Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS LOKASI GEDUNG EVAKUASI VERTIKAL (SHELTER) TSUNAMI (STUDI KASUS : KECAMATAN PARIAMAN TENGAH) Roynaldi, Prem Putra; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.110483

Abstract

Kecamatan Pariaman Tengah berada di Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Kecamatan Pariaman Tengah merupakan wilayah yang berpotensi terjadi bencana tsunami karena berada di sepanjang Pantai Barat Sumatera. Bangunan evakuasi vertikal (shelter) tsunami yang ada berupa bangunan multifungsi dan belum cukup untuk menampung seluruh penduduk di Kecamatan Pariaman Tengah. Penelitian ini bertujuan dalam mengetahui bagaimana jangkauan yang dapat dilayani oleh shelter multifungsi dan shelter rencana di Kecamatan Pariaman Tengah. Jangkauan pelayanan shelter yang dimaksud adalah wilayah sejauh jarak tempuh yaitu 900 meter dari lokasi gedung shelter. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yakni memberikan penjelasan yang akurat, faktual, dan sistematis tentang gejala, peristiwa, dan kejadian yang terjadi. Fokus dari tugas akhir ini adalah jangkauan pelayanan dari shelter multifungsi di Kecamatan Pariaman Tengah, dan menggunakan aplikasi ArcGIS untuk menentukan lokasi yang mungkin digunakan sebagai shelter rencana. Pada hasil analisis terlihat bahwa shelter multifungsi di Kecamatan Pariaman Tengah tidak dapat menjangkau seluruh wilayah pada jarak layanan 900 m dengan waktu 20 menit. Penambahan shelter rencana akan dapat membantu penduduk menuju tempat yang aman sebelum tsunami terjadi.
PERENCANAAN ULANG (REDESIGN) GEOMETRIK SIMPANG ANAK AIA (JL. ADINEGORO) KOTA PADANG Putra, Aditia Pratama; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.110583

Abstract

Saat ini, sistem jaringan jalan mengalami berbagai tantangan, termasuk kemacetan lalu lintas, pertemuan berbagai jenis moda transportasi di satu area, serta antrean dan penundaan kendaraan yang panjang. Masalah-masalah ini juga terjadi di Provinsi Sumatera Barat. Namun, meskipun jumlah kendaraan terus meningkat, perkembangan infrastruktur jalan tidak mampu mengimbanginya. Salah satu titik krusial dalam jaringan jalan adalah persimpangan, dan Persimpangan Anak Aia di Kota Padang adalah contoh yang menunjukkan adanya masalah. Persimpangan ini melayani akses bus dari Terminal Anak Aia, yang merupakan terminal tipe A. Berdasarkan penelitian, kondisi geometrik persimpangan ini tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Persimpangan ini memiliki sudut belok sebesar 64 derajat yang tergolong tajam, dengan lebar pendekat sebesar 14 meter yang dianggap sempit. Selain itu, Jalan Adinegoro dan Jalan Anak Aia, menurut data dari Dinas PU Kota Padang, dikategorikan sebagai jalan arteri primer dan jalan lokal. Namun, lebar Jalan Anak Aia tidak memenuhi standar minimum yang ditetapkan dalam Dimensi kendaraan maksimum yang diperbolehkan melintas di Jalan Adinegoro dan Jalan Anak Aia adalah kendaraan dengan panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan muatan sumbu terberat 9 ton Pd-T-18-2004-B,(Penentuan Klasifikasi Fungsi Jalan di Kawasan Perkotaan, 2004) adalah 6 meter (3 m lebar lajur). Setelah dilakukan penyesuaian sesuai dengan peraturan yang berlaku, didapatkan bahwa dimensi maksimum kendaraan yang dapat melintasi Jalan Anak Aia adalah kendaraan dengan panjang ≤ 12 meter, lebar ≤ 2,50 meter, tinggi ≤ 3,4 meter, dan muatan sumbu terberat 9 ton. Jalan Anak Aia juga dapat dilalui oleh kendaraan dengan dimensi yang sama. Sebagai solusi, dilakukan desain ulang geometrik pada Simpang Anak Aia dengan menyesuaikan radius simpang menjadi 14 meter dan 21 meter.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TANGGA DAN RAMP PADA SHELTER TSUNAMI MASJID NURUL HAQ TABING Alfatta, Muhammad Daffa; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.111683

