Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Masyarakat Pesisir Karangpakis Dalam Menghadapi Risiko Megathrust Melalui Pendekatan Konservasi Ekosistem Hayati, Rahma; Husna, Vina Nurul; Findayani, Aprillia; Nurpratiwi, Hani; Ananta, Radite Rangga; Azzahra, Muzakia; Kamil, Fadillah; Rahardiyan, Moh Rayya Ilham
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 11 (2025): September
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/z08c9x52

Abstract

Kawasan pesisir Jawa merupakan wilayah yang rentan terhadap ancaman megathrust yang berpotensi menyebabkan gempa bumi dan tsunami. Desa Karangpakis di Kabupaten Cilacap termasuk dalam kategori daerah dengan tingkat kerawanan tinggi sehingga diperlukan upaya untuk penguatan kapasitas masyarakat setempat dalam menghadapi risiki tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pendekatan konservasi ekosistem pesisir. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik penanaman mangrove dan ketapang laut, pengelolaan sampah pesisir, serta simulasi evakuasi berbasis perlindungan alami. Penekatan partisipatif digunakan agar masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat hingga 90% dengan keterlibatan lebih dari 60 orang dalam sosialisasi, serta terealisasinya penanaman 200 bibit ketapang laut yang melebihi target. Selain itu, dibentuknya KMPL menandai adanya kemandirian komunitas dalam menjaga ekosistem sekaligus mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas berbasis konservasi ekosistem dapat meningkatkan resiliensi masyarakat pesisir tehadap ancaman megathrust secara berkelanjutan.
Optimization of FISIP's Website and Social Media in Efforts to Internationalize and Improve Public Information Services Pramono, Didi; Husna, Vina Nurul; Mumpuni, Restu Ayu; Wijayanti, Tutik; Hanafi, Asti; Refiyan, Tio Putra; Kyarto, Abdullah Fariz; Asih, Rizqi Amalia Dwi
Forum Ilmu Sosial Vol. 51 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v51i2.17521

Abstract

The objectives of the study are: 1) optimizing the website of FISIP as an effort to internationalize and provide public information; 2) optimizing the social media of FISIP as an effort to internationalize and provide public information. This research was carried out using a collaborative action research approach. The research steps include problem identification, action planning, partner collaboration, implementation, observation and monitoring, reflection and evaluation, and corrective actions. The study results show that the FISIP Public Relations and Reputation Team has collaborated with the University Public Relations Team, UNNES TV, and external mass media. Tangible actions that have been implemented include website content evaluation workshops, preparation of international study program profiles, workshops on strategies for increasing international publications through websites, development of study program promotion content, both posters and videos, optimization of the promotion of new Communication Science study programs, development of public complaint services through the UNNES PPID, Helpdesk, and Report features on the FISIP website. Continuous improvement is essential to ensure that all work programs implemented by the FISIP Public Relations Team can run smoothly and achieve the goals set.
EVALUASI SEBARAN SPASIAL SABUK HIJAU SEBAGAI MITIGASI STRUKTURAL BENCANA TSUNAMI DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN CILACAP DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A Kirani, Nabila Salsa; Juhadi, Juhadi; Suharini, Erni; Husna, Vina Nurul
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.30979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran spasial sabuk hijau serta mengevaluasi sebaran spasial sabuk hijau eksisting untuk mitigasi struktural tsunami di kawasan pesisir Kabupaten Cilacap. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi metode NDVI dan Weighted Overlay Analysis. Penelitian ini menghasilkan temuan kelas risiko tsunami berdasarkan parameter penggunaan lahan, kelerengan, elevasi, jarak dari sungai dan jarak dari pantai. Wilayah dengan kelas risiko sangat tinggi seluas 604,6 Ha direkomendasikan sebagai sabuk hijau dengan berbagai tanaman pesisir seperti mangrove dan native plant yang sesuai dengan karkteristik wilayahnya. Di Segara Anakan ditemukan kelas efektivitas hutan pesisir sebagai wilayah penyangga tsunami yang dapat mereduksi tsunami tergolong lebih efektif dengan nilai 78%.
ASSESSING BULAKBARU'S ABRASSION VULNERABILITY THROUGH MANGROVE DENSITY ANALYSIS USING REMOTE SENSING AND GIS Husna, Vina Nurul; Jamhur, Jamhur; Setyaningsih, Wahyu; Wicaksana, Muhammad Guruh Bintang; Nabila, Erva Destianti; Nadhiroh, Ria Kholifatun
Social Landscape Journal Vol 6, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v6i1.71209

