Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Types of Directive Speech Acts in “Fall” Movie 2022 Anggraini, Marisa; Afriana, Afriana
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 11 No. 2 (2023): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v11i2.4250

Abstract

This research investigates the types of directive speech acts in the movie "Fall" which was released in 2022. The data in this research were taken from the utterances produced by the characters in the movie "Fall". This study uses a descriptive qualitative method from Creswell (2018), because the data are in the form of words and phrases. The theory from Yule (1996) was applied to identify the types of directive speech acts in the data sources. Then, this research applies the theory from Sudaryanto (2015) about the observation method and non- participation techniques used to collect data from the movie. The results showed that there were 21 directive speech act data in the movie "Fall". And the 10 data are divided into 5 types of directive speech acts. Those were 3 command data, 7 command data, 5 request data, 4 suggestion data, and 2 suggestion data. The type of request is the most used type of directive speech act in the movie "Fall" 2022. 
Hubungan Tindakan Bullying Dan Stres Terhadap Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022 Widianingsih, Eneng Aida; Anggraini, Marisa; Febriani, Upik; Utari, Elitha Martharina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.20386

Abstract

Bullying masih terjadi dalam berbagai bentuk di lingkungan pendidikan kedokteran. Umumnya, pelaku bullying adalah dosen atau senior, sedangkan korbannya adalah mahasiswa. Perilaku kekerasan ini dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan. Korban bullying sering mengalami masalah seperti depresi, kecemasan, kesulitan dalam interaksi sosial, prestasi akademik yang rendah, dan kurangnya konsentrasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara bullying dan stres terhadap prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2022. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah 153 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2022. Sampel yang digunakan berjumlah 153 responden. Pengumpulan data dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui Google Forms. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Hasil: Distribusi frekuensi responden yang mengalami bullying sebanyak 119 orang (77,8%), responden dengan tingkat stres sedang/berat sebanyak 111 orang (72,5%), dan responden dengan prestasi akademik yang memuaskan sebanyak 121 orang (79,1%). Tidak terdapat hubungan antara bullying dengan prestasi akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2022 (nilai p = 0,080). Tidak terdapat pula hubungan antara tingkat stres dengan prestasi akademik mahasiswa tersebut (nilai p = 0,236). Kesimpulannya, tidak terdapat hubungan antara bullying dan tingkat stres terhadap prestasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2022.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA KEDOKTERAN DALAM MENGHADAPI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BANDAR LAMPUNG Putri, Puput Ayu; Putri, Asri Mutiara; Alfarisi, Ringgo; Anggraini, Marisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12862

Abstract

Abstrak: Hubungan Kebiasaan Makan Dengan Subjective Well-Being Pada Mahasiswa Kedokteran Dalam Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka Di Bandar Lampung. Mahasiswa kedokteran merupakan populasi yang rentan mengalami permasalahan psikologis. Dalam dunia pendidikan, mahasiswa kedokteran melalui pembelajaran yang tergolong cukup padat dengan banyaknya kegiatan diskusi dan praktikum. Hal ini menjadi stressor yang menekan bagi mahasiswa dikarenakan banyak mahasiswa kedokteran yang mengalami stres, cemas, depresi, bahkan beberapa ada yang sampai menunjukkan keinginan untuk bunuh diri. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa kedokteran memiliki subjective well-being yang rendah. Faktor yang dapat mempengaruhi tingkat subjective well-being seseorang adalah perilaku makan. Kebiasaan makan adalah perilaku individu/sekelompok individu untuk memenuhi kebutuhan pangan yang meliputi sikap, keyakinan dan pilihan makanan. Minat makan di luar dan mengunjungi restoran cepat saji kian semakin meningkat, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Mahasiswa memiliki perilaku makan yang tidak konsisten akan memiliki psychological subjective well-being yang rendah dan memiliki perilaku makan yang tidak sehat. Tujuannya untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan dengan subjective well-being pada mahasiswa kedokteran. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 139 mahasiswa kedokteran di Bandar Lampung. Alat ukur yang digunakan adalah data demografi mahasiswa dan Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS), Satisfaction With Life Scale (SWLS) dan Eating Habits Quetionnaire (EHQ). Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat kebiasaan makan rendah (81,3%) dan subjective well-being rendah (42,4%). Hasil analisis korelasi kebiasaan makan dengan subjective well-being didapatkan p-value 0,332. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan kebiasaan makan dengan subjective well-being pada mahasiswa sarjana pendidikan dokter dalam menghadapi pembelajaran tatap muka di Bandar Lampung. 
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Percaya Diri Dalam Melakukan Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Pada Mahasiswa Co-Assistant Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2019 Khansa, Diara; Wulandari, Mardheni; Mandala, Zulhafis; Anggraini, Marisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.20448

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan yang diberikan ketika pasien tiba-tiba dan tidak sadar bernafas secara tidak sadar diuji untuk respons pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh hasil apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat percaya diri dalam melakukan bantuan hidup dasar pada mahasiswa co-assistent Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Cross-sectional merupakan jenis penelitian analitik obbservasional yang mana jenis penelitian ini di gunakan. Populasi di penelitian ini 127 mahasiswa co-assistant Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Total sampling digunakan untuk menentukan sampel di penelitian ini. P-value yang didapatkan dari penelitian ini sebesar 0,000 (<0,05), yang mempresentasikan antara Tingkat Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar dengan Tingkat Kepercayaan Diri untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti signifikan. Yang mana kesimpulannya terbukti adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat percaya diri dalam melakukan bantuan hidup dasar (BHD).