Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN MEMBUAT NASKAH DONGENG SISWA KELAS IV MI MIFTAHUL HUDA PAPUNGAN 01 KABUPATEN BLITAR Arif Muzayin Shofwan Shofwan; Rina Insani Setyowati
Berajah Journal Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.56

Abstract

Fokus penelitian ini untuk menganalisis kemampuan membuat naskah dongeng siswa kelas IV MI Miftahul Huda Papungan 01 Kabupaten Blitar. Penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif analitis ini menghasilkan temuan bahwa kemampuan membuat naskah dongeng dari 21 siswa-siswi mengalami peningkatan 15%. Yakni dari kemampuan awal sebelum mendapatkan bimbingan menulis naskah dongeng 65% dan kemudian setelah mendapatkan bimbingan menulis naskah dongeng secara mendalam meningkat menjadi 80%. Dengan demikian, dari 21 siswa-siswi tersebut ada 4 siswa yang belum mampu membuat naskah dongeng dan belum mampu mencapai KKM yang telah ditentukan. Oleh karena itu, bagi guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV sangat diharapkan untuk terus meningkatkan kemampuan membuat naskah dongeng terutama bagi empat siswa yang belum mencapai KKM yang telah ditentukan.
Perencanaan Pembelajaran Reggio Emilia pada Anak Usia Dini Rina Insani Setyowati; Dessy Farantika
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 1 No 3 (2021): Volume 1,Number3, Desember 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.628 KB)

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan pembelajaran Reggio Emilia pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum di dalam pembelajaran Reggio Emilia dikenal sebagai emergen kurikulum, di mana penyusunan kurikulum dimulai dengan melakukan observasi minat anak. Dalam pelaksanaan pembelajaran Reggio Emilia metode pembelajaran yang digunakan dikenal dengan istilah episode dan proyek, di mana anak dapat melakukan sendiri atau secara berkelompok. Episode merupakan perjumpaan jangka pendek, dan perjumpaan jangka panjang disebut proyek. Sedangakan sumber belajar terdapat istilah lingkungan merupakan guru ketiga yaitu Lingkungan merupakan sumber penting untuk perkembangan hubungan antara anak dan orang dewasa, dan hal tersebut tercermin dari penataan ruang fisik yang disatukan dan dilengkapi sehingga dapat menyatukan anak dengan orang dewasa. Guru menciptakan lingkungan yang ramah di mana perkembangan hubungan anak-anak dengan orang dewasa dapat lebih optimal. Penataan kelas, material, dan waktu, peran guru dan peran orangtua sangat penting mendukung proses pembelajaran. Pengorganisasian pembelajaran Reggio Emilia pada anak usia dini meliputi peran anak, peran gurum peran orang tua dan keluarga.
THE EFFECT OF PROJECT BASED LEARNING ON SCIENCE PROCESS SKILLS IN EARLY CHILDREN Dessy Farantika; Dwi Indrawati; Arif Muzayin Shofwan; Rina Insani Setyowati
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v4i1.18016

