Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL SIMETRIK

PENILAIAN KRITERIA GREEN BUILDING PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PATTIMURA Christy Gery Buyang; Fauzan Sangadji
JURNAL SIMETRIK Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v13i1.1384

Abstract

Krisis energi Pemanasan global merupakan isu fenomenal saat ini dan menjadi salah satu tantangan dunia termasuk di Indonesia. Krisis energi sedang mendapat perhatian khusus bagi negara-negara di dunia, karena kebutuhan energi yang terus mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya populasi penduduk. Di samping itu pemanasan global disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tidak ramahnya pembangunan yang berdampak bagi lingkungan. Konsep green construction dan green building merupakan solusi untuk mengurangi pemanasan global dan krisis energi dalam lingkup Bangunan Teknik Sipil. . Studi kasus yang digunakan adalah bangunan dalam tahap operasional dan pemeliharaan yaitu gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura. Metode penelitian yang digunakan pada gedung Fakultas Teknik adalah analisis green building berdasarkan perangkat penilaian greenship existing building versi 1.1. Tujuan dari penelitian ini sdalah untuk melakukan pengkajian kondisi eksisting dan kesesuaian gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura serta memberikan rekomendasi terkait usaha perbaikan Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura terhadap konsep Green Building dengan standar Greenship Existing Building v.1.1. Dari tujuan tersebut didapatkan hasil penelitian yaitu Metode green building ini terdapat 6 kategori yaitu tepat guna lahan (ASD) emperoleh 17 poin, efisiensi dan konservasi energi (EEC) memperoleh 3 poin, konservasi air (WAC) memperoleh 2 poin, sumber dan siklus material (MRC) memperoleh 6 poin, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang (IHC) memperoleh 14 poin dan manajemen lingkungan bangunan (BEM) tidak dapat memperoleh poin. Dari 42 kriteria yang ada dalam kategori Greenship, gedung teknik unpatti memperoleh total poin sebesar 42 dari 177 poin  maksimal, sehingga gedung fakultas teknik memperoleh predikat perunggu dengan jumlah poin sebesar 42 poin.
ANALISIS PENERAPAN GREEN CAMPUS BERDASARKAN UI GREENMETRIC PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Pertiwi, Hana; Buyang, Christy Gery; Sangadji, Fauzan A
JURNAL SIMETRIK Vol 15 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v15i1.2453

Abstract

The University of Indonesia launched the UI GreenMetric World University Ranking in 2010 as a benchmark for evaluating green campuses. The goal of the college community's "green campus" idea is to lessen its negative environmental effects by implementing programs like garbage recycling, green mobility, energy and water conservation, and climate change mitigation. Arrangement and infrastructure (15%), energy and climate change (21%), waste (18%), water (10%), transportation (18%), and education and research (18%) are the six assessment criteria for UI GreenMetric. The purpose of this research is to examine how the Unpatti Engineering Faculty has implemented the green campus idea by using the UI GreenMetric 2022 categories and indicators. This study employed a quantitative descriptive analytical approach. Two types of data were used: primary and secondary. Primary data came from field observations, measurements, and interviews. Secondary data was gathered from faculty members already in the field as well as information on sustainability issues, waste recycling, energy and water conservation, and other topics not covered by primary data collection. According to the study's findings, the planning and infrastructure (SI) category received 510 points, the energy and climate change (EC) category received 560 points, the waste and water (WR) categories received 0 points, the transportation (TR) category received 450 points, and the education and research (ED) category received 400 points. The Unpatti Engineering Faculty's green campus implementation study, as determined by the UI GreenMetric evaluation, yielded a total score of 1920 points out of a possible 10,000 points, or 19.20% out of 100%. Keywords: UI GreenMetric; Green Campus; Faculty of Engineering Unpatti
PERENCANAAN PENCAHAYAAN BUATAN PADA GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Buyang, Christy Gery; Sangadji, Fauzan A; Kombolayuk, Virginia
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2685

Abstract

 Perancangan pencahayaan buatan dalam suatu ruangan sangat diperlukan ketika pencahayaan alami tidak mampu menghasilkan tingkat pencahayaan sesuai dengan standar yang telah ditentukan yaitu 300-500 lux untuk ruang kerja berdasarkan SNI. Pencahayaan pada Gedung rektorat Universitas Pattimura sangat bergantung pada sistem pencahayaan buatan untuk menunjang aktivitas pengguna. Meski demikian, kualitas sistem pencahayaan buatan yang ada sering dianggap masih belum optimal terlihat dari beberapa ruangan dan koridor pada gedung rektorat yang dinilai masih terlalu gelap. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian untuk mencari biaya pembangunan pencahayaan buatan di gedung Rektorat Universitas Pattimura Ambon sesuai dengan jumlah kebutuhan lampu yang dihitung untuk mencapai standar pencahayaan minimum yang ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan secara kuantitatif yang mengacu pada standar penchayaan berdasarkan SNI 03-6575-2001 tentang tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada gedung. SNI ini dipakai sebagai pedoman agar diperoleh sistem pencahayaan buatan yang sesuai dengan syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan dan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung, dengan memperhatikan data-data berupa dimensi ruangan (panjang ruangan, lebar ruangan dan tinggi sumber cahaya terhadap bidang kerja), jumlah lampu yang digunakan dalam ruangan, jumlah fluks luminous total lampu yang menerangi tiap ruangan dan daya lampu yang digunakan di dalam ruangan. Hasil rancangan anggaran biaya untuk pemasangan instalasi listrik Gedung Rektorat Universitas Pattimura adalah sebesar Rp. 314.209.825.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) DI PROYEK KONSTRUKSI KOTA AMBON Arfianti, Arfianti; Sangadji, Fauzan A; Taihuttu, Felix
JURNAL SIMETRIK Vol 15 No 2 (2025): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v15i2.3616

Abstract

Building Information Modelling (BIM) is one of the significant technological and communication advancements in the construction services industry. BIM represents one of the most promising developments in the construction sector. Using BIM technology, a virtual model of a building, known as a building information model, can be digitally constructed and used for planning, design, construction, and maintenance. According to the Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing of the Republic of Indonesia No. 22/PRT/M/2018 concerning the Construction of State Buildings, the application of BIM is mandatory for non-simple Stateok buildings with an area exceeding 2000 m² and more than two floors. Based on this regulation, this study aims to evaluate the factors influencing the implementation of BIM among construction project stakeholders in Ambon City, Indonesia. Data for this research were collected through a survey, including questionnaires and interviews with respondents in the construction industry. The analysis employed descriptive statistical methods, including Central Tendency Measurement, Variability Measurement, and Relative Importance Index (RII). The results indicate that the main factor affecting the implementation of BIM in construction projects in Ambon City is the lack of BIM education or training. Keywords: Building Information Modelling, BIM, Key Factors, BIM Implementation