Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Islamic Character Education Through "Ngajeni" Culture Rofi'ah, Siti Hamidahtur; Ansori, Muhammad; Puspitasari, Nita
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.734

Abstract

Bullying is a global problem that impacts students' psychological development and character. In Indonesian education, integrating local wisdom and Islamic values ​​is a crucial strategy for preventing bullying. One prominent practice is the Ngajeni culture in Yogyakarta, which teaches manners, respect, and politeness in accordance with Islamic values ​​of noble morals and rahmatan lil 'alamin (blessing for the universe). The study used a qualitative method with a case study design at Patalan Baru Elementary School, Bantul, Yogyakarta. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that Ngajeni culture was implemented through three main strategies: polite verbal expressions (greetings, thanks, apologies), symbolic gestures (ngapurancang) as a sign of respect, and the inculcation of Islamic morals in school life. These practices foster empathy, brotherhood, and respect for differences. The findings confirm that the integration of Ngajeni culture and Islamic values ​​not only preserves the culture but also serves as a framework for local wisdom for bullying prevention and strengthening character education in elementary schools.
Integration of Rahmatan Lil 'Alamin Valuesin Early Childhood Learning Puspitasari, Nita; Rofi'ah, Siti Hamidahtur; Ansori, Muhammad; Istiqomah, Rofiatul
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.757

Abstract

The case of elementary school students' involvement in acts of intolerance in several regions in Indonesia demonstrates the importance of early radicalism prevention. Early childhood education is a strategic space for instilling values​​of tolerance and compassion from the beginning of development. This study aims to describe the integration of Rahmatan lil 'alamin values​​through the Manaqib program of Sheikh Abdul Qadir Jailani at Al-Qodiri Kindergarten in Jember as a strategy for preventing early radicalism. The research method uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through observation, interviews, and analysis of learning documents. The results show that the Manaqib activity is carried out through three steps: collective dhikr to build spirituality and peace of mind, storytelling of the story of Sheikh Abdul Qadir Jailani to instill examples of compassion, care, and respect for differences, as well as habituation and role models of teachers in daily practice. The integrated rahmatan lil 'alamin values​​are ta'addub, qudwah, muwatanah, tawassut, musawah, and tasamuh. Changes are seen in children's behavior, which is friendlier, more open, empathetic, and avoids discriminatory attitudes
Produktivitas dan Kualitas Telur Ayam Arab dengan Penambahan Zeolit dalam Ransum Soesanto, Iman R. H.; Ansori, Muhammad; Rosita, Rizki I.; Tanti, Ariyani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jitp.v13i2.36842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan zeolit dalam ransum terhadap performa ayam Arab. Sebanyak 40 ekor ayam Arab umur 32 minggu digunakan selama penelitian yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan (4 taraf penggunaan zeolit dalam ransum, yaitu 0%, 1.5%, 3%, 4.5%) dengan 5 ulangan dan masing-masing ulangan menggunakan 2 ekor ayam. Peubah yang diamati yaitu konsumsi ransum, produksi telur (hen day), konversi ransum, kualitas telur (bentuk, indeks, dan berat telur, berat putih telur, berat kuning telur, berat kerabang, tebal kerabang, haugh unit, dan warna kuning telur). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan zeolit hingga 4,5% dalam pakan cenderung menurunkan konsumsi pakan, namun tidak berpengaruh terhadap peubah produktivitas yang lain. Dampak positif penggunaan zeolit dapat dilihat pada peningkatan proporsi kerabang, namun demikian penurunan nilai Haugh Unit diidentifikasi pada penggunaan zeolit level 1,5%.
Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia Melalui Terapi Tebak Gambar Dan Oper Bola Di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Widiantari, Ni Ketut; Aulia, Mita; Priadi; Rapi’I; Raihani, Siti; Rahman, Subhannur; Ansori, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.949

