Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Amaludin, Mimi; Safitri, Dewin; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Alfikrie, Fauzan; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Nurannisa, Nurannisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14769

Abstract

ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam dua dekade terakhir menjadi beban dalam pembiayaan karena tingginya biaya pengobatan (penyakit katastropik) seperti penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal. Dalam hal ini tenaga kesehatan termasuk perawat memiliki peran penting terutama upaya promotive dan preventif agar dapat menekan angka kejadian sekaligus menurunkan beban biaya pengobatan. Sebagai upaya promotive maka dilakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penyakit tidak menular serta memberdayakan masyarakat dengan keterampilan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya menurunkan peningkatan penyakit tidak menular serta ikut memberdayakan masyarakat agar terbentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Metode yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi, demonstrasi dan simulasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan. setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (73,33%). setelah dilakukan demonstarsi dan simulasi keterampilan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (70%). Pemberian edukasi dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dapat menjadi salah satu upaya pencegahan PTM. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Introduction: Non-Communicable Diseases (NCDs) in the last two decades have become a financial burden due to the high costs of treatment (catastrophic diseases) such as heart disease, cancer and kidney failure. In this case, health workers, including nurses, have an important role, especially promotive and preventive efforts, in order to reduce the number of incidents while reducing the burden of medical costs. As a promotive effort, education is carried out to increase public knowledge of non-communicable diseases and empower the public with the skills to carry out health checks as an effort to early detect and prevent non-communicable diseases. Objective: The aim of this activity is to increase community participation in efforts to reduce the increase in non-communicable diseases and help empower the community to form independent individuals and communities. Method: the method used in this PKM activity is method that will be used in this activity is education, exposure and simulation. Results: The results of community service show that there is an increase in knowledge and skills. after being given education, the majority of people's knowledge became high (73.33%). after demonstrations and simulations, most people's skills became high (70%). Conclusion: providing education and education can increase knowledge and skills and can be one of the efforts to prevent Non-Communicable Diseases.  Keywords: Chronic Kidney Failure, Non-Communicable Diseases
Video Edukasi dengan Mnemonic: Super Merupakan Metode untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Optimalisasi Pengobatan Penderita Penyakit Ginjal Kronis Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Hidayat, Uti Rusdian; Arisandi, Defa; Alfikrie, Fauzan; Hatmalyakin, Debby; Safitri, Dewin
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.18352

Abstract

ABSTRACT The high incidence of chronic kidney failure and the magnitude of the impacts that can be caused, ranging from decreased quality of life to the threat of death if it has reached the final stage. The journey to reach the final stage is also influenced by the knowledge and enthusiasm of sufferers in utilizing all forms of support after being diagnosed with chronic kidney failure. The support as referred to in general includes several components that can support health levels such as biological, psychological, social, and spiritual support. This study aims to analyze health education videos using the SUPER Mnemonic on knowledge and optimization of treatment for chronic kidney disease sufferers. Quasy Experiment Pretest-Posttest research design without control group design. A total of 30 respondents involved were hypertensive patients who underwent hemodialysis therapy for less than one year and were able to participate in activities for 10-15 minutes. Data collection used two research questionnaires, namely a knowledge questionnaire and a questionnaire for optimizing treatment for chronic kidney disease. The collected data were analyzed using Mc Nemar. The results of the study showed that Health Education using educational videos with Mnemonic SUPER showed an effect on knowledge with a p value of 0.001 and treatment optimization with a p value of 0.001. Educational videos with mnemonic SUPER can improve knowledge and optimize treatment for chronic kidney disease patients. Keywords: Chronic Kidney Disease, Health Education, SUPER, Knowledge, Treatment Optimization.  ABSTRAK Tingginya angka kejadian gagal ginjal kronis serta besarnya dampak yang dapat ditimbulkan mulai dari penurunan kualitas hidup sampai dengan ancaman kematian apabila telah sampai pada stadium akhir.  Perjalanan untuk sampai pada stadium akhir turut dipengaruhi oleh pengetahuan dan semangat penderita dalam memanfaatkan segala bentuk dukungan setelah divonis menderita gagal ginjal kronis. Dukungan sebagaimana dimaksud secara umum mencakup beberapa komponen yang dapat menunjang derajat kesehatan seperti dukungan biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis video pendidikan kesehatan menggunakan Mnemonic SUPER terhadap pengetahuan dan optimalisasi pengobatan pendertia penyakit ginjal kronis. Desain penelitian Quasy Experiment Pretest-Posttest without control group design. Sebanyak 30 responden yang terlibat adalah penderita hipertensi yang menjalani terapi hemodialisis kurang dari satu tahun dan dapat mengikuti kegiatan 10-15 menit. Pengumpulan data menggunakan dua kuesioner penelitian yaitu kuesioner pengetahuan dan kusioner optimalisasi pengobatan penyakit ginjal kronis. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan mc nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kesehatan menggunakan video edukasi dengan Mnemonic SUPER menunjukkan ada pengaruh terhadap pengetahuan dengan nilai p yaitu 0,001 dan optimalisasi pengobatan dengan nilai p yaitu 0,001. Video edukasi dengan mnemonic SUPER dapat meningkatkan pengetahuan dan optimalisasi pengobatan penderita penyakit ginjal kronis. Kata Kunci: Penyakit Ginjal Kronis, Pendidikan Kesehatan, SUPER, Pengetahuan, Optimalisasi Pengobatan. 
Hubungan Perilaku Caring Perawat dalam Konteks Islam dengan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Yarsi Pontianak Yousriatin, Fajar; Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Juliana, Diena; Safitri, Dewin
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10054

