Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MENJADI GURU, MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG Desrisa Aulia Yusman; Faisal Ashar, P.hD
CIVED Vol 6, No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v6i3.106221

Abstract

Abstrak - Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) memiliki visi membentuk calon pendidik profesional, tetapi hanya sedikit mahasiswa Program Studi PTB yang ingin menjadi guru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor mana yang sangat berpengaruh terhadap Minat Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi PTB FT UNP.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian yaitu faktor – faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa Program Studi PTB FT UNP untuk menjadi guru. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi PTB FT UNP yang telah melaksanakan PPLK sampai periode Juli - Desember 2019 dan masih aktif kuliah, yang berjumlah 112 orang (mahasiswa tahun masuk 2011 – 2015). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik  proportional random sampling, populasi yang dijadikan sampel yaitu sebanyak 88 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan angket online dengan penilaian skala likert. Teknik analisis data menggunakan  rumus persentase perindikator. Uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan program SPSS versi 17.0. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa diantara faktor internal dan eksternal, yang paling mempengaruhi minat Mahasiswa Program Studi PTB FT UNP menjadi guru adalah faktor eksternal. Kata Kunci: Faktor Internal, Faktor Eksternal, Minat, Guru
Perencanaan Tempat Evakuasi Sementara Untuk Bencana Tsunami di Kelurahan Pasir Nan Tigo Kota Padang Raju Arifal; Faisal Ashar
CIVED Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v8i3.113055

Abstract

Pasir Nan Tigo merupakan salah satu dari 104 kelurahan yang ada di Kota Padang yang merupakan bagian dari Kecamatan Koto Tangah. Kelurahan ini terletak di sebelah Utara dan di pesisir pantai Kota Padang. Berdasarkan Peta Evakuasi Tsunami Kota Padang, seluruh daerah kelurahan ini berada pada daerah genangan atau zona merah namun masih belum memiliki Tempat Evakuasi Sementara (TES) untuk bencana tsunami untuk itu dilakukan perencanaan gedung TES. Perencanaan yang digunakan dalam mendesain gedung ini adalah dengan mengumpulkan data pengamatan dan pengukuran pada gedung TES yang telah ada di kota padang serta memperhatikan Pedoman Teknik Perencanaan Tempat Evakuasi Sementara (TES) Tsunami oleh Pusat Penelitian Mitigasi Bencana Institut Teknologi Bandung yang mengacu kepada peraturan perundang-undangan dan FEMA-USA (P646-2012). Berdasarkan hasil perencanaan, didapatkan gedung TES multifungsi yang berlokasi di Jalan Pasir Jambak, Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dengan koordinat 0°51’00”S - 100°19’35”E. Gedung TES ini memiliki luas 42 x 24 m dan ketinggian 5 lantai yang dapat menampung hingga 3.024 jiwa dengan lantai 3 s/d 5 yang difungsikan sebagai area evakuasi.
Pelatihan Aplikasi Autodesk Civil 3D Pada Mata Diklat Konstruksi Jalan dan Jembatan Bagi Para Guru Jurusan Bangunan di Kabupaten 50 Kota Oktaviani Oktaviani; Laras Oktavia Andreas; Faisal Ashar
CIVED Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v8i3.115712

Abstract

Revisi kurikulum pendidikan di Indonesia terjadi pada kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu kurikulum 2013 yang dikeluarkan oleh Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah No. 130/D / KEP/ KR/ 210 Tanggal 10 Februari 2017. Perubahan tersebut, berpengaruh kepada bidang studi, keahlian, mata pelajaran, dan materi ajar. Hal ini membutuhkan persiapan guru dalam menerapkan kurikulum tersebut. Guru perlu menyesuaikan kemampuan dan keahlian dengan materi dalam revisi kurikulum. Salah satu kompetensi keahlian di SMK, khususnya Jurusan Bangunan yang mengalami perubahan pada Kurikulum 2013 adalah kompetensi Keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan yang dahulunya disebut dengan Kompetensi Keahlian Gambar Bangunan pada mata pelajaran produktif yaitu penambahan mata pelajaran Konstruksi Jalan dan Jembatan. Jurusan Bangunan di SMK Negeri Kabupaten 50 Kota diberi nama Jurusan Teknik Konstruksi dan Properti. Penambahan ini membutuhkan guru yang  menguasai keahlian tersebut, namun guru yang ada kurang menguasai karena materi tergolong materi baru dan perlu tingkat pemahaman tinggi. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk guru Jurusan Bangunan (Teknik Konstruksi dan Properti), dengan materi penerapan Perencanaan Gambar Jalan dan Jembatan menggunakan Aplikasi Autodesk Civil 3D. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah ikut serta dalam penerapan Kurikulum 2013. Kegiatan PKM tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan dan pelatihan/praktek langsung dalam aplikasi perencanaan jalan dan jembatan serta setelah pelatihan dapat diterapkan pada siswa sehingga tercapai tujuan pembelajaran dari mata diklat Konstruksi Jalan dan Jembatan
PENGEMBANGAN GEDUNG JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG Ryan Viazi; Faisal Ashar, P.hD
CIVED Vol 6, No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.857 KB) | DOI: 10.24036/cived.v6i3.106232

