Articles
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA WAYANG KERTAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK A
., Ni Wayan Kiki Handayani;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7792
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak khususnya kemampuan menyimak dengan penerapan metode bercerita berbantuan media wayang kertas terhadap anak kelompok A semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A berjumlah 15 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Data penelitian tentang kemampuan menyimak dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan dua metode analisis data yaitu metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan presentase rata-rata pengembangan kemampuan menyimak anak pada siklus I sebesar 65,08% dengan kriteria sedang, menjadi 80,20% dengan kriteria tinggi pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 15,12%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berbantuan media wayang kertas dapat meningkatkan kemampuan bahasa khususnya kemampuan menyimak pada anak kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja. Kata Kunci : metode bercerita, media wayang kertas, kemampuan bahasa This study aims to improve children's language skills, especially listening skills with the adoption of media-aided storytelling paper puppets to children in group A the second semester in the academic year 2015/2016 in kindergarten Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja. This research is a classroom action research is conducted in two cycles. The subjects were children in group A total 15 children consisting of 9 boys and 6 girls. Data collected research on listening skills through observation with an instrument such as the observation sheet. The data were analyzed using two methods of data analysis is the method of descriptive statistics and quantitative analysis. The results showed an increase in the average percentage of the development of listening skills of children in the first cycle of 65.08% with moderate criteria, being 80.20% with a high criteria in the second cycle, an increase of 15.12%. Based on the research that has been done can be concluded that the method of storytelling aided paper puppet media can improve their language skills, especially listening skills in children in group A Semester II Academic Year 2015/2016 in kindergarten Widya Kumara Banjar Jawa Singarajakeyword : Keywords : storytelling method, puppet paper, language skills
IMPLEMENTASI TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK B1
., Ni Putu Vivin Indrawati;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7793
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam kemampuan berbicara berdasarkan hasil pencapaian kemampuan berbicara yang berada pada kategori sangat rendah. Sehingga ditawarkan teknik modeling untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B1 di TK Ganesha Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi teknik modeling dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B1 di TK Ganesha Singaraja Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Adapun subjek penelitian ini adalah sebanyak 16 anak (12 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berbicara setelah diterapkan teknik modeling pada siklus I sebesar 63,33% yang tergolong pada kriteria rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,53% yang tergolong pada kriteria tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan berbicara dari siklus I ke siklus II sebesar 19,20%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa teknik modeling dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B1 di TK Ganesa Singaraja.Kata Kunci : teknik modeling, kemampuan berbicara, anak usia dini This research is motivated by still many children who have difficulty in speaking based on the achievement of the speaking that was at the very low category. Thus offered modeling techniques to improve the speaking ability to children in kindergarten Ganesha B1 group Singaraja. This study aims to determine the implementation of modeling techniques can improve the speaking ability to children in kindergarten Ganesha B1 group Singaraja Semester II Academic Year 2015/2016. This research is classified as a class action research (CAR) conducted in two cycles. The subject of this research were 16 children (12 boys and 4 girls). Collecting data in this study using the method of observation. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The analysis shows that there is an increased speaking ability after application of modeling techniques in the first cycle of 63.33% belonging to the low criteria and increased in the second cycle into 82.53% belonging to the high criteria. So, there is increased speaking ability from the first cycle to the second cycle of 19.20%. Based on the results of that study concluded that the modeling techniques can improve the speaking ability to children in kindergarten Ganesha B1 group Singaraja.keyword : modeling techniques, speaking ability, early childhood
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN ANAK
., Ida Ayu Ketut Alit Supartini;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7794
