Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII SMA 5 Simanungkalit, Yeni; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1366

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII SMA 5. Berdasarkan Hasil Penelitian Yang Telah Dilakukan Mengenai “Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII Sma 5 Pematangsiantar” maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut:Prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar interaksi guru ke siswa pada kalimat tuturan deklaratif, menaati maksim kedermawaanan; kalimat tuturan interogatif, menaati maksim kebijaksanaan, menaati dan melanggar maksim kedermawanan dan menaati maksim penghargaan; kalimat tuturan imperatif, menaati maksim kebijaksanaan; kalimat tuturan ekslamatif menaati maksim penghargaan dan melanggar maksim kedermawanan. Bentuk prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar interaksi guru ke siswa pada kalimat tuturan deklaratif, menaati maksim penghargaan, menaati dmaksim kerendahan hati, dan menaati maksim pemufakatan; kalimat tuturan interogatif, menaati maksim kedermawanan, menaati maksim penghargaan dan maksim kerendahan hati, dan menaati maksim pemufakatan. Kesantunan berbahasa dalam penelitian ini lebih sering menggunakan bentuk tuturan kalimat interogatif dan deklaratif karena dalam kegiatan belajar mengajar tuturan interogatif sering digunakan untuk menanyakan sesuatu hal terkait materi yang kurang jelas ataupun keingintahuan akan suatu hal, sedangkan tuturan deklaratif sering digunakan untuk menyampaikan suatu informasi atau pernyataan kepada mitra tutur (siswa) dan penutur (guru).
Analisis Tema, Tokoh, Latar Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari Purba, Hot Raja Sonang; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Tema, Tokoh, Latar Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penerapan metode deskriptif kualitatif ini bersifat deskriptif yang berarti data yang dihasilkan berupa kata dalam bentuk kutipan. Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Novel merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki banyak peminatnya, salah satunya adalah novel ”Arah Langkah” karya Fiersa Besari. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat unsur intrinsik berupa tema, tokoh dan latar dalam novel Arah Langkah dan dapat ditarik kesimpulan Tema ialah salah satu elemen yang sangat penting pada sebuah cerita karangan yang bersifat ilmiah sehingga akan mudah menemukan topik yang dapat di jadikan dasaran dalam sebuah tema. Tokoh dalam novel tersebut terdiri dari tokoh Bung, Badu, dan Prem (Anisa Andini). Bung adalah sosok yang patang menyerah dan mandiri, Baduy memiliki watak yang mandiri terbukti ia memiliki usaha sendiri yang ia dirikan yaitu tour and travel, sedangkan prem dengan nama asli (Anisa Andini) dalam cerita menggambarkan sosok wanita yang tomboy dengan hobi hal-hal yang jarang wanita lakukan. Latar tempat cerita novel tersebut di Kamar, Terminal, Pelabuhan Merak, Kota Bandar Lampung, Pantai Air Manis, Padang, Bukit Tinggi, Lawang Park, Nias, Pelabuhan Tomok, Medan Sabang, Banda aceh, Pekan Baru, dan Manado. Analisis tema menunjukkan bahwa tema utama dalam novel ”Arah Langkah” adalah Penjelajahan. Selain itu terdapat pula tema pendukung lainnya yaitu Cinta. Analisis tokoh menunjukkan adanya beberapa tokoh yang terlibat dalam novel ini, yaitu Fiersa Besari (Bung), Prem dan Baduy. Analisis latar dalam novel ini menggunakan tiga latar, yaitu latar tempat, latar waktu dan latar suasana.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Teks Eksplanasi Kelas VIII SMP Swasta Kartika I-4 Pematang Siantar Sihombing, Melin Suryani; Hasibuan, Ronald; Saragih, Vita Riahni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8503

Abstract

Penelitian ini bertujuam untuk melihat Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Teks Eksplanasi Kelas Vlll Smp Swasta Kartika I-4 Pematang Siantar. Desain penelitian yang digunakan Two Group Pretest-Postets Design. Desain ini merupakan perbaikan sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Swasta Kartika 1-4 Pematang Siantar. Jln Kartini No.8 Pematangsiantar, Banjar, Kec. Siantar Barat, Kota Pematangsiantar Prov. Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Swasta Kartika 1-4 Pematang Siantar yang berjumlah 64 orang. Sampel adalah cuplikan atau sebagian dari populasi yang akan diteliti atau dapat juga dikatakan bahwa populasi dalam bentuk mini. Dalam penelitian ini populasi sama dengan sampel yang digunakan di kelas VI-a dan VI-b yang berjumlah 64 siswa. Hasil keterampilan tes awal (pre-test) dalam kemampuan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VI SMP Swasta Kartika I-4 Pematang Siantar sebelum menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw kategori kurang. Sedangkan hasil sesudah menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw dalam kategori baik. Dari hasil analisis uji perbedaan mean pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar teks eksplanasi siswa kelas VI SMP Swasta Kartika I-4 Pematang Siantar terdapat perbedaan kemampuan hasil belajar teks eksplanasi yang signifikan pada ingkat kepercayaan 95% Dengan demikian model kooperatif tipe Jigsaw efektif dapat digunakan dalam pembelajar teks eksplanasi.