Claim Missing Document
Check
Articles

EXPERIMENTAL PENGARUH VARIASI JUMLAH SUDU SETENGAH LINGKATAN TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN CROSSFLOW POROS HORIZONTAL KHAIRUL ANAM, DIMAS; HERU ADIWIBOWO, PRIYO
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah salah satu pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran air untuk diubah menjadi energi mekanik. Ada banyak macam pembangkit lisrik tenaga air ini, salah satunya adalah pembangkit mikrohidro. Indonesia memiliki banyak kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai mikrohidro seperti, saluran irigasi, sungai dan air terjun yang dimanfaatkan tinggi jatuh (head) serta jumlah debit air sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Banyaknya potensi air yang ada di Indonesia memungkinkan bahwasanya energi air dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit mikrohidro menjadi energi alternatif sebagai pengganti energi fosil. Dilihat dari keadaan geografis daerah-daerah di Indonesia yang memiliki potensi air yang memadai untuk sebuah pembangkit listrik berskala kecil yang biasa dikenal dengan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH).Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian hal ini membuat 3 buah turbin crossflow dengan jumlah sudu 4, 6, dan 8 dengan variasi kapasitas air sebesar 8,884 L/s, 11,010 L/s dan 12,583 L/s. Variasi pembebanan sebesar 500 gram, 1000 gram, 1500 gram dan seterusnya dengan peningkatan pembebanan 500 gram hingga putaran turbin berhenti untuk mengetahui daya dan efisiensi yang dihasilkan. Hasil dari penelitian didapatkan turbin dengan jumlah sudu 6 memiliki daya dan efisiensi yang paling optimal dari pada turbin dengan jumlah sudu 4 dan 8. Daya tertinggi dimiliki oleh turbin dengan jumlah sudu 6 yang terjadi pada kapasitas aliran 11,010 L/s dengan pembebanan 6500 gram, memiliki daya turbin sebesar 2,650 Watt. Efisiensi tertinggi juga dihasilkan oleh jumlah sudu 6 pada kapasitas 11,010 L/s dengan pembebanan 6500 gram dengan nilai efisiensi sebesar 48,14%. Hal ini dikarenakan pada jumlah sudu 6 turbin mampu memanfaatkan aliran air dengan baik dan jarak sudu yang sesuai maka luasan aliran air yang masuk untuk mendorong sudu semakin besar sehingga mampu menghasilkan rpm tinggi serta torsi yang lebih besar. Selain itu jarak sudu turbin juga memiliki pengaruh karena semakin sempit jarak sudu turbin menyebabkan terjadinya benturan pada punggung turbin, serta jarak sudu turbin yang semakin lebar membuat gaya dorong yang dihasilkan air terlalu lambat sehingga turbin tidak dapat berputar secara optimal.
Karakterisitik Flow Patern Pada Aliran Dua Fase Gas-Cairan Melewati Pipa Vertikal Adiwibowo, Priyo Heru
Jurnal Teknik Industri Vol 11, No 2 (2010): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2329.669 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol11.No2.117-122

