Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN INTERVAL PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) DIPRE NURSERY Puan Habibah; Indra Dwipa; Benni Satria
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.6842

Abstract

Kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dosis kompos TKKS dan interval waktu penyiraman terbaik pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di Pre nursery Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai November 2021 di kebun percobaan masyarakat Kampung Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor Faktor pertama yaitu, dosis Kompos TKKS 0,75, 150, 225, 300 gpolybag dan faktor kedua terdiri dari 3 taraf yaitu, 1 hari sekali diaplikasikan dalam kombinasi faktorial dengan interval waktu penyiraman 1 hari sekali, 2 hari sekali dan 3 kali sehari Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan analisis varians (ANOVA) menggunakan uji F taraf 5%. Hasil uji F yang menunjukan pengaruh nyata diujilanjut dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Aplikasi kompos TKKS dengan dosis 225g polybag dengan interval waktu penyiraman 2 hari sekali dapat meningkatkan tinggi bibit dan bobot segar akar Interval penyiraman hanya meningkatkan bobot segar bibit
Upaya Penyuluhan dalam Peningkatan Pengetahuan Petani mengenai Gejala Defisiensi Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Zafitra, Zafitra; Khoiri, Muhammad Amrul; Trizayuni, Riskia; Irawan, Joni; Yoseva, Sri; Nasrul, Besri; Effendi AR, Arman; Deviona, Deviona; Simatupang, Freddy Alexander; Habibah, Puan; Efrata, Enriski; Azhari, Ahmad Alwi; Fawrin, Heralda; Purwasandi, Purwasandi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.65-70

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir dalam mengenali serta menangani gejala defisiensi unsur hara pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi lapangan, dan evaluasi berbasis pre-test serta post-test. Materi penyuluhan difokuskan pada identifikasi gejala kekurangan unsur hara esensial seperti N, P, K, Mg, dan B serta penerapan prinsip pemupukan berimbang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 80% dalam mengenali gejala defisiensi antar unsur hara. Pendekatan partisipatif mendorong peningkatan literasi agronomi dan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan hara berkelanjutan serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara ramah lingkungan. Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas petani menuju sistem pertanian yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan, sehingga petani mampu mengetahui gejala defisiensi unsur hara yang terdapat pada tanaman kelapa sawit di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.
Budidaya Tumpang Sari Kopi Liberika di Kebun Sawit Desa Temiang, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis Habibah, Puan; Khoiri, M. Amrul; Efrata, Enriski; Irawan, Joni; Zafitra, Zafitra; Gusviani, Nisa Azzahra; Novi, Malinda; Pratiwi, Annisa Hasta; Perdana, Andrian; Alfi, Rahmatika
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i2.34

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai budidaya agroforestry kopi Liberika di bawah tegakan kelapa sawit dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan ruang gawangan secara produktif dan berkelanjutan. Petani di Desa Temiang masih menghadapi kendala minimnya pengetahuan teknis budidaya kopi, rendahnya pemahaman agroforestry, serta tingginya kejadian penyakit tanaman pada lahan gambut. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi lapangan, praktik langsung, serta pembahasan studi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman petani terkait teknik budidaya kopi Liberika, identifikasi penyakit, pemangkasan, sanitasi kebun, serta penerapan pengendalian hama terpadu. Peserta juga mampu menganalisis masalah lapangan secara lebih tepat dan menunjukkan motivasi lebih tinggi untuk menerapkan tumpang sari kopi–sawit. Dampak kegiatan meliputi peningkatan kapasitas teknis, kesiapan adopsi inovasi agroforestry, serta peluang penguatan ekonomi melalui diversifikasi komoditas. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mendukung pengembangan sistem agroforestri berkelanjutan pada kebun sawit masyarakat.
STUDI PERBANDINGAN KEANEKARAGAMAN SOIL SEED BANK PADA LAPISAN KEDALAMAN YANG BERBEDA DI DAERAH BUDIDAYA LAHAN KERING DAN SAWAH Azzahra Gusviani, Nisa; Gian juliano; Dini Hervani; Puan Habibah; Enriski Efrata
Jurnal Pertanian Agros Vol 28 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v28i1.158

