Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Menjelajahi Gaya Komunikasi Guru Sekolah Dasar dan Strategi Mereka dalam Mengatasi Hambatan Komunikasi di Kelas Bahasa Inggris Gardana, Aldika; Ashaf, Abdul Firman; Kartika, Tina; Aiyanti, Nina Yudha; Besar, Ibrahim
Limas PGMI Vol 6 No 2 (2025): Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/7v0m3782

Abstract

Teachers' communication styles are crucial in facilitating language acquisition among students. It is a fundamental component of the learning process that shapes students' overall success in acquiring a new language. This study aims at finding out communication styles the elementary school teachers utilize in English classes, and strategies the elementary school teachers use in overcoming communication barriers in English classes. This study employed a qualitative approach.  It used questionnaires and interviews to collect the data. To analyze the data gained from the questionnaires, the researcher used the rubric of the UFS Communication Style Questionnaire. The researcher used reflexive thematic analysis by Braun & Clarke to analyze the data gained through the interviews. The respondents in this research were all (five) English teachers at SDIT Izzuddin Palembang, South Sumatra. The findings show that 80% of English teachers are categorized as having considerate communication style in their English classes. Only 20% is categorized as having direct communication style in her English class, and no English teacher is categorized as having spirited and systematic communication styles. The strategies the teachers used for overcoming communication barriers are active clarification and repetition, speech and delivery modification, interactive confirmation and feedback, and engagement and motivational support.
DINAMIKA KOMUNIKASI PUBLIK: CANCEL CULTURE DAN FIGUR AGAMA DI MEDIA SOSIAL Alanudin, Rifki; Trenggono, Nanang; Besar, Ibrahim; Ashaf, Abdul Firman; Putra, Purwanto
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v16i2.22342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika komunikasi dalam praktik cancel culture terhadap tokoh agama, dengan fokus pada bagaimana wacana publik terbentuk, disebarkan, dan dimaknai dalam konteks media sosial. Kasus viral Gus Miftah digunakan sebagai contoh untuk melihat bagaimana komentar, tagar, dan narasi publik menciptakan tekanan moral yang memengaruhi persepsi terhadap otoritas religius di ruang digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menerapkan Analisis Wacana Kritis (AWK) Fairclough serta teori mediatisasi agama dan konvergensi simbolik. Data dikumpulkan melalui observasi daring pada twitter/X, tikTok, instagram, dan portal berita, dengan 100 item digital sebagai sumber analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture bekerja melalui lima kategori wacana utama: kritik moral, seruan boikot, satire, delegitimasi simbolik, dan komentar netral. Bahasa yang digunakan publik mencerminkan afeksi kolektif yang membentuk solidaritas moral baru, sementara algoritma platform memperkuat wacana dominan melalui visibilitas dan viralitas. Temuan menegaskan adanya pergeseran legitimasi dari institusi religius menuju komunitas digital yang lebih partisipatif. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama semakin bergantung pada logika media dan persepsi publik dalam menjaga kredibilitas. Studi ini berkontribusi pada bidang komunikasi dan kajian media digital, terutama pada pemahaman mengenai transformasi otoritas moral di era digital. Penelitian menyimpulkan bahwa cancel culture merupakan mekanisme kontrol sosial baru yang berpotensi memperkuat atau melemahkan posisi simbolik tokoh agama.