Abstract

Multi-phase flows are widely encountered in several engineering and industrial facilities, such as conventional steam power  plants, evaporators and condensers, pressurized-water nuclear reactors, a wide variety of petroleum industries, chemicals and  food processing industries. Surely, in the complex pipeline  installation of these systems, vertical pipe will be commonly  used for pipe connection. The purpose of this work is to investigate the flow pattern of gas-liquid two phase in the vertical pipe. Experiments will be performed in a 36 mm ID  acrylic pipe vertical. Superifical liquid velocities and volumetric gas quality will be varied 0.3~1,1 m/s and 0.05~0.2 respectively. Digital camera will be used for flow pattern  visualization in the vertical pipe. It was observed that effect of vertical pipe on flow pattern formed cluster bubbly flow for low volumetric gas quality with high superifical liquid velocities. For  superifical liquid velocities with medium volumetric gas quality formed homogeneous bubbly flow and high volumetric gas quality is dense bubbly flow.
PENGARUH SUDUT PENGARAH TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN REAKSI CROSSFLOW POROS VERTIKAL NASHRULLAH, ALFIAN; HERU ADIWIBOWO, PRIYO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik semakin meningkat, berbagai cara telah dilakukan baik dengan mencari energi baru maupun dengan mengembangkan teknologinya. Beberapa daerah di Indonesia memiliki potensi air yang memadai untuk sebuah pembangkit tenaga listrik berskala kecil, teknologi Pembagkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) ini terus dikembangkan baik dari segi peralatannya maupun dari segi efesiensinya. Turbin yang sering dipilih untuk skala mikro hidro adalah turbin crossflow, ini karena pemakaian turbin crossflow dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan penggunaan kincir air.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi sudut pengarah terhadap daya dan efisiensi pada turbin reaksi crossflow. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan variasi sudut pengarah dengan sudut sebesar 20°, 25°, dan 30°. Sudut pengarah dipasang, kemudian diuji pada rangkaian turbin reaksi crossflow untuk mendapatkan daya dan efisiensi. Hasil dari penelitian ini adalah variasi sudut sudu pengarah sangat berpengaruh terhadap daya dan efisiensi yang dihasilkan oleh turbin reaksi crossflow. Sudut pengarah dengan sudut 30° memiliki daya dan efisiensi paling optimal daripada sudut 25° dan 20°. Pada sudut pengarah 30° memiliki daya tertinggi yang terjadi pada kapasitas 9,314 L/s dengan pembebanan 6.000 g (2,643 W), dan efisiensi tertinggi terjadi pada kapasitas 9,314 L/s dengan pembebanan 6.000 g (78,51 %). Hal ini dikarenakan, penyempitan luas penampang berpengaruh besar terhadap perubahan kecepatan aliran air.Kata Kunci : turbin crossflow, sudut pengarah, poros vertikal.
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI JUMLAH SUDU BERPENAMPANG V TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN CROSSFLOW POROS HORIZONTAL RYAN PRIAMBODHO, GIGGA; HERU ADIWIBOWO, PRIYO
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan energi listrik di Indonesia akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi, penduduk dan perubahan gaya hidup manusia. Dalam mengatasi menipisnya cadangan energi fosil sebagai sumber energi listrik maka tenaga air merupakan jenis energi terbarukan yang memiliki potensi besar. Microhydro atau sering dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mycrohydro (PLTMH), pembangkit ini menghasilkan energi listrik dibawah 100 KW. Turbin crossflow dipilih karena dirasa lebih unggul dalam kriteria pemilihan turbin serta lebih mudah dalam pembuatan dan pengaplikasiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi jumlah sudu berpenampang V pada turbin crossflow poros horizontal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan memvariasikan jumlah sudu berpenampang V sebanyak 6, 8 dan 10 sudu dengan sudut sudu sebesar 100°, selain itu kekasaran permukaan sudu pada penelitian ini diabaikan. Pengujian dilakukan pada variasi kapasitas air sebesar 9.855 L/s, 11,804 L/s dan 14,320 L/s dan variasi pembebanan sebesar 500 g, 1000 g, 1500 g dan seterusnya hingga turbin berhenti berputar. Hasil dari penelitian didapatkan turbin dengan jumlah sudu 8 memiliki daya dan efisiensi yang paling optimal daripada turbin dengan jumlah sudu 6 dan 10. Daya tertinggi dimiliki oleh turbin dengan jumlah sudu 8 yang terjadi pada kapasitas aliran 11,804 L/s dengan pembebanan 6500 gram, memiliki daya sebesar 2,834 Watt. Efisiensi turbin tertinggi juga dihasilkan oleh jumlah sudu 8 pada kapasitas 11,804 L/s dengan pembebanan 6500 gram dengan nilai efisiensi sebesar 77,55%. Hal ini dikarenakan pada jumlah sudu 8 pada kapasitas 11,804 L/s ketinggian air tidak terlalu tinggi sehingga aliran air tepat menerpa sudu turbin sehingga aliran air bisa dimanfaatkan dengan optimal untuk memutar turbin dan dapat menghasilkan rpm dan torsi yang lebih tinggi dan tahan terhadap pembebanan tinggi. Kata kunci: Crossflow, Daya, Efisiensi, Jumlah Sudu, Turbin.
SIMULASI NUMERIK PENGARUH KEMIRINGAN SUDUT SUDU BERPENAMPANG PLAT DATAR TERHADAP KINERJA TURBIN ALIRAN VORTEX PRADANA ASPRILIANSYAH, IQSWANDA; HERU ADIWIBOWO, PRIYO
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah salah satu pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran air untuk diubah menjadi energi mekanik. Metode penelitian yang digunakan adalah simulasi numerik pada kondisi steady dan unsteady menggunakan software CFD (Computational Fluid Dynamic) yaitu Ansys Fluent 19.2 dengan memvariasikan jumlah kemiringan sudut sudu pada turbin aliran vortex poros vertikal. Kemiringan sudut sudu plat datar yang digunakan adalah 0?, 7,5?, 15?, 22,5?, 30?, 37,5?, 45 ?. Mesh yang digunakan model Test/Hybrid Tgrid atau segitiga. Model turbulen yang digunakan k-omega standard dengan variasi Reynolds Number 4,04 x 106 ; 4,18 x 105 ; 4,46 x 105 ; 4,95 x 105 . Hasil dari penelitian turbin aliran vortex poros vertikal dengan variasi kemiringan sudut sudu adalah daya tertinggi pada kemiringan sudut 37,5° pada RE 4,46 x 105 sebesar 45,01 watt. Sedangkan efiensi tertinggi pada kemiringan sudut 37,5° pada reynold number 4,46 x 105 sebesar 70,25 %. Dari hasil analisis tersebut bahwa variasi kemiringan sudut sudu memiliki pengaruh terhadap kenaikan daya pada turbin reaksi vortex, hal ini dikarenakan arah jatuh aliran yang mengenai permukaan sudut sudu mendekati tegak lurus sehingga membuat putaran turbin lebih cepat dibandingkan dengan turbin tanpa menggunakan variasi kemiringan sudut. Kata Kunci: Vortex, Kemiringan Sudut Sudu, CFD
Experimental study of the boundary layer development on the flat plate at laminar flow A. Grummy Wailanduw; Priyo Heru Adiwibowo; Budihardjo Achmadi Hasyim
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v15i1.145