Abstract

Pada shelter Masjid Nurul Haq Tabing terdapat tangga dan ramp yang digunakan sebagai jalur evakuasi tsunami untuk mencapai lantai aman tsunami. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecepatan berjalan pengungsi menuju shelter dengan membandingkan efektivitas penggunaan tangga dan ramp selama evakuasi tsunami pada shelter Masjid Nurul Haq, Tabing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan berjalan pengungsi menuju shelter dengan membandingkan efektifitas penggunaan tangga vs ramp saat evakuasi tsunami pada shelter Masjid Nurul Haq, Tabing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini yang dibahas adalah kecepatan rata-rata berjalan kaki menggunakan tangga dan ramp untuk mengetahui efektivitas menggunakan tangga atau ramp saat evakuasi tsunami. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh temuan bahwa kecepatan rata-rata berjalan di ramp lebih tinggi dibandingkan dengan kecepatan rata-rata saat menggunakan tangga.Kecepatan berjalan kaki pada tangga rata-rata anak-anak sekolah dasar laki-laki 3,175 km/jam dan perempuan 3,073 km/jam, pada ramp kecepatan berjalan kaki anak-anak sekolah dasar laki-laki 4,459 km/jam dan perempuan 4,335 km/jam. Kecepatan berjalan kaki pada tangga rata-rata orang dewasa laki-laki 5,336 km/jam dan perempuan 4,970 km/jam, pada ramp kecepatan berjalan kaki orang dewasa 5,625 km/jam dan perempuan 5,552 km/jam. Kecepatan berjalan kaki pada tangga rata-rata orang tua laki-laki 1,557 km/jam dan perempuan 1,319 km/jam, pada ramp kecepatan berjalan kaki orang tua 2,665 km/jam dan perempuan 2,258 km/jam.
STUDI PEMBUATAN PANDUAN EVAKUASI VERTIKAL BANGUNAN GEDUNG TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI (Studi Kasus: SMP Pembangunan Laboratorium UNP) Nujisar, Ihcsan; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.111983

Abstract

Gedung SMP Pembangunan Laboratorium UNP saat ini belum memiliki panduan evakuasi vertikal yang memadai untuk menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami, menunjukkan adanya celah dalam perencanaan mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi panduan evakuasi vertikal yang ada saat ini dan membuat rancangan panduan yang efektif dan komprehensif. Menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif, penelitian ini menganalisis keadaan existing dan merancang panduan baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun denah, tata letak bangunan, serta data kapasitas dan jumlah penghuni sudah cukup baik, masih terdapat kekurangan dalam beberapa aspek penting. Analisis risiko bencana, khususnya terkait potensi gempa bumi, masih belum memadai. Identifikasi ruangan struktural terkuat, penandaan rute evakuasi sekunder, dan kelengkapan perlengkapan di titik kumpul juga masih kurang. Sistem peringatan dini serta pemeliharaan dan evaluasi prosedur evakuasi belum dilaksanakan secara terstruktur. Kesimpulannya, meskipun telah ada upaya perancangan panduan evakuasi vertikal, masih diperlukan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut untuk memastikan kesiapsiagaan yang optimal dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di SMP Pembangunan Laboratorium UNP.
TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PANTAI AIR MANIS TERHADAP ANCAMAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI Sejahtera, Raja Persada; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.112483