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan anak setelah penerapan metode demonstrasi berbantuan media kartu bergambar pada kelompok B2 semester II TK Ceria Asih Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 anak kelompok B2 TK Ceria Asih Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data tentang hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbantuan media kartu bergambar dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan anak kelompok B2 TK Ceria Asih Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rerata hasil belajar kemampuan kognitif anak pada siklus I adalah 60,5% yang berada pada kategori rendah. Rerata hasil belajar pada siklus II sebesar 86% dengan kriteria tinggi. Jadi terjadi peningkatan belajar sebesar 25,5%.Kata Kunci : metode demonstrasi, kartu bergambar, kemampuan kognitif, lambang bilangan This study aims to determine the increase cognitive ability in recognizing the emblem after application of the method to the number of media-assisted demonstration picture cards in the second half of the group B2 TK Ceria Asih Singaraja in the academic year 2015/2016. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a phase of action planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were 10 children in group B2 TK Ceria Asih Singaraja in the academic year 2015/2016. Data on learning outcomes in this study were collected by using observation method. The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results showed that the application of media-assisted demonstration method illustrated cards can improve learning outcomes of cognitive ability in recognizing the emblem number of children in group B2 TK Ceria Asih Singaraja in the academic year 2015/2016. It can be seen from the increase in average learning outcomes cognitive abilities of children in the first cycle was 60.5%, which is at the low category. The mean result of learning on the second cycle of 86% with high criteria. So there was an increase of learning by 25.5%keyword : demonstration method, picture cards, cognitive ability, the symbol numbers
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK
., Anggreni Ni Made;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7803
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak di TK Negeri Bangli Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 dengan jumlah 20 anak. Anak laki- laki berjumlah 12 orang dan anak perempuan berjumlah 8 perempuan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dengan menggunkan instrument observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif . Data siklus I dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan. Hasil rata-rata presentase kempamuan berbicara anak sebesar 68.43 yang berada pada kategori sedang. Diklus II dilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan dengan rata-rata presentase kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 89.37 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi metode bercerita dapat meninggkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B2 tahun ajaran 2015/2016 dari kategori sedang meningkat menjadi tinggi. Kata Kunci : implementasi metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the child's ability to speak in TK Bangli of Academic Year 2015/2016. The research is a classroom action research conducted in two cycles of the first cycle and the second cycle. The subjects were children in group B2 with a number of 20 children. Boys numbering 12 people and girls were 8 girls. Methods of data collection conducted in this study were interviews, observation by using instrument observations. Data analysis was performed using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis method. Data cycle I do as many as 12 meetings. The average yield percentage at 68.43 speech of children who are in the moderate category. In the second cycle executed as many as 8 meetings with an average percentage of children's speech increased to 89.37 are included in the high category. It can be concluded that the implementation of the method of storytelling can increase speaking skills of children in group B2 of the 2015/2016 school year was increased to the high category.keyword : implementation of the storytelling, the ability to speak
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL MAGOAK-GOAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK KELOMPOK B TK WIDYA SESANA SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2015/2016
., Putu Winda Suyeni;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7805
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerjasama setelah diterapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional magoak-goakan pada anak kelompok B di TK Widya Sesana Sangsit Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 14 orang anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama dengan penerapan metode demonstrasi pada siklus I sebesar 73,33 % yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,11 % yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan kemampuan kerjasama pada anak setelah diterapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional magoak-goakan sebesar 6,78 %. Kata Kunci : metode demonstrasi, permainan tradisional magoak-goakan, kemampuan kerjasama This application purpose how to know and improve the skill of courperation after application of demonstration method throught the traditional game magoak-goakan for the children of group B in TK Widya Sesana Sangsit the school year 2015/2016. Kind for this application for application action of class to implemented in two sicluss. The subject of this application it’s about 14 persons of the children in TK for group B semester II the school year 2015/2016. Data of the application about the skill of the cooperation together with observation method with instrument such as page of observation. Result of analysis data used analysis method statistic deskriptif kuantitatif. Result of analysis data to become incident and how to improve the skill of cooperation with research of demonstration method for sicluss I it’s about 73,33 % to stay for middle category and act the incident to improve for sicluss II to become 80,11 % it’s included for high category and than. It can be how to improve the skill cooperation for the children after application demonstration method through the traditional game magoak-goakan about 6,78 %.keyword : demonstration method, traditional game magoak-goakan, skill of cooperation
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA PAPAN fLANEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DI TK KAMILA SINGARAJA.