Abstract

Abstrak - Perancangan ini dilatarbelakangi oleh terus berkembangnya jumlah mahasiswa, jumlah dosen dan jumlah prodi di Jurusan Teknik Sipil sehingga tuntutan kebutuhan ruangan tidak dapat terpenuhi oleh bangunan lama. Oleh karena itu dilakukan pengembangan gedung Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang.Perancangan gedung jurusan ini dimulai dengan tiga tahapan yaitu pemograman, perencanaan dan perancangan. Pemograman adalah pengumpulan data terkait objek perancangan dengan cara observasi, wawancara dan survey lapangan. Kemudian perencanaan adalah pengolahan data yang telah terkumpul dan menggunakan berbagai pertimbangan, permintaan khusus dan peraturan yang berlaku hingga dilakukan proses perancangan gedung.Gedung jurusan yang direncanakan memiliki luas tanah sebesar 3220 m² dengan ketinggian bangunan 4 lantai. Bangunan ini terdiri dari 1 unit ruang interaksi, 19 unit ruang kelas, 1 unit gudang, 1 unit kantor, 4 unit ruang labor, 2 unit ruang rapat, 2 unit ruang sidang, 1 unit perpustakaan, 1 unit ruang olah raga ringan, 1 musholla dan ruang selter. Biaya dari pembangunan ini diperkirakanRp33.783.524.000,00 (tiga puluh tiga miliar tujuh ratus delapan puluh tiga juta lima ratus dua puluh empat ribu rupiah).Kata kunci: Pengembangan, Gedung, Jurusan
ANALISIS PELAYANAN TERHADAP KERENTANAN BAHAYA KEBAKARAN BERDASARKAN JUMLAH DAN LOKASI KANTOR PEMADAM KEBAKARAN (Studi Kasus: Kota Padang) Akbar Kurnia; Faisal Ashar
CIVED Vol 9, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i2.116401

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang yaitu bertambahnya penduduk di Kota Padang yang mengakibatkan kecendrungan atas permintaan bangunan tempat tinggal menjadi meningkat, sehingga tanpa disadari hal ini dapat menyebabkan nilai kerentanan terhadap bencana kebakaran di Kota Padang menjadi tinggi dan peluang atau potensi terjadinya kebakaran juga besar. Bencana ini tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, apalagi di daerah perkotaan seperti Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini yang dibahas adalah penjelasan tentang berbagai kondisi dan situasi atau beberapa variabel yang timbul dari kondisi eksisting kantor pemadam kebakaran, sehingga dapat menganalisis tingkat pelayanan kantor pemadam kebakaran dengan menggunakan bantuan aplikasi ArcGIS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil analisis data yakni berupa: (1) Terdapat 6 kecamatan yang berada di Kota Padang memiliki kerentanan bahaya kebakarannya termasuk kategori tinggi yaitu: Kec. Lubug Begalung, Kec. Padang Selatan, Kec. Padang Barat, Kec. Padang Utara, Kec. Nanggalo dan Kec. Kuranji. 4 kecamatan masuk kategori sedang yakni: Kec. Lubuk Kilangan, Kec. Padang Timur, Kec. Pauh dan Kec. Koto Tangah. Dan 1 kecamatan yang termasuk dalam kategori rendah yaitu Kecamatan Bungus Teluk Kabung. (2) Kualitas pelayanan kantor pemadam kebakaran Kota Padang saat ini masuk kedalam kualitas buruk karena ada beberapa daerah yang belum terlayani dengan maksimal seperti di Kel. Dadok Tunggul hitam, Kel. Bungo Pasang, Kel. Aie Pacah, Kel. KPIK, Sebagian Kel. Lubuk Minturun dan Kel. Indarung. (3) Perlu penambahan 2 kantor/pos pemadam kebakaran baru yang berlokasi di sekitar Kel. Air Pacah dan Kel. Indarung agar mendapatkan sebaran pos pemadam kebakaran yang optimal.
Analisa Parameter Kebutuhan Jarak dan Waktu Zona Rawan Tsunami pada Proses Evakuasi Masyarakat Kota di Padang Laras Oktavia Andreas; Faisal Ashar; Nidal Zuwida
CIVED Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.119471