Abstract

The results of preliminary observations indicate that learning still uses Project Based Learning Model Learning. So that the child's ability to speak is still lacking, especially telling the contents, communicating with simple words, expressing ideas, retelling the story according to the flow. The right learning model to stimulate children's speaking ability is Project Based Learning assisted by big books, because project learning is carried out in groups and uses big book media so that it can stimulate children's speaking abilities. The purpose of this study was to determine the differences in group learning outcomes using the Project Based Learning model assisted by big books and the Project Based Learning class groups on speaking skills.  The study design uses quasi-experimental research. The subjects in this study were all children of group B in TK Al-Muhajirin Malang in the 2018/2019 academic year even semester which consisted of two classes namely B1 totalling 17 children as an experimental class and B2 totalling 17 children as a control class, using purposive sampling. The prerequisite test used in this study was the construct validation test with 3 validators, namely one lecturer as a learning expert, one lecturer as a media expert, and one school principal as a practitioner to assess the validity level of the Daily Learning Implementation Plan (RPPH) and an observation sheet of participants' speaking skills students using big book.
Independent Curriculum In Early Children's Education Farantika, Dessy; Rachmah, Laela Lutfiana; Setyowati, Rina Insani; Sanjaya, Maulinda Sulistyani
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the start of the curriculum independence for driving schools at every level of education, including early childhood education. The independent curriculum is a new curriculum, and compiling a new curriculum is not easy for every educational unit. This is a polemic that is often felt by PAUD educators and their managers every time the curriculum changes. However, the independent curriculum is not yet mandatory for every early childhood education institution. There are three alternative options for implementation. It is important to carry out this research to provide an understanding of the essence and method of preparing an independent curriculum. This type of research is literature study research where the researcher examines and analyzes various theories and existing regulations related to the concept of an independent curriculum and how it is structured in early childhood education units. The research results show that the independent curriculum aligns with the concept of independent learning launched by the Minister of Education and Culture. When preparing an independent curriculum, what needs to be considered is the curriculum's basic framework and structure. National Education Standards as a reference and framework that has been translated into curriculum structure, learning principles, and assessment and learning outcomes. In the independent curriculum, the curriculum structure contains intracurricular activities to strengthen the profile of Pancasila students.
Membentuk Karakter Islami pada Anak Usia 4-5 Tahun Farantika, Dessy; Shofwan , Arif Muzayin; Setyowati, Rina Insani; Sulistiyani , Maulinda
Zuriah Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/0s94dk24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana karakter Islam disampaikan dan diserap oleh anak usia 4-5 tahun di TK Al Hidayah Tlumpu, kota Blitar. Anak-anak pada usia ini berada pada tahap dongeng di mana imajinasi dan emosi mereka memainkan peran penting dalam penyerapan karakter agama. Pembelajaran karakter Islam di TK Al Hidayah Tlumpu dilakukan secara intensif, yang berpotensi memengaruhi perkembangan karakter agama mereka. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi metode dan sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pembelajaran karakter Islam melibatkan perencanaan pembelajaran, pengorganisasian, penyampaian, dan pengelolaan. Enam faktor mempengaruhi guru dalam melaksanakan strategi tersebut, termasuk perkembangan anak, kompetensi dasar, bahan ajar, alokasi waktu, fasilitas pembelajaran, dan kemampuan guru. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pembelajaran karakter Islam diimplementasikan dalam konteks TK Al Hidayah Tlumpu. Implikasinya adalah bahwa strategi yang tepat dan pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran sangat penting dalam membentuk pemahaman agama anak-anak usia dini.
STUDY LITERATUR: STRATEGI MANAJEMEN PAUD UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA Setyowati, Rina Insani
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6121

Abstract

Analisis strategi manajemen PAUD untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia tantangan utama yang masih dihadapi dalam implementasi strategi manajemen PAUD adalah kurangnya koordinasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menetapkan standar mutu yang jelas. Penelitian ini membahas tentang berbagai alternatif Upaya peningkatan strategi manajemen PAUD untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, penelitian ini menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian terdahulu terkait strategi manajemen PAUD dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurut Creswell (2014), pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam konsep, teori, serta praktik terbaik yang telah diterapkan dalam pengelolaan PAUD. Adapun hasil study literatur Bagi Kebijakan: Pemerintah dapat mempertimbangkan peningkatan anggaran untuk pelatihan guru dan penyediaan sarana belajar. Bagi Praktik Pendidikan: Lembaga PAUD dapat menerapkan strategi holistik dengan melibatkan orang tua dan memanfaatkan teknologi.
Pembentukan Karakter pada Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga nindiya, devi candra; indrawati, dwi; setyowati, rina insani; prawinda, raras ayu
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 1 No 1 (2023): Vol. 1 No. 1 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v1i1.724

Abstract

Character formation in early childhood is a necessity that must be done by parents as family leaders. Because all parents want their children to have good character in life. This descriptive qualitative research with literature study discusses the formation of character in early childhood in the family environment. The data analysis technique uses content analysis by sorting out data according to the research objectives. This paper produces several things as follows. First, the role of parents or family in character building for early childhood, among others: parents must be role models for children, parents must be able to show empathy for children, parents must use good moments to build children's character, parents can tell stories and life, parents must be able to show pride in children, parents must be able to teach children to control themselves, and parents must give children opportunities to practice character actions. Second, tips for parents or families to form early childhood with good character, including consistent, continuous, and consistent, because children are influenced by the environment, temperament, and character. Third, the program that can be offered to families to build character for early childhood is parenting. The types of programs include family gatherings, foundation classes, seminars, consultation days, field trips, home activities, cooking on the spot, bazaar day, mini zoo, and home education videos
Character Building Strategy In Early Children setyowati, rina insani; Hayeemaming, Marwan; Shofwan, Arif Muzayin
Journal of Childhood Education, Development and Parenting Vol 1 No 3 (2023): Vol. 1 No. 3 September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/bocil.v1i3.1166

