Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA CV. SANTOSO Sri Wahyuningsih; Naomi Chandradewi Manangka; prihatina Jati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i8.2021.2680-2686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara wawancara. Penelitian dengan menggunakan Teknik analisis SWOT ((Strength, Weakness, Opportunity dan Threat). Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT ditemukan bahwa posisi perusahaan berada dalam posisi kuadran I, dengan nilai total IFAS sebesar 6,13 dengan skor kekuatan sebesar 3,28 dan nilai kelemahan sebesar 2,85. Nilai total EFAS sebesar 4,85 dari nilai peluang sebesar 2,81 dan nilai ancaman sebesar 2,04. Ini berarti posisi perusahaan sangat menguntungkan. CV. Santoso memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada.  
JUMPA Vol 4 No 3 Oktober 2017 RASIO KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN LABA: RASIO KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN LABA Prihatina Jati Sekolah tinggi ilmu manajemen IMMI
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I - Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.716 KB) | DOI: 10.55963/jumpa.v4i3.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio, Net Profit Margin dan Return on Assets terhadap Pertumbuhan Laba baik secara parsial maupun simultan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian asosiatif kausal. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 74 perusahaan yang terdaftar di BEI untuk periode 3 tahun (2009-2011). Dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 19 sebagai alat bantu analisis data. Untuk statistik deskriptif, dilakukan uji normalitas data, uji asumsi klasik, uji t, uji F dan koefisien determinasi dengan taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan variabel Current Ratio, Net Profit Margin dan Return On Assets berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba
JUMPA Vol. 6 No. 3 Oktober 2019 Loyalitas Karyawan : Faktor Apa Sajakah Yang Mempengaruhinya? Loyalitas Karyawan : Faktor Apa Sajakah Yang Mempengaruhinya? Prihatina Jati Sekolah tinggi ilmu manajemen IMMI
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA) Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I - Jakarta - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.957 KB) | DOI: 10.55963/jumpa.v6i3.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh dari Iklim Organisasi, Gaya Kepemimpinan dan Karakteristik Pekerjaan terhadap Loyalitas Karyawan PT. Chemindo Ekatama di Jakarta.Penelitian ini didasari oleh beberapa teori yang mendukung penelitian, yang berhubungan dengan Iklim Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Karakteristik Pekerjaan dan Loyalitas Karyawan. Penelitian ini menggunakan data primer. Sampel pada penelitian ini adalah pegawai PT. Chemindo Ekatama di Jakarta yang diambil secara acak. Data penelitian diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner. Setelah pengumpulan data selesai maka langsung dilakukan pengolahan data penelitian dengan melakukan pengujian regresi linier berganda untuk mengetahui hasil dari hubungan variabel yang diteliti dengan menggunakan aplikasi SPSS 21.Penelitian ini berhasil membukikan adanya pengaruh positif dengan singnifikan Variabel Iklim Organisasi, Gaya Kepemimpinan dan Karakteristik Pekerjaan baik secara parsial maupun simultan terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Chemindo Ekatama di Jakarta dengan nilai kontribusi (R Squre) sebesar 69% dan nilai F hitung sebesar 71,063 > dari F tabel 2,70 adapun variabel yang paling dominan mempengaruhi loyalitas karyawan adalah Variabel Gaya Kepemimpinan.
PENGARUH KESEJAHTERAAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA ANGGOTA PADA DIREKTORAT KEPOLISIAN UDARA PONDOK CABE Prihatina Jati; Meirna Milisani; Shinta Eria Revina
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 2 (2022): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v17i2.431

