Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Profil Kondisi Fisik Dominan Atlet Putra Tim Pon XX Rugby 7’s Papua: Profil Kondisi Fisik Dominan Atlet Putra Tim Pon XX Rugby 7’s Papua Taplo, Ngawok; Womsiwor, Daniel; Hasan, Baharuddin
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 5 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v5i1.3953

Abstract

This research aims to determine the profile of the dominant physical condition of male athletes from the PON XX Rugby 7 Papua team. The method used is the survey method. The research sample used total sampling, namely 12 athletes. The analysis technique used is quantitative descriptive analysis technique with percentages. The research variables are 5 components of rugby's dominant physical condition which are the test items: Strength, Speed, Power, Agility, Endurance. The results of the study showed that of the 12 athletes, only a few categories met and the remaining 0% or 0 people, including: Strength (squat) athletes were in the category ''very good'' 83.33% or 10 people and the category "poor ” 16.67% or 2 people. Strength (Bench Press) of athletes in the "poor" category is 8.33% or 1 person, "medium" is 25% or 3 people, "good" is 8.33% or 1 person, "very good" is 58.34 % or 7 people. The speed of athletes in the "very poor" category was 16.67% or 2 people, "medium" was 25% or 3 people, "good" was 16.67% or 2 people, "very good" was 14.66% or 5 person. Power (Vertical jump) of athletes in the category "very poor" 16.67% or 2 people, "poor" 16.67% or 2 people, "medium" 50% or 6 people, "good" 16.67% or 2 people. Athletes' agility in the "poor" category was 8.33% or 1 person, "medium" was 41.67% or 5 people, "good" was 25% or 3 people, "very good" was 25% or 3 people. The endurance of athletes in the "very good" category was 8.33% or 1 person. Category "good" 8.33% or 1 person. Category "medium" 33.33% or 4 people. The “less” category is 50% or 6 people. Conclusion The physical condition of the men of the XX PON team of Papuan Rugby Athletes as a whole is classified into 3 categories, namely 12 athletes, there are 3 people or 25% whose physical condition is in the ''poor'' category, 6 people or 50% have the physical condition in the ''good'' category and 3 people (25%) have the ''Very Good” category.
COACHING CLINIC PEMASANGAN KINESIO TAPING PADA KASUS CEDERA OLAHRAGA ATLET REMAJA Kardi, Ipa Sari; Wijaya, I Putu Eka; Hasan, Baharuddin; Ibrahim, Ibrahim; CS, Ansar; Kurdi, Kurdi; Muhammad, Junalia; Nasruddin, Nasruddin; Yudistira, Indra; Sahruni, Ade Yuni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i2.51367

Abstract

Cedera olahraga merupakan masalah yang sering dialami oleh atlet baik saat latihan maupun kompetisi. Berdasarkan masalah tersebut diperlukan pencegahan dan penanganan cedera olahraga yang tepat dan dapat dilakukan oleh atlet. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pemasangan kinesio taping. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini yaitu atlet PPLP/PPLPD Privinsi Papua dibawah binaan Dinas Olahraga dan Pemuda (DISORDA) Papua dengan total 121 atlet. Atlet yang terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 48 atlet (28 atlet putra dan 20 atlet putri). Metode yang digunakan yaitu coaching clinic dengan menerapkan learning by doing. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan pemasangan kinesio taping sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diberikan coaching clinic. Hasil coaching clinic menunjukkan bahwa sebelum diberikan coaching clinic diperoleh hasil dominan jawaban “tidak” yaitu sebesar 59.5%, sedangkan setelah diberikan coaching clinic diperoleh hasil dominan jawaban “ya” yaitu sebesar 75.1%. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan setelah coaching clinic dengan nilai sig. 2-tailed 0.001 < 0.05. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu coaching clinic pemasangan kinesio taping memberikan dampak yang baik terkait pencegahan dan penangan cedera olahraga. Berdasarkan hal tersebut diharapak kepada DISORDA dan pengelola PPLP/PPLPD Provinsi Papua untuk menerapkan pemasangan kinesiotaping pada atlet baik saat latihan atau kompetisi dalam situasi yang memungkinkan terjadinya cedera
PELATIHAN PENGENALAN HURUF MENGGUNAKAN WEBSITE ALPHABET DI POS PAUD ALAMANDA 105 JEMBER Fitri, Zilvanhisna Emka; Hasan, Baharuddin; Madjid, Abdul; Imron, Arizal Mujibtamana Nanda
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i2.32

