Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EVALUASI MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT) PADA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN LURING DIMASA PANDEMI COVID-19 SD INPRES 109 PERUMNAS KOTA SORONG Astati, Astati; Yudiawan, Agus; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v3i1.536

Abstract

This study aims to determine the evaluation of offline learning during the COVID-19 pandemic using the CIPP program at SD Inpres 109 Perumnas, Sorong City. This study uses a quantitative descriptive approach with a population of all high-grade students (IV-VI) totaling 334 students. Sampling using non-probability sampling with purposive sampling technique sampling. The number of samples was set at 182 students using the Slovin formula with a significance level of 5%. Data were collected by distributing questionnaires. The data analysis used was descriptive quantitative. The results of the study show that the application of the offline learning model has been carried out well in the midst of the covid-19 pandemic. The context, input, process, and product components on average are in the very high category. In addition, a policy of time for teaching and learning activities must be carried out so that the learning time is more extended.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 KELAS V SD IES AL-GHUROBA KABUPATEN SORONG Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Zahro, Fatimatus
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v3i2.558

Abstract

This thesis discusses the Teacher's Efforts in Improving Activities Learning on thematic Learning for Students during the Covid-19 Pandemic Class V Elementary School IES Al-Ghuroba' Sorong Regency. Researchers focus research on 1). The teacher's efforts in improving learning activities in thematic learning during the Covid-19 pandemic, class V students. 2). Teacher supporting factors in increase activities in thematic learning during the covid-19 pandemic. 3). Factors inhibiting teachers in increasing activities in thematic learning during the covid-19 pandemic. This research uses qualitative research, subject in this study were principals, fifth-grade teachers, fifth-grade students data collection using observation, interviews, and documentation. The results of this study are for face-to-face learning, efforts from the teacher to increase student activity in learning, namely establishing a short but effective learning time. Prepare learning in various methods is integrated into the game. And for learning online this is done via video. Inhibiting factors in increasing student learning activities are limited study time for all activities learn in thematic learning and other learning, as well as parents who do not have supporting media for learning, namely Hand Phone (HP). Factor Supporters in increasing student learning activities are teachers preparing creative learning that is supported by the media and starts with the preparation of lesson plans, the role of parents, the cooperation of parents and teachers
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING DI TENGAH PANDEMI COVID-19 PADA SISWA SD/MI: LITERATUR REVIEW Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Safitri, Riska Dwi
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v2i1.562

Abstract

The purpose of this research is to find out and find information about the impact of online learning on SD/MI students. The study used the literature review method. The results showed that the learning process during the pandemic changed by using a remote network. This has an impact on teachers because they are less than optimal in providing learning materials and disrupting the learning process which causes the expected learning objectives to not be achieved. So that it makes the material incomplete and the use of learning media in online learning is not optimal. Students’ assessments are also hampered by mere cognitive assessments. Another impact is also felt by students where they feel that online learning makes them unable to study face-to-face with the teacher. Accustomed to studying with their friends while joking. Adapting to online learning certainly takes time for students. A gradual process is needed so that students are able to accept changes in the new learning system for them.
Penggunaan Group Investigation Berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik Berkearifan Lokal Papua dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Shaharani, Aishya; Nur Afifi, Erwinestri Hanidar; Hartinah, Hartinah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9946

Abstract

Kemampuan berhitung siswa ditingkat MI masih tergolong rendah, khususnya pada materi bangun datar, hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan pendekatan kontekstual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Papua dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan tipe Nonrandomised Control-Group Pretest-Posttest Design yaitu kelas eksperimen menggunakan (Group Investigation dan LKPD) dan kelas kontrol menggunakan (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test siswa kelas eksperimen sebesar 57,62 meningkat menjadi 76,97 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,56 (kategori sedang). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan model GI berbantuan LKPD terhadap kemampuan berhitung. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa 86% siswa merasa lebih termotivasi, dan LKPD dinilai sangat menarik dengan tampilan 90,4% kualitas soal 86,4%, serta penyajian materi 87,8%. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dalam LKPD yang diterapkan melalui model GI mampu menciptakan pembelajaran matematika yang berbasis budaya menjadi bermakna, menarik, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung, keterlibatan siswa secara aktif dan memperkuat nilai-nilai kontekstual dalam proses pembelajaran
Pengaruh Pendekatan Disiplin Positif terhadap Karakter Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Kelas IV di Sekolah Dasar Februannisa, Waode Zahra; Agnesa, Oki Sandra; Nur Afifi, Erwinestri Hanidar
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9947

