Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Balung Kulon Community Economic Empowerment Strategy Through Waste Management of Units of Enterprises Owned by Balung Kulon Village Syaifuddin Yahya; Abdul Wadud Nafis; Abdul Rokhim
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v7i1.1262

Abstract

BUMDes Karya Mandiri in Balung Kulon Village, Jember Regency, has developed a waste management unit as a strategy for community economic empowerment. This initiative aims to transform previously valueless waste into a source of income and a means to enhance community self-reliance. The study aims to describe the implementation of waste management by BUMDes Karya Mandiri and the strategies applied to empower the community through this unit. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. Research subjects were selected purposively, and data analysis was conducted descriptively using source triangulation as a validity technique. The results show that waste management is carried out through the segregation of organic and inorganic waste by households, schools, offices, and the general public. The management process follows the 3R principles (reduce, reuse, recycle), although the effort to apply the "replace" aspect has not been optimal due to challenges in shifting public mindsets. The empowerment strategies include enhancing the community's capacity for decision-making, fostering economic independence, and promoting sustainable business practices. This waste management unit has proven effective in improving community welfare, creating a cleaner environment, and generating new employment opportunities.
Partnership Strategy as an Effort to Empower the Economy in Increasing Income and Community Welfare (Case Study on the Business of Sharia Farmers Livestock Cooperative Mitra Subur Bondowoso Regency) Feby Nurjannah; Misbahul Munir; Abdul Rokhim
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v7i1.1527

Abstract

This study aims to provide an overview and understanding of the implementation of partnership strategies in Islamic economic empowerment to increase community income and welfare. A partnership refers to a cooperative business relationship that serves as a strategic collaboration between two or more parties based on the principles of mutual need, mutual growth, and mutual benefit. Such cooperation inherently involves mentoring and development, as each party possesses its own strengths and weaknesses. These differences complement each other one party compensates for the other's weaknesses through guidance and capacity building, and vice versa. This research employs a descriptive qualitative method, with the researcher acting as the primary instrument. The study was conducted at the Koperasi Ternak Tani Syariah (Sharia Livestock Farmers Cooperative) in Karanganyar Village, Tegal Ampel District, Bondowoso Regency. Data were collected through interviews, documentation, and observation. Data analysis was carried out using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The data sources used in this study consist of both primary and secondary sources. The results show that the partnership model implemented by KTTS follows the core-plasma pattern, with the institution functioning as the provider of goods and product marketing. The existence of this partnership concept at KTTS has proven to empower its members/partners, enhancing their income and overall welfare. Empowerment is carried out through training that helps members learn how to engage in livestock farming more effectively and efficiently. This, in turn, has a significant impact on increasing the income and well-being of each member.
Pengaruh Motivasi Menghindari Riba, Pengetahuan Produk, Brand Image dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan menjadi Nasabah di BMT NU Area Bondowoso I Kabupaten Bondowoso Muhammad Rahel; Abdul Rokhim; Ahmadiono Ahmadiono
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 6 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v6i1.1677

Abstract

Abstract: BMT NU Area Bondowoso I Kabupaten Bondowoso aktif memberikan sosialisasi pentingnya menghindari riba, pengetahuan tabungan syariah dan berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada para nasabahnya agar merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, seperti: sosialisasi pengetahuan mengenai tabungan dan pentingnya menghindari riba, pengetahuan produk pembiayaan syariah. Tujuan Penelitian adalah untuk: 1.Menganalisis pengaruh motivasi menghindari riba secara parsial terhadap keputusan menjadi nasabah. 2.Menganalisis pengaruh pengetahuan produk secara parsial terhadap keputusan menjadi nasabah 3.Menganalisis pengaruh Brand Image secara parsial terhadap keputusan menjadi nasabah. 4.Menganalisis pengaruh kualitas pelayanan secara parsial terhadap keputusan menjadi nasabah. 5.Menganalisis pengaruh motivasi menghindari riba, pengetahuan produk, brand image dan kualitas pelayanan secara simultan terhadap keputusan menjadi nasabah. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan penelitian kuantitatif yaitu menyebarkan kuesioner dan analsis datanya menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan uji regresi linier ganda. Kesimpulan sebagai berikut: 1.Secara uji parsial X1 berpengaruh signifikan terhadap Y (0,00 < 0,05) 2.Secara uji parsial X2 berpengaruh signifikan terhadap Y (0,030 < 0,05) 3.Secara uji parsial X3 berpengaruh signifikan terhadap Y (0,004 < 0,05) 4.Secara uji parsial X4 tidak berpengaruh signifikan terhadap Y (0,875 0,05) 5.Secara bersama-sama (simultan) X1, X2, X3 dan X4 memiliki pengaruh signifikan terhadap terikat Y (0,000 < 0,05).
Analisis Strategi Bauran Pemasaran Islam Pedagang Pasar Tradisional Di Kabupaten Lumajang Muhammad Aly Husain; Khamdan Rifa'i; Abdul Rokhim
IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijief.v4i2.1820

