Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, memiliki potensi alam yang melimpah yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata hijau (green tourism). Namun, potensi ini belum dikelola secara optimal karena rendahnya literasi digital masyarakat—khususnya di kalangan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mempromosikan aset desa, serta lemahnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan Digital Storynomics yaitu pendekatan pemasaran berbasis penceritaan digital, guna mempromosikan Green Tourism Action Plan(1). Metode pelaksanaan mencakup tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pembuatan konten digital (foto, video, dan narasi menarik) menggunakan perangkat teknologi, pengembangan strategi pemasaran di platform media sosial (Instagram, TikTok, YouTube), serta penyusunan rencana bisnis pariwisata yang ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra dalam membuat konten promosi digital dan merancang strategi pemasaran yang terukur. Berbagai luaran seperti video promosi, poster digital, artikel ilmiah, dan publikasi media massa telah berhasil dihasilkan, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan (Placeholder2). Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya fokus pada Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan Tujuan 15 (Kehidupan di Darat). Sukaharja Village, Sukamakmur Subdistrict, Bogor Regency, possesses abundant natural potential that can be developed as a green tourism destination. However, this potential has not been optimally managed due to the community low digital literacy-particularly among the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in promoting the villages assets, as well as weak sustainable tourism management. This community service initiative aims to empower the community through Digital Storynomics training, a marketing approach based on digital storytelling, to promote the Green Tourism Action Plan. The implementation method includes stages of socialization, intensive training, mentoring, and evaluation. The training covers the creation of digital content (photos, videos, and compelling narratives) using technological devices, the development of marketing strategies on social media platforms (Instagram, TikTok, YouTube), and the formulation of environmentally friendly tourism business plans. The results demonstrate a significant improvement in partners^ ability to create digital promotional content and design measurable marketing strategies. Outputs such as promotional videos, digital posters, scientific articles, and mass media publications have been successfully produced, ultimately expected to sustainably increase tourist visits and community income. This activity aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically focusing on Goal 8 (Decent Work and Economic Growth) and Goal 15 (Life on Land).