Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Pada Pembelajaran Lompat Jauh SMA Negeri 6 Semarang Putra, Fiki Maulana; Setyawan, Danang Aji
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dan mengetahui tentang penerapan media audio visual untuk meningkatan kemampuan numerasi pada pembelajaran lompat jauh SMA Negeri 6 Semarang. Metode penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimental design. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 6 Semmarang, dengan jumlah sebanyak 36 siswa, yang terdiri dari 18 anak dikategorikan ke kelas kontrol dan 18 anak dikategorikan menjadi kelas eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pre-test post-test. Tahapan dalam penelitian ini dibagi menjadi empat tahap yaitu tahap pertama merupakan tahap pre lapangan, tahap kedua yaitu pengamatan proses pembelajaran, serta melakukan pengumpulan data, tahap ketiga analisis data, serta tahap keempat yaitu membuat laporan tertulis dari penelitian yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ttabel pada uji t-test for equality of means dengan taraf signifikan kedua kelas menunjukkan bahwa untuk nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 > 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dari hipotesis dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata dari nilai posttest baik dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapakan media audio visual yang berisi tentang pembelajaran lompat jauh menjadikan siswa menjadi lebih antusias dalam pembelajaran.
Media Audio Visual untuk Meningkatkan Literasi Peserta Didik Kelas X pada Materi Gerak Roll Belakang Seta Pujiyanti, Mega; Aji Setyawan, Danang; Suwarso, Suwarso
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i4.1847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi peserta didik kelas X dalam materi senam lantai “roll belakang” di SMK Yayasan Pharmasi Semarang menggunakan pembelajaran media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjeknya sejumlah 33 peserta didik kelas X. Data penelitian berupa data hasil belajar yang diperoleh dari guru pengampu mata pelajaran PJOK kelas X dan penilaian yang dilakukan pada setiap akhir siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan penerapan media pembelajaran berbentuk audio visual mampu meningkatkan keterampilan literasi peserta didik dalam materi senam lantai “roll belakang” di kelas X SMK Yayasan Pharmasy Semarang. Kemampuan literasi peserta didik meningkat pada setiap siklus pembelajaran. Pada pra-siklus peserta didik dengan nilai tuntas sebanyak 16 dengan presentase 48,48%, penilaian pada siklus I peserta didik dengan nilai tuntas menjadi 24, dengan presentasi 72,72%. Dalam siklus II peserta didik yang mendapat nilai tuntas meningkat sebanyak 28 peserta didik dengan presentasi 84,84%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan keterampilan literasi pada materi senam lantai gerak roll belakang peserta didik keas X SMK Yayasan Pharmasy Semarang.
Measuring Level of Motoric Ability Utilizing Bocce Ball for Children with Mild Mentally Disabled Kresnapati, Pandu; Fatkhu Royana, Ibnu; Setyawan, Danang Aji
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 6 No 1 (2024): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2024.6.1.13534

Abstract

Adaptive physical education is designed for children with disabilities. The school system, learning strategies, and the overall school environment need to be prepared to overcome the challenges faced by children with disabilities. The main obstacle in learning adaptive physical education is the low enthusiasm of children during the learning process. This research used a quantitative descriptive approach. The primary variable is the ability of children with mild mental disabilities to throw the ball at the bocce game. The research subject is 26 mentally disabled students, consisting of 16 males and 10 females. Data analysis techniques using descriptive statistical techniques using percentages. The study's results reveal that Post-intervention results indicate a notable improvement in gross motor skills. The intervention significantly enhanced the gross motor skills of male students, with 81.25% achieving "Good" or "Excellent" scores in the final assessment, compared to their initial scores, which were predominantly in the "Less" category. In comparison, the gross motor skills of female students, with 70% achieving "Good" scores, compared to the initial scores predominantly in the "Less" category.
Pengaruh Latihan Plyometric Single Leg Hop Dan Latihan Get the Point Terhadap Akurasi Shooting Jarak Jauh Attamimi, Muhammad Syafiq; Royana, Ibnu Fatkhu; Setyawan, Danang Aji
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Plyometric Single Leg Hop dan latihan Get the Point terhadap peningkatan akurasi shooting jarak jauh pada pemain usia 13 tahun di SSB WEFA Wonosobo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (two group pretest–posttest design) dengan jumlah sampel 30 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Instrumen penelitian berupa tes akurasi shooting yang dilaksanakan sebelum dan sesudah program latihan. Analisis data meliputi uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan akurasi shooting pada kedua kelompok latihan. Kelompok Plyometric Single Leg Hop meningkat dari rata-rata 9,80 menjadi 18,07, sedangkan kelompok Get the Point meningkat dari 10,13 menjadi 19,00. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (Sig. = 0,000 < 0,05), yang berarti kedua latihan efektif meningkatkan akurasi shooting. Namun, uji independent sample t-test menunjukkan nilai Sig. = 0,561 (> 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua metode latihan. Dengan demikian, kedua model latihan dapat dijadikan alternatif program pembinaan untuk meningkatkan akurasi shooting jarak jauh pada pemain sepak bola usia dini.
Pelatihan Futsal Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi dan Pengalihan terhadap Gadget Anak di Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Setyawan, Danang Aji; Royana, Ibnu Fatkhu; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26611