Abstract

Pengaruh adanya plat datar terhadap silinder maupun susunan silinder yang diletakan dekat dengannya dapat dijelaskan melalui adanya informasi karakteristik aliran yang terjadi pada plat datar tersebut itu sendiri. Kajian eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan open-circuit sub-sonic wind tunnel ini bertujuan untuk mendapatkan informasi perkembangan boundary layer (lapis batas) yang terjadi di plat datar pada kondisi aliran laminar. Pengujian model plat datar ini dilakukan pada jarak 0,350 m; 0,409 m; 0,438 m; 0,680 m; dan 0,750 m dari leading edge plat datar. Kecepatan free stream yang digunakan adalah 10,4±0,1 m/s. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan boundary layer thickness seiring dengan penambahan jarak dari leading edge plat datar.
PENGEMBANGAN ALAT UKUR KAPASITAS FLUIDA MENGGUNAKAN V-NOTCH WEIR 90° Priyo Heru Adiwibowo
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v4i1.302

Abstract

Laboratorium merupakan kebutuhan vital bagi proses belajar mengajar dan pengembangan kebutuhan tentang sarana dan prasarana di jurusan. Oleh sebab itu pengembangan laboratorium yang berbasis penelitian mendorong untuk membuka laboratorium baru, salah satunya laboratorium mekanika fluida. Sebagai langkah awal laboratorium mekanika fluida untuk aplikasi sederhana dari teori yang ada, maka dirancang alat ukur kapasitas fluida (v-notch weir 90°).Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat ukur kapasitas fluida dengan menggunakan V-notch weir 90° dan dibandingkan dengan water flow meter yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan teori mekanika fluida dan peningkatan fasilitas laboratorium sehingga mahasiswa dapat lebih paham dan mengerti dari teori yang telah didapat. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan spesifikasi alat ukur kapasistas dari V-notvh weir 90° dengan dimensi, sebagai berikut: lebar v-notch weir (62 cm), tinggi v-notch weir (31 cm), tinggi ambang puncak (N-B) (10 cm), tinggi lantai puncak (N-H) (21 cm),  lebar takik dengan dinding (21 cm),  Sisi takik pada v-notch weir (20 cm) dan panjang v-notch weir (50 cm). Pengukuran kapasitas fluida menggunakan V-notch weir 90° mempunyai korelasi yang diwakili oleh koefisien determinasi sebesar 0,985 dibandingkan dengan penggunaan water flow meter.
Karakterisitik Flow Patern Pada Aliran Dua Fase Gas-Cairan Melewati Pipa Vertikal Priyo Heru Adiwibowo
Jurnal Teknik Industri Vol. 11 No. 2 (2010): Agustus
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2329.669 KB) | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol11.No2.117-122