Abstract

Pendekatan disiplin positif merupakan salah satu pendekatan yang dapat mendukung pembentukkan karakter positif peserta didik dan menciptakan kualitas pembelajaran yang baik di lingkungan satuan pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendekatan disiplin positif terhadap karakter peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV di SD Al Jihad Kota Sorong, yang dilaksanakan menggunakan mix method dengan jenis Exploratory Design tipe Instrument Development Model. Populasi penelitian ini adalah 452 peserta didik dengan sampel 47 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Milles and Huberman untuk data kualitatif, sedangkan untuk data kuantitatif menggunakan uji validitas, perhitungan mean, uji normalitas, uji N-Gain, dan uji non parametrik Mann Whitney. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik non parametrik diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh pendekatan disiplin positif terhadap karakter peserta didik, tetapi pada hasil uji N-Gain didapatkan bahwa hasil disiplin positif tidak menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap karakter peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV di SD Al Jihad Kota Sorong.
Penggunaan Group Investigation Berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik Berkearifan Lokal Papua dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Shaharani, Aishya; Nur Afifi, Erwinestri Hanidar; Hartinah, Hartinah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9946

Abstract

Kemampuan berhitung siswa ditingkat MI masih tergolong rendah, khususnya pada materi bangun datar, hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan pendekatan kontekstual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Papua dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan tipe Nonrandomised Control-Group Pretest-Posttest Design yaitu kelas eksperimen menggunakan (Group Investigation dan LKPD) dan kelas kontrol menggunakan (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test siswa kelas eksperimen sebesar 57,62 meningkat menjadi 76,97 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,56 (kategori sedang). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan model GI berbantuan LKPD terhadap kemampuan berhitung. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa 86% siswa merasa lebih termotivasi, dan LKPD dinilai sangat menarik dengan tampilan 90,4% kualitas soal 86,4%, serta penyajian materi 87,8%. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dalam LKPD yang diterapkan melalui model GI mampu menciptakan pembelajaran matematika yang berbasis budaya menjadi bermakna, menarik, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung, keterlibatan siswa secara aktif dan memperkuat nilai-nilai kontekstual dalam proses pembelajaran
Pengaruh Pendekatan Disiplin Positif terhadap Karakter Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Kelas IV di Sekolah Dasar Februannisa, Waode Zahra; Agnesa, Oki Sandra; Nur Afifi, Erwinestri Hanidar
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9947

Abstract

Pendekatan disiplin positif merupakan salah satu pendekatan yang dapat mendukung pembentukkan karakter positif peserta didik dan menciptakan kualitas pembelajaran yang baik di lingkungan satuan pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendekatan disiplin positif terhadap karakter peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV di SD Al Jihad Kota Sorong, yang dilaksanakan menggunakan mix method dengan jenis Exploratory Design tipe Instrument Development Model. Populasi penelitian ini adalah 452 peserta didik dengan sampel 47 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Milles and Huberman untuk data kualitatif, sedangkan untuk data kuantitatif menggunakan uji validitas, perhitungan mean, uji normalitas, uji N-Gain, dan uji non parametrik Mann Whitney. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik non parametrik diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh pendekatan disiplin positif terhadap karakter peserta didik, tetapi pada hasil uji N-Gain didapatkan bahwa hasil disiplin positif tidak menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap karakter peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV di SD Al Jihad Kota Sorong.
Implementasi Lesson Study Berbasis Etnosains Sorong Papua Barat Daya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas V Qoiria, Siti; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Hasanah, Alif
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10538

