Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Penjadwalan Kegiatan Pengerukan pada Proyek Pembangunan Pelabuhan Bias Munjul Ridho Akbar; Ridho Akbar; Wimala Lalitya Dhanistha
MINE-TECH: Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 1 No 2 (2022): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v1i2.17088

Abstract

Pengerukan jalur pelayaran masih menjadi permasalahan dalam pembangunan di Pelabuhan Bias Munjul. kontraktor utama mengakhiri kerja sama dengan subkontraktor A pada bulan Oktober dan digantikan oleh Subkontraktor B menggunakan kapal cutter suction dredger (CSD) Y pada bulan November. Kerjasama dihentikan karena keterlambatan akibat seringnya terjadi kerusakan kapal CSD X milik subkontraktor A, sehingga hanya berhasil mengeruk sampai stationing (STA) 625 dengan durasi melebihi rencana awal. Pengerukan oleh subkontraktor B menggunakan kapal CSD Y dimulai dari STA 625 hingga STA 0, dan juga pada area kapal cepat. Karena penggantian kapal keruk, penjadwalan waktu kapal CSD Y perlu direncanakan, selaras dengan rencana awal dan untuk meminimalkan keterlambatan yang dapat mempengaruhi jadwal seluruh proyek pembangunan Pelabuhan Bias Munjul. Critical Path Method (CPM) cukup sering digunakan oleh berbagai proyek konstruksi, metode CPM akan dibandingkan dengan metode Critical Chain Project Management (CCPM) yang merupakan metode pengembangan dari CPM. Namun metode CCPM akan menghapus waktu keselamatan dari keseluruhan durasi waktu kerja dan dikendalikan oleh manajemen buffer. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan perencanaan jaringan dan durasi kerja. Waktu buffer dihitung dengan menggunakan Root Square Error Method (RSEM). Selama analisis penjadwalan, perhitungan dilakukan secara manual dan menggunakan Microsoft Project. CPM dapat diselesaikan dalam 239 hari. Sedangkan metode CCPM dapat diselesaikan dalam waktu 231 hari, dengan tambahan waktu buffer 12 hari. Metode CCPM menghasilkan durasi jadwal yang berlangsung 8 hari lebih cepat dari metode CPM.
The Application of A Combined Computational Fluid Dynamics (CFD) Artificial Neural Network (ANN) to Increase The Prediction Accuracy of Sediment Grading in Subsea Pipes: A Literature Review Ridho Akbar; Wimala L. Dhanistha; M.Rizky Syarifudin; Nathalia Damastuti; Ridho Akbar
IJEEIT : International Journal of Electrical Engineering and Information Technology Vol 5 No 2 (2022): September 2022
Publisher : NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijeeit.v5i2.1966

Abstract

In recent years, the implementation of subsea pipelines for oil and gas transportation has increased. One of the important aspects of the design process of the subsea pipeline is scour prediction. Scouring causes the subsea pipeline to lose its support and is susceptible to failure due to deflection. This paper presents the result of a literature review of scouring-related research to obtain a method to increase scouring prediction accuracy. Based on the literature research, it is known that the errors found in Computational Fluid Dynamics (CFD) are mainly affected by the flow models. Existing flow models cannot fully represent the complexity of turbulent flow that occurs during the scouring process. Artificial Neural Network (ANN) can reduce the error value. But, the CFD-ANN hybrid methods can potentially decrease the error value by about 20% more than CFD. Therefore, the CFD-ANN hybrid method is expected to be a new method that could be used to predict subsea pipeline scouring in the oil and gas industry.
Rancangan Recycle dan Redesign Produk Sepatu Bola Bekas Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Ridho Akbar; Andre Ridho Saputro; Achmad Albarru Rohman; Ridho Akbar
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2022): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v6i2.7523