Abstract

Perkembangan anak usia dini dapat dilihat dari proses pengembangan bahasa baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Aspek pengembangan bahasa anak meliputi pengenalan huruf, kata serta merangkai kata menjadi kalimat sederhana untuk menambah kosakata. Indikator dalam menganalisis kesulitan membaca anak terdiri dari kemampuan anak dalam membaca huruf vocal dan huruf konsonan, serta kelancaran anak dalam menirukan bunyi huruf. Website ALPHABET menjadi media pembelajaran alternatif pengenalan huruf yang menyenangkan serta membantu sekolah paud yang memiliki keterbatasan staf pengajar dan media pembelajaran. Terjadi peningkatan kemampuan siswa setelah pelatihan tersebut namun perlu adanya kegiatan pelatihan keberlanjutan untuk meningkatkan daya ingat anak mengingat konsentrasi anak mudah terganggu oleh kondisi di lingkungannya.
Survey Of Students Learning Interest in Basketball at SMA Negeri 3 Sentani CS, Ansar; I Putu Eka Wijaya Putra, Eka; Hasan, Baharuddin; Syahruddin, Syahruddin; Syaiful Syam, Muh.; Womsiwor, Daniel
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.43

Abstract

The aim of this research is to determine students' interest in basketball at SMA Negeri 3 Sentani. This research method uses a survey method by giving questionnaires (Questionnaire) to students using descriptive survey research because it describes the condition of the respondents. The sample for this research was a total population of 150. The results of the research were 12 or 18% of students who played diligently and actively to become professional basketball players. As many as 72 students or 45% were interested in playing basketball for health purposes, while 17 students or 11% were motivated by social encouragement, and 41 students or 23% played basketball just for fun. The learning aspect of basketball students averages 75% because the personal aspect is obtained from the percentage results for each sub-variable using value intervals and number of students.
The Influence Of Interest In Sports On Student Learning Outcomes In The Subject Of Physical Education In Class VI SD YPKP 1 SENTANI Nasruddin, Nasruddin; Muhammad, Junalia; CS, Ansar; Kardi, Ipa Sari; Hasan, Baharuddin; Ibrahim, Ibrahim; Dike, Ivon Marlin; Engelique, Renata Anastasya; Lewier, Meilani Paulina
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 4 No. 1 (2024): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v4i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh minat berolahraga dan bagaimana pengaruh pada mata pelajaran pendidikan jasmani di kelas VI SD YPKP 1 Sentani. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pada pendekatan penelitian kuantitatif diartikan sebagai metode yang meneliti populasi atau sampel tertentu, analisis data bersifat statistik yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditentukan. Penelitian menentukan sampel dengan menentukan dan menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah siswa 30 orang. Sedangkan pengumpulan data penelitian menggunakan tes (Pre test dan Post tes), kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah nilai Ftabel Anova didapatkan Fhitung sebesar Fhitung = 8.268 dengan tingkat signifikansi probabilitas 0.040 < 0.050, maka model regresi dipakai untuk memprediksi variabel minat berolahraga. Penelitian ini membahasan tentang minat berolahraga sebesar 60% dengan kategori tinggi, 27% dengan kategori sedang, dan 13% dengan kategori rendah. Sedangkan hasil mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 53% kategori tinggi, 43% kategori sedang, dan 4% kategori rendah. Hasil analisis data berpengaruh secara signifikan antara minat berolahraga terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 43%. Sehingga Ha diterima dan berbunyi terdapat pengaruh secara siginifikan pada minat berolahraga terhadap minat belajar pada mata pelajaran pendidikan jasmani.
Analisis Persepsi Mahasiswa Dalam Pembelajaran Sport Massage Berbasis Multimedia Hasan, Baharuddin; Kardi, Ipa Sari; Ibrahim, Ibrahim; CS, Ansar; Asri, Astini
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v4i1.1650

