Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA BENDUNG COPONG KABUPATEN GARUT Trisno Adi Saputra; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i2.3923

Abstract

ABSTRAK Manajemen konstruksi adalah suatu proses nyata yang terdiri dari perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling), yang masing-masing saling memanfaatkan dalam bidang ilmu pengetahuan (science) maupun seni (art), dalam rangka untuk mencapai tujuan sasaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis manajemen konstruksi proyek pembangunan Bendung Copong Kabupaten Garut mulai dari menghitung volume pekerjaan, pelaksanaan pekerjaan, menghitung kebutuhan (tenaga kerja, alat dan bahan), menghitung rencana arus kas (cashflow), kurva S dan menganalisis CPM (Critical Path Method). Tujuan dicapai melalui studi literatur, pengumpulan data-data teknis dan peninjauan data berupa gambar bestek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan rencana arus kas (cashflow) pada proyek pembangunan Bendung Copong Kabupaten Garut sebesar Rp. 43.017.780.794,00 (Empat puluh tiga milyar tujuh belas juta tujuh ratus delapan puluh ribu tujuh ratus sembilan puluh empat rupiah). Kemudian dengan menggunakan analisis Critical Path Method (CPM), penyelesaian pekerjaan membutuhkan waktu selama 20 minggu atau 120 hari kalender. Kata kunci : Manajemen Konstruksi, Volume Pekerjaan, Analisa Kebutuhan (Tenaga Kerja, Alat dan Bahan), Rencana Arus Kas (Cashflow), Kurva S dan Critical Path Method (CPM).
ANALISIS KINERJA DAERAH IRIGASI BENDUNG KEDUNGDOWO KRAMAT Ainun Yusri; Saihul Anwar; Ohan Farhan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v9i2.3926

Abstract

ABSTRAKBendung Kedungdowo Kramat memiliki saluran Induk Bendung Kedungdowo Kramat atau yangdi namakan D.I Kedungdowo Kramat. Daerah Irigasi Bendung Kedungdowo Kramat melayani 2 (dua)kemantren yaitu: kemantren Kedungdowo Kramat Kec. Batang, kemantren Kedungdowo Kramat Kec.Kandeman.Analisis ini bertujuan untuk dijadikan sebagai acuan evaluasi dari kinerja daerah irigasi padaBendung Kedungdowo Kramat dengan cara menganalisis kondisi fisik baik bangunan maupun saluran,menganalisis tenaga pengelola sumber daya manusia, menganalisis Hidrologi curah hujan, menganalisisdebit, menganalisis pola tanam dan analisis rencana tanam dan realisasi tanam pada daerah IrigasiBendung Kedungdowo Kramat.Dari hasil analisis terhadap perbandingan debit kebutuhan dengan debit yang tersedia padaDaerah Irigasi Kedungdowo Kramat Bendung Kedungdowo Kramat terpenuhi, akan tetapi banyak debityang tidak terpakai hal ini perlu adanya modifikasi pola tanam agar memaksimalkan potensi debit yangtersedia yaitu dengan padi 1153ha, padi 1153ha, dan palawija 1153ha.Kata Kunci: Analisis Kinerja, Daerah IrigasiABSTRACTKedungdowo Kramat Dam has a Kedungdowo Kramat Dam main channel or what is called D.IKedungdowo Kramat. The Kedungdowo Kramat Dam Irrigation Area serves 2 (two) kemantren, namely:Kedungdowo Kramat subdistrict, Kec. Batang, Kemantren Kedungdowo Kramat Kec. Kandeman.The aim of this analysis is to be made as a model for evaluation of the performance of irrigationareas in both the building and the conduit, analyzing the management of human resources, analyzingprecipitation hydrology, analyzing discharge, analyzing the planting and plant analysis and realization inthe Kedungdowo Kramat irrigation areas.From the results of the analysis of the comparison of the discharge needs with the availabledischarge in the Kedungdowo Kramat Irrigation Area, Kedungdowo Kramat Dam is fulfilled, but manyunused discharges require modification of cropping patterns in order to maximize the potential foravailable discharges, namely 1153ha rice, 1153ha rice, and palawija 1153ha.Keywords: Performance Analysis , Irrigation Area
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI JEMBATAN KALIGAWE KECAMATAN SUSUKAN LEBAK KABUPATEN CIREBON Deni Setiaji; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v7i1.3934