Abstract

ABSTRACT Patient satisfaction is one indicator of the success of hospital services. Patient satisfaction, especially those who are Muslim is influenced by several factors including Islamic caring behavior shown by nurses. This study aims to determine the relationship between caring behavior of nurses in the islami context and patient satisfaction. The research method used a cross-sectional study. The research was conducted at YARSI General Hospital (RSU) with a total of 88 patients as respondens. Data collection used research instruments consisting of an Islamic behavior questionnaire to measure caring behavior in an Islamic context, and a RATER questionnaire (Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, Responsiveness) to measure patient satisfaction. The result of statistical test with Spearman-rank correlation showed that there was a positive relationship between nurse caring behavior in the Islamic context and patient satisfaction with a significance value of 0.0005 (p value < 0.05). The better the nurse’s caring behavior in the Islamic context, the patient’s satisfaction will increase Keywords: Caring behavior, Nurse, Islam, Patient’s satisfaction  ABSTRAK Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Kepuasan pasien terutama yang beragama islam dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya perilaku caring yang ditunjukkan oleh perawat dengan memperhatikan nilai-nilai islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara perilaku caring perawat dalam konteks islam dengan kepuasan pasien. Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum (RSU) YARSI Pontianak dengan jumlah responden sebanyak 88 pasien. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner perilaku islami untuk mengukur perilaku caring dalam konteks islam, dan kuesioner RATER (Reliability, Assurance, Tangible, Emphaty, Responsiveness) untuk mengukur kepuasan pasien. Hasil uji statistik dengan korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara perilaku caring perawat dalam konteks islam dengan kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,05).Semakin baik perilaku caring perawat dalam konteks islam maka kepuasan pasien akan semakin meningkat. Kata Kunci: Perilaku Caring, Perawat, Islam, Kepuasan Pasien
Latihan Hipnosis Lima Jari untuk Mengurangi Kecemasan Pada Penderita Hipertensi Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Safitri, Dewin
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i2.17

