Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN E-GOVERNMENT MELALUI APLIKASI SENTUH TANAHKU DALAM MENUNJANG SISTEM PELAYANAN PADA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Say’ah, Say’ah; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 6 No. 2 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.6.2.954

Abstract

ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini tentang aplikasi Sentuh Tanahku pada Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Utara, yaitu masih kurangnya pemahaman teknologi informasi, sertifikat zaman dulu tidak terbaca pada aplikasi, dan masih kurang lengkap dalam persyaratan pembuatan sertifikat. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pertama, indikator sosialisasi aplikasi Sentuh Tanahku belum terjalankan dengan maksimal. Indikator komunikasi belum sesuai karena masyarakat yang belum mengetahui aplikasi Sentuh Tanahku. Kedua, indikator sasaran kebijakan belum sesuai karena masyarakat masih belum familiar tentang aplikasi. Indikator mekanisme pelaksanaan belum sesuai karena masyarakat belum mengetahui penuh mengenai aplikasi. Ketiga indikator dukungan sosial (non-fisik) belum sesuai karena belum adanya sosialisasi secara langsung. Indikator partisipasi masyarakat belum sesuai karena sebagian masyarakat belum mengetahui aplikasi. Keempat indikator pembagian wewenang sudah sesuai dalam memberikan pelayanan. Indikator pembagian tanggung jawab sudah sesuai peran dan tanggung jawab pegawai adalah kunci utama. Faktor-faktor mempengaruhi terbagi dua yaitu: pendorong yaitu sesuai dengan perkembangan teknologi informasi e-government dan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Sedangkan faktor penghambat adalah belum ada anggaran khusus untuk sosialisasi, sertifikat zaman dulu tidak terbaca sistem aplikasi dan mekanisme aplikasi yang belum diketahui oleh masyarakat. Disarankan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk meningkatkan dan mengoptimalkan sosialisasi dan penggunaan aplikasi Sentuh Tanahku kepada masyarakat sehingga penerapan e-government aplikasi Sentuh Tanahku dapat berjalan dengan maksimal.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA: STUDI KASUS KOTA RADEN HULU DAN PALAMPITAN HULU Noorrahman, Mohammad Fajar; Urahmah, Nida
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i6.2888

Abstract

Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat dalam pembayaran PBB-P2 di Desa Kota Raden Hulu dan Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, yang rendah berdasarkan data realisasi penerimaan PBB-P2. Pentingnya penelitian ini didasari oleh kurangnya sosialisasi dan evaluasi dari BAPENDA serta rendahnya keaktifan masyarakat dalam membayar PBB-P2. Penelitian bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat, faktor penghambat, dan upaya peningkatan partisipasi dalam pembayaran PBB-P2. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari 13 orang: 3 dari BAPENDA, 5 dari Desa Kota Raden Hulu, dan 5 dari Desa Palampitan Hulu. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, serta diuji kreadibilitasnya dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, penggunaan bahan referensi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembayaran PBB-P2 di kedua desa kurang baik. Faktor penghambat di Desa Kota Raden Hulu adalah masalah ekonomi, sementara di Desa Palampitan Hulu adalah rendahnya kesadaran dan keaktifan masyarakat. Upaya peningkatan partisipasi meliputi sosialisasi rutin dan pengingat oleh aparat desa. Kesimpulannya, diperlukan peningkatan sosialisasi oleh BAPENDA dan kesadaran masyarakat akan pentingnya program ini untuk kepentingan daerah
ANALISIS KINERJA GURU PADA SMP NEGERI 2 AMUNTAI SELATAN Rusdi, Ahmad; Setiawan, Irza; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1312

