Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS ETNOBUDAYA SIMALUNGUN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Saragih, Vita Riahni; Sianipar, Vina Merina Br; Purba, Nancy Angelia; Pane, Eva Pratiwi
Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (PENDISTRA) Vol 6 No 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/pendistra.v6i2.3279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun untuk meningkatkan literasi teknologi mahasiswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia dan menguji kelayakan e-modul yang dihasilkan supaya bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan 4D. Instrumen yang digunakan angket validasi untuk beberapa ahli materi, ahli media, dan ahli modul, serta angket respons. Hasil penelitian ini adalah (1) Hasil uji kelayakan prototipe e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun oleh ahli dan dosen yang mengampu mata kuliah Bahasa Indonesia diperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 88 % dan 90 % dengan kriteria layak. Hasil uji kelompok terbatas pada 10 orang mahasiswa diperoleh persentase kelayakan rata-rata sebesar 85%. Dari hasil tersebut prototipe e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun hasil pengembangan dinyatakan sangat layak dengan rata-rata persentase 88 %; (2) Hasil uji efektifitas prototipe e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun untuk meningkatkan kemampuan literasi teknologi dari 20 mahasiswa diperoleh rata-rata n-gain sebesar 0,5 dengan kriteria sedang.
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS ETNOBUDAYA SIMALUNGUN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Saragih, Vita Riahni; Sianipar, Vina Merina Br; Purba, Nancy Angelia; Pane, Eva Pratiwi
Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (PENDISTRA) Vol 6 No 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/pendistra.v6i2.3279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun untuk meningkatkan literasi teknologi mahasiswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia dan menguji kelayakan e-modul yang dihasilkan supaya bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan 4D. Instrumen yang digunakan angket validasi untuk beberapa ahli materi, ahli media, dan ahli modul, serta angket respons. Hasil penelitian ini adalah (1) Hasil uji kelayakan prototipe e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun oleh ahli dan dosen yang mengampu mata kuliah Bahasa Indonesia diperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 88 % dan 90 % dengan kriteria layak. Hasil uji kelompok terbatas pada 10 orang mahasiswa diperoleh persentase kelayakan rata-rata sebesar 85%. Dari hasil tersebut prototipe e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun hasil pengembangan dinyatakan sangat layak dengan rata-rata persentase 88 %; (2) Hasil uji efektifitas prototipe e-modul interaktif berbasis etnobudaya simalungun untuk meningkatkan kemampuan literasi teknologi dari 20 mahasiswa diperoleh rata-rata n-gain sebesar 0,5 dengan kriteria sedang.
Pengaruh Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Panjaitan, Riama Yanti; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni; Gusar, Martua Reynhat Sitanggang; Tambunan, Marlina Angkris
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Periode November 2022
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v2i02.1839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran diskusi kelompok dalam meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Data yang dikumpulkan melalui tes esai yaitu dengan melakukan pre-test dan post-test, dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 32 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pematangsiantar, yang diambil secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest design. Rumus yang digunakan pada penelitian ini adalah uji “t”. dari pengolahan data diperoleh nilai rata-rata pre-test 55,59 dan nilai rata-rata post-test 76,93. Dari analisis hasil penelitian diperoleh thitung = 5,14> ttabel = 1,69 pada taraf signifikan 0,05, maka dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif terhadap tingkat keterampilan menulis teks laporan hasil observasi sebelum menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok dengan rata-rata kategori kurang dan sesudah menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok dengan rata-rata dalam kategori baik.
Pengaruh Media Film Pendek Terhadap Keterampilan Menulis Narasi Siswa Siregar, Pesta; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni; Tambunan, Marlina Agkris; Sitanggang Gusar, Martua Reynhat
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Periode November 2022
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v2i02.1845

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai berikut : Pertama, untuk mengetahui hasil menulis narasi sugestif sebelum diterapkan media film pendek siswa kelas X SMA Negeri 2 Tebing Tinggi. Kedua, untuk mengetahui hasil menulis narasi sugestif sesudah diterapkan media film pendek siswa kelas X SMA Negeri 2 Tebing Tinggi. Ketiga, untuk mengetahui pengaruh media film pendek terhadap keterampilan menulis narasi sugestif siswa kelas X SMA Negeri 2 Tebing Tinggi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling yaitu kelas X IPA 5 berjumlah 34 siswa. Adapun hasil dari penelitian ini meliputi: Pertama, keterampilan menulis paragraf narasi sugestif siswa kelas X SMA Negeri 2 Tebing Tinggi sebelum (pretes) menggunakan media film pendek memperoleh nilai rata-rata 56,97 dengan kategori penilaian kurang (D) berada pada rentangan 50-59. Kedua, keterampilan menulis narasi sugestif siswa kelas X SMA Negeri 2 Tebing Tinggi sesudah (postest) menggunakan media film pendek memperoleh nilai rata-rata 73,94 dengan kategori penilaian baik (B) berada pada rentang 70-84. Berdasarkan hasil uji-t terdapat pengaruh media film pendek terhadap keterampilan menulis narasi sugestif siswa kelas X SMA Negeri 2 Tebing Tinggi. Hal ini dibuktikan dengan thitung > ttabel = 2,305 > 1,697 pada taraf signifikan 0,05 maka dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.
Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Kompleks Tampubolon, Tasya; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Periode November 2022
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v2i02.1863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap kemampuan menulis teks prosedur kompleks pada siswa kelas VII SMP Satrya Budi Karang Rejo.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (Pre Experimen). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan teknik tes. Hasil penelitian yang diperoleh (1) Kemampuan menulis teks prosedur kompleks (pre-test) siswa kelas VII SMP Satrya Budi Karang Rejo sebelum menggunakan metode demonstrasi diperoleh nilai rata-rata 55,58 (2) Kemampuan menulis teks prosedur kompleks (post-test) siswa kelas VII SMP Satrya Budi Karang Rejo sesudah menggunakan metode demonstrasi diperoleh nilai rata-rata 71,96 (3) Hasil Perhitungan uji thitung (2,44) > ttabel (1,697) sehingga hipotesis yang dianjurkan H? ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan metode demonstrasi terhadap kemampuan menulis teks prosedur kompleks pada siswa kelas VII SMP Satrya Budi Karang Rejo.
Pengaruh Media Komik Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Pendek Ramadhani, Ayu; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni; Sirait, Jumaria; Sitanggang Gusar, Martua Reynhat
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Periode November 2022
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v2i02.1870

Abstract

Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis cerpen sebelum menggunakan media komik digital pada siswa SMP Satrya Budi Karang Rejo tahun pelajaran 2022/2023. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen, dengan desain penelitian Pre-experimental Design menggunakan bentuk One-Group Pretest Posttest Design. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Nilai rata-rata siswa sebelum menggunakan media komik digital (pretest) 50,32 di kategori cukup. (2)dan nilai rata-rata sesudah menggunakan media komik digital (posttest) 73,06 di kategori baik. (3) Terdapat pengaruh media komik digital pada kemampuan menulis cerita pendek oleh siswa kelas IX SMP Satrya Budi Karang Rejo. Hal tersebut dapat di buktikan dari perhitungan uji-t dengan hasil thitung (3,2)> ttabel (1,697) yang artinya terdapat perbedaan nilai rata-rata pada sebelum menggunakan media komik digital dan sesudah menggunakan media komik digital. Dengan demikian hipotesis yang di ajukan dalam penelitian ini adalah H0 ditolak. Dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas IX-3 SMP Satrya Budi Karang Rejo.
Analisis Feminisme Dalam Novel “Penyalin Cahaya” Karya Lucia Priandarini Siregar, Esra Novelina; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Feminisme Dalam Novel “Penyalin Cahaya” Karya Lucia PriandarinI. Penelitian tentang penerapan feminisme kekuasaan dalam novel “Penyalin Cahaya” karya Lucia Priandarini menggunakan jenis penelitian yaitu, metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Novel “Penyalin Cahaya” karya Lucia Priandarini ini secara keseluruhan mencerminkan semangat feminisme kekuasaan, di mana tokoh perempuan tidak hanya menjadi korban, tetapi juga agen perubahan yang berdaya dalam melawan ketimpangan sosial dan relasi kuasa yang menindas. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dipaparkan tersebut, peneliti menarik simpulan bahwa pada novel “Penyalin Cahaya” karya Lucia Priandarini ditemukan 150 data yang merupakan prinsip utama feminisme kekuasaan Naomi Wolf . Prinsip feminisme kekuasaan Naomi Wolf tersebut diantaranya terdapat 13 data yang merupakan kesetaraan gender , 38 data hak menentukan nasib, 51 data penghargaan terhadap perempuan, 39 data menentang streotip gender dan 9 data kebebasan individu.
Analisis Semiotika Sijagaron Adat Saur Matua Dalam Budaya Batak Toba Sianipar, Ribka; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Semiotika Sijagaron Adat Saur Matua Dalam Budaya Batak Toba. Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Sebagai tempat penelitian karena di daerah tersebut masih melakukan tradisi sijagaron dalam adat saur matua.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan tentang kajian semiotika sijagaron adat saur matua dalam budaya Batak Toba, maka peneliti menyimpulkan sebagai berikut:Melalui pendekatan analisis semiotika terhadap sijagaron dalam upacara adat saur matua pada masyarakat Batak Toba, dapat disimpulkan bahwa sijagaron memiliki makna simbolik yang sangat kuat dalam struktur sosial dan spiritual masyarakat Batak Toba. Setiap unsur dalam sijagaron baik itu bentuk, susunan, warna, maupun cara penyajiannya mengandung pesan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Perspektif semiotika, sijagaron tidak hanya berfungsi sebagai sajian makanan, tetapi juga sebagai tanda yang merepresentasikan status sosial orang yang meninggal, hubungan kekerabatan, serta penghormatan kepada leluhur dan Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi sijagaron memperlihatkan bagaimana masyarakat Batak Toba menjaga identitas budaya mereka melalui simbol-simbol dalam ritual adat, meskipun mengalami tantangan modernisasi dan globalisasi. Penggunaan teori semiotika menurut Charles Sanders Peirce pada upacara sijagaron saur matua dalam budaya Batak Toba mengandung makna mendalam yang dapat dianalisis melalui ikon tampak pada pakaian adat dan posisi duduk yang mencerminkan struktur sosial, indeks terlihat dari tangisan dan pemberian ulos sebagai tanda kasih, sementara simbol dalam istilah ialah ucapan, dan ritual adat yang dimaknai secara budaya. Upacara ini bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan nilai dan identitas Batak
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Karya Ilmiah Siswa Kelas Xi Nadeak, Yosepin Imawati; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel D.B.