., Nur Hidayah;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7806
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak melalui metode bercerita berbantuan media papan flanel pada anak kelompok A tahun pelajaran 2015/2016 di TK Kamila Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang di laksanakan dalam dua siklus dan sebjek penelitianya sebanyak 15 orang anak kelompok A di TK Kamila Singaraja pada tahun pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan berbicara anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data tentang kemampuan berbicara anak dikumpulkan dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap kemampuan berbicara anak kelompok A di TK Kamila Singaraja setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media papan flanel. Rata-rata persentase kemampuan berbicara anak pada siklus I sebesar 70,00%, dan rata-rata presentase hasil kemampuan berbicara anak pada siklus II sebesar 82,22% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi terdapat peningkatan kemampuan berbicara anak dari kategori rendah menjadi kategori tinggi sebesar 12,22% pada anak kelompok kelompok A tahun pelajaran 2015/2016 di TK Kamila Singaraja. Kata Kunci : Kata kunci: metode bercerita, papan flanel, kemampuan berbicara Abstract This study aimed to determine the increase of student’s speaking skill through the application of storytelling method by using flannel board on group A of children at TK Kamila Singaraja in the academic year 2015-2016. This research was a classroom action research that was carried out in two cycles and subject of the study are 15 children in group A of TK Kamila Singaraja in the academic year 2015-2016. The research data on student’s speaking skill were collected by the method of observation by using observation sheet instruments. The data of student’s speaking skill were analyzed by using descriptive statistical analysis and descriptive analysis methods and quantitative methods. The result shows that there is an increase student’s speaking skill in group A of TK Kamila Singaraja after the storytelling method by using flannel board was applied. The average percentage of student’s speaking skill at the first cycle of 70.00%, and the average percentage of the result of student’s speaking skill at the second cycle of 82.22% which are classified into the high category. So there is an increase of student’s speaking skill from the low category into high category of 12.22% for the group A of TK Kamila Singaraja keyword : Keywords: storytelling method, flannel board, speaking skill
PENERAPAN BERMAIN KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF KELOMPOK A TK KUMARA WIYATA MANUKAYA
., Ni Luh Wayan Supadma Putri;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7808
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan pada kelompok A semester II di TK Kumara Wiyata Manukaya tahun pelajaran 2015/2016 setelah menerapkan metode bermain berbantuan media kartu angka bergambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 13 pada anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Kumara Wiyata. Data tentang perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan kelompok A dilanjutkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak dalam pengenalan lambang bilangan kelompok A dengan media kartu angka bergambar pada siklus I sebesar : 75% berada pada kriteria rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 87,5% berada pada kriteria tinggi. Peningkatan perkembangan kognitif berbantuan media kartu angka bergambar dari siklus I sampai siklus II sebesar 12,5%.Kata Kunci : metode bermain, media kartu angka bergambar, perkembangan kognitif This research was aimed at investigating the improvement of children cognitive development in the introduction to numerical symbol in group A in the second semester in Kumara Wiyata Manukaya Kindergarten in the academic year of 2015/2016 after being treated with the implementation of picture-number-media-assisted playing method. This research was classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of this research were 13 children of group A in the second semester of 2015/2016 academic year in Kumara Wiyata Manukaya Kindergarten. The data of the children cognitive development on the introduction to numerical symbol in group A was obtained through observational method by using observation sheet instrument. The obtained data was analyzed by utilizing descriptive statistical analysis method and quantitative analysis method. The analysis result showed that there was improvement on the children cognitive development on the introduction to numerical symbol in group A by using picture number media in the first cycle as much as: 75% at the lower category and in the second cycle increased to 87.5% at the higher category. The improvement on the cognitive development by using picture number card media from the first cycle to the second cycle was 12.5%.keyword : playing method, picture number card media, cognitive development
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA LOTTO UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF
., Ni Luh Sri Lastiari Putri;
., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7838
