Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Optimalisasi Pembelajaran melalui E-Modul untuk Mata Kuliah Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus pada Mahasiswa Pendidikan Khusus Bakhtiar Al-Anshori, Dody; Maslahah, Sayidatul; Mulia, Dedi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 9 No. 1 (2025): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v9i1.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas suatu intervensi pembelajaran melalui E-Modul dengan mengukur perbedaan hasil pretest dan posttest mahasiswa dalam memahami mata kuliah perkembangan anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest (p= 0,0762) dan posttest (p=0,3702) berdistribusi normal. Kemudian nilai rata-rata pretest 58.98 dan posttest 90.83. Hasil uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest (t = -18,9580, p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mahasiswa setelah diberikan intervensi E-Modul pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai perkembangan anak berkebutuhan khusus secara signifikan.
Penerapan Metode ABA (Applied Behaviour Analysis) Dalam Meningkatkan Kontak Mata Anak Autis di SKh Elok Asri Tantri, Firda Ayu; Abadi, Reza Febri; Mulia, Dedi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2004

Abstract

This research to examine the effectiveness of the Applied Behavior Analysis (ABA) method in improving eye contact skills of children with autism at SKh Elok Asri. The research background is based on the fact that children with autism often face difficulties in social interaction, particularly in maintaining eye contact as a fundamental aspect of communication. The research employed an experimental method using a Single Subject Research (SSR) design with an A-B-A model, consisting of baseline 1 (A1), intervention (B), and baseline 2 (A2). The subject of this study was one elementary-aged child with autism who experienced challenges in eye contact. Data were collected through direct observation and recording of eye contact frequency in 30-minute sessions. The findings indicated a significant improvement in the child’s ability to make eye contact after the implementation of ABA. During baseline 1 (A1), the average frequency of eye contact was 9 times, which increased to an average of 17 times during the intervention phase (B), and remained at an average of 14 times during baseline 2 (A2). The study concludes that ABA is effective in enhancing eye contact skills among children with autism and can serve as an alternative behavioral intervention strategy in special education settings.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode Applied Behavior Analysis (ABA) dalam meningkatkan kemampuan kontak mata anak autis di SKh Elok Asri. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan anak autis yang cenderung mengalami hambatan dalam keterampilan interaksi sosial, khususnya dalam menjaga kontak mata sebagai salah satu aspek dasar komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain subjek tunggal (Single Subject Research) model A-B-A, yang terdiri dari fase baseline 1 (A1), fase intervensi (B), dan fase baseline 2 (A2). Subjek penelitian adalah seorang anak autis kelas dasar dengan hambatan pada keterampilan kontak mata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan pencatatan frekuensi kontak mata dalam setiap sesi dengan durasi 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kontak mata setelah penerapan metode ABA. Pada fase baseline 1 (A1) rata-rata frekuensi kontak mata anak adalah 9 kali, meningkat menjadi rata-rata 17 kali pada fase intervensi (B), dan tetap terjaga pada rata-rata 14 kali pada fase baseline 2 (A2). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode ABA efektif dalam meningkatkan kemampuan kontak mata anak autis, serta dapat menjadi alternatif strategi intervensi dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus.
Analisis terhadap Aksesibilitas Lingkungan Fisik untuk Mahasiwa Disabilitas di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Asmiati, Neti; Abadi, Reza Febri; Mulia, Dedi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 7 No. 2 (2023): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v7i2.684

Abstract

The purpose of this study was to analyze the accessibility of the physical environment for students with disabilities at Ageng Tirtayasa university. To support the activities of disabled students on campus, of course, universities must provide accessible facilities and infrastructure for students with disabilities. This study uses descriptive qualitative methods, broadly this research goes through 3 stages and this research will be carried out at Sultan Ageng Tirtayasa University with research informants 2 policy makers at the university and faculty level, 3 students with disabilities where the results obtained from this study are Sultan Ageng Tirtayasa University has provided physical accessibility facilities for students with disabilities such as guaiding blocks, ramps and hand trails, lifts in the new building and access to classes on the ground floor for students with disabilities in the old building. However, the provision of this accessibility is still not optimal, but until now the University of Sultan Ageng Tirtayasa continues to strive to provide accessibility according to standards in new buildings which are still in progress.
Implementation of Loose Part Play STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Media on STEM Understanding of Pre-service Teachers: A Case Study in Serang City, Indonesia Abadi, Reza Febri; Musayaroh, Siti; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Asmiati, Neti; Pratama, Toni Yudha; Mulia, Dedi; Utami, Yuni Tanjung; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v3i1.179