Abstract

Multi-phase flows are widely encountered in several engineering and industrial facilities, such as conventional steam power  plants, evaporators and condensers, pressurized-water nuclear reactors, a wide variety of petroleum industries, chemicals and  food processing industries. Surely, in the complex pipeline  installation of these systems, vertical pipe will be commonly  used for pipe connection. The purpose of this work is to investigate the flow pattern of gas-liquid two phase in the vertical pipe. Experiments will be performed in a 36 mm ID  acrylic pipe vertical. Superifical liquid velocities and volumetric gas quality will be varied 0.3~1,1 m/s and 0.05~0.2 respectively. Digital camera will be used for flow pattern  visualization in the vertical pipe. It was observed that effect of vertical pipe on flow pattern formed cluster bubbly flow for low volumetric gas quality with high superifical liquid velocities. For  superifical liquid velocities with medium volumetric gas quality formed homogeneous bubbly flow and high volumetric gas quality is dense bubbly flow.
ANALISIS BEBAN KINERJA DOSEN PERIODE 2012-2016 TERHADAP PELAKSANAAN TRI DHARMA PADA PRODI DIII TEKNIK MESIN Dany Iman Santoso; Priyo Heru Adiwibowo; Akhmad Hafizh Ainur Rasyid
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 1 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.563 KB) | DOI: 10.26740/jvte.v1n2.p11-18

Abstract

ABSTRAKProgram Studi (prodi) DIII Teknik Mesin adalah salah satu prodi di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang memiliki penjurusan otomotif dan produksi. Jumlah mahasiswa yang masuk di prodi ini setiap tahun berkisar 70 orang dan mereka dibagi dalam dua kelas. Pada akhir semester empat, mereka akan dibagi menjadi dua penjurusan seperti di atas berdasarkan kemampuan akademik dan minat masing-masing mahasiswa. Jumlah dosen tetap yang mengajar dalam prodi ini adalah 10 orang dengan bidang keahlian otomotif, produksi, konversi energi dan sistem manufaktur. Jumlah ini telah memenuhi standar minimal jumlah dosen dalam satu prodi yaitu enam orang. Dari hasil Laporan Kinerja Dosen (LKD) pada periode empat tahun ini didapatkan hasil bahwa Beban Kinerja Dosen (BKD) mengalami kelebihan di atas ketentuan standar BKD yang minimalnya 12 sks (sistem kredit semester) dan maksimalnya 16 sks. Dari ketiga unsur tri dharma yang dinilai yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, ada kenaikan berbeda di setiap unsurnya yang dialami oleh masing-masing dosen sehingga memengaruhi total sks yang diizinkan oleh BKD standar setiap semesternya. Dari hasil yang telah didapatkan, LKD masing-masing dosen mengalami kenaikan di atas rata-rata 12 SKS namun masih terhitung normal. Juga nampak distribusi dosen pada masing-masing prodi kurang merata atau masih banyak dosen mengajar pada prodi yang bukan home base-nya. Sehingga hasil analisis sementara dapat ditarik kesimpulan bahwa masih diperlukan tambahan dosen baru yang berkonsentrasi pada salah satu prodi yang ada di jurusan.                                                                                                                 Kata Kunci: BKD, LKD, otomotif, produksi, sks. ABSTRACTDIII Mechanical Engineering study program is one of study programs in Mechanical Engineering Department, State University of Surabaya (Unesa) that has automotive and production majors. The number of students who enter in this program are around 70 students per year and they have been divided into two groups. In the end of fourth semester, they will be divided into the majors above which is based on their academic abilities and interests. The number of lecturers who lectured in this program are 10 peoples with the areas of expertise are automotive, production, energy conversion and manufacturing systems. These numbers have been fulfilled minimal numbers of lecturer in a study program that are six peoples. Based on Lecturer Performance Report (LKD) in this four years period, it is obtained that Lecturers Performance Burden (BKD) have increase above BKD provision that has 12 sks (credit transfer system) minimum and 16 sks maximum. From the three elements of Tridharma, that are education, research and community services, there had different increasing in each element that had experienced by each lecturer as of influencing total sks which are allowed by BKD provision per semester. From the results which have been obtained, the LKD on each lecturer goes up on the above 12 sks average but it is still normal. Also it seem that lecturer distribution in each study program did not equal or many lecturers gave lecturing at study program that it is not their home base. Finally the whilst result that can be attracted is the department still needs new lecturer that focus in one of the study programs in the department.                                                                                                 Keywords: automotive, BKD, LKD, production, sks.
Pelatihan Pembuatan Face Shield Dalam Menghadapi Masa Pandemi Covid-19 Di Kampung Inggris Pare Kediri Priyo Heru Adiwibowo; Novi Sukma Drastiawati; Indra Herlamba Siregar; Iskandar Iskandar
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i5.11127

