Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EFEKTIFITAS TERAPI MINDFULNESS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI Agung Widiastuti; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Devina Ayuningtyas; Jasita Salma Dellila
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.905 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2060

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi setiap tahunnya mengalami peningkatan, penangananhipertensi selain dengan farmakologi bisa dilakukan dengan non farmakologi salah satunyaadalah dengan terapi mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapimindfulness terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode:Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain one group pretest-posttest design.Pengumpulan data dilakukan di Kelurahan Begajah Sukoharjo. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh lansia dengan jumlah sampel 30 responden. Teknik pengambilan sampel dengantotal sampling. Analisis data menggunakan uji T sampel berpasangan. Nilai P dua sisi <0,05dianggap signifikan secara statistik. Semua data dianalisis menggunakan program SPSS 20.0.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar lansia mengalamihipertensi sedang (54,0%), hasil setelah intervensi kurang dari separuh lansia mengalamihipertensi ringan (47,0%). Ada pengaruh meditasi mindfulness terhadap penurunan tekanandarah pada lansia penderita hipertensi (p<0,05). Kesimpulan: Analisis ini mengkonfirmasi efekmindfulness untuk menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Berdasarkanhasil penelitian ini disarankan untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada lansia tentangterapi nonfarmakologis yang mudah dilakukan oleh lansia agar dapat mengetahui pencegahandan mengurangi penyakit yang diderita serta memeriksakan penyakit dari pelayanan kesehatanterdekat.
STRETCHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI NYERI PADA LANSIA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI TAWANGSARI SUKOHARJO Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Agung Widiastuti; Fakhrudin Nasrul Sani; Mustain
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.099 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2063

Abstract

Latar belakang: Masalah Kesehatan pada lansia yang dialami sangat bervariasi.Keterbatasan lansia hingga tidak mampunya melakukan aktivitas fisik membuat lansia merasasakit. Masalah fisik yang sering dialami oleh lansia seperti gout arthritis yang ditandai dengangejala nyeri pada sendi disertai bengkak, peradangan pada area tersebut. Penyebab utama adalahtingginya kadar asam urat dalam darah, jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan komplikasiseperti kelainan bentuk tulang sampai komplikasi pada ginjal dan osteoporosis. Penatalaksanaanyang dapat diberikan untuk penderita Gout arthritis untuk mengurangi nyeri salah satunyaStretching exercise. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merekomendasikanpraktik bagi perawat mengenai intervensi yang dapat diterapkan untuk mengontrol danmenurunkan nyeri pada penderita Gout arthritis. Metode: Desain penelitian menggunakan preeksperimental dengan 31 responden lansia dengan Teknik purposive sampling dan dianalisisdengan menggunakan Wilcoxon Matched Test. Hasil: implementasi stretching exercise yangdiberikan kepada responden mengalami penurunan, yang ditunjukkan melalui uji Analisa statisticdengan menggunakan Wilcoxon, dengan tingkat signifikan dengan nilai p value=0,000.Kesimpulan: stretching exercise efektif dalam menurunkan nyeri pada lansia penderita goutarthritis
EFEKTIVITAS RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Agung Widiastuti; Marni; Noor Sari Aditiya; Ady Irawan AM
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.056 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2075

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan masalah kesehatan pada lansia dikarenakan adanya prosespenuaan yang dapat menyebabkan munculnya penyakit degeneratif pada sistem metabolik. Kasustersebut salah satunya adalah diabetes mellitus, penanganan diabetes mellitus selain denganfarmakologi bisa dilakukan dengan non farmakologi salah satunya adalah dengan terapi ototprogresif. Tujuan : Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi otot progresif.Metode : Mencari data base sumber pustaka yang relevan dengan menggunakan mesin pencariEbsco, Pubmed, Sciencedirect, dan Google Scholar dengan menggunakan Kata Kunci: Diabetesmellitus, Gula Darah, Relaksasi Otot progresif, dari hasil pencarian yang sesuai dengan kriteriainklusi dan eksklusi, yaitu sebanyak tujuh artikel dimana artikel diambil dengan menggunakananalisis PICO. Hasil: Dari studi literatur didapatkan hasil teknik relaksasi otot progresif dapatmenurunkan gula darah pada penderita Diabetes Mellitus. Kesimpulan : Relaksasi otot progresifdapat mengaktifkan sistem parasimpatis sehingga bermanfaat dapat mempengaruhi hormonkortisol sehingga bermanfaat menurunkan kadar insulin didalam darah
Hubungan Koping dan Kecemasan dengan Nyeri Post-ORIF Ekstremitas Bawah di RS Ortopedi Surakarta Muhammad Langlang Tahta Raharja; Agung Widiastuti; Endrat Kartiko Utomo
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lower extremity fractures are a significant musculoskeletal problem with a steadily increasing incidence globally and nationally. The standard treatment for fractures is ORIF. ORIF procedures cause postoperative pain, which is greatly influenced by psychological factors such as anxiety levels and the patient's coping mechanisms. Poorly managed post-ORIF pain can negatively impact physiological responses, emotional status, and slow down the patient's healing process. While pharmacological pain management remains a priority, there is still a need to integrate more optimal non-pharmacological interventions to address anxiety and pain at Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital in Surakarta, making an understanding of the relationships between these variables essential. This is a quantitative study with a descriptive correlational design and a cross-sectional approach. The study population includes all patients who have undergone lower extremity ORIF, with a sample of 35 respondents selected using purposive sampling techniques that meet the inclusion criteria. Data collection was conducted using standardized questionnaire instruments: the Jalowiec Coping Scale (JCS) to measure coping mechanisms, the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) to assess anxiety levels, and the Numeric Rating Scale (NRS) to measure pain intensity. Data analysis utilized the Spearman Rank correlation test to test the hypothesis. The results of bivariate statistical analysis showed a significant relationship between coping mechanisms and pain intensity (p-value 0.002, r= -0.509) and between anxiety levels and pain intensity (p-value 0.000, r= 0.797) in patients who had undergone lower extremity ORIF. Conclusion: There is a relationship between coping mechanisms and anxiety levels with pain intensity in patients who have undergone lower extremity ORIF at Prof. Dr. R. Soeharso Orthopedic Hospital in Surakarta.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia di Desa Cemani Tito Angelito Correia; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Fakhrudin Nasrul Sani; Agung Widiastuti
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.229

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering disebut silent killer karena umumnya tidak menunjukkan gejala yang jelas namun berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama pada lansia. Aktivitas fisik, termasuk senam aerobik low impact, diketahui berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah melalui peningkatan fungsi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Cemani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah lansia hipertensi di Desa Cemani. Tekanan darah diukur sebelum dan setelah intervensi senam aerobik low impact. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang bermakna setelah pemberian intervensi senam aerobik low impact, dengan nilai signifikansi sebesar p = 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa senam aerobik low impact berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Â