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Kinerja Guru di SMP Negeri 2 Amuntai Selatan. Yang menjadi fokus penelitian ini adalah Bagaimana Kinerja Guru. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Kinerja Guru dan Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Kinerja Guru pada SMP Negeri 2 Amuntai Selatan, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kinerja guru pada SMP Negeri 2 Amuntai Selatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan berfokus pada kinerja guru. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Pendidik, dan Peserta Didik, serta arsip di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada kendala yang dihadapi oleh sekolah sepertinya adanya tugas tambahan selain tugas pokok sebagai pendidik, kedisiplinan terhadap waktu, keaktifan dalam melaksanakan pelajaran, masih adanya sebagian kecil yang memanfaatkan fasilitas sekolah untuk keperluan pribadi serta masih kurangnya kesadaran pada arti sebuah keetiaan kepada Negara. Sehingga dibutuhkan kreatifitas dan keikhlasan seorang guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai upaya untuk mencerdaskan anak bangsa dan mewujudkan tujuan pendidikan yang sebenarnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa Kinerja Guru Pada SMP Negeri 2 Amuntai Selatan sudah cukup baik, namun amasih ada kendala yang dihadapi yang disebabkan oleh beberap faktor yang mempengaruhi seperti kecakapan yang dimilki, dasar pendidikan, pengetahuan, serta kemampuan dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru. Untuk itu disarankan agar pimpinan dalam hal ini Kepala Sekolah untuk mendisiplinkan guru dan pemberian solusi dari setiap penyelesaian masalah pekerjaan hendaknya lebih ditingkatkan agar seluruh kegiatan pembelajaran berjalan dengan lebih optimal dan sesuai dengan apa yang diharapkan sehingga guru bisa meningkatkan kinerjanya supaya menjadi lebih baik. Memfasilitasi guru untuk meningkatkan kualitas kerjanya dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan tugasnya atau dengan memberikan kesempatan kepada setiap guru untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi guna menunjang kinerjanya sehingga bisa meningkatkan kariernya.
MANAJEMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN BERBASIS KEBUTUHAN MASYARAKAT DAN SPASIAL UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN PADA KELURAHAN PARINGIN KOTA KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN Yulianti, Lysa; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Perencanaan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat Dan Spasial Untuk Perencanaan Pembangunan Yang Berkelanjutan Pada Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil secara purposive sampling yang berjumlah 13 orang. Manajemen Perencanaan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat dan Spasial untuk Pembangunan yang Berkelanjutan Pada Kelurahan Paringin Kota Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan cukup baik dilihat dari: Pertama, Perencanaan, Tujuan cukup baik, Anggaran memadai karena dalam perencanaan anggaran telah dilakukan Konsltasi dan koordinasi. Kedua, Pengorganisasian, Pembentukan Tim sudah baik dan Pembagian kerja sudah baik Ketiga, Pengarahan, pengarahan perencanaan sudah cukup baik, karena sudah ada koordinasi antar dengan bidang/lembaga, pelaksanaan kegiatan tim sudah cukup baik dengan sistem pengumpulan usulan dilakukan berjenjang. Keempat, Pengkoordinasian, koordinasi kegiatan cukup baik dengan melakukan musyawarah rutin dan kerjasama cukup baik. Kelima, Pengawasan, monitoring cukup baik. Evaluasi cukup baik terhadap progres pembangunan. Faktor pendukung : adanya dukungan adopsi/replikasi tentang Manajemen perencanaan pembangunan. Faktor penghambat yaitu keterbatasan SDM dan tidak berkoordinasinya Pihak ketiga pelaksana Kegiatan Pembanguna.
PENGELOLAAN ARSIP PADA BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Rahman , Arief; Barkatullah, Barkatullah; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1320

Abstract

Dalam sebuah kantor arsip sangat diperlukan namun di bagian Pengadaan Barang dan Jasa masih terdapat beberapa masalah seperti: kurangnya sumber daya fasilitas, kurangnya ruang penyimpanan arsip, kurangnya staf khusus arsip, dan kurangnya pemusnahan arsip berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan mengetahui tentang Pengelolaan Kearsipan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukan belum terlaksana dengan baik. Hal ini dilihat dari indikator-indikator; Pertama, berdasarkan variabel penyimpanan arsip, dari indikator surat masuk belum baik karena kurangnya SDM, penyimpanan arsip tetap dalam pengelolaan arsip dibagian Pengadaan Barang dan Jasa kurang memadai. Kedua, berdasarkan variabel pemeliharaan dan pengamanan arsip, dari indikator ruang penyimpanan arsip dan pengamanan arsip kurang baik dikarenakan tidak ada ruang khusus penyimpanan arsip,. Ketiga, berdasarkan variabel pengawasan arsip, dari indikator system pengawasan kearsipan masih kurang karena tidak adanya pegawai khusus yang menangani pengawasan arsip. Keempat, berdasarkan variabel pemusnahan arsip, dari indikator sistem pemusnahan arsip kurang baik. Adapun indikator yang sesuai. Pertama, variabel pencatatan arsip sudah baik. Kedua, variabel pengendalian arsip sudah baik dimana indikator prosedur buku agenda, prosedur buku kendali dan kode klasifikasi sudah sesuai aturan yang berlaku. Ketiga, indikator penyimpanan arsip sementara cukup baik. Keempat, indikator pengawasan arsip eksternal sudah baik di lakukan. Kelima, indikator pemindahan arsip dalam Pengelolaan Kearsipan sudah sesuai. Faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung: Adanya SOP dalam pengelolaan arsip. Sedangkan faktor penghambat terdiri dari: kurangnya sumber daya fasilitas, kurangnya ruang penyimpanan arsip, kurangnya staf khusus arsip, dan belum adanya pemusnahan arsip
EFEKTIVITAS PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN MELALUI APLIKASI E-KATALOG DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hariadi , Joko; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1324