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak dan mengalihkan dari ketergantungan gawai. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat anak-anak di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan terhadap aktivitas fisik dan cabang olahraga futsal, seiring dengan meningkatnya kecenderungan bermain gawai. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL).  Target dari kegiatan pengabdian ini adalah 29 anak-anak dengan rentang usia 10-15 tahun tahun. Langkah kegiatan mulai dari observasi, penentuan solusi, penerapan yang terdiri tiga tahapan, hasil dan juga evaluasi atau monitoring.  Hasil   perolehan minat anak terhadap olahraga futsal pada kategori sangat tinggi berjumlah 14 anak (48,1%), kategori tinggi sebanyak 9 anak (41,6%), dan kategori cukup tinggi sebanyak 6 anak (10,3%). Kesimpulan dari pengabdian ini membantu menurunkan ketergantungan anak pada penggunaan gadget. Dalam jangka panjang, program ini meningkatkan pemahaman orang tua terkait risiko cedera olahraga serta pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak.
PENGARUH PROGAM LATIHAN BENCH PRESS DAN BUTTERFLY TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN ATLET HANDBALL Sutikno, Kotibul; Danang Aji Setyawan; Setiyawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12117

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh kondisi atlet bola tangan putra di Kota Demak yang masih menunjukkan kekuatan fisik yang relatif rendah, terutama pada otot lengan, serta terbatasnya variasi metode pelatihan yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental pretest–posttest, memanfaatkan tes lemparan bola obat dua tangan dengan populasi 16 atlet. Pengambilan sampel dilakukan melalui pasangan ordinal dengan memberi peringkat hasil pengukuran dari skor tertinggi hingga terendah, kemudian secara bergantian menugaskan subjek ke dalam kelompok perlakuan. Prosedur ini dimaksudkan untuk memastikan distribusi kemampuan awal yang lebih seimbang antar kelompok. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, pengujian normalitas, pengujian homogenitas, dan pengujian hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa skor pretest rata-rata kelompok pelatihan bench press adalah 254,63, yang meningkat menjadi 355,63 pada posttest. Sementara itu, kelompok pelatihan butterfly memiliki skor pretest rata-rata 253,50, yang meningkat menjadi 295,63 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata 42,13. Berdasarkan analisis, nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) adalah 0,006. Karena nilai Sig. 0,006 kurang dari 0,05, H0 ditolak dan Ha3 diterima. Selain itu, perbedaan rata-rata peningkatan pada kelompok bench press lebih tinggi daripada kelompok butterfly (101,00 > 42,13). Dapat disimpulkan bahwa latihan bench press memiliki efek yang lebih besar dalam meningkatkan kekuatan otot lengan dibandingkan dengan latihan butterfly.
Pelatihan Futsal Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi dan Pengalihan terhadap Gadget Anak di Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Setyawan, Danang Aji; Royana, Ibnu Fatkhu; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26611

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak dan mengalihkan dari ketergantungan gawai. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat anak-anak di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan terhadap aktivitas fisik dan cabang olahraga futsal, seiring dengan meningkatnya kecenderungan bermain gawai. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL). Target dari kegiatan pengabdian ini adalah 29 anak-anak dengan rentang usia 10-15 tahun tahun. Langkah kegiatan mulai dari observasi, penentuan solusi, penerapan yang terdiri tiga tahapan, hasil dan juga evaluasi atau monitoring. Hasil perolehan minat anak terhadap olahraga futsal pada kategori sangat tinggi berjumlah 14 anak (48,1%), kategori tinggi sebanyak 9 anak (41,6%), dan kategori cukup tinggi sebanyak 6 anak (10,3%). Kesimpulan dari pengabdian ini membantu menurunkan ketergantungan anak pada penggunaan gadget. Dalam jangka panjang, program ini meningkatkan pemahaman orang tua terkait risiko cedera olahraga serta pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak.
Enhancing aerobic endurance in football players through high-intensity interval training and a game-based approach Arjun Pamungkas; Setiyawan; Danang Aji Setyawan
Sriwijaya Journal of Sport Vol. 5 No. 3 (2026): Sriwijaya Journal of Sport
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55379/sjs.v5i3.246