Abstract

Perkembangan virus Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia untuk menemukan solusi khususnya dalam mencegah penularan. Penggunaan Face shield antar siswa, siswa dan guru karena kontak yang dekat dan lama atau berbicara yang memungkinkan keluarnya cairan atau cipratan. Face shield adalah perlindungan pernafasan yang digunakan sebagai metode untuk melindungi individu dari menghirup zat-zat bahaya atau kontaminan yang berada di udara, perlindungan pernafasan atau face shield tidak dimaksudkan untuk menggantikan metode pilihan yang dapat menghilangkan penyakit, namun untuk melindungi secara memadai pemakainya. Alat ini merupakan berguna dalam upaya pencegahan upaya pencegahan Covid-19, terutama pada proses pembejaran di Kampung Inggris Pare khususnya pronuciation yang harus membuka masker karena diperlukan untuk melihat gerakan mulut dan penempatan lidah. Pengabdian ini menggunakan metode pembelajaran secara langsung (praktek) dan dengan menggunakan data yang berhubungan dengan penggunaan pelindung wajah atau face shield. Tahap kegiatan berupa observasi lapangan, menentukan urgensi, problem solving ke UKM mitra, pelatihan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon peserta dengan menggunakan angket kemudian angket tersebut dianalisis dengan menggunakan metode Skala Likert. Hasil Pelatihan Face Shield ini telah terlaksana dengan baik dan lancar. Respon peserta terhadap pelatihan membuat face shield adalah 87,01%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat diterima dengan baik. Kata kunci: Covid-19, Face shield, Kampung Inggris Pare, Pencegahan, Skala likert
Co-Authors -, Masykur A. Grummy Wailanduw Ahmad Saepuddin Aisyah Endah Palupi Akhmad Hafizh Ainur Rasyid Alfatih, Muhammad Danang Ilham Anggraini, Widiya Anshori, Latif ARI PRADANA, RIZKI Arianto, Christoper Jou Farrel ARIPRASETYA, SENA Aris Ansori Aris Setiawan Aristandi, Anang Budihardjo Achmadi Hasyim Ciptafarizi, Muhammad Zardana Dany Iman Santoso Dyoritu, Vico Jose Fani, Rayhan Aulia Iman FARID RAHMAN HAKIM, MUHAMMAD Fathana, Adhistya Ahnaf Fadhil Fernanda, Andi Dwi FITRIANA, MAHMUDA Fitriani, Indah Martha Gimnastyar, Andrias HAPSARI WIBAWANTO, HERNING Hariyanto, Farhan Eka Terang Hidayat, Bagus Mukti Hidayatullah, Rachmad Syarifudin I Made Arsana Ika Nurjannah, Ika ILHAM PRABOWO, BOY Ilriansyah, Muhammad Ryo INDAH WAHYU NINGTYAS, NUR Indra Herlamba Siregar Irfa’i, Mochamad Arif Iskandar Iskandar Jatmiko, Danang Tri Junaidi, Mario Verinanda Khafid KHAIRUL ANAM, DIMAS KHOLBIKA FITROH, HANNAS Krisdianto, Odik Dwi Luchyto Chandra Permadi Luqmanul Hakim Mario Verinanda Junaidi MAULANA, TUTUR Muhaji Muhaji Muhammad Farhanuddin Wijaya Muhammad, Anovan Fadhil NASHRULLAH, ALFIAN Novi Sukma Drastiawati Pambudi, Dimas Ridho PANJI NUGROHO, PEGGY Permadi, Luchyto Chandra PRADANA ASPRILIANSYAH, IQSWANDA Pramudito, Estu Arya Pratama, Eksa Fernando Purnomo, Seno Aji Putra, Alrivan Prananda Rasyid, Akhmad Hafizh Ainur RYAN PRIAMBODHO, GIGGA Saifuddin Z, Mohammad Santoso, Budi Saptono, Renaldi Prima Saputra, Rico Arya Sari, Handini Novita Siswoyo, Dirgha Andi SUTRIMO, DIAN Vablo Gloria, Siagian, Jevandra Valentino, Alvaro WAHDANI INSANTO, MUHAMMAD Wahyu Dwi Kurniawan Walianduw, Grummy Yasin, Yusuf Febryan Yudi Sukmono, Yudi Yunitasari, Bellina Zaki, Fatih Zakiyya, Hanna