Abstract

This study aimed to implement the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)-based Loose Part Play Media on an understanding of cerebral palsy pre-service teachers in the city of Serang. The participants in this study are cerebral palsy pre-service teachers in Serang, Indonesia. The participant was 21 teachers. The method in this activity is a case study. The results showed that increasing of the STEM understanding was 26.2. It can be concluded that the STEM-based loose part play media can increase the STEM understanding of the pre-service teachers to find solutions to the problems faced by cerebral palsy pre-service teachers in Serang. An increase in understanding achievement indicates this through loose part play STEM of 26.2 (seen from the initial and final test), and the pre-service teacher's understanding of STEM-based loose play part media is 82.5. 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ANAK TUNARUNGU DALAM MELATIH KECERDASAN VISUAL SPASIAL Noventy, Citta Delia; Mulia, Dedi; Setiawan, Sigit; Jamaludin, Ujang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2760

Abstract

Pada dasarnya anak berkebutuhan khusus membutuhkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan strategi dalam penerapan pembelajaran menggambar pada anak tunarungu terhadap kecerdasan visual spasial dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pembelajaran menggambar pada anak tunarungu terhadap kecerdasan visual spasial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, metode fenomenologi. Instrumen penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berasal dari Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan bahwa 1) Strategi pembelajaran menggambar pada anak tunarungu dalam melatih kecerdasan visual spasal meliputi 3 hal penting yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran. 2) Faktor pendukung dari pembelajaran menggambar ini berasal dari fasilitas yang memadai salah satunya tedapat lemari di tiap sudut kelas yang berisi peralatan belajar dan termasuk peralatan untuk menggambar, peran guru yang mampu melayani anak berkebutuhan khusus terutama dalam komunikasi dengan bahasa isyarat BISINDO. Sedangkan faktor penghambatnya berasal dari peran orang tua terhadap pembelajaran di rumah misalnya saat orang tua membantu anak mengerjakan pekerjaan rumah namun mereka belum fasih dalam berkomunikasi dengan bahasa isyarat yang digunakan anak saat sekolah.
PENERAPAN TEKNIK LOOK AND SAY DALAM MENINGKATKAN DURASI KONTAK MATA ANAK AUTIS DI RA AL- IZZAH: Anak Autis Rahmawati, Atasya Eka; Mulia, Dedi; Abadi, Reza Febri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Penerapan Teknik Look And Say pada anak autis ini dapat meningkatkan durasi kontak mata di RA Al – Izzah. Sebagaimana yang sudah terjadi pada temuan lapangan bahwa peserta didik terlihat masih belum mampu melakukan kontak mata dengan baik sehingga terjadinya kesulitan dalam fokus belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan subjek tunggal (Single Subject Reseacrh) desain penelitian A- B-A. Subjek yang terdapat pada penelitian ini adalah peserta didik yang terdapat di RA Al – Izzah, Kota Serang yakni, R.R.D. Target Behavior dalam penelitian ini adalah meningkatkan durasi kontak mata. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan teknik Look and Say dapat meningkatkan durasi kontak mata peserta didik. Perolehan data terhadap subjek yang telah didapatkan dari nilai mean level fase Baseline-1 (A1) adalah 0 subjek ini sudah diteliti berada dalam kondisi alamiah tanpa terjadinya perlakuan atau intervensi. Pada fase Intervensi (B) rata – rata persentase atau mean level subjek sebesar 2,125 karena pada fase ini subjek sudah mulai diberikan perlakuan atau Intervensi berupa teknik Look and Say. Sementara pada fase Baseline-2 (A2) rata – rata presentase atau mean level subjek 2 atau meningkat dari Baseline-1. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik Look and Say memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan durasi kontak mata anak autis di RA Al – Izzah.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MEMBUAT TELUR ASIN PADA SISWA TUNARUNGU DI SKH NEGERI 01 KOTA SERANG Sundari, Mery; Pratama, Toni Yudha; Mulia, Dedi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3821

Abstract

Penelititan ini dilatar belakangi oleh siswa tunarunguyang belum mampu membuat telur asin oleh karena itupenelitian ini bertujuan untuk mengetahuikeefektivitasan metode direct instruction dalammeningkatkan keterampilan vokasional membuat telurasin pada siswa tunarungu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen denganmenggunakan One Group Pre-test Post-test. Subjekpenelitian ini adalah 5 siswa kelas VIII SMPLB. Instrumen yang digunakan dalam penerapan metodedirect instruction dalam meningkatkan keterampilanvokasional membuat telur asin pada siswa tunarunguadalah tes kinerja berupa lembar penilaian. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata yang diterimasiswa sebelum diberikan perlakuan (pre-test) adalahsebesar 0, setelah diberikan perlakuan nilai rata-rata yang diterima oleh siswa (post-test) meningkatmenjadi 11. Hasil analisis menunjukkan nilai Thitung = 15. Dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan jumlahsampel N = 5, diperoleh nilai Ttabel = 0. Karena Thitung > Ttabel, maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesisalternatif (Ha) diterima. Hal ini mengindikasikanbahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasilpre-test dan post-test setelah diberikannya perlakuan. Penerapan metode direct instruction dapatmeningkatkan keterampilan vokasional membuat telurasin pada siswa tunarungu di SKh Negeri 01 Kota Serang.  
EFEKTIVITAS PERMAINAN BOWLING MODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 PADA ANAK TUNADAKSA DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON Hasena, Fazahra Rahmadhani; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Mulia, Dedi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3904

