2nd Semester of children at PAUD Nurul Jihad Segarakaton Karangasem in the academic year 2015-2016. This research was a classroom action research that was carried out in two cycles and subject of the study are 12 children in group B of PAUD Nurul Jihad Segarakaton Karangasemin the academic year 2015-2016. The research data on student’s speaking skill were collected by the method of observation by using observation sheet instruments. The data ofstudent’s speaking skill were analyzed by using descriptive statistical analysis and descriptive analysis methods and quantitative methods. The result shows that there is an increase student’s speaking skillin group A of PAUD Nurul Jihad Segarakaton Karangasem after the storytelling method by using flannel board was applied. The average percentage of student’s speaking skillat the first cycle of 69.4%, and the average percentage of the result of student’s speaking skillat the second cycle of 87 % which are classified into the high category. So there is an increase of student’s speaking skillfrom the low categoryinto high category of 17.6% for the group A of PAUD Nurul Jihad. keyword : Conversation method, drawing box, speaking skill
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA STICK ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B DI TK SATU ATAP DESA KENDERAN KECAMATAN TEGALLALANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
., Diah Galih Wahyuni;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7708
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media stick angka pada anak kelompok B di TK Satu Atap Desa Kenderan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 71,3% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,3% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak setelah diterapkan metode bermain berbantuan media stick angka sebesar 14%. Kata Kunci : metode bermain, media stick angka, perkembangan kognitif This study aims to determine the increase in cognitive development in recognition capabilities emblem numbers after applied methods of stick figures playing media aided in group B children in kindergarten One Roof Village Kenderan in academic year 2015/2016 . This research is a classroom action research conducted in two cycles . The subjects were 15 kindergarten children in group B Semester II Academic Year 2015/2016 . Data research on cognitive development in recognition capabilities emblem numbers collected by the method of observation with instruments such as observation sheet . The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The result showed that an increase in cognitive development in recognition capabilities emblem numbers with the application of methods play in the first cycle of 71.3 % were in middle category had experienced an increase in the second cycle becomes 85.3 % were classified in the high category . So , there is increasing recognition abilities of cognitive development in children after the epitome of the numbers in the applied methods of stick figures playing media aided by 14 % . keyword : method of playing , media stick figure , cognitive development
PENERAPAN METODE BERMAIN MELALUI MEDIA PLAYDOUGH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A SEMESTER II DI TK WIDYA KUMARASTHANA TAHUN AJARAN 2015/2016
., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika;
., Dr. Desak Putu Parmiti,MS;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7757
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus setelah penerapan metode bermain melalui media playdough pada anak kelompok A semester II di TK Widya Kumarasthana Tahun Ajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok A di TK Widya Kumarasthana yang berjumlah 15 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian di analisis dengan menggunakan metode analisis statistik dan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan penerapan metode bermain melalui media playdough. Hasil penelitian menunjukan (1) nilai hasil rata-rata persentase pada siklus I sebesar 73% yang berada pada kategori rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 98,5% dan berada pada kategori sangat tinggi. (2) terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II yaitu 98,5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti menunjukan bahwa penerapan metode bermain melalui media playdough dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A semester II di TK Widya Kumarasthana Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Motorik Halus, Metode Bermain, Playdough This classroom action research aims to determine increase in the fine motor skills after the application of a method of playing with playdough media on children in group A in the second semester of kindergarten Widya Kumarasthana Academic Year 2015/2016. The subjects were a group of students in kindergarten Widya Kumarasthana which totaled 15 people. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The data collection is done by using the method of observation and instrument observation sheet form. The data were analyzed using statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of data analysis showed that an increased fine motor skills of children with the adoption of playing through media playdough. The results showed (1) the value of the average percentage in the first cycle by 73%, which is at the low category and an increase in cycle II to 98.5% and is at a very high category. (2) a significant increase in the second cycle is 98.5%. Based on research conducted by the researchers showed that the application of the method of playing with playdough media can improve fine motor skills of children in group A in the second semester of kindergarten Widya Kumarasthana Academic Year 2015/2016.keyword : Fine Motor Skills, Methods Of Play, Playdough
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA KANTUNG CERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B
., Ni Made Rian Pratiwi;
., Dr. I Ketut Gading,M.Psi;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7766
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada anak kelompok B semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Dharma Bhakti Sambangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini akan dilaksanaan di kelompok B2 TK Dharma Bhakti Sambangan. Subjek penelitian ini berjumlah 12 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kantung cerita dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak pada siklus I sebesar 75,9% yang berada pada kategori sedang menjadi sebesar 93,3% pada siklus II yang berada pada kategori sangat tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan menyimak pada anak sebesar 17,4%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kantung cerita dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak kelompok B semester II Tahun ajaran 2015/2016 di TK Dharma Bhakti Sambangan.Kata Kunci : kemampuan menyimak, media kantung cerita, metode bercerita. This study aims to improve the listening skill of B group students in the second semester in academic year 2015/2016 of TK Dharma Bhakti Sambangan. This research is a classroom action research with two cycles. The experiment was conducted in the second semester of the school year 2015/2016. This research will be implemented on the group B2 TK Dharma Bhakti Sambangan. Subjects of this study were 12 children. This study is an action research within two cycles. Data collection method used is observation with observation sheet instruments. Data were analyzed with descriptive statistic. The result of the study showed that using story telling method with story pocked media could improve the students listening skill in cycle I for 75,9% in category average and 93,3% in cycle II with category excellent. There was an improvement of students listening skill for 17,4%. The conclusion of the study is using story telling method with story pocket media can improve the students ability in listening of B group in the second semester in academic year 2015/2016 of TK Dharma Bhakti Sambangan.keyword : listening skill, story pocket media, story telling.
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING BERBASIS TEORI LOKOMOSI TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK
., Dewa Ayu Ketut Gayatri Suciati;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7791
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan motorik halus antara anak yang mengikuti pembelajaran dengan melalui kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi dan kelompok anak yang tidak diberikan kegitan finger painting berbasis teori lokomosi anak kelompok B pada tahun pelajaran 2015/2016 di TK Widya Kumarasthana Banyuning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-tes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Widya Kumarasthana Banyuning yang berjumlah 32 anak. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah rubrik.. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif. Uji hipotesis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan analisis uji-t terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan motorik halus antara kelompok anak yang diberikan kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi dengan kelompok anak yang tidak diberikan kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi. Dimana thit > ttabel (20. 69>2.042). dengan demikian berarti kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi berpengaruh positif terhadap keterampilan motorik halus anak. Kata Kunci : finger painting, teori lokomosi, keterampilan motorik halus This study aims to find a significant difference between the fine motor skills of children who attend learning through finger painting activity-based theory of locomotion and the group of children who were not given the activity-based theory of locomotion finger painting children in group B in the academic year 2015/2016 in kindergarten Widya Kumarasthana Banyuning , This study is a quasi-experimental research design using post-test only control group design. The study population was all children in kindergarten group B Widya Kumarasthana Banyuning totaling 32 children. Samples were taken using total sampling technique. Research instrument used to collect data was rubric. Data were analyzed using descriptive statistics. Hypothesis testing using t-test analysis. Based on the results of data analysis using t-test analysis there are significant differences between the groups of fine motor skills of children given finger painting activity-based theory of locomotion with groups of children who are not given the finger painting activity-based theory of locomotion. Where thit> ttabel (20. 69> 2,042). thus meaning finger painting activity-based theory of locomotion positive effect on fine motor skills of childrenkeyword : finger painting, the theory of locomotion, fine motor skills