Articles
The Positive Effect of Creative Movement Model on Children’s Personal Skills
Dewi, Putu Sinta;
Antara, Putu Aditya;
Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 53, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.541 KB)
|
DOI: 10.23887/jpp.v53i1.24699
As the importance of personal skills stimulation for children to prepare and equip children in facing various learning levels of further education is necessary, research about it is needed. This study examined the effect of creative movement model on the personal skills of early childhood. This study used a quasi-experimental approach with post-test only control group design. The population of this study was students of Group B Cluster III Kindergarten in Payangan District, Gianyar which the sample was Melati Kindergarten as an experimental group with treatment and Hindu Widya Kumara Santhi Kindergarten as a control group without treatment. Data analysis of the study was descriptive statistics and inferential statistics, by using t-test that was processed by IBM SPSS Statistics ver. 24 for Windows. The result of data interpretation in hypothesis test showed that Sig. (2-tailed) score was 0.001 which meant the significance score was smaller than α (0.001 <0.05). According to these statements, it could be concluded that Ho was rejected and Ha was accepted. The study demonstrates that creative movement model has positive effect on children’s personal skills. With this finding, parents and especially educators expected to be willing to develop various creative movement activities that can stimulate children's personal skills more optimally and sustainably. The benchmarks of children's achievement should go beyond cognitive aspects; thus, teachers need to provide stimulation for children's personal skills to develop social emotional aspect.
Kesiapan Psikologis Guru Tk di Bali Menerima Anak Berkebutuhan Khusus di Kelas
Ujianti, Putu Rahayu
Mimbar Ilmu Vol 26, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mi.v26i1.28664
Kurang maksimalnya proses pembelajaran disebabkan karena guru belum memahami karakteristik anak berkebutuhan khusus serta belum memahami program inklusi dan mendesain pembelajaran yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kesiapan guru menerima anak usia dini berkebutuhan khusus di kelasnya, dan faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi kesiapan tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan sampel 94 orang guru TK dari 23 sekolah, 8 orang diantaranya secara sukarela berpartisipasi dalam diskusi kelompok terarah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioer. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini adalah para guru belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mendeteksi, melakukan asesmen dan menciptakan lingkungan belajar yang memadai dan sesuai untuk anak usia dini berkebutuhan khusus, namun guru memiliki sikap positif dan bersedia menerima anak berkebutuhan belajar di kelasnya. Implikasi penelitian ini yaitu guru hendaknya selalu memperhatikan kesiapan psikologi siswa karena akan mempengaruhi keberhasilan pembelajaran. Â
Alat Permainan Edukatif Maze Dua Sisi (MADASI) untuk Menstimulasi Keterampilan Sensori Motorik Anak
Virianingsih, Perima;
Tegeh, I Made;
Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i2.33864
Keterampilan sensori motorik anak sangat penting untuk di stimulasikan sejak dini, namun orangtua belum memahami perkembangan sensori motorik anak, sehingga kebingungan dalam memberikan media pembelajaran yang tepat untuk menstimulasi keterampilan sensori motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat permainan edukatif maze dua sisi (madasi) dan mengetahui hasil validitas alat permainan edukatif Maze Dua Sisi (Madasi) untuk menstimulasi keterampilan sensori motorik anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas Analis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A Taman Kanak-Kanak, sedangkan yang menjadi subjek uji coba dalam penelitian ini adalah ahli materi dan ahli media. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validasi ahli materi dan validasi ahli media. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan angket. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji validitas yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media alat permainan edukatif Maze Dua Sisi (Madasi) mendapatkan nilai CVR dan CVI yaitu 1,00. Alat permainan edukatif Maze Dua Sisi (Madasi) dinyatakan valid dan layak digunakan untuk menstimulasi keterampilan sensori motorik anak. Implikasi penelitian ini diharapkan memberikan dampak pada keterampilan sensori motori anak menjadi lebih baik.