Abstract

Salah satu cabang olahraga yang saat ini digemari masyarakat Jawa Timur adalah sepak bola. Hampir semua kalangan masyarakat menyukai olahraga sepak bola. Dari mulai daerah perkampungan hingga perkotaan. Sepatu merupakan salah satu atribut sepak bola yang wajib digunakan saat bermain sepak bola. Namun tidak semua kalangan bisa memiliki sepatu bola yang berkualitas, dikarenakan nilai produk sepatu bola yang memiliki kualitas bagus jauh relatif mahal. Sehingga kalangan dengan ekonomi kebawah dibebankan dengan biaya produk tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk membuat rancangan recycle dan redesign produk sepatu bola dengan memanfaatkan produk sepatu bekas (second) yang sudah menurun dari segi nilai maupun kualitas. Dalam penerapan Quality Function Deployment diperlukan data terkait tingkat kepuasan dan kepentingan konsumen. Diperoleh  hasil penelitian diketahui produk sepatu bola bekas dapat diterima oleh pasar dengan harga yang relatif murah dan memiliki kualitas yang baik.
Pembuatan Mesin Spinner dengan pengatur kecepatan berbasis IoT untuk meningkatkan Perekonomian Petani Pisang Lumajang Hakim, M. Hanifuddin; Poniman, Poniman; Akbar, Ridho
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i3.18925

Abstract

Selama ini Kelompok tani atau JATAM (Jamaah Tani Muhammadiyah) Senduro menjual langsung pisang hasil panen tanpa ada proses pengolahan. Perlu ada dukungan teknologi untuk mengolah pisang menjadi produk olahan yang diminati dan memiliki harga tinggi guna meningkatkan dan memberdayakan PCM Senduro. Dari berbagai pilihan olahan pisang, keripik pisang menjadi pilihan terbaik karena proses produksi dan packaging yang mudah serta tingginya permintaan pasar. Dalam pembuatan keripik pisang, penirisan dilakukan secara manual dengan meletakkan keripik pada wadah dan menempatkan alas kertas penyerap minyak. Namun, metode ini kurang efektif karena memerlukan waktu 10-15 menit untuk menyerap minyak. Banyaknya kandungan minyak dalam keripik dapat memperpendek umur konsumsi dan kualitas keripik. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat membuat mesin spinner yang dilengkapi dengan teknologi IoT untuk meningkatkan produktivitas, kuantitas, higienitas, dan kualitas keripik pisang. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memudahkan pengolahan pisang dan meningkatkan kesejahteraan warga Muhammadiyah serta memberdayakan PCM Senduro. Dari hasil uji coba, mesin spinner mampu meniriskan beban 5 Kg. Mesin ini dilengkapi dengan sistemn control kecepatan putar dan waktu yang bias dilakukan secara jarak jauh melalui perangkat android. Dengan menggunakan mesin ini, dapat meningkatkan hasil penjualan petani pisang hingga 175% dari sebelumnya.
Implementasi Sistem Pemberian Pakan Ikan Otomatis Menggunakan NodeMCU Via Telegram Berbasis Internet Of Things Purwandono, Edhy; Akbar, Ridho
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 4 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/m8yf6c10

Abstract

Implementasi sistem otomatis pemberian pakan ikan menggunakan NodeMCU yang berbasis Internet of Things (IoT) melalui aplikasi Telegram bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam usaha pembudidayaan ikan. Sistem ini dirancang agar pengguna dapat mengatur jadwal pemberian pakan secara otomatis dan memantau kondisi akuarium dari jarak jauh. NodeMCU bertindak sebagai mikrokontroler yang terhubung ke internet dan mengatur mekanisme pemberian pakan sesuai dengan perintah yang diterimanya melalui Telegram. Dalam penelitian ini, sistem dikembangkan dengan menggabungkan sensor untuk memantau parameter lingkungan akuarium, seperti suhu dan pH, serta modul relay untuk mengatur pemberian pakan. Pengguna bisa mengirimkan instruksi lewat Telegram untuk mengatur waktu dan jumlah pakan yang diberikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini berfungsi dengan baik, mencapai tingkat akurasi tinggi dalam pemberian pakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dengan adanya sistem ini, pemilik ikan dapat lebih mudah mengatur pemberian pakan, mengurangi risiko memberi pakan berlebih atau kurang, serta meningkatkan kesehatan ikan. Diharapkan implementasi sistem ini menjadi solusi inovatif dalam budidaya ikan modern yang lebih efisien dan terintegrasi dengan teknologi.
Studi Eksperimental dan Analisis Statistik Multifaktorial terhadap Pengaruh Komposisi Limbah Plastik, Limbah Serabut Kelapa, Fly Ash, dan Gipsum sebagai Bahan Substitusi dalam Pembuatan Papan Semen Ramah Lingkungan Ardina Kusuma, Yessie; Ridho Akbar
Jurnal Fisika Unand Vol 14 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.14.5.444-458.2025

