Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Identification Of Iron Content In Red Guava Juice As A Treatment Of Anemia In Pregnant Women Hardaniyati, Hardaniyati; R A, Dian Soekmawaty; Setyawati, Irni; Hartika, Loli
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i4.14849

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan kondisi ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari 11 g/dl. Presentase anemia pada ibu hamil di NTB tahun 2022 diestimasikan sebesar 1,481 di Kabupaten Lombok Barat, 1,248 di Kabupaten Lombok Timur, 1,129 di Kota Mataram, 1,034 Tingginya angka  anemia disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya anemia. Pencegahan dan pengendalian anemia gizi besi melalui pendekatan nonfarmakologis  dengan  memperbaiki  pola  makan dan  mengonsumsi  makanan kaya  zat besi dan zat gizi seperti jambu biji merah yang diolah menjadi jus jambu yang mengandung Fe yang membantu meningkatkan penyerapan  zat  besi  dalam  tubuh dan membantu meningkatkan  kadar Hb.Tujuan:Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kandungan zat besi pada jus jambu biji merah sebagai penanganan anemia ibu hamil.Metode: Pembuatan dan identifikasi zat besi pada jus jambu dilakukan dengan 2 tahapan. Pembuatan pertama, daun pembuatan jus jambu biji dengan di blender dan di saring. Tahap kedua Identifikasi zat besi dengan  pembuatan larutan induk Fe dengan di encerkan  larutan satandar Fe 1000mg/L sebanyak 10 ml kedalam labu ukur dengan menggunakan metode KSCN 2M.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, dalam 100 ml jus jambu merah mengandung Fe yang di tandai dengan terbentuknya larutan warna merah dengan kadar fe 0,25%.  Sehingga jus jambu merah bisa dikonsumsi ibu hamil anemia sebagai salah satu penangaan anemia.Kesimpulan:  Dalam 100 grm Jus jambu merah yang dibuat dengan cara diblender terdapat kandungan zat besi yang berperan dalam meningkatkan kadar Hb ibu hamil anemia. Oleh karena itu, disarankan bagi ibu hamil untuk tetap mengkonsumsi jus jambu merah untuk meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil yang mengalami anemia. Kata Kunci: Anemia, ibu hamil, Jambu biji merah. ABSTRACT Background: Anemia is a condition of pregnant women with hemoglobin (Hb) levels in the blood less than 11 g / dl. The percentage of anemia in pregnant women in NTB in 2022 is estimated at 1,481 in West Lombok Regency, 1,248 in East Lombok Regency, 1,129 in Mataram City, 1,034 The high rate of anemia is caused by low knowledge and awareness of the dangers of anemia. Prevention and control of iron nutrition anemia through a nonpharmacological approach by improving diet and eating food.Objective: The purpose of this study was to identify the iron content in red guava juice as a treatment of anemia for pregnant women.Method: The manufacture and identification of iron in guava juice is carried out in 2 stages. The first manufacture, leaves make guava juice with in a blender and filtered. The second stage is identification of iron by making Fe mother solution by diluting 1000mg/L Fe satandar solution as much as 10 ml into a measuring flask using the KSCN 2M method.Results: Based on the results of the study, in 100 ml of red guava juice contains Fe which is characterized by the formation of a red color solution with a fe content of 0.25%.  So that red guava juice can be consumed by anemic pregnant women as one of the treatments for anemiaConclusion: In 100 grams of red guava juice made by blending there is iron content which plays a role in increasing Hb levels of anemic pregnant women. Therefore, it is recommended for pregnant women to keep consuming red guava juice to increase hemoglobin levels of pregnant women who have anemia. Keywords: Anemia, pregnant women, Red guava.
Identification Of Vitamin C Content In Red Guava (Psidium Guajava L) Juice For Treatment Of Anemia In Pregnant Women Ariendha, Dian Soekmawaty Riezqy; Hardaniyati, Hardaniyati; Setyawati, Irni; Hartika, Loli
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 7 (2024): Volume 10,No.7 Juli 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i7.15702

