Bola tangan adalah olahraga yang dimainkan dengan satu atau dua tangan, melibatkan dua regu yang berusaha memasukkan bola ke gawang lawan yang dijaga oleh beberapa pemain bertahan dan seorang penjaga gawang. Setiap tim terdiri dari 7 pemain, dengan 6 pemain menyerang dan bertahan, serta 1 penjaga gawang. Pertandingan biasanya dilakukan di dalam ruangan dengan lapangan berukuran 40 x 20 meter, dilengkapi dengan dua gawang berukuran tiga meter tinggi dan dua meter lebar. Dalam permainan bola tangan, setiap atlet diharapkan menguasai berbagai teknik dasar sebagai faktor penentu keberhasilan. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan metode deskriptif kuantitatif, bertujuan untuk memperjelas hasil penelitian. Pengumpulan sampel menggunakan teknik purposive dengan 4 pertandingan dan menganalisis taktik serangan pada 5 taktik yang di buat oleh pelatih tim bola tangan Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi video dengan menganalisis format atau formulir penelitian yang berisi tabel untuk setiap keberhasilan dan kegagalan sistem. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan dan kegagalan tim dalam menggunakan taktik offense, dengan Jawa Timur vs Kalimantan Barat memiliki keberhasilan 59,42% dan kegagalan 40,58%, Jawa Timur vs Kepulauan Riau keberhasilan 73,58% dan kegagalan 26,42%, Jawa Timur vs Kalimantan Utara keberhasilan 54,72% dan kegagalan 45,28%, serta Jawa Timur vs DKI Jakarta keberhasilan 48,72% dan kegagalan 51,28%. Analisis menggunakan rumus r= ∑x X 100% untuk menghitung rata-rata keberhasilan dan kegagalan dari jumlah sistem yang berhasil dan gagal dalam setiap pertandingan.