Abstract

Meskipun aplikasi E-Katalog di Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dinilai cukup efisien dan efektif, namun masih ada beberapa kendala sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang efektivitas penyediaan makanan dan minuman melalui aplikasi E-Katalog di Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan cukup efektif hal ini dapat dilihat pada: kejelasan tujuan yang hendak dicapai cukup baik, bertujuan untuk mendorong peningkatan daya saing Produk Dalam Negeri (PDN) serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara, kejelasan strategi pencapaian tujuan belum baik karena kurangnya sosialisasi terkait penggunaan aplikasi E-Katalog serta ada kendala dalam proses pencairan dana yang seharusnya sesuai kontrak namun mereka tidak menerima sesuai yang disajikan dalam kontrak, proses analisis dan perumusan kebijakan yang mantap cukup baik, perencanaan yang matang cukup baik, penyusunan program yang tepat cukup efektif, tersedianya sarana dan prasarana cukup efektif karena sudah tersedia, dan sistem pengawasan dan pengendalian cukup efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung seperti adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi terkait penggunaan aplikasi E-Katalog dan adanya kurang informasi antara pelaku usaha dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengakibatkan proses pencairan dana tidak sesuai kontrak
MANAJEMEN TENAGA HONORER PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BALANGAN Hadi, Nor; Raudah, Siti; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1328

Abstract

Manajemen Tenaga Kontrak di Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan bertujuan menghasilkan tenaga kontrak yang profesional, namun menghadapi masalah dalam perencanaan pembagian tugas yang kurang baik, pelaporan yang belum optimal, dan pengawasan yang kurang intensif, yang berdampak pada beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari 10 pegawai Dinas Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan manajemen tenaga honorer sudah cukup baik, terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan, meskipun terdapat kekurangan pada pembagian tugas yang kurang terstruktur, serta pengawasan yang kurang mendetail oleh Kepala Dinas. Pelaporan juga belum sepenuhnya optimal, meskipun evaluasi kerja dilakukan rutin setiap bulan. Faktor pendukung seperti kerjasama antar pegawai dan inisiatif kerja yang baik membantu kelancaran manajemen, sedangkan faktor penghambat terletak pada kekurangan petugas administrasi keuangan yang memperlambat proses penyaluran upah. Disarankan agar Kepala Dinas Pendidikan menyusun perencanaan pembagian tugas yang lebih terstruktur, meningkatkan pelatihan untuk tenaga honorer, memperbaiki pengawasan, serta meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam laporan keuangan agar lebih akuntabel
Analisis Wacana Tagline pada Pemilihan Bupati Pandeglang Periode 2020-2024 Saraswati, Saraswati; Urahmah, Nida
Jurnal Artikula Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/006.202032.43

Abstract

Competition in politics is getting tighter, one of the most important points is marketing techniques or promotional concepts to attract voters. Through appropriate promotional techniques, the target will be netted with more maximum. One of the promotional techniques offered by prospective candidates is to use the tagline as a characteristic and identity.This study analyzed the form of tagline discourse used for promotional concepts using descriptive analysis methods. Documentation techniques and recording techniques. Based on the results of research and discussions that have been described, it can be concluded that the context of discourse on election slogans in Pandeglang Regency in 2020 covers social, cultural, political and religious contexts.The most commonly found context is social context. The types of modes used in discourse on election slogans include the mode of statement, prohibition, warning, solicitation, notice, and command.The most commonly found type of mode is statement. The act of ilokusi contained in the discourse on the most widely found election slogans is a persuasive act of ilokusi.Ko-teks found in the discourse on the election slogan in the form of symbols or signs, images, and colors that accompany the slogan Ko-teks most found is the co-text in the form of color
IMPLEMENTASI UU NO. 16 TAHUN 2019 TENTANG PERUBAHAN UU NO. 1 TAHUN 1974 PASAL 7 AYAT (1) BATAS USIA PERKAWINAN: STUDI KASUS DI DESA PASAR SENIN DAN DESA RANTAWAN, KECAMATAN AMUNTAI TENGAH, KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Urahmah, Nida; Isma, Isma
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1990