Abstract

Indonesian mangroves have faced serious damage over the past 30 years, losing a significant portion (22.6%) of the global total. This loss harms communities, like the one in Bulakbaru village, Jepara, where coastal erosion (abrasion) is a major problem. From 1995 to 2019, Jepara's coast lost over half (55%) of its mangrove cover. The study area in Bulakbaru shows a worrying trend: increasing abrasion, a lack of awareness among residents about the issue, and no preventative measures to stop further erosion. This research used remote sensing data to analyze the vulnerability of Bulakbaru Beach to abrasion. By combining nine different factors, researchers created a map showing areas more or less susceptible to erosion. Areas with denser mangroves fell into the low vulnerability category, while those with less mangrove cover were classified as medium vulnerability. Field observations confirmed these results - denser mangroves offered better protection. Unfortunately, most of Bulakbaru's mangroves, especially those closest to the sea, are damaged. This damage is caused by pollution (garbage) hindering their growth and strong waves breaking them.The study suggests solutions to reduce abrasion vulnerability: restoring the mangroves and implementing Wave Breaking Equipment (APO) to create a more favorable environment for mangrove growth.
Efektivitas Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Augmented Reality Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Banjir Rob pada Siswa di SD Islam Hasanuddin 04 Semarang Fajar Wahyushi Fuedsi; Cahaya Pramudita; Astria Rachmadani; Nafiatur Riwayati; Ghulamun Jaizun; Vina Nurul Husna
Geo-Image Journal Vol. 13 No. 2 (2024): Spatial - Ecological - Regional
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan rawan bencana. Di sisi lain, budaya literasi di Indonesia masih tertinggal jauh dari negara lainnya. Literasi kebencanaan yang dimiliki masyarakat masih sebatas pada informasi media cetak maupun media elektronik. Literasi bencana menjadi modal penting dalam melakukan mitigasi bencana. Literasi bencana dapat diperoleh melalui edukasi mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dari kegiatan edukasi mitigasi bencana berbasis teknologi augmented reality terhadap kesiapsiagaan bencana banjir rob pada siswa di SD Islam Hasanuddin 04 Semarang. Dalam mengumpulkan data digunakan desain pretest dan posttest. Terdapat 30 siswa sebagai variabel dalam menguji efektivitas kegiatan edukasi mitigasi bencana berbasis augmented reality. Dalam menganalisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kesiapsiagaan bencana pada siswa. Edukasi berbasis augmented reality terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana banjir rob. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan teknologi augmented reality  secara luas dalam program edukasi mitigasi bencana di sekolah-sekolah.
Analysis of Mangrove Vulnerability Level using Remote Sensing Data in Comal Estuary, Pemalang Sanjoto, Tjaturahono Budi; Husna, Vina Nurul; Aji, Ananto
JURNAL GEOGRAFI Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v17i1.63970

Abstract

Human activity around mangrove areas can harm their health, despite their economic benefits to local communities.  A study of the Comal estuary found that increased human activity was not matched by efforts to protect the mangroves. This lack of awareness is likely due to a lack of information about the importance of mangroves and their vulnerability.  The study used Sentinel-2A and field measurements to assess vulnerability based on factors like mangrove density, salinity, and distance from the shore. That factor were used to generate vulnerability value based on weighted overlay analysis (vulnerability index). The results showed that the eastern part of the estuary was highly vulnerable to wave damage (abrasion) due to its location. In contrast, the central part of the estuary had low vulnerability due to its denser and healthier mangroves. These findings were confirmed by field observations: areas with low vulnerability had dense, healthy mangroves, while areas with high vulnerability had damaged and broken trees. The existence of the vurnerability class can be used as a recommendation for further mangrove management. Restoration can be applied in areas of high mangrove vulnerability. The area has a very low mangrove density due to the large number of mangroves damaged by abrasion, so replanting mangroves in the area is highly recommended. Mangrove planting also needs to require great attention, especially in the area has a problem in the form of large ocean waves, so the construction of a breakwater with a “Shark Tooth” formation is recommended
Identifikasi Potensi Desa Karangsari Melalui Eksplorasi Sejarah dan Penilaian Kesesuaian Lahan Terhadap Komoditas Tanaman Empon-empon Vina Nurul Husna; Nina Witasari; Vitradesie Noekent
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.26

Abstract

Kabupaten Karanganyar berperan sebagai pusat peradaban Hindu-Buddha pada akhir pemerintahan Majapahit. Temuan cagar budaya, ritus, teknologi tradisional, dan adat istiadat di Desa Karangsari menjadi bukti eksistensi peradaban tersebut. Secara ekologi, Desa Karangsari terletak di kaki Gunung Lawu yang menyebabkan tanah yang subur dan bentang alam yang indah untuk pariwisata. Di tengah potensi alam yang subur dan peninggalan sejarah yang masih dijaga oleh masyarakat, terdapat kendala ekonomi dan sosial yang dihadapi, termasuk tingkat kemiskinan yang signifikan. Artikel ini mengeksplorasi upaya pengembangan wilayah perdesaan sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Melalui pengelolaan sumber daya alam dan manusia yang ada, Desa Karangsari memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode campuran melalui pendekatan kualitatif berupa observasi terhadap objek diduga cagar budaya dan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis kesesuaian lahan. Penilaian terhadap kesesuaian lahan didapatkan hasil bahwa lahan di Desa Karangsari cukup potensial untuk pengembangan tanaman empon-empon seperti lada, jahe, kapulaga dan wijen. Namun, perlu dilakukan teknik pengolahan lahan yang tepat agar komoditas bisa optimal dan kualitas lahan tidak turun.