Abstract

ABSTRAK: IDENTIFIKASI KANDUNGAN VITAMIN C DALAM JUS JAMBU MERAH (Psidium guajava L) UNTUK MENGATASI ANEMIA PADA IBU HAMIL Latar Belakang: Organisasi Kesehatan Dunia WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) 40% melaporkan kematian ibu di negara berkembang berhubungan dengan anemia pada kehamilan. Prevalensi anemia pada ibu hamil adalah 33-75% di negara berkembang. Kekurangan zat besi adalah penyebab umum anemia. Penyerapan zat besi dapat dicapai dengan memperbanyak kandungan makanan yang mengandung vitamin C seperti pada sayur dan buah salah satunya buah jambu biji merah.Tujuan: identifikasi kandungan vitamin C pada jus psidium guajava l untuk pengobatan anemia pada ibu hamilMetode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, penelitian ini hanya didasarkan pada fakta-fakta positif yang diperoleh di lapangan penelitian. Data berupa angka-angka yang telah dirumuskan digunakan sebagai informasi yang akurat dalam penelitian. Pembuatan dan identifikasi zat besi pada jus jambu biji dilakukan dalam 2 tahap. Pembuatan pertama, daun jambu biji dibuat jus dengan di blender dan disaring. Tahap kedua adalah identifikasi vitamin C dengan titrasi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jus jambu biji merah mengandung vitamin C yang ditunjukkan dari hasil uji laboratorium terbentuk larutan berwarna coklat kemerahan.Kesimpulan: Identifikasi vitamin C pada sampel 100 ml jus jambu biji merah untuk mengatasi anemia pada ibu hamil. Diketahui sampel jus jambu biji merah mengandung 13,4% vitamin C.Saran ibu hamil dapat menggunakan jus jambu biji merah dapat meningkatkan hemoglobin karena mengandung FE dan vitamin C Kata Kunci : Anemia, ibu hamil, Jambu biji merah, vitamin C                                                                                          ABSTRACT                          Background: World Health Organization WHO (WHO) 40% of maternal deaths in developing countries are related to anemia in pregnancy. The prevalence of anemia among pregnant women is 33-75% in developing countries. Iron deficiency is a common cause of anemia. Absorption of iron can be achieved by increasing the content of diets containing vitamin C such as those in vegetables and fruit one of them is red guava fruit.Objective: identification of vitamin C content in psidium guajava l juice for treatment of anemia in pregnant womenMethod: The type of research used in this research is quantitative, this research is only based on positive facts obtained in the research field. Data in the form of numbers that have been formulated are used as accurate information in research. The manufacture and identification of iron in guava juice is carried out in 2 stages. The first manufacture, leaves make guava juice with in a blender and filtered. The second stage is identification of vitamin C with titrasi.Results: The research results showed that red guava juice contained vitamin C, which was indicated by the results of laboratory tests which formed a reddish brown colored solutionConclusion: Identification of vitamin C in a 100 ml sample of red guava juice for treating anemia in pregnant women. It was found that the sample of red guava juice contained 13.4% vitamin C. Suggestions for pregnant women to use red guava juice can increase hemoglobin because it contains FE and vitamin C Keywords: Anemia , pregnant, Red guava, Vitamin C 
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Santriwati Kelas X Dan Xi Di Pondok Pesantren Al-aziziyah Rispawati, Baik Heni; Rusiana, Harlina Putri; Halid, Sopian; Romadonika, Fitri; Supriatna, Dedy; Nadrati, Bahjatun; Aswati, Aswati; Hardaniyati, Hardaniyati; Ernawati, Ernawati; Supriyadi, Supriyadi; Istianah, Istianah
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.277 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.16