Media Video Animasi untuk Meningkatkan Listening Skill Anak Usia Dini
Ariani, Ni Kadek;
Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i1.35690
Rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyimak (listening skill) suatu pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan proses pengembangan serta mendekripsikan kelayakan media video animasi untuk meningkatkan listening skill anak. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (research and development/R&D). Subjek dalam penelitian ini menggunakan dosen ahli diantaranya dua dosen ahli materi dan dua dosen ahli media. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data kuantitatif di konversikan menjadi data kualitatif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan media. Analisis data menggunakan rumus CVI dan CVR. Berdasarkan analisis data validasi media video animasi diperoleh penilaian yang sudah dinilai oleh dosen ahli tersebut memperoleh nilai CVR adalah 1,00 dan CVI adalah 1,00, apabila dikonversikan dengan pedoman skala lima berada rentang skor 0,80-1,00 artinya validitas sangat tinggi. Dari hasil tersebut media video animasi layak untuk dilanjutkan uji efektivitas dalam meningkatkan listening skill anak. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa media video animasi ini sangat layak digunakan untuk mendukung pembelajaran dalam meningkatkan listening skill anak usia dini.
Media Pembelajaran Daring Interaktif Berbasis Power Point dengan Fungsi Hyperlink
Pramesti, Putu Desta;
Dibia, I Ketut;
Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v4i2.36524
Pembelajaran daring yang monoton membuat siswa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatu media yang cocok untuk menindaklanjuti hal tersebut salah satunya adalah media pembelajaran daring interaktif berbasis power point dengan fungsi hyperlink. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran daring interaktif berbasis Power Point dengan fungsi Hyperlink pada mata pelajaran IPA materi Rotasi Revolusi Bumi dan Bulan. Penelitian ini dilaksanakan dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 1 orang ahli materi, 1 orang ahli media, 1 orang ahli praktisi, dan 3 orang siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah validitas dari media pembelajaran yang telah dikembangkan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode kuisioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui validitas produk yang dikembangkan. Adapun hasil analisis data tersebut yaitu: hasil uji validasi ahli isi materi pembelajaran memperoleh persentase 94% dengan kualifikasi sangat baik, hasil uji validasi ahli desain media pembelajaran memperoleh persentase 90% dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian respon pendidik memperoleh persentase 90% dengan kualifikasi sangat baik, dan hasil penilaian uji coba perorangan memperoleh persentase 94,7%, 93,3%, dan 96% dengan rata-rata persentase 94,7% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hal itu, maka media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Media Pembelajaran Mind Mapping Berbantuan Aplikasi Edraw Mindmaster
Priyandana, I Wayan Putra;
Dibia, I Ketut;
Ujianti, Putu Rahayu
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36520
Masih banyak anak yang memiliki kemampuan IPA yang rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya media pembelajaran yang dapat mendukung proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran mind mapping berbantuan aplikasi Edraw Mindmaster. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur 4D. subjek uji coba produk berjumlah 6 orang para ahli. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang dilakukan oleh ahli materi pelajaran mendapatkan nilai 3,75 (sangat baik), hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 3,41 (sangat baik), dan hasil penilaian dari ahli praktisi mendapatkan nilai 3,76 (sangat baik). Jadi mind mapping memiliki kategori sangat baik sehingga layak diterapkan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan mind mapping dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran, sehingga dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar.
Inovasi Video Pembelajaran Berbantuan Aplikasi Powtoon pada Materi Keliling dan Luas Bangun Datar
Asih, Trisna Sari;
Ujianti, Putu Rahayu
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36665
Permasalahan yang ditemukan setelah melakukan observasi di sekolah sasaran, antara lain rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap pembelajaran Matematika, motivasi belajar Matematika siswa menurun, siswa menganggap Matematika sebagai pelajaran yang sulit dan menakutkan, serta terbatasnya media pembelajaran daring, khususnya untuk pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video pembelajaran dengan berbantuan aplikasi Powtoon pada pembelajaran Matematika, khususunya materi keliling dan luas bangun datar di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE sebagai pedoman. Subjek dalam penelitian ini adalah video pembelajaran berbantuan aplikasi Powtoon pada materi keliling dan luas bangun datar di kelas IV sekolah dasar. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner semi tertutup dalam bentuk skala likert, dengan rentang skala 5. Teknik analisis data digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil uji validitas ahli media diperoleh persentase sebesar 97,7%. ahli materi diperoleh persentase validitas sebesar 93,3%, dan uji validitas respon guru diperoleh persentase sebesar 96,6%. Dari hasil analisis uji validitas tersebut, dapat dikualifikasikan dalam kategori sangat baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbantuan aplikasi Powtoon pada materi keliling dan luas bangun datar di kelas IV sekolah dasar yang dikembangkan dinyatakan telah layak dan valid untuk menunjang proses belajar mengajar.