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja anggota. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja anggota. 3) Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh kesejahteraan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja anggota.Penelitian ini berpendekatan kuantitatif, berjenis deskriptif dan asosiatif. Dalam penelitian ini penulis mempersempit populasi yaitu jumlah pegawai Kepolisian Udara Republik Indonesia sebanyak 70 pegawai.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Terdapat pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja, terbukti dari nilai thitung untuk variabel X1 (kesejahteraan) sebesar 13.491, sedangkan nilai ttabel untuk n = 70 sebesar 1.994. Jadi thitung ttabel atau 13.491 1.994, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Kesejahteraan berpengaruh terhadap Kinerja anggota. Nilai probabilitas (signifikansi) = 0,000. Jadi probabilitas 0,000 di bawah 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha terima, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel X1 dengan variabel Y, karena nilai probabilitasnya lebih kecil dari pada 0,05.Terdapat pengaruh motivasi terhadap kinerja anggota, terbukti nilai thitung untuk variabel X2 (motivasi) sebesar 16.862, sedangkan nilai ttabel untuk n = 70 sebesar 1.994. Jadi thitung ttabel atau 16.862 1.994, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja anggota. Nilai probabilitas (signifikansi) = 0,000. Jadi probabilitas 0,000 di bawah  0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha terima, dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel X2 dengan variabel Y, karena nilai probabilitanya lebih kecil dari pada 0,05. Terdapat pengaruh kesejahteraan dan motivasi secara bersama-sama terhadap kinerja anggota, terbukti dari uji ANOVA atau Ftest atau Fhitung di dapat nilai sebesar 302.319 dimana lebih besar dari Ftabelsebesar 2.74 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 0,05, maka dapat dikatakan variabel Kesejahteraan (X1)  dan variabel Motivasi (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Kinerja Anggota (Y). nilai Adjusted R Square sebesar 0.900. Hal ini menunjukan bahwa sebesar 90% Kesejahteraandan Motivasisecara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap kinerja anggota pegawai, sedangkan sisanya sebesar 10% berpengaruh dengan faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja anggota. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja anggota. 3) Untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh kesejahteraan dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja anggota.Penelitian ini berpendekatan kuantitatif, berjenis deskriptif dan asosiatif. Dalam penelitian ini penulis mempersempit populasi yaitu jumlah pegawai Kepolisian Udara Republik Indonesia sebanyak 70 pegawai.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Terdapat pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja, terbukti dari nilai thitung untuk variabel X1 (kesejahteraan) sebesar 13.491, sedangkan nilai ttabel untuk n = 70 sebesar 1.994. Jadi thitung ttabel atau 13.491 1.994, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Kesejahteraan berpengaruh terhadap Kinerja anggota. Nilai probabilitas (signifikansi) = 0,000. Jadi probabilitas 0,000 di bawah 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha terima, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel X1 dengan variabel Y, karena nilai probabilitasnya lebih kecil dari pada 0,05.Terdapat pengaruh motivasi terhadap kinerja anggota, terbukti nilai thitung untuk variabel X2 (motivasi) sebesar 16.862, sedangkan nilai ttabel untuk n = 70 sebesar 1.994. Jadi thitung ttabel atau 16.862 1.994, dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja anggota. Nilai probabilitas (signifikansi) = 0,000. Jadi probabilitas 0,000 di bawah  0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha terima, dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel X2 dengan variabel Y, karena nilai probabilitanya lebih kecil dari pada 0,05. Terdapat pengaruh kesejahteraan dan motivasi secara bersama-sama terhadap kinerja anggota, terbukti dari uji ANOVA atau Ftest atau Fhitung di dapat nilai sebesar 302.319 dimana lebih besar dari Ftabel sebesar 2.74 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 0,05, maka dapat dikatakan variabel Kesejahteraan (X1)  dan variabel Motivasi (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Kinerja Anggota (Y). nilai Adjusted R Square sebesar 0.900. Hal ini menunjukan bahwa sebesar 90% Kesejahteraandan Motivasisecara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap kinerja anggota pegawai, sedangkan sisanya sebesar 10% berpengaruh dengan faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Sosialisasi Dan Implementasi Masker Dalam Memutuskan Penyebaran Covid-19 Nurwulan Kusuma Devi; Putri Sarirati; Dewi Listiorini; Prihatina Jati; Maharani Putri Nurazizah; Nugroho Setyo Utomo; Aleni Purnamasari
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.381 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2555