Abstract

Pasien dengan hipertensi tidak hanya mengalami gangguan secara fisiologis, tetapi juga mengalami gangguan psikologis yang disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya pengobatan jangka panjang dan komplikasi dari penyakit hipertensi. Masalah psikologis yang seringkali dialami oleh pasien dengan hipertensi dan harus segera diatasi guna mencegah dampak yang lebih serius pada penderita hipertensi adalah ansietas. Kecemasan yang dialami penderita hipertensi dipicu oleh perasaan cemas dan khawatir dengan kondisi penyakitnya. Gejala kecemasan diantaranya mudah gelisah, susah tidur dan perasaan berdebar-debar. Salah satu upaya yang sudah terbukti dapat mengontrol kecemasan adalah dengan melakukan latihan hipnosis lima jari. Hipnosis lima jari bermanfaat dalam mengurangi tingkat kecemasan karena dengan bantuan imajinasi maka pasien akan membentuk bayangan yang akan diterima sebagai rangsangan oleh berbagai indra, sehingga dapat membuat pasien tidak fokus merasakan kecemasan. ketegangan otot dan ketidaknyamanan akan dikeluarkan dan menyebabkan tubuh menjadi rileks dan nyaman. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pasien hipertensi untuk mengatasi kecemasan dengan melakukan hypnosis lima jari. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dan latihan hipnosis lima jari. Terdapat perubahan tingkat kecemasan peserta setelah dilakukan latihan hipnosis lima jari. Sebelum dilakukan latihan hipnosis lima jari, sebagian besar peserta mengalami kecemasan sedang sebanyak 14 orang (70%). Setelah dilakukan latihan hipnosis lima jari Sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 13 orang (65%) dan tidak ada yang mengalami kecemasan berat. Hipnosis lima jari merupakan salah satu teknik distraksi dengan cara menghipnosis diri sendiri yang bertujuan untuk mengurangi kecemasan
Problem Focused Coping untuk Mengatasi Stres pada Caregiver Orang dengan Gangguan Jiwa di UPT Puskesmas Saigon Kota Pontianak Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Safitri, Dewin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.18442

Abstract

ABSTRACT With the increasing prevalence of mental disorders, more patients are being treated at home than in hospitals. This indirectly increases the burden on families as caregivers. Patients with mental illness have a high dependency on their families, making them vulnerable to stress due to long-term care.. This study aims to analyze the effect of problem focused coping to cope with stress in caregivers of people with mental disorders. The research design used was a quasy experiment with a pretest-posttest without control group approach. The population in this study were caregivers of people with mental disorders in the working area of UPT Puskesmas Saigon. A total of 32 caregivers of people with mental disorders were involved as research subjects. The instruments used consisted of instrument A (to measure age, education, employment, married status, relationship with the patient) and instrument B (to measure stress levels) using a questionnaire, namely the Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS). Data analysis consisted of univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using Wilcoxon Sign Rank test. There was a decrease in stress levels by 3 respondents with a p value of 0.001, which means that problem focused coping effectively reduces stress in families caring for people with mental disorders. Problem focused coping is effective in coping with stress in caregivers of people with mental disorders. Keywords: Problem Focused Coping, Stress, Caregiver, People With Mental Illness.  ABSTRAK Dengan meningkatnya prevalensi gangguan jiwa, lebih banyak pasien dirawat di rumah dibandingkan dengan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan beban keluarga sebagai pengasuh atau caregiver. Pasien gangguan jiwa memiliki ketergantungan yang tinggi kepada keluarga sehingga menyebabkan keluarga rentan mengalami stres akibat pengasuhan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh problem focused coping untuk mengatasi stres pada caregiver orang dengan gangguan jiwa. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Populasi pada penelitian ini adalah caregiver orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja UPT Puskesmas Saigon. Sebanyak 32 caregiver orang dengan gangguan jiwa terlibat sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen A (untuk mengukur usia, pendidikan, pekerjaan, status menikah, hubungan dengan pasien) dan instrumen B (untuk mengukur tingkat stres) menggunakan kuesioner yaitu Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS). Analisis data terdiri dari analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Terdapat penurunan tingkat stres sebanyak 3 responden dengan nilai p=0,001 yang berarti problem focused coping secara efektif mengurangi stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa. Problem focused coping efektif mengatasi stres pada caregiver orang dengan gangguan jiwa. Kata Kunci: Problem Focused Coping, Stres, Caregiver, Orang Dengan Gangguan Jiwa.