Abstract

Lesson study adalah pengkajian pembelajaran terdiri dari perencanaan yang dikaitkan dengan etnosains atau budaya lokal di suatu masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan lesson study berbasis etnosains dalam menigkatkan prestasi belajar dan faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan lesson study berbasis etnosains dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian actions research dengan langkah lesson study. Metode pengumpulan data yaitu observasi, angket, wawancara, dokumentasi, uji kelayakan perangkat pembelajaran, dan uji n-gain dan instrumen penelitian ini adalah soal pretest postest, dan dokumen hasil studi. Hasil penelitian menunjukkan selama langkah do, pembelajaran dilakukan sesuai materi pembelajaran pada modul ajar. Tahap see, mengevaluasi hasil pembelajaran dengan mengerjakan soal post test di akhir setiap pertemuan dan menunjukkan nilai rata-rata mengalami peningkatan dari setiap pertemuan, pertemuan 1: 58,8 (10 soal), pertemuan 2: 64 (3 soal), pertemuan 3: 55,6 (10 soal), pertemuan 4: 61,6 (5 soal), meskipun terdapat penurunan saat pemberian soal pretest akhir dengan nilai rata-rata 50,7. Dengan hasil tersebut disimpulkan lesson study berbasis etnosains terbukti efektif dalam meningkatkan Hasil Belajar Kognitif, meskipun terdapat tantangan dalam penyampaian materi kearifan lokal di siklus terakhir, dan pemberian soal postest akhir
Implementasi Lesson Study Berbasis Etnosains Sorong Papua Barat Daya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas V Qoiria, Siti; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Hasanah, Alif
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10538

Abstract

Lesson study adalah pengkajian pembelajaran terdiri dari perencanaan yang dikaitkan dengan etnosains atau budaya lokal di suatu masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan lesson study berbasis etnosains dalam menigkatkan prestasi belajar dan faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan lesson study berbasis etnosains dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian actions research dengan langkah lesson study. Metode pengumpulan data yaitu observasi, angket, wawancara, dokumentasi, uji kelayakan perangkat pembelajaran, dan uji n-gain dan instrumen penelitian ini adalah soal pretest postest, dan dokumen hasil studi. Hasil penelitian menunjukkan selama langkah do, pembelajaran dilakukan sesuai materi pembelajaran pada modul ajar. Tahap see, mengevaluasi hasil pembelajaran dengan mengerjakan soal post test di akhir setiap pertemuan dan menunjukkan nilai rata-rata mengalami peningkatan dari setiap pertemuan, pertemuan 1: 58,8 (10 soal), pertemuan 2: 64 (3 soal), pertemuan 3: 55,6 (10 soal), pertemuan 4: 61,6 (5 soal), meskipun terdapat penurunan saat pemberian soal pretest akhir dengan nilai rata-rata 50,7. Dengan hasil tersebut disimpulkan lesson study berbasis etnosains terbukti efektif dalam meningkatkan Hasil Belajar Kognitif, meskipun terdapat tantangan dalam penyampaian materi kearifan lokal di siklus terakhir, dan pemberian soal postest akhir
Pengaruh Media Hologram pada Pembelajaran IPAS Berbasis Problem Based Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SD Inpres 17 Kabupaten Sorong Jam’iyati, Siti; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Husna, Riska Latifatul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6381

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sering dianggap sebagai topik yang menantang dan membosankan, yang mengakibatkan rendahnya minat dan motivasi belajar siswa serta berdampak pada hasil belajar yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media hologram dalam pembelajaran IPAS berbasis problem based learning (PBL) terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen (quasi-experimental) jenis posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 17 Kabupaten Sorong. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari kelas eksperimen (V-B, 14 siswa) yang menerima pembelajaran PBL dengan media hologram, dan kelas kontrol (V-A, 15 siswa) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes akhir (post-test) berupa soal pilihan ganda dan isian untuk mengukur motivasi belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan media hologram. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 77.85, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 68.00. Disimpulkan bahwa media hologram pada pembelajaran IPAS berbasis PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Penggunaan media ini membuat siswa merasa lebih aktif dan senang melalui aktivitas merangkai bahan dan visualisasi 3D yang nyata, sehingga menumbuhkan rasa penasaran untuk materi selanjutnya.