Abstract

Kota Padang adalah daerah yang rawan terhadap bencana gempa bumi yang berpotensi terjadinya tsunami. Hal ini terlihat dari data sejarah gempa bumi di Kota Padang. Adanya prediksi gempa dengan skala besar yang diakibatkan oleh patahan megathrust Mentawai, dimana Kota Padang diperkirakan akan terkena dampak dari gempa bumi dan tsunami tersebut. Kelurahan Air Manis termasuk dalam kawasan merah jika terjadinya bencana tsunami. Kelurahan Air Manis memiliki topografi berupa daerah perbukitan yang dimana bukit yang ada disekitar dapat dimanfaatkan sebagai shelter alami ketika terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami. Saat ini penduduk di Kelurahan Air Manis adalah 2063 jiwa, namun belum diketahui tingkat kesiapsiagaan nya terhadap bahaya bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini menggunakan parameter yang mengacu pada LIPI-UNESCO 2006, dimana paramater yang di uji yaitu: pengetahuan tentang bencana gampa bumi dan tsunami, rencana tanggap darurat, sarana dan prasarana, serta pengalaman dan pelatihan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di daerah Kelurahan Air Manis termasuk dalam kategori sangat siap, yaitu dengan indeks sebesar 79,21. Kemudian, parameter pengetahuan dan sikap memiliki skor 82,32 atau “Sangat Siap”, dan untuk parameter rencana tanggap darurat mendapat skor 79,11 atau “Sangat Siap” serta untuk parameter sarana dan prasarana mendapatkan skor 74,28 atau “Siap”, terakhir untuk parameter pengalaman dan pelatihan 71,75 atau “Siap”. Kesimpulannya secara umum, masyarakat di Kelurahan Air Manis sudah memahami dan siap untuk menghadapi ancaman bencana gempa bumi dan tsunami.
ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PUTAR BALIK (U-TURN) TERHADAP KINERJA LALU LINTAS JALAN ADINEGORO KOTA PADANG (Studi Kasus: Depan SDN 11 Lubuk Buaya Kota Padang) Putri, Shelly Marcelina; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.113483

Abstract

Salah satu daerah dengan kejadian kemacetan di Kota Padang adalah ruas Jalan Adinegoro. Jalan Adinegoro merupakan tipe jalan 4 lajur 2 arah 2 jalur dan terbagi (4/2D) dengan median. Median pada jalan ini tidak hanya sekedar pembagi jalan, tetapi terdapat bukaan pada median yang memungkinkan pengguna jalan untuk melakukan putar balik arah atau biasa disebut dengan gerakan U-Turn. Permasalahan adanya fasilitas U-Turn ditambah dengan aktivitas masyarakat yang akan pergi ke sekolah, dimana fasilitas U-Turn tersebut berada di depan SDN 11 Lubuk Buaya. Berdasarkan observasi awal dengan adanya fasilitas U-Turn didaerah tersebut beberapa pengendara sepeda motor menyeberang ke arah yang berlawanan dengan melewati fasilitas U-Turn yang menambah permasalahan kinerja lalu lintas dan risiko terjadinya kecelakaan pada kawasan tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas putar balik (U-Turn) terhadap kecepatan kendaraan pada ruas Jalan Adinegoro Kota Padang, mengetahui kinerja arus lalu lintas akibat adanya putar balik (U-Turn) pada ruas Jalan Adinegoro Kota Padang, Mengetahui besar rata-rata waktu tempuh yang dibutuhkan pada saat kendaraan melakukan U-Turn serta sebagai usulan perencanaan geometric U-Turn untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di lokasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis pengaruh aktivitas putar balik (U-Turn) terhadap kinerja lalu lintas di Jalan Adinegoro, Kota Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan. Variabel yang diamati meliputi volume kendaraan, kecepatan kendaraan, waktu tunggu kendaraan saat melakukan U-Turn, panjang antrian. Data tersebut kemudian dianalisis secara statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas U-Turn dengan kinerja lalu lintas secara keseluruhan.
PEMETAAN LOKASI RAWAN BANJIR DI NAGARI SARILAMAK (KEC. HARAU, KAB.LIMAPULUH KOTA) MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DENGAN METODE SKORING DAN PEMBOBOTAN fahrendika, fakhri; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.113783

Abstract

Abstrak: Nagari Sarilamak, faktor-faktor seperti topografi yang berbukit-bukit, curah hujan yang tinggi, dan alih fungsi lahan yang tidak terkendali menjadi penyebab utama banjir. Penelitian ini bertujuan membuat dan menganalisa daerah rawan bencana banjir dengan memanfaatan software SIG, mengetahui dan menganalisa luas tiap parameter kerawanan banjir yang mendominasi di Nagari Sarilamak, dan mengetahui dan menganalisa berapa luas wilayah yang terkena dampak bencana banjir di Nagari Sarilamak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Peralatan yang digunakan terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Pembuatan peta dilakukan dalam tiga metode yaitu, pembuatan peta parameter kerawanan banjir, melakukan skoring dan pembobotan pada setiap parameter, dan melakukan overlay untuk mendapatkan peta kerawanan banjir. Hasil pengolahan tiap parameter kerawanan banjir di dapatkan kemiringan lereng didominasi dengan kelerengan sangat curam ( >45% ) dengan luas 4145,93 Ha. Curah hujan didominasi dengan jumlah curah hujan sedang 2001-2500 mm/tahun dengan luas 8133,18 Ha. Jenis Tanah didominasi jenis tanah podsolik dengan tingkat peka dengan luas 8314,37 Ha. Penggunaan Lahan didominasi dengan perkebunan yang luas 3797,45 Ha. Ketinggian/Elevasi didominasi dengan ketinggian/elevasi 500-1500 mdpl dengan luas 8314,37 Ha. Buffer Sungai didominasi dengan jarak >100m dari sungai. Dari hasil pengolahan tiap parameter kerawanan banjir pada wilayah penelitian dengan SIG maka kerawanan banjir di Nagari Sarilamak di dapatkan tidak Rawan dengan luas 6258,79 Ha, rawan dengan luas 2131,46 Ha , dan sangat rawan dengan luas 264,26 Ha. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Banjir, Mitigasi Bencana, Peta Rawan Banjir. Abstract : Nagari Sarilamak, factors such as hilly topography, high rainfall, and uncontrolled land conversion are the main causes of flooding. This study aims to create and analyze flood-prone areas by utilizing GIS software, knowing and analyzing the extent of each flood vulnerability parameter that dominates in Nagari Sarilamak, and knowing and analyzing how much area is affected by flood disasters in Nagari Sarilamak. The research method used is a quantitative descriptive method. The equipment used consists of hardware (laptop, mobile phone and mouse) and software (ArcGIS software and google earth). Map creation is carried out in three methods, namely, making a map of flood vulnerability parameters, scoring and weighting each parameter, and overlaying to obtain a flood vulnerability map. The results of the processing of each flood vulnerability parameter were obtained that the slope was dominated by a very steep slope (>45%) with an area of 4145.93 Ha. Rainfall is dominated by the amount of moderate rainfall 2001-2500 mm/year with an area of 8133.18 Ha. Soil type is dominated by podsolic soil type with a sensitive level with an area of 8314.37 Ha. Land use is dominated by plantations with an area of 3797.45 Ha. The altitude/elevation is dominated by an altitude/elevation of 500-1500 meters above sea level with an area of 8314.37 Ha. The river buffer is dominated by a distance of >100m from the river. From the results of processing each flood vulnerability parameter in the research area with GIS, the flood vulnerability in Nagari Sarilamak was found to be not prone with an area of 6258.79 Ha, vulnerable with an area of 2131.46 Ha, and very vulnerable with an area of 264.26 Ha. Keyword : Geographic Information System, Flooding, Disaster Mitigation, Flood-prone Map.
Evaluation of the dimensions of the tsunami evacuation path for the community of Air Tawar Barat Village, North Padang District, Padang City, Based on Geographic Information System (GIS) Ashar, Faisal; Yusup, Iqbal Maulana; Rifwan, Fitra; Adreas, Laras Oktavia
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 4 No 4 (2021): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v4i4.21423