Abstract

ABSTRACTManajemen proyek adalah upaya untuk menggunakan sumber daya yang terbatas secara efisien,efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan proyek yang telah ditentukan / direncanakan. Ada 3kegiatan fungsi dasar manajemen proyek yaitu perencanaan, implementasi dan pengendalian.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan faktor persiapansurvei dan identifikasi lapangan, mencari data primer dan data sekunder di instansi dan departemen terkaituntuk melengkapi data yang dibutuhkan dalam menyusun skripsi, menganalisis data yang diperolehmelalui identifikasi masalah dan membuat formulasi.Hasil dari penelitian ini adalah rencana anggaran (RAB) untuk menyelesaikan pembangunanJembatan Kaligawe Kecamatan Susukan Lebak Cirebon lebih kurang biaya Rp. 3,468,708,184,10 dandari perhitungan berat kerja diperkirakan selesai pekerjaan konstruksi Jembatan Kaligawe memakanwaktu 34 minggu.Kata Kunci : Manajemen Konstruksi, RAB.ABSTRACTProject management is an attempt to use limited resources efficiently, effectively and ontime in completing a predetermined / planned project. There are 3 activities of the basicfunctions of project management namely planning, implementation and control.The method used in this research is quantitative method with the factor of surveypreparation and field identification, searching primary data and secondary data in relatedinstitution and department to complete the data needed in preparing the thesis, analyze the dataobtained through identification problem and make formulations.The results of this study is the budget plan (RAB) to complete the construction ofKaligawe Bridge Kecamatan Susukan Lebak Cirebon more or less cost Rp. 3,468,708,184,10and from calculation ofwork weight estimated to finish construction work of Kaligawe Bridgetakes 34 weeks.Keywords : Construction Management, RAB.
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA JEMBATAN CIKEUSAL Pebi Mahar Ramadhan; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v10i1.6586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa estimasi waktu, biaya untuk alat berat, material, untuk pekerja, rancangan anggaran biaya yang dibutuhkan dan untuk mengetahui jalur kritis dalam menyelesaikan proyek pembangunan Jembatan Cikeusal Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah Metode Kuantitatif Deskriptif, metode ini memfokuskan kepada data-data berbentuk angka atau tematik yang dapat diolah dan dianalisis sehingga mendapat data yang diperlukan. Penelitian yang dianalisis yaitu perhitungan volume, analisis pekerjaan, analisis metode alat dan bahan, dan analisis biaya. Adapun data proyek dalam penelitian ini adalah Barchart dan Kurva S. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan menelusuri dan menelaah teori/metode. Hasi penelitian yang diperoleh bahwa perhitungan volume pekerjaan untuk kebutuhan tenaga kerja, upah, kebutuhan alat, kebutuhan material setiap item pekerjaan berbeda sesuai volume pekerjaan dan koefisien sedangkan estimasi pekerjaan pembangunan Jembatan Cikeusal diperkirakan akan memakan waktu 36 minggu (9 bulan), Total Rencana anggaran Biaya adalah sebesar Rp. 3.399.084.563,837 (Tiga Milyar Tiga ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Delapan Puluh Empat Ribu Lima Ratus Enam Puluh Tiga Rupiah Delapan Ratus Tiga Puluh Tujuh Sen). Perhitungan penjadwalan proyek dan analisa biaya menggunakan Microsoft Excel. 
Comparative Analysis of Construction Costs for Conventional and Precast Concrete in the Construction of a Laboratory Building at the State Islamic University of Tulung Agung, East Java Mahendra, Bobby; Fadhilah, Qalya; Anwar, Saihul
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 4 No. 7 (2025): July 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v4i7.15084

Abstract

This study aims to quantitatively compare the cost and time efficiency between conventional concrete and precast concrete construction methods in the construction of the UIN Tulungagung Laboratory Building. The main focus of this study is to identify the most optimal method in the context of project implementation efficiency for medium-rise buildings in non-metropolitan areas. Scientifically, this study contributes to enriching the literature on the selection of construction methods based on location and project characteristics. Practically, the results of this study are expected to serve as a strategic reference for contractors, project planners, and other stakeholders in determining efficient construction methods that are appropriate for resource constraints, including budget, time, and equipment availability.
Penurunan Nilai Ekonomi Akibat Penurunan Nilai Kinerja Jaringan Irigasi D.I. Waduk Darma Nugroho, Dennis Bintang; Anwar, Saihul
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5651.183 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i05.144