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir perkembangan kehidupan manusia yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu perubahan yang sering terjadi adalah penurunan fungsi kognitif yang dapat berdampak pada kemampuan berpikir, mengingat, berkonsentrasi, serta menjalani aktivitas sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi awal di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Banjarbaru, ditemukan banyak lansia yang menunjukkan tanda-tanda penurunan fungsi kognitif. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai upaya meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui terapi stimulasi kognitif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui terapi Tebak Gambar dan Oper Bola secara terstruktur dan sistematis. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan mengenai penurunan fungsi kognitif pada lansia, dilanjutkan dengan pelaksanaan terapi aktivitas kelompok yang melibatkan permainan Tebak Gambar dan Oper Bola berirama musik. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 November 2025 dengan melibatkan lansia sebagai peserta aktif. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mampu mengenali dan menyebutkan gambar dengan tepat, serta menunjukkan peningkatan daya ingat, konsentrasi, dan fokus. Selain itu, kegiatan Oper Bola membantu meningkatkan koordinasi motorik, kecepatan respon, suasana hati, serta interaksi sosial antar lansia. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap fungsi kognitif, emosional, dan sosial lansia.
Perbedaan Kualitas Inderawi, Kesukaan Masyrakat dan Kandungan Gizi Cookies Substitusi Tepun Ampas Susu Almond Hammidha, Putri; Rosidah, Rosidah; Oktavianti, Paramita; Ansori, Muhammad
Food Science and Culinary Education Journal Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cookies merupakan jenis biscuit yang terbuat dari adonan lunak yaitu campuran dari tepung, mentega, telur, gula, dan bahan tambahan lainnya, bertekstur renyah dan apabila dipatahkan tampak berteksture berongga, cookies banyak digemari oleh masyarakat dari mulai anak-anak, remaja dan dewasa. Pada penelitian ini cookies disubstitusikan dengan tepung ampas almond. Ampas susu almond merupakan hasil samping setelah proses pengambilan sari dari kacang almond pada pembuatan susu almond yang kemudian diolah menjadi tepung. Kacang almond mengandung nutrisi penting bagi tubuh karena terdapat vitamin E yang tidak larut dalam pembuatan susu almond, hal tersebut diketahui dari hasil laboratorium tepung ampas susu almond mengandung vitamin E sebesar 15,6% dari 100 g.Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) kualitas inderawi (warna, aroma, rasa, teksture) terhadap cookies substitusi tepung ampas susu almond (0%, 20%, 30%,40%), (2) Kesukaan masyarakat (warna, aroma, rasa, teksture) terhadap cookies substitusi tepung ampas susu almond (0%, 20%, 30%,40%), (3) kandungan vitamin E dan Kandungan  Kadar Air terhadap cookies substitusi tepung ampas susu almond.Desain eksperimen yang digunakan rancangan acak lengkap (RAL). Pengumpulan data pada uji inderawi yaitu dengan panelis agak terlatih 17 panelis dan untuk uji kesukaan 80 panelis tidak terlatih yang di ambil dari masyarakat sekitar domisili penulis dan masyarakat Gunung Pati, Semarang. Uji kandungan gizi vitamin E dan kandungan kadar air dilakukan uji laboratorium Balai Besar Industri Argo (BBIA Bogor). Hasil uji inderawi terdapat perbedaan nyata pada masing-masing sampel. Berdasarkan hasil dari uji kesukaan  yaitu meliputi aspek warna, aroma, rasa, teksture yaitu dengan metode rerata didapatkan hasil sampel A memiliki rerata sebesar 3,79 (Cukup Suka), sampel B memiliki nilai 3,84 Cukup Suka), sampel C 4,08 (Cukup Suka), dan sampel D 4,39 (Suka). Berdasarkan hasil uji laboratorium kandungan vitamin E dan kadar air  yang dilaksanakan di Balai Besar Industri Argo dapat disimpulkan bahwa pada sampel A (kontrol) 2,14 mg vitamin E dan 4,93 % kadar air , sampel B (20%) 4,96 mg dan 4,25%  kadar air, sampel C (30%) 5,06 mg dan 3,09 % kadar air, sampel D (40%) 5,59 mg vitamin E dan 4,17 % kadar air. Dengan mengonsumsi 2-3 keping cookies tepung ampas susu almond dapat memenuhi kebutuhan vitamin E dalam tubuh hal tersebut dikarenakan tubuh memerlukan vitam E 11-15 mg perhari, sedangkan pada kandungan air semua sampel memenuhi syarat SNI, yaitu kandunga air yang terdapat pada cookies itu tidak lebih dari 5%, pada hasil sampel yang memiliki nilai tertinggi yaitu 4,93%.