Abstract

Character building in early childhood requires a strategy. Without the right strategy, character building will be difficult to realize. This descriptive qualitative research with literature study examines the strategy of character building in early childhood. The data analysis technique uses analysis content by sorting out data according to the objectives and research problems. This paper produces the following things. First, the character development strategy in early childhood can be done in two ways, namely: (1) integration in daily activities, can be done by example, spontaneous activities, reprimand, environmental conditioning, and routine activities; (2) integration in programmed activities, which is carried out after the teacher first makes a plan for the values ​​that will be integrated in certain activities. Second, other strategies to develop character education include: applying learning methods that involve the active participation of students; create a conducive learning environment; provide explicit, systematic, and continuous character education; using teaching methods that take into account the uniqueness of each child; build supportive and caring relationships in the classroom and throughout the school; build positive behavior models; create opportunities for students to be active and meaningful, including in classroom and school life; and others
Penerapan Bermain Peran Mikro untuk Menstimulasi Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini di TK Dharma Wanita Dawung Kecamatan Ringinrejo Insani, Rina; Muzayin, Arif; Apriliyanti, Apriliyanti
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.2306

Abstract

Bermain peran mikro merupakan salah satu jenis permainan yang dapat dilakukan dengan berkelompok, dimana dapat menstimulasi kerjasama, toleransi, berkomunikasi, saling berbagi, empati, serta berperan aktif dalam permainan kelompok, dalam khususnya aspek sosial emosional. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui serta mendeskripsikan efektivitas penerapan bermain peran mikro dalam menstimulasi kemampuan sosial emosional anak usia dini di TK Dharma Wanita Dawung Kecamatan Ringinrejo”. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan subyek adalah guru dan anak didik, dimana pengambilan data dilakukan wawancara kepada guru, observasi proses pemelajaran, serta dokumentasi hasil yang sudah pernah maupun sedang dilakukan pada saat penelitian. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa bermain peran mikro menunjukkan pentingnya hubungan sosial emosional antara guru dan anak, hal ini ditunjukkan pada kondisi dimana guru melakukan pendampingan ketika anak bermain maupun pada kegiatan recalling, membangun hubungan yang baik dan penuh perhatian terhadap anak didiknya, sehingga aspek kemampuan sosial emosional dapat terstimulasi dengan baik.
Sosialisasi Peran Orangtua dan Satuan PAUD Dalam Menciptakan Transisi PAUD SD Yang Menyenangkan Setyowati, Rina Insani; Shofwan, Arif Muzayin; Farantika, Dessy; Istikomah, Istikomah
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.923

Abstract

Children’s school readiness is a critical factor in determining their future academic and social success. The transition from Early Childhood Education (ECE) to primary school often presents a significant challenge for young learners. At this stage, the role of parents and ECE institutions becomes crucial in ensuring children are adequately prepared to navigate this shift. Failure to achieve a smooth transition can result in anxiety, discomfort, and difficulties adapting to the new school environment. Therefore, special attention must be given to support children’s readiness for entering the next level of education. Purpose of the Study: The primary objective of strengthening the involvement of parents and ECE units in preparing children for school is to foster a positive and low-stress transition from early education to primary education. Methods: This initiative was carried out on September 12, 2024, using a combination of interactive dialogue, lectures, group discussions, and Q&A sessions. Results: Through awareness-building efforts directed at parents and ECE educators, children’s readiness for school can be enhanced by stimulating essential social, emotional, and academic competencies required in a primary school setting. (5) Conclusions: By conducting outreach to parents and teachers at Al Hidayah Kindergarten Sanankulon, this program aimed to facilitate a joyful and confident transition to primary school. As a result, children are expected to enter elementary school with a stronger sense of self-confidence and enthusiasm for learning.