Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Metode Bermain Peran Makro untuk Menigkatkan Keterampilan Berbicara Anak Usia 4-5 Tahun di TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo Delima Sri Amalia; Lukman Arsyad
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 5 No. 02 (2024): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v5i02.1419

Abstract

Kegiatan bermain peran makro dapat menjadi salah satu cara dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan model yang dikembangkan oleh Kemmis Mc Tagart. Subjek penelitian yakni anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo yang bejumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Desain penelitian memilki empat  model yaitu: pengamatan, perencanaan, tindakan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode bermain peran makro untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo dapat dilihat dari jumlah-jumlah presentase yang didapatkan. Pada saat prasiklus prsentase rata-rata yakni 38.16% sebelum dilakukan tindakan, kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai presentase rata-rata meningkat yakni 62.56%, dan meningkat lagi pada siklus II dengan nilai presentase rata-rata yakni 90.31% dan sudah mencapai tingkat keberhasilan yakni 71%. Maka dengan itu penggunaan metode bermain peran makro dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK Kemala Bhayangkari 06 Gorontalo.
PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENGHAFAL AL-QUR’AN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MTsN 1 BONE BOLANGO Djamila Paputungan; Lukman Arsyad; Fatimah Djafar
Journal of Islamic Education Management Research Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Islamic Education Management Research (JIEMER)
Publisher : Pasca Sarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/jiemr.v3i2.1687

Abstract

Artikel ini menginterpretasikan tentang kemampuan membaca dan menghafal al-quran terhadap hasil belajar peserta didik Pada mata Al-Quran hadist, didalamnya terdapat ayat Al Quran atau hadits Nabi yang memerlukan kemampuan khusus untuk membaca, menulis, serta menghafalkannya. Penelitian ini dilakukan dengan observasi lapangan menggunakan metode kausal komparatif dimana data dikumpulkan setelah fenomena/kejadian yang diteliti berlangsung. Adapun data yang didapatkan peneliti melalui penyebaran angket kepada siswa sebagai responden  mengenai masalah yang sedang diteliti. Dalam kegiatan membaca dan menghafal Al Quran ini siswa diharapkan, selain memiliki banyaknya jumlah hafalan juga dapat melatih kemampuan membaca Al Quran siswa dengan baik dan benar, sehingga hasil belajar dari tujuan pendidikan dapat tercapai. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana proses menghafal Al Quran (2) Untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa pada pelajaran Al-quran Hadist (3) Untuk mengetahui adakah pengaruh menghafal Al Quran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-quran Hadist. Untuk menunjang keberhasilan siswa dalam kegiatan menghafal Al Quran, maka kelancaran menghafal Al Quran, membaca sesuai dengan kaidah ilmu tajwid dan kafasihan dalam membaca Al Quran harus dimiliki oleh siswa. Selanjutnya untuk memperoleh hasil belajar siswa maka dapat dilihat dari ketiga aspek belajar, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik.
PENGARUH METODE ILMAN WA RUUHAN DAN MINAT MENGHAFAL TERHADAP HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADIST Nadya Putri Kharisma; Lukman Arsyad; Asnadilo Asnadilo
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v7i2.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Ilman wa Ruuhan dan minat menghafal terhadap hasil belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadis peserta didik kelas VIII di MTs Terpadu Al Ishlah Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan akan metode pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan emosional peserta didik dalam memahami dan menghafal Al-Qur’an Hadis. Metode Ilman wa Ruuhan, yang mengintegrasikan pendekatan keilmuan dan ruhaniyah, dipandang mampu menumbuhkan kedekatan emosional peserta didik terhadap materi yang dipelajari, sehingga berpotensi meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode non eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di MTs Terpadu Al Ishlah Gorontalo, dengan jumlah sampel sebanyak 83 orang yang dipilih melalui teknik simpel random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur metode ilman wa ruuhan dan minat menghafal. Sementara itu, hasil belajar diukur melalui nilai evaluasi mata pelajaran Al-Qur’an Hadis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode Ilman wa Ruuhan terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, minat menghafal juga berpengaruh secara positif terhadap capaian nilai peserta didik. Secara simultan, metode Ilman wa Ruuhan dan minat menghafal memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Al-Qur’an Hadis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode Ilman wa Ruuhan yang dipadukan dengan minat menghafal mempunyai pengaruh terhadap pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Oleh karena itu, disarankan kepada pendidik untuk menerapkan metode ini secara konsisten dan menumbuhkan minat menghafal pada peserta didik sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pembelajaran.
ENHANCING COOPERATION SKILLS OF GROUP B CHILDREN THROUGH ROLE-PLAYING GAMES IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION Tiara Kapiso; Lukman Arsyad; Munirah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v7i2.5188

Abstract

Cooperation is an essential aspect of early childhood social-emotional development. Initial observations of Group B children at an early childhood education institution indicated that children’s cooperative ability was still low, particularly in interacting with peers, sharing roles, helping others, and following group activity rules. This study aimed to improve children’s cooperative ability through role-playing games. The research employed Classroom Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 14 Group B children, consisting of 6 boys and 8 girls. Data were collected through observation and documentation and analyzed using descriptive quantitative analysis by calculating the percentage of children’s developmental achievement. The findings showed an improvement in the average score from 28.57% in the pre-cycle to 69% in Cycle I and 96% in Cycle II. By the end of Cycle II, all children reached the Very Well Developed category. These findings indicate that role-playing games are effective in improving children’s cooperation because they provide opportunities for children to interact, share roles, help each other, communicate, and follow rules in an enjoyable learning atmosphere. The implication of this study is that role-playing games can be used as an alternative learning strategy for early childhood teachers to strengthen children’s social-emotional development, particularly cooperation skills, through meaningful, active, and child-centered learning experiences.