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Karya Ilmiah Siswa Kelas XI Sma Negeri 4 Pematangsiantar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aspek kesalahan berbahasa pada karya ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pematangsiantar, sebagai berikut. Kesalahan berbahasa tataran fonologi, kesalahan penulisan huruf sering teradi dalam menulis sebuah kata maupun kalimat, seperti penghilangan fonem yang terdiri dari 19 kesalahan yang mencakup jumlah terbanyak, penambahan fonem yang terdiri dari 4 kesalahan yang mencakup jumlah paling sedikit, dan perubahan fonem terdiri dari 15 kesalahan, maka jumlah kesalahan pada tataran fonologi yaitu 38 kesalahan penulisan huruf. Kesalahan berbahasa tataran morfologi adalah proses pembentukan kata dari sebuah bentuk dasar melalui pembubuhan afiks (dalam proses afiksasi) yang terdiri dari 26 kesalahan yang mecakup jumlah terbanyak, pengulangan kata (dalam proses reduplikasi) terdiri dari 3 kesalahan, maka umlah kesalahan pada tataran morfologi yaitu 29 kesalahan pembentukan kata. Kesalahan berbahasa tataran sintaksis, fungsi sintaksis yaitu yang terdiri dari kalimat tidak bersubek yang terdiri dari 7 kesalahan, kalimat tidak berpredikat terdiri dari 1 kesalahan, dan kalimat tidak berobek terdiri dari 8 kesalahan yang mencakup jumlah terbanyak, maka jumlah kesalahan pada tataran sintaksis yaitu 16 kesalahan susunan kalimat. Kesalahan berbahasa tataran semantik, kalimat yang maknanya menyimpang dari makna yang seharusnya, kesalahan karena pasangan yang terancukan yang terdiri dari 4 kesalahan dan kesalahan karena pilihan kata yang tidak tepat memiliki jumlah yang sama yaitu 4 kesalahan, maka jumlah pada tataran semantik yaitu 8 kesalahan. Penyebab kesalahan berbahasa pada karya ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pematangsiantar ada 4, yaitu: 1) interferensi dari bahasa asing atau bahasa daerah, 2) kebiasaan yang salah atau kebiasaan yang berkelanutan, 3) kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa, 4) pengaruh bahasa lisan terhadap tulisan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inside, Outside, Dan Circle Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita Kelas VIII Sitorus, Veronika Dewi; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Inside, Outside, dan Circle terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Lokasi penelitian ini akan dilaksanakan di SMP Negeri 7 Pematangsiantar yang beralamat di Jl. Sisingamangaraja, Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 250 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan data yang telah diperoleh dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan oleh peneliti, maka diambil simpulan sebagai berikut: Berdasarkan skor hasil penilaian aspek keterampilan menulis teks berita sebelum penerapan model (Inside, Outsie dan Circle) dari yang tertinggi sampai yang terendah yaitu isi 37,4%, organisasi 31,17%, tata bahasa 18,37%, gaya bahasa 12,2%, ejaan bahasa Indonesia 10,62%. Dengan skor rata-rata keterampilan menulis teks berita sebelum menggunakan model IOC sebesar 47,7 yaitu 3 orang siswa memperoleh skor 65-79 (10,01%) dengan tingkat kemampuan sedang, dan 5 orang siswa memperoleh skor 55-64 (16,66%) dengan tingkat kemampuan rendah dan 22 orang siswa memperoleh skor 0-54 (73,33)% dengan tingkat kemampuan sangat rendah. Keterampilan menulis teks berita setelah menggunakan model IOC sebanyak 6 siswa memperoleh nilai 80-89 (20%) dengan tingkat kemampuan tinggi dan 24 siswa memperoleh nilai 65-79 (80%) dengan tingkat kemampuan sedang. Persentase hasil tertinggi hingga terendah setelah menggunakan model IOC adalah isi 22,23%, organisasi 15,63%, tata bahasa 16,02%, gaya bahasa 18,93%, ejaan dan bahasa Indonesia 4,03%. Dari analisis yang telah dilakukan dan telah teruji secara statistik bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,71 > 1,69) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model IOC terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar.