Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

English Teachers' Perceived Benefits and Challenges of Flipped Classroom Implementation Ansori, Muhammad; Nafi’, Nahar Nurun
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol. 5 No. 2 (2018): JEELS November 2018 (Sinta 2)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v5i2.820

Abstract

Although the flipped classroom has attracted much attention, the flipped classroom research in the English teaching context has not been widely explored. This research is intended (1) to explore the general responses of English teachers toward the flipped classroom methodology and (2) to investigate the perceived benefits and challenges of its implementation in English teaching. The total of 10 English teachers from different institutions that applied flipped classroom participated in this research. The data were collected byusing questionnaire and interviews. The data were analyzed by using quantitative descriptive and qualitative data analysis. The results reveal that English teachers have positive responses to the flipped classroom methodology. Some perceived benefits of its implementation are facilitating active learning, developing collaborative teamwork, stimulating autonomous learning, and increasing classroom interaction. Meanwhile, the perceived challenges of its implementation deal with supporting facilities, technical and technological problems, and the challenge of creating flipped learning material.
Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Stunting Pada Kelompok Masyarakat Di Desa Kelampaian Kecamatan Pontang Kabupaten Serang Ansori, Muhammad
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i1.7

Abstract

Stunting pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita (Bawah 5 Tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Dengan demikian periode 1000 hari pertama kehidupan seyogyanya mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas seseorang di masa depan. Untuk menurunkan angka stunting salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan penyuluhan gizi kepada kelompok masyarakat agar mereka memahami tentang kejadian stunting dan akibat yang ditimbulkannya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga dan aparat desa tentang stunting. Desa Kelamapain dijadikan lokasi penyuluhan, Motode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi dengan menggunakan media power point dan LCD. Hasil kegiatan menunjukan bahwa tingkat pendidikan peserta penyuluhan sebagian besar berpendidikan SLTP dan SLTA masing-masing 45% SLTP dan 30% SLTA, sedangkah hasil rata-rata pengetahuan tentang stunting pada saat pretest sebesar 56,38 dan Posttest 67,74. Hasil uji Paired T test adalah 0,000. Terdapat perbedaan rata-rata nilai pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan
Informasi Nilai Gizi dan Keamanan Pangan Brownies Talas Beneng Bohari, Bohari; Ansori, Muhammad; Amaliah, Lili; Sartika, Rakhmi Setyani; Koerniawati, Ratu Diah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i1.10

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian yaitu untuk menghitung nilai gizi dan keamanan pangan produk talas beneng. Kegiatan ini dilakukan di UMKM Kecamatan Cipeucang Kabupaten Pandeglang tahun 2022. Metode yang dilakukan yaitu pendampingan secara langsung kepada pimpinan dalam hal perhitungan nilai gizi dan keamanan pangan produk talas beneng. Adapun produk talas beneng yaitu Brownies Talas Beneng. Komposisi Brownies Talas Beneng yaitu Tepung Talas Beneng, Terigu, Cokelat, Telur, Gula, Margarin Nilai gizi Brownies Talas Beneng berdasarkan % AKG lemak 33%, Protein 9%, Karbohidrat 13%, dan Kalori 17%. Informasi produk pada kemasan Brownies Talas Beneng meliputi nama produk, daftar bahan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat produsen, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, kedaluwarsa. P-IRT Kue No. 206.3601.03.0017-24 dan Sertifikat Halal yaitu ID36110000006650820. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi kepada UMKM Bumi Pangan Lokal di Kabupaten Pandenglang terkait peningkatan mutu produk dalam hal informasi nilai gizi dan keamanan pangan selama proses produksi Brownies Talas Beneng
Penilaian Status Gizi dan Konseling Gizi Peserta Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Koerniawati, Ratu Diah; Sartika, Rakhmi Setyani; Nuradhiani, Annisa; Bohari, Bohari; Ansori, Muhammad; Amaliah, Lili
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i1.13

Abstract

Status gizi memiliki peran yang penting dalam produktivitas kerja. tenaga kerja dengan status gizi yang baik pekerja akan lebih giat, produktif, dan teliti dalam bekerja. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui status gizi dan memberikan konseling gizi pada Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Metode yang dilakukan yaitu dengan melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan, serta memberikan konseling kepada 33 Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan mengalami obesitas. Sebagai tindak lanjut, perlu adanya edukasi gizi untuk mengurangi angka obesitas di lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Sosialisasi Pencegahan Stunting dengan Pemenuhan Gizi pada Usia Pra-Nikah di Desa Sukajadi Ansori, Muhammad; Amaliah, Lili; Bohari
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.62

Abstract

Stunting dapat dicegah sejak awal yaitu sebelum menikah. Peningkatan kualitas pasangan pengantin diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemenuhan gizi dalam rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang stunting dengan pemenuhan gizi pada usia pra-Nikah di Desa Sukajadi. Metode pengabdian yang digunakan yaitu dengan metode ceramah. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 30 Juli 2022 di Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Sasaran dalam kegiatan ini yaitu masyarakat di Desa Sukajadi yaitu kader Posyandu dan Karang Taruna, Sekertaris desa dan panitia kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak yang merupakan rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Gelombang 2 Tahun 2022 Kelompok 43. Hasil diskusi dengan peserta khususnya remaja yaitu pemenuhan asupan gizi remaja putri yang kurang dan perilaku makannya belum memenungi prinsip gizi seimbang. Melalui kegiatan ini peserta pengabdian khususnya remaja putri mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru terkait pentingnya pemenuhan gizi dan gizi seimbang kepada remaja. Kesimpulan yaitu kkegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru untuk remaja di Desa Sukajadi bahwa remaja memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah stunting dengan perbaikan gizi pada masa pra-nikah
Pemeriksaan Kesehatan dan Konsultasi Gizi Gratis Kepada Masyarakat Kota Serang Amaliah, Lili; Ansori, Muhammad; Nuradhiani, Annisa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.65

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberi layanan kesehatan berupa pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi gizi secara gratis kepada masyarakat Kota Serang. Metode pengabdian yaitu pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gizi secara langsung dan menggunakan media leaflet. Kegiatan ini merupakan Program BEM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, RS Hermina dan Dinas Kesehatan Kota Serang. Konsultasi gizi yang diberikan yaitu tentang jenis diet yang sesuai dengan jenis penyakit yang diderita oleh peserta berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, dan bagaimana mengontrol status gizi. Adapun tempat pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu di Alun-Alun Barat Kota Serang pada tanggal 08 Oktober 2022. Hasil kegiatan ini yaitu terselenggaranya kegiatan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gizi oleh Dosen Prodi Gizi Fakultas Kedokteran Untirta sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan harapan kegiatan ini dapay meningkatkan pengentahun masyarakat Kota Serang tentang diet yang tepat sesuai dengan penyakit, dan bagaimana mengontrol status gizi untuk mencegah dari berbagai penyakit dan status gizinya terkontrol. Para peserta diberikan leaflet yang berisi contoh menu untuk diet
Implementasi Nafkah Anak Pasca Perceraian di Kota Jambi (Tinjauan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002) Ansori, Muhammad; Sulaiman, Iffan
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 4 No 02 (2022): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.53863/kst.v4i02.593

Abstract

The writing of this scientific paper is to find out the obligations that must be fulfilled by parents (fathers) to their children after a divorce, such as the obligation to provide a living for their children in the form of living expenses, school fees, and so on which are borne by their parents. Because from the data that the author got from observations and interviews in the field, especially in the city of Jambi, there are still many parents (fathers) who do not fulfill their obligations to provide for their children after divorce from their wives of course, this deviates from the provisions of juridical law in Indonesia which burdening parents (fathers) to provide for their children after divorce. The method used in this study is qualitative, while the approach used in this study is a sociological juridical approach. From this study, the author can conclude several points: 1) the causes of non-fulfillment of obligations to children after parents divorce are: First, because of economic factors. Second and third, because the ex-husband has remarried, so he forgets the responsibility to provide for his children after the divorce; 2) Review of Law Number 23 of 2002 Articles 2 and 12 on the Fulfillment of Children's Livelihoods after Divorce in Jambi City: Child protection is all activities to provide guarantees, protection, and rights so that they can live, grow, develop, and participate actively optimally by human dignity, as well as getting protection from violence and discrimination. Keywords: Child Custody, Divorce, and the Act.
Pembuatan Tortilla Chips Komposit Kulit Melinjo Kerikil dengan Jagung Terhadap Kualitas Inderawi, Tingkat Kesukaan Masyarakat, Kandungan Protein dan Kapasitas Antioksidan Pangestu, Duani; Ansori, Muhammad
Food Science and Culinary Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v12i2.41990

Abstract

The purpose of this research is to find out 1) Differences in the quality of sensory quality in terms of taste, color, aroma and texture. 2) The level of community preference. 3) Protein content and antioxidant capacity of tortilla chips different kerikil melinjo peel composites. The research method used is the prerequisite test, One Way Analysis of Variance and continued to Tukey's test if there are differences in sensory quality, the preference test uses descriptive analysis of means and Laboratory test. The results showed that there were differences in sensory quality on the color and aroma indicators of tortilla chips. Preferred test results from composite tortilla chips with kerikil melinjo peel (0%:100%, 50%:50%, 60%:40% and 70%:30%) with values (3,98, 3,86, 4,16 dan 4,03). Laboratory test results of protein content and antioxidant capacity of sample 0%:100% (6.9719%, 16.2665%), sample 50%:50% (6.6989%, 18.3361%), sample 60%:40% (7.1234%, 19.8261%), and sample (184) 70%:30% (7.3761%, 21.6887%). The conclusion is that in terms of the quality of the senses there is a significant difference in the color and aroma indicators of different composite tortilla chips of kerikil melinjo peel. The highest average preference test result is 60%: 40% sample. The highest protein content and the highest antioxidant capacity is a sample 70%:30%.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Sistem Koordinasi Melalui Metode Pembelajaran Teaching Game Team Terhadap Siswa Kelas IPS Madrasah Aliyah Al-Qodiri Jember Tahun Ajaran 2014/2015 Ansori, Muhammad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2014): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.68 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemilihan strategi atau model pembelajaran yang tepat akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami pelajaran. Metode pembelajaran Teaching Game Team merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa. Dalam metode pembelajaran ini, siswa bekerja dalam kelompok kecil, saling membantu dalam belajar dan mengadopsi pembelajaran mandiri siswa dengan saling bertanya antara kelompok secara bergantian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPS MA. Al-Qodiri Jember pada kompetensi sistem koordinasi setelah dilakukan metode Teaching Game Team. Data dianalisa secara kualitatif dengan metode deskriptif analitis dan secara kuantitatif dengan Korelasi Bivariate Pearson. Pengamatan dilakukan terhadap 17 siswa yang sebelumnya dilakukan analisis terhadap kondisi kemampuan pembelajaran sistem koordinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Teaching Game Team dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yang terlihat dari ketuntasan 100% pada 3 siklus pembelajaran. Korelasi secara signifikan hanya dapat dilihat antara hubungan sesama nilai hasil belajar siswa, yaitu nilai Pr dan nilai Pj pada siklus 1; nilai Pr dan nilai Pp pada siklus 2; serta nilai Pr dan nilai Pp pada siklus 3. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kepada siswa dan guru di kemudian hari. Pencarian dan pengembangan metode pembelajaran lebih lanjut diperlukan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Kata Kunci: Motivasi siswa, Pembelajaran, Sistim Kordinasi, Media Pembelajaran.
Konsep Intellectuall Emotional Spiritual Question (IESQ) Dan Relevansinya Dalam Pendidikan Islam Ansori, Muhammad; Aldi, Safri
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 13 No. 2 (2017): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.496 KB)

Abstract

Abstrak Untuk mewujudkan pembentukan pribadi hamba dan khalifah Allah, pendidikan Islam harus diarahkan salah satunya pada pengembangan potensi IESQ (Intellectuall, Emotional, Spiritual Question) yang dimiliki peserta didik. Abdul Halim Soebahar menyatakan, paradigma ini sangat relevan diaktualisasikan dalam konteks pendidikan Islam. Karena, selama ini berkembang banyak pandangan stereotype, dikotomisasi antara dunia dan akhirat, dikotomisasi antara unsur kebendaan dan unsur agama, antara unsur kasat mata dan tak kasat mata, dan antara materialisme versus orientasi nilai-nilai ilahiyah semata. Mereka yang memilih keberhasilan di alam “vertical” cenderung berfikir bahwa kesuksesan dunia justru adalah sesuatu yang bisa “dinisbikan” atau sesuatu yang dapat sedemikian mudahnya “dimarginalkan”. Hasilnya, mereka unggul dalam kekhusyu’an dzikir dan kekhidmatan berkontemplasi namun menjadi kalah dalam percaturan ekonomi, ilmu pengetahuan, sosial-politik, dan perdagangan di alam “horizontal”. Begitupun sebaliknya yang berpijak hanya pada alam kebendaan, kekuatan berpikirnya tak pernah diimbangi oleh kekuatan dzikir. Realitas kebendaan yang masih membelenggu hati, tidak memudahkan baginya untuk berpijak pada alam fitrahnya (zero mind). Kata Kunci: IESQ dan Pendidikan Islam