Abstract

Soil seed bank refers to seeds that remain dormant and are stored in the soil. One group of plants that commonly stores its seeds in the soil is weeds, which do so as a form of survival and reproduction strategy. This study aimed to analyze the diversity and density of weed soil seed banks at different soil depths in upland and paddy cultivation areas. The research was conducted in the horticultural and paddy field areas of Andalas University, Padang, from May to July 2022. Soil samples were collected using a purposive sampling method at depths of 0–10 cm, 10–20 cm, and 20–30 cm, with three replications for each land type. The data were analyzed descriptively by calculating relative density (KR), relative frequency (FR), summed dominance ratio (SDR), and importance value index (INP). The results showed that both weed species diversity and abundance decreased with increasing soil depth. In upland areas, Euphorbia hirta (patikan kebo) exhibited the highest SDR and INP values at depths of 0–10 cm and 10–20 cm, whereas in paddy fields, this species remained dominant despite a reduction in its population. No viable seeds were found at a depth of 20–30 cm in paddy soils. These findings indicate that variations in soil depth and land conditions significantly influence the composition and dominance of weed species, and such information can serve as a basis for developing effective and site-specific weed management strategies.
Uji Alelopati Ekstrak Daun Alang-Alang (Imperata cylindrica) terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kacang Hijau Simatupang, Freddy Alexander; Habibah, Puan; Azhari, Ahmad Alwi; Efrata, Enriski; Malinda, Novi; Zafitra, Zafitra
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 1 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.1.19464

Abstract

Kacang hijau termasuk salah satu tanaman pangan penting yang pertumbuhannya dapat dipengaruhi oleh senyawa alelopati dari gulma seperti alang-alang (Imperata cylindrica). Tujuan penelitian untuk mengevaluasi respons perkecambahan dan pertumbuhan awal kacang hijau terhadap berbagai konsentrasi ekstrak daun alang-alang serta menganalisis pengaruhnya terhadap viabilitas dan vigor benih kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ekofisiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima taraf konsentrasi, yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 15%, dan 20% ekstrak daun alang-alang yang diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati meliputi daya berkecambah, kecepatan berkecambah, panjang akar dan hipokotil, berat basah, berat kering, serta indeks vigor I dan II. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak daun alang-alang pada konsentrasi 5% hingga 20% tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) terhadap seluruh parameter pengamatan. Daya berkecambah yang mencapai 100% pada semua variasi konsentrasi mengindikasikan bahwa ekstrak daun alang-alang tidak bersifat fitotoksik dan tidak menghambat pertumbuhan awal benih kacang hijau. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan sangat kuat antara panjang akar/hipokotil dengan indeks vigor I (r = 0,76), serta berat kering dengan indeks vigor II (r = 0,998). Kata kunci : Alelopati, Imperata cylindrica, kacang hijau, perkecambahan, vigor
Leaf Morphological Characteristics and Biomass Distribution of Oil Palm Seedlings in the Application of Oil Palm Empty Fruit Bunches (EFB) and Watering Intervals in the Pre-Nursery Habibah, Puan; Gusviani, Nisa Azzahra; Zafitra, Zafitra; Efrata, Enriski; Simatupang, Freddy Alexander; Barus, Rizki Al Khairi
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 22 No 1 (2026): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v22i1.15134

Abstract

The pre-nursery stage represents an initial phase that strongly influences the subsequent quality of oil palm seedlings. Nevertheless, information regarding leaf morphology and biomass distribution of oil palm seedlings under organic fertilization and water management remains limited. This study aimed to evaluate leaf morphological traits and biomass allocation of oil palm seedlings in response to oil palm empty fruit bunch (EFB) compost application and different watering intervals during the pre-nursery stage. The experiment was arranged in a completely randomized design with two factors and three replications, consisting of EFB compost rates and watering intervals. Observed variables included leaf area, leaf number, dry weight of leaves, stems, and roots, as well as shoot–root ratio. Data were analyzed using analysis of variance at the 5% significance level and followed by Duncan’s New Multiple Range Test when significant effects occurred. The results indicated no interaction between EFB compost application and watering intervals for all observed parameters. Individually, both treatments did not significantly affect leaf morphology or biomass distribution. However, a numerical tendency of increased plant biomass was observed up to an EFB compost rate of 225 g per polybag, suggesting that seedling responses during the pre-nursery stage develop gradually rather than immediately