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 (Bahasa Inggris:Coronavirus disease 2019, disingkat Covid-19) di seluruh dunia untuk semua negara. Penyakit inidisebabkan oleh virus korona jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2. Wabah Covid-19 pertama kalidideteksi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019, dan ditetapkan sebagaipandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Hingga 14 November2020, lebih dari 53.281.350 orang (kasus) telah dilaporkan lebih dari 219 negara dan wilayah seluruh dunia,mengakibatkan lebih dari 1.301.021 orang meninggal dunia dan lebih dari 34.394.214 orang sembuh.Sasaran dari kegiatan pengabdian ini yaitu masyarakat yang berada di sekitar Jalan Raya Pasar Minggu.Sedangkan metode yang digunakan adalah Kampanye 3M (memakai masker, menjaga jarak aman, danmencuci tangan) dan membagikan masker sesuai standar yang dianjurkan pemerintah. Hasilnya, para wargasangat antusias menerima sosialisasi tentang manfaat masker serta menerima pembagian masker.
ETOS KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN STUDI KASUS PT CAKRA JASA PASIFIC Nurwulan Kusuma Devi; Haspul Naser; Wiwit Damayanti; Witler Slamat Halomoan S; Munawir Munawir; Indri Astuti; Prihatina jati
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 1 (2023): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v18i1.473

Abstract

Pengantar : Peranan  akan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam suatu perusahaan sebagai kunci untuk menunjang keberhasilan perusahaan. Untuk menunjang keberhasilan diperlukan kesepakatan bersama. Jadi etos kerja sangat melekat dengan perilaku dan karakter pada setiap individu untuk mencapai keberhasilan, Begitu juga dengan Performa kinerja dapat diperoleh dari beberapa dimensi kualitas, jam kerja serta kerja sama agar tercapainya suatu tujuan yang telah ditetapkan perusahaan. Latar Belakang Masalah : dengan target yang sangat tinggi dan hasil kerja sesuai standar ISO dituntut peran serta karyawan dalam menunjang keberhasilan perusahaan. Oleh karena itu perlu ditata akan disiplin kerj, compensasi yang menarik dan Pengembangan Karir untuk menunjang performa kinerja karyawan PT. Cakra Jasa Pasific. Metode Penilitian :  Penulis menggunankan metode penelitian kuantitatif dengan obyek penelitian karyawan PT Cakra Jasa Pasific,begitu pula untuk subjek penelitian ini yaitu Karyawan PT Cakra Jasa Pasific sebanyak 25 orang responden dengan menggunakan Smart PLS 3.0. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa suatu etos kerja,pengembangan karir secara parsial berpengaruh secara relavan terhadap komitmen organisasional.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PNM MEKAAR, STUDI KASUS KARYAWAN LEVEL ACCOUNT OFFICER DI PNM MEKAAR KOTA BOGOR TAHUN 2021 Prihatina Jati; Zaharuddin Zaharuddin; Ahmad Firdaus; Merphino Soelaksmono
Equilibrium Point : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5, No 2 (2022): Equilibrium Point : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/ebp.v5i2.179

Abstract

The objectives of this research are: 1) To find out and get a study about the influence of work leadership on employee performance. 2) To find out and get a study about the effect of motivation development on employee performance. 3) To find out and get a study about the influence of competence on employee performance. 4) To find out and get a study about the influence of leadership, motivation and competence simultaneously on PNM Mekaar employees at Account Officer level in Bogor City.The results of this study indicate that: 1) There is an influence of leadership (X1) on employee performance (Y), as evidenced by the tcount value for the X1 variable (Leadership) of 5,225, while the ttable value for n = 80 is 1,990. So 5.225 1.990, it can be concluded that partially Leadership (X1) has an effect on Employee Performance (Y). 2) There is Motivation (X2) on Employee Performance (Y), it is proven that the tcount value for the X2 variable (Motivation) is 7388, while the ttable for n = 80 is 1,990. So 7.388 1.990, it can be concluded that partially motivation (X2) has an effect on employee performance (Y). 3) There is Competence (X3) on Employee Performance (Y), it is proven that the tcount value for the X2 variable (Motivation) is 7,388, while the ttable value for n = 80 is 1,990. So 7.388 1.990, it can be concluded that partially Motivation (X2) affects Employee Performance (Y).) There is an influence of Leadership (X1), Motivation (X2) and Competence (X3) together on Employee Performance (Y). It is evident from the ANOVA test that the Fcount value is 48.927, while the Ftable ( 0.05) for n = 80 is 2.49. So Fcount from Ftable ( 0.05) or 48.927 2.49 with a significant level of 0.000 because 0.000 0.05, it can be said that Leadership (X1), Motivation (X2) and Competence (X3) together or simultaneously have a positive effect on Employee Performance (Y). Based on the calculations in the table above, the effect of the three variables was tested, and based on the Model Summary table, the R Square value was 0.659. This shows that 65.9% Leadership (X1), Motivation (X2), Competence (X3) on Employee Performance (Y) while the remaining 34.1% is influenced by other factors not examined in this study.Keywords: Work Motivation, Career Development, Competence, Employee Performance
PENGARUH PENEMPATAN KERJATERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDY PADA KARYAWAN DI PT. SIGNIFY COMMERCIAL INDONESIA ) Prihatina Jati; Nursamsi Latif
Equilibrium Point : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 2 (2020): EQUILIBRIUM POINT : JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/ebp.v3i2.409