Abstract

Berdasarkan peta zona rawan tsunami Kota Padang, risk potential area terbesar terdapat di daerah sekitar pantai, salah satunya Kecamatan Padang Utara yang sangat beresiko besar jika terjadi tsunami yang berjarak ±2-3 km dari bibir pantai. Sedangkan pada zona aman bencana tsunami di asumsikan 4-5 km dari bibir pantai. Tsunami diprediksi terjadi dalam rentang waktu 10-20 menit setelah terjadinya gempa dengan skala besar. maka perlu analisa parameter kebutuhan jarak dan waktu dalam proses evakuasi bencana agar masyarakat sekitar Kecamatan Padang Utara dapat memperkirakan kemampuan mereka dalam menyelamatkan diri apabila terjadi bencana tsunami. Metode penelitian berupa deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian terdapat 15 shelter yang ada pada Kecamatan Padang Utara, dilanjutkan dengan menganalisa parameter waktu dan jarak dari bibir pantai menuju shelter. Waktu tiba tsunami terlama terletak pada titik shleter PDAM yang berada di Kelurahan Gunung Pangilun dengan perkiraan ETA adalah 16 menit 9 detik, dan waktu tiba tsunami tercepat terletak pada shelter SMPN 7 Padang Kelurahan Lolong Belanti dengan perkiraan ETA adalah 1 menit 50 detik. Pembuatan peta indution area didapati dari beberapa data hasil penelitian. Tahap terakhir berupa penyebaran angket di seluruh Kec. Padang Utara, indikator Pengalaman dengan capaian sebesar 78%, yang dikategori cukup memiliki pengalaman terkait evakuasi bencana tsunami. Indikator Pengetahuan dengan capaian sebesar 74%, yang dikatagorikan cukup memahami teori terkait evakuasi bencana tsunami dan pada indikator penerapan capaian sebesar 71%, yang dikategori cukup paham dalam penerapan evakuasi bencana tsunami.
ANALISIS PANJANG ANTRIAN DENGAN TUNDAAN PERSIMPANGAN BERSINYAL (STUDI KASUS JALAN S. PARMAN) Fadhilah Zahrah; Faisal Ashar
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v3i4.54383

Abstract

Abstract : The rapid development of the City, the increasing traffic flow in a city requires special attention to avoid anything untoward. The use of private vehicles is one of the impacts in increasing road congestion and intersections in Indonesia. The city of Padang is one of the cities that has many intersections and has a fairly long congestion problem during peak hours, among them is the intersection of the S. Parman road. Vehicle volume surveys are reviewed based on three types, namely MC, LV, and HV, and then calculations are carried out based on the tenure contained in the 1997 MKJI. Simulation using PTV Vissim Student Version 2023 Software where later you will see the movement of traffic flow at the intersection. Research conducted during the week with the determination of busy days and weekends, namely Monday, Thursday, and Saturday. Analysis data in the form of calculating the value of queue length, delay and degree of saturation at the intersection. The calculation results based on the 1997 MKJI showed that the length of the queue on Jalan S. Parman was 5863.77 m, the delay was 1884.69 sec / smp and the degree of saturation was 2.04. The value of the degree of saturation indicates that the intersection is approaching saturated passes which will cause long queues at peak traffic conditions (MKJI, 1997). And the results of the simulation with PTV Vissim Student Version 2023 showed a queue length of 79.75 m and a delay of 102.83 sec / smp with a LOS (Level Of Service) value of F.
PEMETAAN DAN ANALISIS DAERAH RAWAN BANJIR DI KOTA PADANG Viyola Saffitri; Faisal Ashar
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i1.33283