Abstract

Perkembangan teknologi dalam pembelajaran mempermudah mahasiswa dalam mengakses dan memahami materi, khususnya materi sport massage yang dalam pelaksanaannya terdapat praktik yang membutuhkan multimedia berupa video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa dalam menggunakan multimedia berupa video pembelajaran sport massage. Menerapkan metode penelitian deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa dalam menggunakan multimedia sport massage. Sampel berjumlah 70 mahasiswa yang diperoleh melalui random sampling. Alat pengumpul data berupa kuesioner yang disebarkan melalui Google Form. Ditemukan bahwa persepsi mahasiswa dominan pada kategori setuju sebanyak 58.6%, kategori sangat setuju sebanyak 31.4%, kategori netral sebanyak 8.6%, kategori tidak setuju sebanyak 1.4%, dan tidak ada yang memiliki persepsi kategori sangat tidak setuju. Selain itu ditemukan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa laki-laki dengan perempuan berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai P-value 0.009 < 0.05 yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara persepsi laki-laki dan perempuan. Disimpulkan mahasiswa dominan setuju dengan penggunaan multimedia berupa video pembelajaran sport massage, selain itu terdapat perbedaan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan dampak positif dari penggunaan multimedia berupa video pembelajaran, sehingga diharapkan penyajian materi pembelajaran dapat menggunakan multimedia sebagai sarana yang efektif dan efisen menyampaikan materi.
SOSIALISASI OLAHRAGA KESEHATAN DI SMA 2 YAPIS ARSO X DALAM UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN Ita, Saharuddin; Sutoro; Asri, Astini; Kardi, Ipa Sari; Hasan, Baharuddin; Ibrahim; CS, Ansar
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.7902

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya olahraga dalam meningkatkan derajat kesehatan dan meminimalisir penyakit. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi pola hidup sehat. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini yaitu guru (n=4) dan siswa (n=26) SMA 2 Yapis Arso X Kabupaten Keerom Provinsi Papua. Menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan informasi berupa tingkat pengetahuan pola hidup sehat. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru dan siswa SMA 2 Yapis Arso X Kabupaten Keerom Provinsi Papua setelah mengikuti sosialisasi. Hasil pretest guru dominan kategori cukup sebesar 75% meningkat menjadi baik sebesar 100% pada posttest. Siswa putra pretest dominan kategori kurang sebesar 50% meningkat menjadi baik sebesar 58,3%, dan siswa putri pretest dominan kategori cukup 42,9% meningkat menjadi baik sebesar 64,3%. Berdasarkan hasil yang diperoleh sosialisasi berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan guru dan siswa tentang pentingnya olahraga sebagai salah satu aspek meningkatkan pola hidup sehat dan derajat kesehatan.
COACHING CLINIC PEMASANGAN KINESIO TAPING PADA KASUS CEDERA OLAHRAGA ATLET REMAJA Kardi, Ipa Sari; Wijaya, I Putu Eka; Hasan, Baharuddin; Ibrahim, Ibrahim; CS, Ansar; Kurdi, Kurdi; Muhammad, Junalia; Nasruddin, Nasruddin; Yudistira, Indra; Sahruni, Ade Yuni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i2.51367

Abstract

Cedera olahraga merupakan masalah yang sering dialami oleh atlet baik saat latihan maupun kompetisi. Berdasarkan masalah tersebut diperlukan pencegahan dan penanganan cedera olahraga yang tepat dan dapat dilakukan oleh atlet. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pemasangan kinesio taping. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini yaitu atlet PPLP/PPLPD Privinsi Papua dibawah binaan Dinas Olahraga dan Pemuda (DISORDA) Papua dengan total 121 atlet. Atlet yang terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 48 atlet (28 atlet putra dan 20 atlet putri). Metode yang digunakan yaitu coaching clinic dengan menerapkan learning by doing. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan pemasangan kinesio taping sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diberikan coaching clinic. Hasil coaching clinic menunjukkan bahwa sebelum diberikan coaching clinic diperoleh hasil dominan jawaban œtidak yaitu sebesar 59.5%, sedangkan setelah diberikan coaching clinic diperoleh hasil dominan jawaban œya yaitu sebesar 75.1%. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan setelah coaching clinic dengan nilai sig. 2-tailed 0.001 < 0.05. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu coaching clinic pemasangan kinesio taping memberikan dampak yang baik terkait pencegahan dan penangan cedera olahraga. Berdasarkan hal tersebut diharapak kepada DISORDA dan pengelola PPLP/PPLPD Provinsi Papua untuk menerapkan pemasangan kinesiotaping pada atlet baik saat latihan atau kompetisi dalam situasi yang memungkinkan terjadinya cedera
Pelatihan Penerapan Contract Relax sebagai Upaya Pencegahan Cedera Olahraga Atlet Papua Ita, Saharuddin; Hasan, Baharuddin; Kardi, Ipa Sari; Guntoro, Tri Setyo; Ibrahim, Ibrahim; CS, Ansar; Wijaya Putra, I Putu Eka; Asri, Astini; Yudistira, Indra; Logo, Yermia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19152