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit yang ditakuti oleh wanita karena penyakit tersebut dapat menyebabkan hilangnya organ vital wanita. Kanker payudara di seluruh dunia lebih dari 508.000 wanita meninggal karena kanker payudara. Di Indonesia kanker payudara menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar Para Santri memiliki pengetahuan dasar tentang Pemeriksaan payudara sendiri, serta mampu menerapkan langsung SADARI untuk dirinya sendiri. Periksa Payudara Sendiri (SADARI) hingga saat ini merupakan cara deteksi dini kanker payudara yang cukup efektif. SADARI mudah dilakukan dan dapat diterapkan kepada semua usia, baik remaja dan wanita dewasa. Dengan melakukan SADARI yang benar dan rutin, sebanyak 80% kanker payudara bisa ditemukan. Berdasarkan hasil analisis situasi terdapat permasalahan pada santriwati di Pondok Pesantren Al-Aziziah yaitu rendahnya tingkat pengetahuan karena kurangnya sosialisasi mengenai kanker payudara dan cara mendeteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI yang dapat dilakukan sendiri oleh santriwati. Hasil pengabdian menunjukkan setelah diberikan penyuluhan tentang pemeriksaan payudara pengetahuan tentang santri di pondok pesantren al aziziyah mengerti dan memahami cara pemeriksaan payudara sendiri. Berdasarkan hasil pengabdian diharapkan kegiatan ini dapat diterapkan secara mandiri oleh santri kelas X dan XI yang ada di pondok al aziziyah
Family Based Knowledge Identification Of Balanced Nutrition During Pregnancy Hardaniyati, Hardaniyati; Riezqy Ariendha, Dian Soekmawaty; Setyawati, Irni
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.23417

Abstract

Latar Belakang: Status gizi ibu hamil berperan krusial dalam menentukan kualitas kesehatan generasi mendatang. Kondisi seperti Kurang Energi Kronis (KEK), anemia, dan ketidakseimbangan asupan zat gizi masih banyak ditemukan di Indonesia, dengan dampak serius seperti berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, hingga stunting dan kematian ibu maupun bayi.Tujuan: Mengidentifikasi tingkat pengetahuan tentang gizi seimbang selama kehamilan berbasis keluarga Metode: Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester, I, II, III yang berjumlah  43 orang.Hasil: hasil penelitian menunjukan 43 responden (50,0%) memiliki pengetahuan kurang, sebagian besar katagori kurang sebanyak 24 (55,8%), dan yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak 7 (16,2%), dukungan keluarga terhadap gizi seimbang pada ibu hamil, sebagian besar keluarga tidak mendukung 27 (62,7%) responden, dan sebagain kecil tidak mendukung sebesar 16 (37,2%) responden.Kesimpulan: sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang gizi seimbang dan keluarga terutama suami belum memberikan dukungan optimal terhadap gizi seimbang ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan penyuluhan gizi tidak hanya kepada ibu hamil, tetapi juga kepada suami, agar tercipta lingkungan keluarga yang lebih peduli terhadap pemenuhan gizi selama kehamilanSaran: Diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang melalui berbagai sumber, seperti mengikuti kelas ibu hamil, konseling gizi di Puskesmas, atau mencari informasi dari tenaga kesehatan. Ibu hamil juga perlu lebih aktif dalam menanyakan dan mempraktikkan pola makan gizi seimbang agar kebutuhan nutrisi selama kehamilan dapat terpenuhi dengan baik. Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, gizi, ibu hamil, keluarga ABSTRACT Background: The nutritional status of pregnant women plays a crucial role in determining the health of future generations. Conditions such as Chronic Energy Deficiency (CED), anemia, and imbalanced nutrient intake are still prevalent in Indonesia, with serious consequences such as low birth weight, premature birth, stunting, and maternal and infant mortality.Objective: To identify the level of knowledge about balanced nutrition during pregnancy based on family.Method: This research uses descriptive research. The sample in this study was 43 pregnant women in their first, second, and third trimesters.Results: The results of the study showed that 43 respondents (50.0%) had insufficient knowledge, the majority of which were in the insufficient category, 24 (55.8%), and those who had good knowledge were 7 (16.2%), family support for balanced nutrition for pregnant women, the majority of families did not support 27 (62.7%) respondents, and a small portion did not support 16 (37.2%) respondents.Conclusion: Most pregnant women have insufficient knowledge about balanced nutrition, and their families, especially husbands, do not provide optimal support for balanced nutrition for pregnant women. Therefore, nutrition education and counseling are needed not only for pregnant women but also for husbands, to create a family environment that is more concerned with nutritional needs during pregnancy.Suggestion: Pregnant women are expected to increase their knowledge about balanced nutrition through various sources, such as attending prenatal classes, nutrition counseling at community health centers, or seeking information from health professionals. Pregnant women also need to be more active in asking about and practicing a balanced diet to ensure their nutritional needs are met during pregnancy. Keywords: Level of knowledge, nutrition, pregnant women, family
The Effect Of Chronic Energy Deficiency Education Through Booklets On Knowledge In Pregnant Women In The Thirty-Trimester Ariendha, Dian Soekmawaty Riezqy; Hardaniyati, Hardaniyati; Setyawati, Irni; Utami, Kusniyati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i1.23891