Abstract

This study aims to determine the effect of placement on the performance of employees of cooperative employees ofPT. Signify CommercialIndonesia. This analysis uses the independent variable, namely placement, and the dependent variable is employee performance.. From the calculation of the correlation coefficient obtained is 0.674 and the results obtained from these calculations have a strong correlation level interpretation. This is because r = 0.674 which lies between 0.60 - 0.799 which means it has a strong correlation.. The results of this study prove that the hypothesis proposed is partially accepted because it shows significant test results. This means that placement has a very significant effect on employee performance by 45.4% where 54.6% is influenced by other factors. From the hypothesis test, it is found that the tcount value is 6.316 which is greater than the t table which is 2.010. Conclusion Ha is accepted and Ho is rejected, which means there is a positive correlation of the Effect of Placement on Employee Performance at PT. Signify Commercial Indonesia.
PEMANFAATAN STYROFOAM SEBAGAI PELUANG USAHA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN WARGA KELURAHAN KEBAGUSAN JAKARTA SELATAN Azhari, Munir; Jati, Prihatina; Astuti, Indri
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): (Oktober 2023)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v6i2.2160

Abstract

Styrofoam waste is a type of waste that is hazardous for human health and environmental damage causes. The main of problem to community people objects is waste, because traders and residents still use Styrofoam packaging for food. The aim of this research is to raise health awareness and love for the environment by reducing the use of Styrofoam and to improve the economy of occupant. Activity is begin after obtaining permission from the Kebagusan sub-district as an object. The activity is carried out through counseling and training related to Styrofoam products. Counseling provides information regarding the negative impacts on health and the environment due to Styrofoam. Participants give acquire to make various kinds of handicraft products from Styrofoam and then learn to market through social media to improve family's income. Implementation process of community service is successfully through counseling and training so that the Participant realize related Styrofoam negative impact on health and the environment. Beside, able to make various kinds of handicraft products from Styrofoam.
The Influence of Work Culture and Motivation on Employee Performance in the Logistics Affairs of the Police Headquarters Planning and Service Administration Sub-Division Budiraharjo, Joko; Madiistriyatno, Harries; Soraya, Fatimah; Jati, Prihatina
International Journal of Economics Studies Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Economics Studies
Publisher : Raudhah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/rqv0xx64

Abstract

Employee Performance Improvement. 2) To find out and analyze the influence of motivation on improving employee performance. 3) To find out and analyze the Influence of Work Culture and Motivation on Employee Performance in Logistics Affairs, Sub-Section Planning and Administration of Police Headquarters Services. This research approach is quantitative, descriptive and associative. In this study the authors narrowed the population, namely the number of employees of the Logistics Affairs Sub-Division of Planning and Administration of the Police Headquarters Service of 100 employees. The results of this study indicate that: 1) the t-value for the Work Culture variable (X1) is 3.950 while the t-table value for N = 31 is 2.039. So 3.950 > 2.039, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be stated that Work Culture (X1) has a significant effect on Employee Performance (Y). 2) the tcount value for the Motivation variable (X2) is 2,986, while the ttable value for N = 31 is 2,039. So 2,986> 2,039, then H0 is rejected and Ha is accepted, it can be concluded that the motivation variable (X2) partially affects employee performance (Y). 3) ANOVA obtained Fcount value of 14.111 Medium Ftable ( 0.05) for N = 31 of 2.91. So Fcount > from Ftable ( 0.05) or 14.111 > 2.91 with a significant level of 0.000 because 0.000 <0.05, it can be said that Work Culture (X1) and Motivation (X2) together have a positive effect on Employee Performance (Y). Adjusted R Square (R2) value is 0.466. This shows that 46.6% of Work Culture (X1) and Motivation (X2) simultaneously affect Employee Performance (Y) while the remaining 53.4% is influenced by other factors not examined in this study.