Abstract

One of the problems experienced by Papuan athletes is sports injuries that limit athletes in carrying out optimal training programmes. A dense and strenuous training programme causes a tendency for sports injuries to occur. The purpose of this community service is to upgrade knowledge and skills on how to apply contract relax as an effort to prevent sports injuries. The method used is training with the flow of material delivery and demonstration. The population in this community service is PPLP / Papua athletes with a total of 98 athletes. The sample used was 50 athletes from 11 sports who were randomly selected. The results obtained were an increase in the knowledge of Papuan athletes about contract relax, the dominant pretest results in the very low category of 40 athletes (80%) became the dominant category of very high 25 athletes (50%), high category 15 athletes (30%), and medium category 9 athletes (18%). The results of the t test analysis (paired sample test) obtained a sig value (2-tailed) = 0.001 0.05. Based on the results obtained, it can be concluded that the training provided has a positive impact on Papuan athletes in terms of increasing knowledge about the application of contract relax as an effort to prevent sports injuries.Salah satu permasalahan yang dialami oleh atlet Papua adalah cedera olahraga yang membatasi atlet dalam menjalankan program latihan dengan optimal. Program latihan yang padat dan berat menyebabkan kecenderungan terjadinya cedera olahraga. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengupgrade pengetahuan dan keterampilan tentang cara penerapan contract relax sebagai upaya pencegahan cedera olahraga. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan alur penyampaian materi dan demonstrasi. Populasi dalam pengabdian masyarakat ini adalah atlet PPLP/D Papua dengan total 98 atlet. Sampel yang digunakan sebanyak 50 atlet dari 11 cabang olahraga yang dipilih secara random. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan pengetahuan atlet Papua tentang contract relax, hasil pretest dominan kategori sangat rendah sebanyak 40 atlet (80%) menjadi dominan kategori sangat tinggi 25 atlet (50%), kategori tinggi 15 atlet (30%), dan kategori sedang 9 atlet (18%). Hasil analisis uji t (paired sample test) didapatkan nilai sig (2-tailed) = 0.001 0.05. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang diberikan memberikan dampak positif terhadap atlet Papua dalam hal peningkatan pengetahuan tentang penerapan contract relax sebagai upaya pencegahan cedera olahraga.
Perbedaan Karakteristik Cedera Olahraga yang dialami Atlet Nomor Lintasan dan Nomor Lapangan pada Invitasi Atletik PASI Papua Menuju PON XXI Ibrahim, Ibrahim; Kardi, Ipa Sari; Hasan, Baharuddin; Ita, Saharuddin; Lin, Shu-Cheng
Journal of Sport Science and Education Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v8n2.p94-102

Abstract

The risk of injury in athletes tends to be greater during competition. This study aims to determine the differences in the characteristics of sports injuries that are dominantly experienced by track and field athletes during selection of Papuan athletes for PON XXI 2024. This study uses quantitative research with comparative methods. The population in this study were 409 athletes who participated in the PASI Papua Athletics Invitation. Sampling was chosen purposively among athletes who made it into the final round on track numbers and field numbers which were 264 athletes (track numbers = 185 and field numbers = 79). Data was collected using sports injury identification questionnaire for athletes to find out the characteristics of the dominant sports injuries experienced by athletes. The results showed that the sports injuries experienced by track number athletes were sprain and strains that predominantly occurred in the lower extremities, while injuries experienced by field number athletes were also dominant sprain and strains that occurred in the upper extremities and lower extremities. The results of the independent sample t test wasp=0.804 which indicates no differences in the characteristics of sports injuries experienced by athletics, although there are differences in the location of the injury.