Abstract

Research Background: Aerobic endurance is important in soccer because the game requires high-intensity activity with quick recovery. However, training at the school level is often not based on a balanced scientific approach. Research Objectives: This study aims to analyze and compare the effects of High-Intensity Interval Training (HIIT) and the Game-Based Approach on aerobic endurance. Method: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The sample consisted of 20 students participating in a soccer extracurricular program, divided into two groups and trained for 12 sessions. Aerobic endurance was measured using the Bleep test. Data were analyzed using paired and independent sample t-tests (α = 0.05). Results: Both training methods significantly improved aerobic endurance (p < 0.05). However, there was no significant difference between the two groups. Conclusion: HIIT and the Game-Based Approach are equally effective in improving aerobic endurance and can be applied based on students’ needs and characteristics.
PENGARUH METODE LATIHAN SMALL-SIDED GAMES TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN FUTSAL REMAJA DI COMAL FUTSAL ACADEMY Syahrul Amri; Danang Aji Setyawan; Muh. Isna Nurdin Wibisana
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 9, No 1 (2026): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v9i1.23299

Abstract

Kelincahan merupakan komponen fisik utama dalam futsal karena pemain harus mampu bergerak cepat dan mengubah arah secara efektif dalam ruang permainan yang sempit. Small-Sided Games (SSG) menjadi salah satu model latihan yang menstimulasi kondisi permainan nyata, sehingga berpotensi meningkatkan kelincahan pemain usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan SSG terhadap kelincahan pemain futsal remaja di Comal Futsal Academy. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental model one group pretest–posttest dan melibatkan 20 pemain berusia 13–19 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi latihan SSG dilakukan sebanyak 12 sesi selama empat minggu, sementara kemampuan kelincahan diukur menggunakan Illinois Agility Test sebelum dan setelah perlakuan. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kelincahan yang signifikan, ditunjukkan oleh penurunan waktu rerata sebesar 1,038 detik (t(19)=5,297; p=0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa SSG efektif digunakan sebagai metode latihan untuk mengembangkan kelincahan pemain futsal remaja. Penelitian ini merekomendasikan penerapan SSG dalam program pembinaan fisik untuk mendukung performa pemain secara optimal.
Analisis perkuliahan daring mahasiswa PJKR Universitas PGRI Semarang sebagai dampak pandemi covid 19 Setiyawan; Kresnapati, Pandu; Aji Setyawan, Danang
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 1 No. 1 (2020): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/es:ijope.2020.vol1(1).5148

Abstract

The purpose of conducting this research is to obtain data on the form of lectures and the results of information on students' efforts to take part in online lectures on PJKR students at the University of PGRI Semarang as a covid effect 19. The research method uses quantitative descriptive using survey methods. Data collection techniques using a questionnaire. The subjects in this study were PJKR University PGRI Semarang students in the second, fourth and sixth semesters. Research conducted obtained the following results: (a) Aspects of the distribution of students in the second semester 47.7%, semester four 21.2% and semester six 31.1%. (b) The most widely used application aspects are Zoom 34.7%, SIP 41.2%, SPADA 1.3% and Google Classroom 22.8%. (c) The duration of online learning is more than 60 minutes 18.6%, 30 minutes to 60 minutes 64.8% and under 30 minutes 16.6%. (d) Material aspects, namely: easy to understand 71.2% and material difficult to understand 28.8%. (e) Aspects of student readiness, in the ready category of 20.9%, quite ready 52.4%, less ready 26.7%. (f) The biggest obstacle for students is challenging the signal of 58.9%, quota of 25.3%, and time of 15.8%. From the research that has been carried out it can be concluded: (1) The form of lectures conducted at the PJKR Study Program of the University of PGRI Semarang utilizes online learning platforms such as Zoom, Google Classroom, SPADA, and SIP. While for field practice lectures using video and assignment forms, (2) The efforts of students to take part in online learning are quite good with the acquisition being quite ready and the percentage is 52.4%.