Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP SERAPAN KALIUM TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA ENTISOLS SIDERA Ariyanti, Ariyanti; Khaliq, Moh. Adnan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i5.2324

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai bulan maret di Green House Fakultas Pertanian dan untuk analisis tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Dengan lokasi pengambilan sampel tanah di Desa Sidera, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini disusun dalam rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 24 satuan percobaan 6 taraf dosis perlakuan tersebut antara lain: Kontrol (Tanpa pemberian pupuk kandang sapi ): Pupuk kandang sapi dengan dosis 5 ton ha-1 : Pupuk kandang sapi dengan dosis 10 ton ha-1: pupuk kandang sapi dengan dosis 15 ton ha-1: Pupuk kandang sapi dengan dosis 20 ton ha-1: Pupuk kandang sapi dengan dosis 25 ton ha-1: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dengan dosis 10 ton ha-1 dapat meningkatkan Ph sebesar 6,298% C-organik sebesar 2,55%, K-tersedia sebesar 0,82 g, K jaringan tanaman sebesar 0,91,50%, dan serapan kalium tanaman bawang merah sebesar 6,3758%.
Pemanfaatan Batang Pisang Sebagai Bahan Baku AlternatifDalam Pembuatan Kertas Ramah Lingkungan Afianti, Afifa Suci; Hasratin, Hasratin; Kotambunan, Jesica; Adawiah, Rabiatul; Hijria, Nur; Hijriani, Hijriani; Ramadan, Fajar; Nur R, Nofa Safitri; Hartanto, Dimas; Sari, Yudya Kurnia; Lamaniu, Moh Galang; Ariyanti, Ariyanti; Toknok, Bau; Maiwa, Arman; Rahman, Abdul; Hamka, Hamka; Misrah, Misrah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4c5n3y82

Abstract

Pemanfaatan batang pisang sebagai bahan baku alternatif dalam produksi kertas ramah lingkungan merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku kayu dan mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji potensi batang pisang sebagai bahan alternatif dalam pembuatan kertas yang berkelanjutan, sejalan dengan pengembangan produk berbasis limbah alam. Melalui metode pengabdian masyarakat berupa praktik pembuatan kertas, penelitian ini juga berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang manfaat pemanfaatan limbah batang pisang. Kertas dari batang pisang dapat menjadi peluang bagi industri kertas yang bermanfaat untuk diproduksi dan dapat membantu meningkatkan nilai tambah ekonomi batang pisang. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan teknologi pembuatan kertas yang ramah lingkungan dan mendorong penerapan pemanfaatan limbah alam secara berkelanjutan di masyarakat.
Strategi Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan (KTH) Dalam Budidaya Lebah Madu di Wilayah KPH Dolago Tanggunu Soekardjo, Dewi; Ariyanti, Ariyanti; Alam, Andi Sahri
Mitra Sains Vol 12 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ms26866579.2024.v12.i1.pp26-42

Abstract

This research aims to empower and identify internal (strengths and weaknesses) and external (opportunities and threats) factors influencing the empowerment of Forest Farmer Groups (FFGs) in honeybee cultivation within the Dolago Tanggung Forest Management Unit, Central Sulawesi. The study was conducted from March to May 2023, involving 45 respondents from 3 FFGs, each comprising 15 members. Qualitative descriptive analysis and SWOT analysis with IFAS and EFAS matrices were employed. The results of the internal and external factor analyses revealed strengths such as training for FFG members and financial assistance, weaknesses including limited FFG members participating in training and difficulties in securing additional funds for maintenance costs. Opportunities encompassed government support and consumer trust in products, while threats comprised weather changes and underutilization of technology for information acquisition. The SWOT analysis placed the study in Quadrant 1, indicating support for an aggressive strategy leveraging strengths to seize opportunities. Strategies suggested involve enhancing relationships among government, FFGs, and partners, boosting honey production and quality, providing regular honeybee cultivation training, utilizing agricultural and information technologies for product marketing, and employing attractive packaging to enhance consumer appeal.
KEANEKARAGAMAN JENIS BAMBU DAN STUDI ETNOBOTANINYA DI KECAMATAN LAMPASIO, KABUPATEN TOLITOLI, SULAWESI TENGAH Muthmainnah, Muthmainnah; Pitopang, Ramadanil; Rachman, Imran; Yusran , Yusran; Ariyanti, Ariyanti
Berita Biologi Vol 24 No 3 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.11997

Abstract

Informasi mengenai keanekaragaman dan pemanfaatan etnobotani bambu di Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, masih terbatas, meskipun wilayah ini memiliki potensi sumber daya bambu yang tinggi dengan sebaran relatif merata di hampir semua desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis-jenis bambu dan bentuk pemanfaatannya oleh masyarakat. Penelitian dilakukan pada Februari–April 2025 menggunakan metode jelajah untuk eksplorasi jenis, serta studi etnobotani dengan purposive sampling dan snowball sampling. Nilai kepentingan budaya setiap jenis dianalisis dengan Index of Cultural Significance (ICS). Hasil penelitian menemukan sembilan jenis bambu yaitu Bambusa vulgaris var. striata (Lodd.ex Lindl), Bambusa vulgaris var. vulgaris Schard, Schizostachyum brachycladum Kurz, Dendrocalamus strictus (Roxb). Nees, Gigantochloa pseudoarundinacea (Steud.) Widjaja, Gigantochloa atroviolacea Widjaja, Schizostachyum lima (Blanco) Merr, Bambusa glaucophylla Widjaja, dan Bambusa multiplex (Lour.) Jenis bambu dengan nilai ICS tertinggi adalah Schizostachyum brachycladum Kurz (ICS = 516), yang dimanfaatkan luas sebagai bahan pangan, pagar, kayu bakar, wadah nasi lemang, tali, dan anyaman. Jenis ini perlu difokuskan pada konservasi dan budidaya untuk menjaga ketersediaannya. Sebaliknya, Bambusa glaucophylla Widjaja dan Bambusa multiplex (Lour.) memiliki nilai ICS terendah (ICS = 12), mencerminkan pemanfaatan yang terbatas. Kedepan, kedua jenis ini berpotensi dikembangkan melalui eksplorasi pemanfaatan baru dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai tambahnya.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Teknik Konservasi Tanah dan Air dalam Upaya Mitigasi Dampak Perubahan Iklim Rahmawati, Rahmawati; Ariyanti, Ariyanti; Erniwati, Erniwati; Muthmainnah, Muthmainnah; Naharuddin
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.1.26-32

Abstract

Land use regulation and soil and water conservation techniques need to be intensified to minimize the impact of climate change, especially in controlling floods, erosion and landslides. The purpose of this service is to provide education to the public in efforts to mitigate the impact of climate change through environmentally friendly soil and water conservation technology. The method used in this service is a participatory educational and training method or educational and participatory approach with extension activities, training and technical guidance. The results of the service implementation have been carried out, namely: preparation, introduction of activities, implementation of counseling/training on the material: a) The benefits of increasing land productivity through soil and water conservation techniques and b) Introduction and several soil and water conservation techniques, namely vegetative techniques and terrace construction. the contours of the A frame model, in addition, an evaluation is carried out. Service activities provide benefits in increasing land productivity and assisting in planting arrangements according to contour lines and as a basis for making terraces.