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif setelah diterapkan metode bermain berbantuan media lotto pada anak kelompok A semester genap di TK Trisula Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilaksanakan dalam dua siklus. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 14 anak kelompok A semester genap di TK Trisula Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor perkembangan kognitif pada anak kelompok A setelah diterapkan metode bermain berbantuan media lotto pada siklus I sebesar 60,83% yaitu kategori rendah kemudian pada siklus II menjadi 85% yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak setelah diterapkan metode bermain berbantuan media lotto sebesar 24,17% di TK Trisula Singaraja.Kata Kunci : metode bermain, media lotto, perkembangan kognitif. This study aims to determine the increase in cognitive development after the applied methods aided media play lotto on children in group A in the second semester of kindergarten Trisula Singaraja Academic Year 2015/2016 were conducted in two cycles. This research is a classroom action research conducted in two cycles and the subject of as many as 14 children in group A in the second semester of kindergarten Trisula Singaraja Academic Year 2015/2016. Data research on cognitive development were collected by the method of observation by observation instrument in the form sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and qualitative descriptive analytical method. The results of data analysis showed that an increase in the average score on the cognitive development of children in group A after the applied methods aided media playing lotto in the first cycle of 60.83% which is lower categories and then on the second cycle to 85% who are in the high category. So an increase in child cognitive development after the applied method of playing lotto media aided by 24.17% in TK Trisula Singaraja. .keyword : role play technique, media of lotto and cognitive development.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERLANDASKAN TEORI MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A
., Nyoman Wida Komalasari;
., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7971
Abstrak Penelitian ini didasari atas permasalahan yang ditemui pada observasi awal yang dilakukan pada TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi.Permasalahan yang ditemui yaitu kurangnya kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata dengan tangan, kurangnya anak dalam kegiatan merobek kertas, mewarnai dan membuat menara yang besar Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi Kabupaten Buleleng. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan meibatkan otot-otot halus dengan mengkoordinasikan gerakan jari jemari tangan dengan mata. Kempuan motorik halus lebih melibatkan kegiatan fisik dengan menggunakan jari jemari tangan dan kaki. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah metode demonstrasi yang berlandaskan teori Montessori Penelitian ini melibatkan 9 anak yang terdiri dari 4 anak laki-laki 5 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument lembaran observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I anak mencapai nilai 70% yang dikategorikan dalam kategori sedang dan hasil penelitian siklus II menunjukkan hasil 80% yang di kategorikan pada kategori tinggi. Hasil dari siklus I dan siklus II menunukkan terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A sebesar 10% Kata Kunci : Metode Demostrasi, Teori Montessori, Keterampilan Motorik Halus Abstract The research based on the problems encountered in the preliminary observations made on TK Santi Kumara Liligundi.Permasalahan village encountered is the lack of fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi village due to lack of children's ability to coordinate eye-hand, the lack of children in activities tearing the paper, coloring and making a large tower this study aims to improve fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi Village Buleleng. Fine motor skills are meibatkan ability of smooth muscles to coordinate the movement of the hand fingers with his eyes. ABILITY fine motor skills involve more physical activity by using the fingers and toes. One method that can be used to improve fine motor skills of children is a method that is based on theory of Montessori demonstration The study included nine children consisting of four boys 5 girls. Classroom action research data collected by the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods. From the results of the study show that in the first cycle reaches 70% of children were categorized in the moderate category and second cycle study results showed an 80% revenue is categorized in the high category. The results of the first cycle and the second cycle menunukkan increased fine motor skills of children in group A by 10% keyword : Method demonstration, meontessori theory, fine motor skills of children
EKOLOGI ANAK NELAYAN DI KAMPUNG BUGIS SINGARAJA (STUDI KASUS PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN)
., Beta Al Kautsar Islamiyya;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i3.8901
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja ditinjau dari teori ekologi Bronfenbrenner, untuk mendeskripsikan dan menjelaskan terbentuknya ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja. Penelitian ini dilakukan di Kampung Bugis Singaraja yang terdiri dari 3 anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan ekologi anak nelayan dipengaruhi oleh interaksi terhadap lingkungannya. Penelitian ini menemukan beberapa faktor-faktor terbentuknya ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja yaitu faktor internal yang dalam hal ini dibentuk oleh aktivitas sehari-hari. Sedangkan faktor eksternal berupa lingkungan keluarga, lingkungan rumah. Kata Kunci : Ekologi Bronfenbrenner, Anak Usia Dini This study aims to describe and explain the ecology shapes children of fishermen in Kampung Bugis Singaraja Bronfenbrenner terms of ecological theory, to describe and explain the formation of the ecology of child fisherman in Kampung Bugis Singaraja. This research was conducted in Kampung Bugis Singaraja consisting of 3 children. This research is a qualitative case study type. Data collected by observation, interview, documentation, and literature. The collected data were analyzed using data analysis interactive model by Miles and Huberman. The results showed children of fishermen affected by ecological interactions on the environment. This study found several factors of ecological formation of children of fishermen in Kampung Bugis Singaraja is internal factor which in this case is formed by everyday activities. While external factors such as family environment, home environment.keyword : Ecology Bronfenbrenner, Early Childhood.