Abstract

Implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 diselenggarakan untuk mengurangi angka perkawinan di bawah batas usia yang ada di Desa Pasar Senin dan Rantawan yang merupakan 2 desa terbanyak melakukan perkawinan di bawah batas usia. Permasalahan muncul karena tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah serta pola pikir orangtua dan anak yang masih terbilang tradisional. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Undang-Undang di Desa Pasar Senin dan Desa Rantawan serta untuk mengetahu faktor dan upaya yang dilakukan dalam implementasi undang-undang tersebut. Penelitian ini menggunakan tife deskriptif-kualitatif, teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pemprosesan satuan data, kategorisasi, dan panafsiran data. Data yang telah didapat di uji kreadibilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa 1) Implementasi UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan UU No. 1 Tahun 1974 Pasal 7 Ayat (1) Batas Usia Perkawinan: Studi Kasus di Desa Pasar Senin dan Desa Rantawan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara belum sepenuhnya optimal. 2) Faktor menghambat, seperti tidak ada kegiatan sosialisasi, dana, minimnya pengetahuan masyarakat, lingkungan dan sosial budaya yang masih tradisional, kondisi ekonomi rendah. 3) Upaya yang dilakukan, seperti memasang spanduk, memberi informasi ke Kepala Desa, Memberikan penjelasan pada saat pendaftaran nikah
Peningkatan Kemampuan Literasi Melalui Program Kampus Mengajar Dengan Pemanfaatan Permainan Bahasa Pada Siswa SD Negeri Antasari 1 Kab Hulu Sungai Utara Urahmah, Nida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11713

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi melalui Program kampus Mengajar dengan Pemanfaatan Permainan Bahasa pada siswa SD Negeri Antasari 1Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Negeri Antasari 1 Kabupaten Hulu Sungai Utara yang berjumlah 18 orang yakni empat laki-laki dan empat belas orang perempuan. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode tes yakni melalui Pre-Tes dan Post-Tes AKM dan observasi dengan analisis data kuantitaif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Permainan Bahasa dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas 5 SD Negeri Antasari 1 Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hal tersebut terlihat dari peningkatan kemampuan literasi dasar siswa kelas 5 SD Negeri Antasari 1. Pemanfaatan Permainan Bahasa dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas 5 SD Negeri Antasari 1 Kab. Hulu Sungai Utara. Hal tersebut terlihat dari peningkatan kemampuan literasi membaca, menulis, berbicara dan menyimak siswa kelas 5 SD Negeri Antasari 1 Kab.Hulu Sungai Utara. Pada Pre-test kemampuan membaca permulaan siswa SDN Antasari 1 Kab. Hulu Sungai Utara Adalah dari 18 siswa 1 orang yang mendapatkan nilai 9,5, 1 orang mendapatkan nilai 80, 2 orang yang mendapatkan nilai 70, 2 orang yang mendapatkan nilai 60, 5 orang yang mendapatkan nilai 50, 5 orang yang mendapatkan nilai 50 dan 7 0rang yang mendapatkan nilai 40. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan hampir 80% siswa kelas 5 SD Negeri Antasari 1 masih rendah literasi khususnya membaca dan menyimak. Adapun kesulitan yang dihadapi masing-masing siswa tersebut berbeda-beda, dari dua puluh soal yag disajikan 11% siswa masih kesulitan menentukan teks fakta yang ada pada soal cerita tersebut, 28% siswa kesulitan mencari teks tersurat yang terapat di dalam soal yang disajikan dan 39% siswa kesulitan menyusun kesimpulan yang ada pada soal teks cerita. Tetapi dengan adannya program kampus mengajar menjadikan siswa lebih giat lagi dalam belajar.