Abstract

Bisnis dalam dunia perdagangan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Berdagang merupakan aktivitas yang sangat dianjurkan oleh agama Islam. Bahkan Rasulullah, menyatakan bahwa sembilan dari sepuluh pintu rezeki adalah melalui pintu berdagang. Artinya melalui jalan berdagan inilah, pintu rezeki akan dibuka, sehingga karunia Allah dapat terpancar dari padanya. Didalam strategi pemasaran islam terdapat adanya bauran pemasaran yang terdiri dari costumer value, cost, convenience, communication. Sedangkan dalam pemasaran islam tidak boleh adanya kecurangan dan harus jujur. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif dengan penelitian lapangan. Penelitian ini terdiri dari sumber data yaitu sumber data primer (Data yang diperoleh secara langsung) dan data sekunder sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui perantara (Laporan, jurnal, Artikel dan lain yang berkaitan dengan penelitian di daerah tersebut), sedangkan untuk pengumpulan data Teknik menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Langkah terakhir dalam metode penelitian adalah analisis data. Dengan hasil penelitian, menunjukan bahwa pedagang pasar tradisional menerapkan sistem strategi pemasaran berupa costumer value, cost, convenience, communication. Strategi yang diterapakan Pedagang Pasar tradisonal di Lumajang adalah: 1) Produk yang di perdadangkan merupakan produk yang berkualitas baik, sehingga para konsumen puas dengan apa yang konsumen peroleh, para pedagang juga tidak menjual barang haram seperti daging babi, alcohol dan darah. 2) Harga, dalam memberikan harga para pedagang memberi harga terjangkau sehingga konsumen tidak dibebankan dengan harga yang terlalu tinggi dan juga pedagang selalu memberikan potongan harga pada konsumen. 3) Tempat menjadi salah satu terpenting bagi pedangang untuk menyimpan atau menjual barang dagangannya. 4) promosi, dalam melalukan promosi para pedagang tidak menggunakan media, para pedagang hanya menggunakan promosi pendekatan kepada pada konsumen dan menberi potongan harga kepada konsumen sebagai bentuk promosi. Di tinjau dari pemasaran syariah, produk yang diperdagangkan oleh pedagang sudah memenuhi aspek kehalalan, dan boleh diperdagangkan, akan tetapi ada pedagang yang masih melakukan tindakan mencampur produk berkualitas baik dengan produk berkualitas biasa/buruk tanpa ada kejujuran didalamnya.
KOMUNIKASI ETIKA BISNIS DALAM KEBERAGAMAN AGAMA DI KABUPATEN JEMBER Nurul Widyawati Islami Rahayu; Khamdan Rifa’i; Abdul Rokhim
Indonesian Journal of Islamic Communication Vol. 4 No. 2 (2021): Indonesian Journal Of Islamic Communication
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijic.v4i2.1617

Abstract

This study explores the communication business ethics of Sapto Darmo in Sukoreno Village, Umbulsari, Jember. These teachings rely on principles (honesty, autonomy, justice, mutual benefit and social integrity) and principles (unity, balance, free will and truth). The qualitative expert interview method was used to reveal this uniqueness. However, it turns out that this is still hampered by problems of lack of capital, the community's unpreparedness, the potential for business fraud and inadequate transportation.
Rhetorical Strategies in Qur'anic Theological Debates: A Hermeneutical Analysis Nabrisah, Zulfan; Aminullah El-Hady; Abdul Rokhim
Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : South East Asia Regional Intellectual Forum of Qoran Hadith (SEARFIQH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.v23i1.32872