Abstract

Air merupakan bagian dari sumber daya alam sekaligus juga sebagai bagian dari ekosistem. Kuantitas dan kualitasnya pada lokasi dan waktu tertentu tergantung dan dipengaruhi oleh berbagai hal, berbagai kepentingan dan berbagai tujuan. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, berbagai persoalan yang terkait dengan air atau sumber daya air telah dan terus berlangsung. Ketersediaan air cenderung menurun namun di lain pihak kebutuhan air semakin meningkat. Dengan kata lain, air yang tersedia di alam yang secara potensial dapat dimanfaatkan manusia sangat terbatas jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air di daerah Waduk Darma apakah antara debit andalan, debit kebutuhan di Daerah Irigasi Waduk Darma tercukupi di antara lain ke beberapa daerah irigasi dengan melalui Bendung Kuningan/Surakatiga (525 ha), Bendung Cipikul (436 Ha), Bendung Bantarwangi (535 Ha), Bendung Citanggulun (873 Ha), Bendung Ciparigi (295 Ha), sesuai dengan kebutuhannya.Mengetahui Kondisi dan fungsi jaringan dan bangunan irigasi di. DI. Waduk Darma berfungsi baik atau tidak.Penelitian ini juga bertujuan untu mengetahai biaya AKNOP di DI Waduk Darma. Penelitian ini juga bertujuan untuk menghitung nilai penurunan ekonomi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah. Debit andalan Daerah Irigasi Waduk Darma dari tahun 2004- 2014 lebih besar dari debit kebutuhan dengan demikian debit kebutuhan dapat terpenuhi.Kondisi jaringan irigasi Daerah Irigasi Waduk Darma dari tahun 2004- 2014 kurang berfungsi dengan ditunjukan prosentase rata-rata sebesar 54,66 %.Kondisi bangunan Daerah Irigasi Waduk Darma dari tahun 2004-2014 berfungsi Sedang hal tersebut ditunjukan dengan prosentase rata-rata 59,72 %.Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan maka didapatkan biaya AKNOP di daerah irigasi Waduk Darma sebesar Rp. 6.032.844.700,00 (enam milyar tiga puluh dua juta delapan ratus empat puluh empat ribu tujuh ratus rupiah). Dari perhitungan analisis ekonomi nilai penurunan produksi padi pada DI Waduk Darma dari tahun 2004 sampai 2014 di debit maksimum pada MT.1 sebesar 1.573,2 ton, MT.2 sebesar 1.283,4 ton dan MT.3 sebesar 679,8 ton. Di debit Q80 pada MT.1 sebesar 1.770 ton, MT.2 sebesar 4.170 ton dan MT.3 sebesar 3.234 ton. Di debit minimum pada MT.1 sebesar 12.939,6 ton, MT.2 sebesar 11.101,2 ton dan MT.3 sebesar 6.085,2 ton.
Analisis Perbandingan Risiko Pelaksanaan Konstruksi Kontrak Pekerjaan Lumsum dan Harga Satuan Riyanto, Sugeng; Anwar, Saihul; Pontan, Darmawan; Widiarso, Tulus
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i7.1478

Abstract

Latar Belakang: Dalam pelaksanaan konstruksi di Indonesia, kontrak antara pemilik proyek dan kontraktor sering menggunakan kontrak lumsum dan kontrak harga satuan. Kontraktor harus menjaga peluang keuntungan sambil mengelola risiko biaya, waktu, dan mutu. Untuk mencapai konstruksi yang efektif, penting untuk menganalisis risiko pada kedua jenis kontrak ini dengan mempertimbangkan persepsi, preferensi, pengalaman, dan intuisi kontraktor. Tujuan: Menganalisis risiko-risiko menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan Microsoft Excel, yang memberikan hasil penilaian subjektif dan objektif. Metode: Analisis dilakukan dengan menentukan variabel/kriteria risiko, mengembangkan struktur hierarki yang terdiri dari tiga level (kriteria, sub-kriteria, dan alternatif), dan menyusun kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada 12 responden dari PT. Nindya Karya - Divisi EPC. Data kemudian ditabulasikan, dibuat matriks berpasangan, dilakukan perbandingan berpasangan, dihitung nilai rata-rata, diukur bobot prioritas, dan diperiksa Consistency Ratio (CR). Hasil: Pada kriteria level 1, aspek biaya memiliki risiko tertinggi (39,68%), diikuti mutu (38,96%) dan waktu (21,35%). Pada sub kriteria level 2, risiko tertinggi pada aspek biaya adalah pekerjaan tambah kurang akibat perubahan desain (13,33%), pada aspek waktu adalah penerapan metode pelaksanaan yang tidak tepat (29,96%), dan pada aspek mutu adalah ketidaksesuaian desain (23,60%). Pada alternatif level 3, risiko tertinggi adalah tenaga kerja yang kurang profesional dan hasil pekerjaan yang tidak rapi (84,65%). Kesimpulan: Analisis AHP menunjukkan bahwa kontrak lumsum memiliki risiko lebih tinggi (75,12%) dibandingkan kontrak harga satuan (24,88%).
Evaluasi Kesiapan Modernisasi Sistem Irigasi di Daerah Irigasi Molek Berdasarkan Indeks Kinerja Kurnianingrum, Endah; Mulya, Hegi Daniel; Anwar, Saihul
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.211