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan keadaan dimana ibu menderita kurangan makanan yang berlangsung menahun (kronis) sehingga menimbulkan gangguan kesehatan pada ibu hamil. Kondisi ini ditandai dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) 23,5 cm. Berdasarkan data jumlah ibu hamil yang mengalami KEK di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 12,9%. KEK pada ibu hamil perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi anemia menggunakan booklet terhadap pengetahuan pada ibu hamil di Puskesmas Gunung Sari. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian quasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang mengalami anemia di Puskesmas Gunungsari Lombok Barat yang berjumlah 64 orang dan sebanyak 30 orang sebagai sampel yang ditarik menggunakan purposive sampling kemudian di uji statistik McNemar. Hasil: Hasil penelitian ini menggunakan uji McNemar yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi KEK melalui booklet terhadap pengetahuan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gunungsari memiliki p value 0.05. Kesimpulan: Didapatkan sebelum diberikan penyuluhan sebagian ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik 60% dan terdapat 40.0% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang buruk. Setelah diberikan penyuluhan pengetahuan ibu mengalami peningkatan menjadi 93.3% sedangkan presentase pengetahuan yang buruk sebanyak 6.7%. Didapatkan nilai p value = 0,002 atau p0,05 yang berarti terdapat pengaruh edukasi KEK melalui Booklet terhadap pengetahuan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gunungsari Tahun 2024. Diperlukan edukasi intervensi terkait pola makan dan kepatuhan mengkonsumsi makanan bergizi, terutama bagi ibu hamil yang berusia 20 tahun dan 35 tahun dan ibu yang tidak bekerja. .Saran : Diharapkan dapat menambah pengetahuin dengan menambah literasi tentang keurangan energi kronik agar dapat mempersiapkan kehamilan dengan baik agar terhindar dari KEK. Kata kunci:  Booklet; ibu hamil; KEK; Pengetahuan; trimester III ABSTRACT Background: Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a condition in which the mother suffers from chronic nutritional deficiencies, leading to health problems. This condition is characterized by a Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) 23.5 cm. Data shows that 12.9% of pregnant women in West Nusa Tenggara (NTB) experience CED. CED in pregnant women requires special attention because it can lead to maternal and infant mortality.Objective: This study aimed to determine the effect of anemia education using booklets on the knowledge of pregnant women at the Gunung Sari Community Health Center. Method: This study used a quantitative quasi-experimental design with a pretest-posttest group design. The population in this study was all 64 pregnant women with anemia at the Gunung Sari Community Health Center, West Lombok, and a sample of 30 people was drawn using purposive sampling and then subjected to the McNemar statistical test. Results: The results of this study using the McNemar test showed that there was an effect of CED education through booklets on knowledge among pregnant women in the third trimester at the Gunungsari Community Health Center with a p-value 0.05. Conclusion: It was found that before the counseling was given, some pregnant women had a good level of knowledge (60%), and there were 40.0% of pregnant women with a poor level of knowledge. After the counseling was given, the mothers' knowledge increased to 93.3%, while the percentage of poor knowledge was 6.7%. The obtained p-value = 0.002 or p 0.05, which means there was an effect of CED education through booklets on knowledge among pregnant women in the third trimester at the Gunungsari Community Health Center in 2024. Educational interventions related to dietary patterns and adherence to consuming nutritious foods are needed, especially for pregnant women aged 20 years and 35 years and unemployed mothers. .Suggestion: It is hoped that this can increase knowledge by increasing literacy about chronic energy deficiency so that they can prepare for pregnancy properly and avoid KEK. Keywords: Booklet; pregnant mother; third trimester; CED; knowledge