Abstract

Studies on debate verses in the Qur’an have generally focused on linguistic aspects, thematic interpretation, or the ethics of dialogue, while relatively few have specifically examined the rhetorical strategies employed in theological debates through a thematic-hermeneutical approach. This study aims to analyze the rhetorical strategies of theological debate verses in the Qur’an by tracing the lexical roots of jadala, ḥāja, and khaṣama, and subsequently interpreting them through Fazlur Rahman’s double movement hermeneutics. Employing a qualitative descriptive-analytical method, this research integrates thematic Quranic Tafsir and hermeneutical approaches. The data were analyzed through verse identification, thematic contextual analysis, mapping of rhetorical forms, and contextualization of their universal values in relation to contemporary communication challenges. The findings reveal twenty-three verses that contain theological debates. The rhetorical strategies identified include rational argumentation, rhetorical questioning, negative labeling, affirmation of prophethood, descriptions of consequences, semantic contrasts, and historical narratives. Through the lens of Fazlur Rahman’s hermeneutics, the study formulates three universal principles: rational coherence, the cultivation of ethical consciousness, and communicative integrity. The novelty of this research lies in its integration of rhetorical analysis, thematic Quranic Tafsir, and double-movement hermeneutics to examine verses of theological debate. Its contribution is the development of an ethical-rhetorical framework for religious communication in the digital age, particularly in addressing skepticism, disinformation, emotional manipulation, and the crisis of public trust.
Co-Authors Abd Malik Rijahul Aziz Abdul Hafidh Marzuki Abdul Wadud Nafis Adelya Rizki Asmedianti Adimas Agus Ahmad Asy'arie Agus Eko Sujianto Ahmad Baisuni Ahmad Zaki Maulana Ahmadiono Ahmadiono Aminullah El-Hady Arif Wibisono Arinda Bagus Wicaksono Baqis Nadia Tilla Humairoh Bayu Timur Aji Candra Husein Puji Putra Dewa Kadek Kevin Patria Dewi Fatmawati Diany Faila Sophia Hartatri Dimas Khoirul Habib Emha Taufiq Luthfi Fahim Dhiya Ulhaq Faisal Isflah Huda Faisol Dzikir Towil Faiz Abrori Hanif Arif Fani Himatul Aulia Feby Nurjannah Firdina Kusumaning Tyas Firza Achmad Fawaid Syahbana Frella Dwi Rusanda Geulis Enes Wahyuning Tiyas Hascaria Budi Prasetiyo Irsya‘Adah Isnaeni, Diyan Isni Wati Ivan Widjaja Jouhar Bahari Juhairiyah Khamdan Rifa'i Khamdan Rifa’i Khoirum Maulana Ishaq Kusrini Lailatul Nabilah Indah Cahyani Lailita Sabrina Lelly Kusirawati Lifta Kaumala Febriyanti Mei Santi MIFTAHUL JANNAH Mirza Avicenna Asyifyan Misbahul Hasan Misbahul Munir Muh. Khoiruddin Muhammad Afrizal Firmansah Muhammad Aly Husain Muhammad Endy Harjono Muhammad Nopiyansah Muhammad Rahel Mukhamad Fahminudin Alfiandi Nabrisah, Zulfan Niesfi Laily Rahman Nikmatul Masruroh Novieyani Wiratmaja Nur Afika Tiara Sari Nurul Widyawati Islami Rahayu Peni Haryanti Regita Cahyani Salsabilla Renaldi Dwi Setiawan Retno Wulandari Romy Alvian Hidayat Sofiatul Istiqomah Syaifuddin Yahya Syaiful Fuadi Sylvi Amalia Annisa Tamaulina Br Sembiring Tatik Tatik Thesa Adelia Kusuma Vino Julys Pramudito Wasiatul Hasanah Yulia Frasetia Ningsih