Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan LKPD Tema Kebutuhanku Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Miftahurrahmah Desa Kuro Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir Rani; Hartatiana; Elsa Cindrya; Febriyanti; Ali Murtopo
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/primearly.v8i2.4405

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk meningkatkan kreativitas khususnya anak usia 5-6 tahun di PAUD Miftahurrahmah Desa Kuro karena masih rendahnya dalam meningkatkan kreativitas, karena guru hanya menggunakan lembar kerja anak, sehingga membuat anak tidak tertarik dan tidak mendapatkan pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek dari penelitian ini adalah kelompok B di PAUD Miftahurrahmah Desa Kuro. Tahap uji coba lapangan awal dilakukan sejumlah 14 peserta didik dan uji coba lapangan utama dengan seluruh kelompok B di PAUD Miftahurrahmah Desa Kuro yaitu sebanyak 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan uji kevalidan, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Data kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan diperoleh berdasarkan data angket respon yang di analisis dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan validitas ahli materi 91,11 kategori sangat valid ,ahli desain 95,38 kategori sangat valid dan ahli bahasa 91,42 sangat valid. Uji kepraktisan LKPD berdasarkan angket respon guru 97 kategori sangat praktis, serta angket respon peserta didik dilakukan dalam bentuk instrumen dinyatakan sangat efektif pada uji coba lapangan awal 86,71 dinyatakan efektif, dan pada uji coba lapangan utama 92,76 dinyatakan sangat efektif. Maka dapat dikatakan terdapat perbedaan yang signifikan pada anak sebelum dan sesudah mendapatkan perlakuan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa LKPD untuk meningkatkan kreativitas valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
A STUDY ON THE UTILIZATION OF RAINWATER HARVESTING FOR RAW WATER NEEDS IN A CAMPUS AREA Achmad Achmad Rafi'ud Darajat; Muhammad Amin; Ali Murtopo
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 29 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 29 No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2025.v29.i01.p03

Abstract

One of the Sustainable Development Goals (SDGs) is to ensure universal access to clean water. However, in practice, the availability of clean water often faces both quality and quantity challenges. Rainwater harvesting presents a viable alternative source of raw water that can be optimized to meet these needs. Preliminary observations at Universitas Tidar revealed that collected rainwater exhibited high turbidity levels and iron (Fe) content exceeding the quality standards set by the Indonesian Ministry of Health Regulation No. 32 of 2017. This study was conducted in the campus area of Universitas Tidar to evaluate the effectiveness of various activated carbon media thicknesses and contact times in improving rainwater quality. The treatment system utilized a Vertical Flow Roughing Filter (Upflow type) consisting of zeolite gravel, activated carbon, silica sand, volcanic sand, and a water filter housing unit. Three different thickness variations of activated carbon were tested. The results demonstrated significant improvements in water quality, particularly in reducing turbidity and iron content. The best performance was observed at the 60th minute using an 80 cm thickness of activated carbon, achieving 93% turbidity reduction and 99% iron removal efficiency. Based on these findings, the treated rainwater meets sanitation standards and can be safely used for sanitation purposes within the Universitas Tidar campus environment.
A STUDY ON THE UTILIZATION OF RAINWATER HARVESTING FOR RAW WATER NEEDS IN A CAMPUS AREA Achmad Achmad Rafi'ud Darajat; Muhammad Amin; Ali Murtopo
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 29 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 29 No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITS.2025.v29.i01.p03

Abstract

One of the Sustainable Development Goals (SDGs) is to ensure universal access to clean water. However, in practice, the availability of clean water often faces both quality and quantity challenges. Rainwater harvesting presents a viable alternative source of raw water that can be optimized to meet these needs. Preliminary observations at Universitas Tidar revealed that collected rainwater exhibited high turbidity levels and iron (Fe) content exceeding the quality standards set by the Indonesian Ministry of Health Regulation No. 32 of 2017. This study was conducted in the campus area of Universitas Tidar to evaluate the effectiveness of various activated carbon media thicknesses and contact times in improving rainwater quality. The treatment system utilized a Vertical Flow Roughing Filter (Upflow type) consisting of zeolite gravel, activated carbon, silica sand, volcanic sand, and a water filter housing unit. Three different thickness variations of activated carbon were tested. The results demonstrated significant improvements in water quality, particularly in reducing turbidity and iron content. The best performance was observed at the 60th minute using an 80 cm thickness of activated carbon, achieving 93% turbidity reduction and 99% iron removal efficiency. Based on these findings, the treated rainwater meets sanitation standards and can be safely used for sanitation purposes within the Universitas Tidar campus environment.