Abstract

Modernisasi irigasi merupakan transformasi mendasar dalam pengelolaan sumber daya air irigasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya manusia dan pelayanan yang diberikan kepada petani secara efektif, efisien, dan berkelanjutan sesuai dengan modul modernisasi irigasi. Kajian ini bertujuan mengkaji kesiapan modernisasi Daerah Irigasi Molek berdasarkan kinerja sistem irigasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi penelitian dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis pada penelitian ini, (1) Kinerja sistem irigasi di Molek mencapai 75,78% yang tergolong kinerja baik; (2) Perlu dikembangkan penilaian terhadap kinerja sistem irigasi yaitu sistem manajemen, kelembagaan manajemen dan sumber daya manusia; dan (3) bobot total indeks kesiapan modernisasi di D.I Molek sebesar 75,8 yang dikategorikan cukup, irigasi ditunda dan harus selesai dalam waktu 1-2 tahun.
Feasibility Analysis of Regular Gas Station Development Projects in Relation to the Economy Rediansyah, Trisna Ferdy; Andono, Agung Ari; Farhan, Ohan; Anwar, Saihul
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 4 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v4i11.15736

Abstract

This study analyzes the feasibility of the construction of regular petrol stations in Sepaku District, North Penajam Paser Regency, East Kalimantan. The need for development arises due to the increase in the number of vehicles that is not proportional to the availability of fuel infrastructure. A quantitative approach is used through fuel demand analysis, RAB preparation, and economic evaluation with NPV, BCR, and Payback Period. The results show that Semoi Dua Village is strategic because it is on the path to IKN with high population growth. Fuel needs are estimated at ±311,000 liters per week. The project is economically feasible with a positive NPV of IDR 15 billion, a BCR of 1.3, and a payback period of four years. Petrol stations are considered prospective operationally and economically.
Co-Authors Abdul Wahid Abdur Rahman Ade Wahab Aghniya, Shilvy Agung Prasetyo Agus Gunawan Ahmad Mansubun Zamanudin Ainun Yusri Akbar Winasis Akhmad Jamaludin Aldi Aldi Andi Darmawan Andono, Agung Ari Andri Prabowo Anggriani, Esa Arief Firmanto Arief Ridho Syaepullah Arif Kurnia Nugraha Arip Saepudin Aryati Indah Kusumastuti Asep Agung Awliya Tribhuwana Azi Ibrahim Humaidi Baban Sobana Bagas Ramadhan Bukhori Bukhori Bukhori, Bukhori Cepi Maulana Christhoper Anderson Dea Devira Hidayati Deni Setiaji Dennis Bintang Nugroho Diah Utami, Diah Dian Indra Rosdiana Dikdik Nur Fahmi Diky Irdianto Pratama Pratama Dinni Fitri Fadilah Disty Prasanty Eki Danet Pranata Putra Endah Kurniyaningrum Esa Anggriani Fadhilah, Qalya Fadilah, Dinni Fitri Fahmi Arif Rahman Fani Andriani Faozie Novatrianto Faqih Mubarok Amin Faridah Ilmi Firdan Agustiarsyah Fisti Variandini Senjaya Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hakim, Zaid Al Hamdan Ali Khapid Handri Wildan Fauzi Harry Harpriyanto Heri Mulyono Ikhwanul Fakhri Mu'afa Ikhwanul Fakhri Mu'afa Iko Prasetio Iwan Rudiawan Iyus Imam Jamaludin, Akhmad Jepry Jepry Karim Karim KHUSNUL HOTIMAH Kurnianingrum, Endah Liani Dwi Utari Mahendra, Bobby Maulana, Cepi Mohamad Azhari Muhamad Faisal Firdaus Muhamad Salman Salahuddin Muhammad Lukie Yudhistira Muhammad Yassin Zubair Pratama Mulya, Hegi Daniel Mutamakin Mutamakin N.I.S, Septi Dwi Nikko Rozy Nikko Rozy Nopa Pahlawati Nugroho, Dennis Bintang Nurdiyanto Nurdiyanto Nurfatah Alkarim Ohan Farhan Oky Fajar Rochman Osep Saepul Azhar Pahlawati, Nopa Panangian Situmorang Pebi Mahar Ramadhan Pontan, Darmawan Prasanty, Disty Prasetio, Iko Pratama, Diky Irdianto Pratama Recky Dwi Permadi Rediansyah, Trisna Ferdy Retno Wulansari Ridlo Hafizh Alim Rizal Pikih Pratama Rochman, Oky Fajar Rosdiana, Dian Indra Roza Legawa Saeful Hadi Salman Alparis Septi Dwi N.I.S Shilvy Aghniya Sigit Hidayat Siti Masitoh Sugeng Riyanto Suhadi Suhadi Sujarwadi, Jajang Sulaiman Alizulfiqar Sulistijo Edhy Purnomo TATI NURHAYATI Teguh Santoso Tri Rezki Wahyu Azhari Trisno Adi Saputra Tulus Widiarso Wildan Alfian Wisnu Saefuloh Yanto Heryanto Yudha Prigadi Yudi Sutomo Zaid Al Hakim Zaki, M.