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak tunadaksa yang mengalami hambatan pada bentuk kelainan atau kecacatan pada sistem otot, tulang dan persendian. Permasalahan yang dialami anak tunadaksa kelas III SDKh ini, selain itu juga mempengaruhi pada tingkat perkembangan kognitifnya, sehingga pada dampak perkembangan kognitif anak tunadaksa ini memiliki keterlambatan atau kesulitan, terutama dalam proses pembelajaran matematika dalam mengenal angka 1-10. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan bowling modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Pada permainan bowling modifikasi adalah perlakuan yang diberikan kepada subjek untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) yang menggunakan desain A-B-A. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tes melalui instrumen yang telah diuji validitas isi berupa expert judgement dan uji realibilitas konsistensi internal dengan teknik alpha cronbach. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif ditampilkan melalui grafik garis. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya efektivitas permainan bowling modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 yang dibuktikan pada target behavior yang dilakukan sebanyak 3 sesi. Baseline (A-1) memperoleh persentase 0% sampai 40%, fase intervensi yang diberikan perlakuan mendapatkan persentase 53% sampai 80% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 60% sampai 83% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 0% sampai 56%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan bowling modifikasi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10.
PENERIMAAN SOSIAL GURU KELAS TERHADAP PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD ISLAM AL AZHAR 10 KOTA SERANG Putri, Shiva Hasanata; Mulia, Dedi; Pratama, Toni Yudha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3953

Abstract

Penerimaan sosial merupakan pengakuan serta penghargaan terhadap individu, baik oleh individu lain maupun kelompok sosial, serta sebagai perhatian positif dari orang lain dalam suatu hubungan yang dekat sehingga individu merasa aman, nyaman serta dihargai keberadaanya. Guru kelas yang mampu menerima dan menghargai keberadaan peserta didik berkebutuhan khusus akan menciptakan suasana belajar yang inklusif, meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Tujuan dari penerlitian ini adalah mengetahui bagaimana penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus SD Islam Al Azhar 10 penerimaan sosial guru kelas teradap peserta didik berkebutuhan khusus dapat dikatakan sudah baik. Aspek penerimaaan sosial oleh Parker dan Asher yang mencakup 5 aspek, yaitu kepedulian, perselisihan, kebersaman, bantuan, dan kedekatan. Secara umum, kelima aspek tersebut menunjukkan bahwa penerimaan sosial guru kelas terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di SD Islam A l Azhar 10 kota Serang telah diterapkan oleh guru kelas.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN DI SKH NEGERI 01 PANDEGLANG Salsabila, Eva Hilda; Mulia, Dedi; Asmiati, Neti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3996

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan belum mampu membaca huruf konsonan. Salah satu penyebabnya ialah kurang optimalnya pembelajaran pada media interaktif yang dilakukan oleh guru. Media wordwall adalah platform pembelajaran interaktif berbasis web yang digunakan untuk membuat berbagai permainan edukatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media wordwall dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik tunagrahita ringan kelas V di SKh Negeri 01 Pandeglang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain Single Subject Research (SSR) tipe A-B-A. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita ringan kelas V di SKh Negeri 01 Pandeglang. Target behavior dalam penelitian ini yaitu kemampuan menunjukkan huruf, menyebut kan huruf, dan menuliskan huruf konsonan (b,c,d,f,g,h,j,k,l,m) dalam aspek membaca permulaan. Hasil penelitian menunjukkan pada kemampuan menunjukkan huruf konsonan mendapatkan rata-rata persentase atau mean level dari fase baseline A1, intervensi (B), dan baseline A2 yaitu 40%,92,2%, dan 75%. Pada hasil penelitian kemampuan menunjukkan huruf konsonan dari fase baseline A1, intervensi (B), baseline A2 yaitu 40%,89,7%,dan 65%. Kemudian hasil penelitian kemampuan menuliskan huruf konsonan dari fase baseline A1, intervensi (B), baseline A2 yaitu 30%,93,5%, dan 65%. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan media wordwall memberikan pengaruh pada kemampuan membaca permulaan pada siswa tunagrahita ringan kelas V di SKh Negeri 01 Pandeglang.