Abstract

Banjir yang terjadi di Kota Padang umumnya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, kondisi drainase yang kurang baik, dan kondisi sungai yang dangkal sehingga saat terjadi hujan lebat sungai-sungai maupun drainase tidak mampu menampung volume air dan menimbulkan banjir. Kondisi tersebut mengakibatkan cukup banyak sebagian wilayah Kota Padang yang rawan terhadap banjir/genangan.Selain itu, peningkatan pembangunan di Kota Padang sendiri berbanding terbalik dengan berkurangnya daerah resapan air yang dapat membuat air hujan tergenang di permukaan dan terjadi banjir.Mengingat begitu besarnya dampak banjir yang dapat ditimbulkan, maka diperlukan survei dan pemetaan untuk menentukan zona rawan banjir di Kota Padang.Tugas akhir ini akan membahas pemetaan dan analisis wilayah yang rawan terhadap banjir di wilayah Kota Padang. Data primer yang didapat dari penelitian iniyaitu berupa data hasil survei dan observasi lapangan untuk mendapatkan koordinat titik lokasi banjir.Sedangkan untuk data sekunder seperti, data kependudukan, data spatial wilayah terdampak banjir, data OSM (OpenStreetMap),data curah hujan, topografi, kelerengan, jenis tanah, dan penggunaan lahan Kota Padang. Hasil dari penelitian ini yaitu: Penelitian ini menganalisis tingkat kerawanan bencana banjir di Kota Padang, menggunakan bantuan software ArcGIS 10.4 dengan metode Overlay. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian wilayah di Kota Padang rawan terhadap banjir.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM DAN PKJI 2014 (STUDI KASUS : SIMPANG KANDIS) Rifqi Firlian Pratama; Faisal Ashar
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i1.59283

Abstract

Permasalahan kemacetan merupakan permasalahan transportasi yang kerap kita temui setiap hari di Indonesia. Salah satu persimpangan di Kota Padang yang mengalami permasalahan kemacetan yaitu Simpang Kandis. Hal ini dikarenakan Simpang Kandis (atau yang lebih dikenal dengan Simpang Tinju) berada di wilayah dengan volume kendaraan dan volume lalu lintas yang lumayan padat karena berada pada wilayah sekolah tingkat dasar hingga perguruan tinggi, perumahan, pusat perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Simpang Kandis menggunakan Software Vissim dan PKJI 2014. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan melakukan peninjauan langsung kondisi lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan selama sepekan pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu tanggal 24,27, dan 29 Oktober 2022. Analisa data berupa perhitungan nilai kapasitas, derajat kejenuhan, panjang antrian, dan tundaan. Berdasarkan hasil survey arus lalu lintas, didapatkan arus puncak yaitu pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2022 pukul 06:30 s/d 07:30 dengan total kendaraan 4062 kend/jam. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai derajat kejenuhan tertinggi terdapat pada pendekat utara sebesar 0,78, kapasitas tertinggi terdapat pada pendekat barat sebesar 2479.54 skr/jam, panjang antrian terpanjang yaitu terdapat pada pendekat utara dengan panjang 149,95 meter dengan metode PKJI 2014 dan 139,51 meter dengan simulasi software VISSIM, dan tundaan terbesar yaitu terdapat pada pendekat utara sebesar 207,25 detik/skr dengan simulasi software VISSIM dan pada pendekat barat sebesar 3208 detik/skr dengan metode PKJI 2014.
ANALISIS JANGKAUAN PELAYANAN GEDUNG EVAKUASI VERTIKAL (SHELTER) TSUNAMI DI KECAMATAN KOTO TANGAH MENGGUNAKAN METODE MULTIPLE RING BUFFER Muhammad Faisal; Faisal Ashar
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i2.62183

Abstract

Sebagian besar wilayah di Kecamatan Koto Tangah berada di daerah pesisir pantai, hal ini menjadikan Kecamatan Koto Tangah rawan akan bencana tsunami. Jumlah pendduk yang sangat tinggi di Kecamatan Koto Tangah serta jumlah shelter yang belum memadai menjadikan tingginya paparan (exposure) pada kecamatan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jangkauan pelayanan dari shleter resmi, shelter rencana, dan titik evakuasi horizontal di Kecamatan Koto Tangah. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan suatu peristiwa, gejala, dan kejadian secara faktual, sistematis dan akurat. Tugas akhir ini membahas mengenai jangkauan pelayanan dari shelter resmi di Kecamatan Koto Tangah, menentukan lokasi yang berpotensi dijadikan sebagai shelter rencana, dan menentukan lokasi titik evakuasi secara horizontal dengan menggunakan bantuan aplikasi ArcGIS. Hasil analisis menunjukkan bahwa shelter resmi Kecamatan Koto Tangah tidak dapat mencakup seluruh wilayah dalam jarak pelayanan 1036, 8 m dan 1554,57 m dengan waktu 23 menit dan 34,5 menit. Penambahan shelter rencana dan titik evakuasi horizontal dapat membantu masyarakat menuju lokasi yang aman sebelum bencana tsunami datang.