Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh dan Konflik Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter pada Anak Al Wafa, Aisyah; Achdiani, Yani; Nastia, Gina Indah Permata
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 2 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh dan konflik orang tua berpengaruh terhadap pembentukkan karakter pada anak dan bagaimana cara orang tua mengelola konflik agar tidak berdampak negatif pada perkembangan anak. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode literatur review dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, seperti jurnal dan artikel ilmiah nasional. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa pola asuh yang paling ideal untuk diterapkan adalah pola asuh demokratis dimana itu merupakan pola asuh yang menyeimbangkan antara kedisiplinan dan kasih sayang. Pola asuh orang tua memiliki pengaruh yang besar terhadap pembentukan karakter pada anak, karena orang tua merupakan contoh pertama yang di lihat anak. Konflik yang terjadi antara orang tua dan anak harus dikelola dengan baik, agar tidak mengganggu perkembangan anak. Oleh karena itu orang tua harus memahami anak agar dapat menerapkan pola asuh yang sesuai dengan karakter anak dan juga orang tua harus belajar mengelola konflik dengan baik yaitu menyelesaikan konflik dengan negosiasi dan empati.
KETERLIBATAN PEKERJA SOSIAL DALAM PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING: TUGAS DAN STRATEGI Nabillah, Astrid; Achdiani, Yani; Nastia, Gina Indah Permata
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 9, No 1 (2026): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v9i1.59338

Abstract

Program untuk mencegah stunting atau masalah gizi jangka panjang membutuhkan keterlibatan pekerja sosial. Anak yang mengalami kekurangan gizi yang disebabkan oleh stunting dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara pekerja sosial untuk membantu program pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan berdasarkan pendekatan deskriptif kualitatif dari temuan literatur sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pekerja sosial melakukan banyak hal untuk melakukan pencegahan stunting, seperti memberikan edukasi terhadap keluarga, membantu ibu hamil dan menyusui, dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam kesehatan anak. Strategi pencegahan dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor dan dukungan masyarakat. Penyuluhan gizi, pembentukan kelompok pendamping, dan pendampingan keluarga berisiko stunting merupakan contoh praktik pekerja sosial. Keterbatasan sumber daya, stigma negatif terhadap gizi, dan anggaran yang tidak memadai merupakan beberapa tantangan yang dihadapi. Penguatan kolaborasi lintas sektor, optimalisasi sumber daya, serta advokasi kebijakan adalah solusi yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Melalui pendekatan yang holistik dan berbasis komunitas, keterlibatan pekerja sosial sangat membantu dalam upaya mencegah stunting di masyarakat. Keberhasilan program pencegahan stunting bergantung pada kerja sama yang efektif antara pekerja sosial, petugas kesehatan, dan masyarakat.