Abstract

This study develops an environmentally friendly cement board through the utilization of polypropylene (PP) plastic waste, coconut fiber, fly ash, and gypsum. The research aims to analyze the effect of material composition variations on the physico-mechanical characteristics according to SNI 03-2105-2006 standards and to determine the optimal formulation through a multifactorial statistical approach. The research methodology employed a 5×3 factorial design with two main factors: PP to coconut fiber ratio (10:30, 15:25, 20:20, 25:15, 30:10) and fly ash to gypsum ratio (24:36, 30:30, 36:24), resulting in 15 composition variations with three replications each (total 45 samples). Statistical analysis utilized Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, two-way ANOVA, and Tukey HSD post-hoc test. The results indicate that all formulations met the standard requirements for water content (1.48-4.51%) and density (0.84-0.91 g/cm³). However, the modulus of rupture values (3.67-8.71 kgf/cm²) did not meet the minimum standard for type 8 boards (82 kgf/cm²). Statistical analysis revealed highly significant effects of fly ash-gypsum composition on modulus of rupture (f-value=554.41; p-value<0.001) and component interactions on density (f-value=16.148; p-value<0.001). The optimal formulation was identified at PP:fiber ratio of 20:20 and fly ash:gypsum ratio of 24:36. It is concluded that this material shows potential for non-structural applications such as partitions and interior panels, but requires further optimization through process modifications and additive incorporation to enhance its mechanical performance.
Peningkatan Kualitas Udang Rebon Kering Multirespon Mengintegrasikan Metode Taguchi Gray Relational Analysis dan Principal Component Analysis Rahmawati, Nabila; Hakim, M. Hanifuddin; Akbar, Ridho
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v4i2.129

Abstract

Rebon shrimp is the catch of fishermen around Sukolilo Baru area, Bulak District of Surabaya. Rebon shrimp processing is only sorted and then dried and sold to collectors. However, the drying process has no definite parameters of factors that can affect the quality of dried rebon shrimp. In overcoming this, research was conducted on improving the quality of dried rebon shrimp. The increase certainly raised several quality responses, namely the color and moisture content of rebon shrimp. The resulting multiresponse needed to be converted into a single response. To optimize multiresponse into a single response, the Taguchi method was used in combination with the Gray Relational Analysis (GRA) and Principal Component Analysis (PCA) methods. Factors and levels were the volume of rebon shrimp (A) with levels of 4 Kg, 4.5 Kg, and 5 Kg, drying time (B) with levels of 90 minutes, 120 minutes, and 150 minutes, and drying temperatures (C) with levels of 41- 44ºC, 45-49 ºC, and 36-40 ºC. The quality characteristics were nominal that was the best (if the resulting value is close to the target value, the quality is better). The result produced PCA weighting values on PC1 as evidenced by eigen>1 values. The optimal combination is the volume factor of rebon shrimp at the level of 4.5 Kg, the drying time factor of 120 minutes, and the drying temperature factor of 45 – 49 ºC.
SISTEM MONITORING SMART UPS BERBASIS TELEGRAM BOT DAN PREDIKSI PEMADAMAN LISTRIK DENGAN ARMA DI RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SURABAYA Novianti, Triuli; Akbar, Ridho
MULTITEK INDONESIA Vol 18 No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v18i2.9177

Abstract

Uninterruptible power supply (UPS) digunakan sebagai sumber listrik cadangan jika listrik PLN padam. Perangkat UPS dapat melindungi segala jenis alat elektronik sensitif dari ketidakstabilan arus dan tegangan listrik. Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya memiliki UPS 6 KVA dan 10 KVA yang digunakan untuk berbagai perangkat elektronik, termasuk komputer, peralatan medis, dan lainnya. Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya juga menggunakan UPS sebagai perangkat backup atau pencadangan tegangan. Penelitian ini membuat sistem monitoring untuk menyelesaikan masalah yang sering terjadi pada unit UPS, seperti gagal memback-up atau mencadangkan daya saat pemadaman listrik. Sistem ini memantau UPS secara menyeluruh untuk memastikan bahwa mereka aman dan tidak rusak dengan cepat. Alat ini terdiri dari komponen mikrokontroller ESP-32, display LCD 20x4 I2C, sensor suhu MLX-90614, sensor tegangan dan arus PZEM-004T, dan bot Telegram. Sistem monitoring ini akan memantau suhu, tegangan, dan arus unit UPS. Adapun hasil prediksi ARMA menunjukkan bahwa ada 16 pemadaman listrik pada tahun 2019, 15 pemadaman listrik pada tahun 2020, 13 pemadaman listrik pada tahun 2022, dan 12 pemadaman listrik pada tahun 2023. Dengan demikian, prediksi pemadaman listrik selama 12 bulan pada tahun 2024 adalah 11 kali, dengan tingkat RMSE atau error data 0,8574011. Nilai RMSE ini dianggap sebagai nilai yang sangat baik.
Penerapan Peradilan Elektronik di Masa Pandemi Dalam Tinjauan Teori Hukum Responsif Dan Teori Keadilan John Rawls Akbar, Ridho
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v10i2.967