Abstract

Air Tawar Barat Village is included in the High-Risk Zone (area with a high level of vulnerability to tsunamis) in Padang City, so very severe damage likely occurs in the event of a tsunami. The characteristics of the tsunami in Padang City are local tsunamis or short-range tsunamis, where the time interval for tsunami arrivals is between 20-30 minutes. Based on these conditions, a tsunami evacuation route is urgently needed by the community. The current evacuation route is still ineffective because the distance that must be covered is 3-5 km in less than 30 minutes. This study aims to evaluate the evacuation routes that are less effective by comparing the evacuation routes from the government with the results of GIS analysis. The method used in this research is Network Analyst. The results of this study found that the time needed to evacuate was 10 minutes by going to 26 P-TES. Where 24 P-TES are located on the UNP campus, 1 is in the Air Tawar Timur Village and 1 is a planned P-TES. The evacuation route generated from the results of the GIS analysis is more effective than the route from the government because the route to P-TES is closer than having to leave the tsunami zone so that it is more likely to be taken by the community.
Perceptions of Trans Padang bus drivers on type A terminal location case study: Anak Air type A terminal Ashar, Faisal; Marzeki, Yuda; Rifwan, Fitra; Septiani, Nazmi
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 5 No 3 (2022): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v5i3.28223

Abstract

Since the inactivity of the Bingkuang Regional Terminal in 2009, the city of Padang no longer has a bus terminal, which causes many shadow terminals in the city of Padang. In 2021, the Type A Terminal in Padang City was completed and tested immediately since not October 2021. However, since the trial until now this terminal is still quiet for buses and the public to visit. Then in 2021, the Type A Terminal in Padang City was completed and tested immediately since not October 2021. However, since the trial until now this terminal is still quiet for buses and the public to visit. Anak Air Type A Terminal is still quiet due to its location which is far from the city center, and access to the Anak Air Type A Terminal is considered quite difficult. The formulation of the problem in this study is how the perception of the Trans Padang bus driver on the location of the Anak Air Type A Terminal and the completeness of the facilities it has. The standard used in this study is the Decree of the Director General of Land Transportation No. 31 of 1995 concerning Road Transportation Terminals. The purpose of this study was to find out and provide the opinion of bus drivers on the existence of Anak Air Type A Terminal in Padang City and determine the feasibility of the Anak Aia Terminal based on the facilities it has. The method used in this research is qualitative type. The sample in this study was the Trans Padang bus driver. The data were collected by using interview techniques with Trans Padang bus drivers who enter the Anak Air Type A Terminal every day, observations at the terminal location to record the facilities that this terminal already has and documentation in the form of photographs. The results of the research that has been carried out through interviews with Trans Padang bus drivers found 3 keywords, namely the location of the terminal which is considered appropriate, access to the terminal is difficult to pass and there are still many facilities that are not yet available at Anak Air Type A Terminal.
PENGEMBANGAN RUBRIK PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING YANG EFEKTIF PADA MATA KULIAH SURVEY DAN PEMETAAN (STUDI KASUS: FIELDCAMP JILID IV) ananda, asih putri; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 4 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i4.117183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penilaian berbentuk rubrik analitik berbasis project based learning yang dimana memudahkan dosen dan asisten dosen untuk menilai mahasiswa terhadap praktek yang mereka alakukan khususnya dengan program tambahan berbentuk fieldcamp. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan yaitu; define, design, develop dan dissemination, tetapi penelitian ini hanya memakai tahap 3D yaitu define, design, develop . Teknik penambilan sampel yaitu memakai teknik totali sampling yang berarti 100% populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 15 orang ( 7 orang dosen dan 8 orang asisten dosen). Instrument yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah lembaran angket,produk yang sudah di uji validasi. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan Excel dengan rumus Aiken’s V hasil penilaian produk pengembangan rubrik penilaian dengan rekapitulasi hasil akhirnya sebesar 0.84 termasuk dalam kategori sangat baik dan valid.