Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Digitalisasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM Nurul Listiawati; Riana Anggraeny Ridwan; Nurhidayah, Nurhidayah; Muh. Ridwan Hayadin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.10484

Abstract

Transformasi digital dalam praktik akuntansi menjadi salah satu strategi utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana digitalisasi akuntansi memengaruhi kualitas laporan keuangan UMKM di Indonesia. Kualitas laporan keuangan yang dimaksud mencakup aspek relevansi, keandalan, kemudahan akses, dan ketepatan waktu. Dengan pendekatan studi pustaka dan analisis literatur terbaru, artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan teknologi digital seperti software akuntansi berbasis cloud, integrasi aplikasi mobile, serta pelatihan digital accounting mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pencatatan dan pelaporan keuangan. Selain itu, digitalisasi juga berkontribusi dalam mengurangi kesalahan pencatatan manual, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses informasi keuangan untuk keperluan pinjaman, audit, dan pengambilan keputusan bisnis. Namun demikian, terdapat pula hambatan dalam bentuk keterbatasan infrastruktur, literasi digital yang rendah, serta biaya langganan platform digital yang belum terjangkau semua pelaku usaha. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, penyedia teknologi, dan pelaku UMKM sangat dibutuhkan untuk mendorong pemanfaatan digitalisasi akuntansi secara merata dan berkelanjutan.
Pengaruh Komitmen Profesional Terhadap Independensi Auditor Dengan Moderasi Budaya Etis Organisasi Dan Pengawasan Internal Di Kantor Akuntan Publik Riana Anggraeny Ridwan; Nur Alimin Azis
Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jaemb.v5i2.6202

Abstract

This study aims to examine the influence of professional commitment on auditor independence, as well as investigate the role of auditor emotional intelligence and internal supervision in Public Accounting Firms as moderation variables. The research sample consists of 107 public auditors in Indonesia who will be active in 2024, with a simple random sampling technique. Data was collected through a questionnaire survey method. The results of the analysis show that professional commitment has a positive effect on the independence of auditors. In addition, auditors' emotional intelligence strengthens the relationship, as well as effective internal oversight of the KAP has been shown to strengthen the influence of professional commitment on auditor independence. These findings affirm the importance of strengthening the emotional capacity of individual auditors as well as the development of internal oversight systems within organizations as part of efforts to maintain auditors' independence and professionalism in audit practice.
Implementasi Blue Accounting Untuk Umkm Perikanan : Tinjauan Par Untuk Mendorong Ekosistem Berkelanjutan: Implementation of Blue Accounting for Fishery SME’s: PAR Review to Promote Sustainable Ecosystems Riana Anggraeny Ridwan; Muhammad Agusfartham Ramli
Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8, Nomor1, Oktober 2025
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jepa.v8i1.5776

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akuntansi biru pada UKM perikanan sebagai instrumen untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan dengan mengintegrasikan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini juga berupaya mengkaji bagaimana penelitian aksi partisipatif (PAR) dapat memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan dalam mengadopsi praktik akuntansi biru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) sebagai alat analisis utama. Partisipan terdiri dari nelayan, UKM perikanan, perwakilan pemerintah daerah, dan akademisi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan divalidasi melalui refleksi pemangku kepentingan dalam kerangka PAR untuk memastikan relevansi kontekstual dan praktis. Temuan menunjukkan bahwa akuntansi biru berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keberlanjutan pada UKM perikanan, meskipun masih terdapat tantangan dalam literasi, pendanaan, dan dukungan kebijakan. Partisipasi pemangku kepentingan secara signifikan meningkatkan efektivitas implementasi, kesadaran ekologis mempercepat adopsi, dan kebijakan yang mendukung serta keuangan biru memperkuat hasil finansial dan lingkungan. Penelitian ini mengusulkan model implementasi tiga tahap: edukasi, penerapan, dan pemantauan, yang didukung oleh kebijakan dan pendanaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menawarkan model implementasi akuntansi biru yang terkontekstualisasi bagi UKM perikanan melalui penelitian aksi partisipatif. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini mengintegrasikan validasi pemangku kepentingan dan menekankan keuangan biru sebagai faktor penting yang menghubungkan tujuan keberlanjutan dengan kinerja keuangan UKM
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP INTENSI AUDITOR MELAKUKAN WHISTLEBLOWING (STUDI KASUS PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) PERWAKILAN PROVINSI SULAWESI BARAT) Riana Anggraeny Ridwan; Eni Novitasari; Murni Murni; Insan Sriwana
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.2762

Abstract

This study aims to provide a review of the effect locus of control and organizational commitment on whistleblowing intention . The research object in this study was in the State Financial Controller (BPKP) West of Sulawesi. Total population was 98 auditors and the technique of determining the sample uses simple random sampling and the sample is choosen randomly regardless of the level in the member of the population with a total sample of 78 respondents. The data were analyzed using moderated regression analysis (MRA) by means of SPSS version 26 software. The results of the research indicate that locus of control has a positive and significant effect on whistleblowing intention and organizational commitment has a positive and significant effect on whistleblowing intention. Keywords : locus of control, organizational commitment, Auditor’s intention, whistleblowingABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memberikan ulasan pengaruh profesionalisme dan komitmen organisasi terhadap intensi auditor melakukan whistleblowing. Objek penelitian adalah auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat. Populasi sebanyak 97 auditor. Penentuan sampel teknik simple random sampling, yaitu penelitian yang pengambilan sampel bersumber dari anggota populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota populasi tersebut dengan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan dengan analisis data menggunakan moderated regression analysis (MRA) dengan menggunakan bantuan SPSS versi 26.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme berpengauh positif dan signifikan terhadap intensi auditor melakukan whistleblowing dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi auditor melakukan whistleblowing.
Sustainable Development Based on SDGs: Assessment on Blue Economy Potential in Labuang, Majene Irawati; Riana Anggraeny Ridwan; Futri Ayu Wulandari; Dian Rahmayanti Rivai; Nur Ariyandani; Rahmat Ghazali
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v8i3.33156

Abstract

The degradation of marine ecosystems and the underutilization of coastal resources have become major challenges in achieving sustainable economic growth in many coastal regions of Indonesia. Labuang Village in Majene Regency, which possesses abundant marine and coastal resources, faces similar issues related to limited resource optimization and weak institutional support. This research seeks to evaluate the Blue Economy potential of Labuang Village within the context of Embedded Sustainability, and the Sustainable Development Goals. This qualitative research was conducted employing a case study approach with five purposive participants to represent the primary stakeholders: fishermen, seaweed ranchers, village administration, and community leaders. Data were inquired through in-depth interviews, field observations, and document reviews, and were subsequently analyzed using NVivo to code by thematic analysis. The results of the research indicate that Labuang Village has significant potential in capture fishery, seaweed farming, and marine tourism, which impacts the attainment of SDG 1 (No Poverty), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), and SDG 14 (Life Under Water). However, the potential remains dormant, as there is a glaring absence of infrastructure, funding, and technology. A triadic alliance of the state, community, and business actors is thus mandated to fully harness the potential of the region's Blue Economy.