Abstract

The judiciary is one of the essential instruments in law enforcement. The court is required to consistently innovate as a form of effort in following the development of society so that the law is not outdated. Among the breakthroughs in the judicial process is the implementation of an electronic court (e-court). This is marked by Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Number 1 of 2019. The PERMA is the response of the judiciary to the development of information technology. In practice, the performance of electronic trials faces its obstacles and challenges, especially during the pandemic. This study tries to observe the application of e-court in terms of responsive legal theory. This study also wants to see the application of electronic justice in the pandemic period from John Rawls’ theory of justice. This research is normative legal research with a statutory and conceptual approach. This study found that the application of electronic justice, when viewed with responsive legal theory, has not responded optimally to the community’s needs. In addition, if viewed from John Rawls’ theory of justice, the application of e-court during the pandemic has not provided access to justice for the entire community. Peradilan merupakan salah satu instrumen penting dalam penegakan hukum. Peradilan dituntut untuk senantiasa melakukan inovasi dalam merespon perkembangan masyarakat sehingga hukum tidak ketinggalan zaman. Di antara terobosan dalam proses peradilan adalah pemberlakuan peradilan secara elektronik (e-court). Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2019. PERMA tersebut merupakan respon lembaga peradilan terhadap perkembangan teknologi informasi. Dalam prakteknya, penerapan persidangan secara elektronik menghadapi kendala dan tantangan tersendiri, terlebih di masa pandemi. Penelitian ini mencoba meneropong penerapan e-court ditinjau dari teori hukum responsif. Penelitian ini juga ingin melihat penerapan peradilan secara elektronik di masa pandemi perspektif teori keadilan John Rawls. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan peradilan secara elektronik jika ditinjau dengan teori hukum responsif belum merespon secara maksimal kebutuhan masyarakat. Selain itu, jika ditinjau dari teori keadilan John Rawls, penerapan e-court di masa pandemi ternyata belum mampu memberikan akses keadilan kepada seluruh masyarakat.
Pengembangan Metode RULA Berbasis Image Processing dan Deep Learning untuk Penilaian Risiko Ergonomi Postur Kerja Kusuma, Yessie Ardina; Akbar, Ridho
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21684

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sistem perhitungan indeks risiko secara otomatis dengan memanfaatkan metode evaluasi Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Sistem yang diusulkan mencakup perancangan hardware dan software yang menggabungkan sistem deteksi postur kerja tanpa memerlukan penambahan alat pada tubuh, melainkan menggunakan pemrosesan gambar dan memanfaatkan model deep learning MediaPipe. Software yang diusulkan secara spesifik mengestimasi postur kerja dari gambar yang diperoleh melalui webcam real-time atau gambar yang sudah ada. Selanjutnya, software menghitung sudut tubuh dan menghasilkan skor serta indeks risiko RULA. Pendekatan ini telah berhasil dievaluasi dalam skala laboratorium, dan penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang sistem yang diusulkan, termasuk hasil validasi. Implementasi dan perbandingan hasil juga dilakukan dengan merujuk pada jurnal terkait. Sistem yang diusulkan memperoleh skor RULA 4, sedangkan jurnal pembanding mmeperoleh skor RULA 6. Sistem yang diusulkan menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan secara efektif dapat memprediksi sudut kriteria RULA dengan signifikan, dan melakukan analisis RULA dengan akurasi yang sebanding atau bahkan lebih baik dibandingkan dengan analisis manual. Keefektifan ini tetap berlaku bahkan dalam kondisi yang tidak terduga yang biasanya dihadapi di lingkungan kerja. Kata kunci: penilaian resiko ergonomi, pemrosesan gambar, pembelajaran mendalam, rula, manufaktur