Tantangan Praktek Pembelajaran Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19
Ujianti, Putu Rahayu;
Suastika, Nengah;
Dewi, Putu Sri Darma
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v9i3.41841
Pandemi covid-19 berdampak pada perubahan paradigma pembelajaran. Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya berbagai kendala Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang tantangan praktek pembelajaran di PAUD selama pandemi covid-19. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode mixed-method dengan desain explanatory sequential yang melibatkan guru dari berbagai daerah di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran survey dan teknik wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi guru dan orang tua dalam praktek pembelajaran di masa pandemi ini rata-rata mengalami hal yang sama. Pertama sistem pembelajaran yang beralih ke sistem online masih belum bisa dilaksanakan secara optimal karena hambatan dalam sumber daya manusia baik dari guru, orang tua, maupun anak terhadap teknologi. Kegiatan evaluasi pembelajaran, pada masa pandemi ini evaluasi yang peserta didik dilakukan penyesuaian namun masih banyak kendala yang dihadapi, didapatkan hasil bahwa ketercapaian tujuan pembelajaran dibeberapa lembaga tidak tercapai secara maksimal. Keterlibatan orang tua yang dalam mendampingi anak anak masih terbatas karena sibuk bekerja, pengetahuan dalam mengajar anak, hingga keterbatasan sarana teknologi. Dalam upaya menghadapi tantangan tersebut, hendaknya pihak sekolah perlu mempertimbangkan kesiapan anak dan orang tua dalam penyampaian materi. Guru sebaiknya mampu menjelaskan ke orang tua bagaimana cara mengajar dan menyampaikan terlebih dahulu materi belajar yang akan diberikan ke anak karena tidak semua orang tua memiliki kemampuan mengajar. Diharapkan dengan begitu, orang tua paham dan dapat membantu proses pembelajaran daring.
The Positive Effect of Creative Movement Model on Children’s Personal Skills
Putu Sinta Dewi;
Putu Aditya Antara;
Putu Rahayu Ujianti
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 53 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.541 KB)
|
DOI: 10.23887/jpp.v53i1.24699
As the importance of personal skills stimulation for children to prepare and equip children in facing various learning levels of further education is necessary, research about it is needed. This study examined the effect of creative movement model on the personal skills of early childhood. This study used a quasi-experimental approach with post-test only control group design. The population of this study was students of Group B Cluster III Kindergarten in Payangan District, Gianyar which the sample was Melati Kindergarten as an experimental group with treatment and Hindu Widya Kumara Santhi Kindergarten as a control group without treatment. Data analysis of the study was descriptive statistics and inferential statistics, by using t-test that was processed by IBM SPSS Statistics ver. 24 for Windows. The result of data interpretation in hypothesis test showed that Sig. (2-tailed) score was 0.001 which meant the significance score was smaller than α (0.001 <0.05). According to these statements, it could be concluded that Ho was rejected and Ha was accepted. The study demonstrates that creative movement model has positive effect on children’s personal skills. With this finding, parents and especially educators expected to be willing to develop various creative movement activities that can stimulate children's personal skills more optimally and sustainably. The benchmarks of children's achievement should go beyond cognitive aspects; thus, teachers need to provide stimulation for children's personal skills to develop social emotional aspect.
Penerapan Pendidikan Inklusif pada Pembelajaran Taman Kanak-kanak
Putu Sri Darma Dewi;
Putu Rahayu Pujianti;
Mutiara Magta
Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.901 KB)
|
DOI: 10.36232/pendidikan.v8i2.441
Abstrak: Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan seperti yang ditegaskan dalam Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia. Maka dari itu, anak berkebutuhan khusus pun berhak mengakses pendidikan, salah satunya melalui pendidikan inklusif. Namun, pendidikan inklusif pada jenjang TK masih jarang ditemukan khususnya di Kota Singaraja. Salah satu TK di Singaraja yang menerapkan pendidikan inklusif adalah TK Rare Bali School. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendiskripsikan lebih dalam tentang penerapan pendidikan inklusif di TK Rare Bali School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran pada pendidikan inklusif di TK Rare Bali School terdiri dari 2 aspek yaitu komponen pendidikan inklusif dan implementasi pelayanan pendidikan inklusif. Komponen pendidikan inklusif terdiri dari kurikulum, tenaga pendidik termasuk juga guru pendamping khusus, peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus dan non berkebutuhan khusus, keterlibatan orang tua dalam pembelajaran, keuangan, dan sarana prasarana yang dapat menunjang pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Implementasi pelayanan pendidikan inklusif terdiri dari proses kegiatan pembelajaran dan evaluasi.