Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS METAVERSE MENGGUNAKAN VIRTUAL REALITY (VR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 2 TAMAN SIDOARJO Muhammad Hilmy Cahyadi; Sukma Perdana Prasetya; Muhammad Ilyas Marzuqi; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital telah memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan. Sistem pembelajaran konvensional dinilai kurang mampu memenuhi kebutuhan generasi saat ini yang cenderung lebih condong dengan teknologi dan lebih menyukai pengalaman belajar berbasis teknologi. Konsep metaverse hadir sebagai solusi inovatif dalam dunia pendidikan, menciptakan environment belajar virtual yang imersif dan memungkinkan terjadinya interaksi dan eksplorasi yang mendalam terhadap materi pelajaran. Dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), penggunaan teknologi metaverse dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sosial dan budaya melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran berbasis metaverse dengan menggunakan Virtual Reality (VR) menjadi penting untuk mengatasi tantangan pembelajaran di abad ke-21. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Desain penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis metaverse menggunakan VR dalam pembelajaran IPS serta menguji kelayakan dan efektivitasnya. Produk yang dikembangkan berupa museum virtual tiga dimensi yang diakses melalui aplikasi VRChat yang kemudian diisi dengan konten materi IPS kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 2 Taman. Media pembelajaran ini kemudian divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, diuji coba terbatas, serta diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Subjek penelitian ini adalah dosen ahli media dan materi, guru IPS dan siswa SMP Muhammadiyah 2 Taman. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh para ahli dan mendapatkan tanggapan positif dari guru maupun siswa. Berdasarkan hasil evaluasi, media ini memiliki pengaruh pada taraf sedang, karena tingkat ketercapaian peserta didik berada pada kategori sedang dan tinggi, dan tidak terdapat peserta didik yang berada pada kategori rendah.
TOLONG - MENOLONG DALAM HAJATAN PERNIKAHAN JAWA : STUDI KASUS DESA BENDO PARE KABUPATEN KEDIRI Naila Mubarokah; Sarmini; Nuansa Bayu Segara; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk, makna sosial-budaya, serta relevansi praktik tolong-menolong dalam hajatan pernikahan adat Jawa di Desa Bendo, Kabupaten Kediri. Tradisi seperti rewang (bantuan tenaga) dan buwuh (sumbangan materi) merupakan wujud gotong royong yang telah diwariskan lintas generasi dan masih dijalankan secara aktif oleh masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tolong-menolong dalam hajatan mencerminkan nilai solidaritas, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai dukungan fungsional terhadap penyelenggara hajatan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter, pewarisan budaya, dan penguat kohesi sosial. Partisipasi warga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, relasi sosial, dan nilai timbal balik. Dalam konteks pendidikan, praktik ini sangat relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) karena memuat nilai-nilai lokal, etika kolektif, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa rewang adalah institusi sosial yang memiliki peran penting dalam mempertahankan struktur sosial masyarakat desa serta sebagai media pembelajaran karakter berbasis kearifan lokal.
Revitalisasi Nasionalisme Pelajar Indonesia di Taiwan melalui Workshop Penguatan Nilai-nilai Identitas Bangsa: Penelitian Hasanah, Nurul; Nuansa Bayu Segara; Hendri Prastiyono; Durrotun Nafisah; Muhammad Ilyas Marzuqi; Dhimas Bagus Virgiawan; Agung Stiawan; Delnabila Dwi Olivia; Arina Eliana Fitria
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4162

Abstract

Studying abroad has become a strategic option for improving the quality of human resources capable of competing amid the rapid advancement of global technology and knowledge. Taiwan, as a country experiencing significant progress in education, technology, and economic development, has become an attractive study destination for Indonesian students. However, the impacts of this phenomenon indicate a tendency toward cultural assimilation that may lead to shifts in national identity, particularly toward Westernized characteristics. This condition highlights the need to strengthen national identity values among Indonesian students studying overseas. This PKM (Community Service Program) activity aims to provide insights into national identity while reinforcing a sense of pride and nationalism in the midst of global cultural influences. The implementation methods include workshops and sharing sessions with Indonesian students regarding their experiences in dealing with cultural challenges in Taiwan. The activities were conducted in three phases: preparation, implementation, and evaluation followed by follow-up actions. The results show an increased understanding among participants regarding the importance of preserving their identity as Indonesians, as well as the emergence of a commitment to internalize national identity values.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN SMART APPS CREATOR (SAC) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS anwari, adib suhail; Muhammad Ilyas Marzuqi; Ali Imron; Hendri Prastiyono
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Smart Apps Creator (SAC) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VIII di SMPN 35 Surabaya sekaligus mengkaji kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media yang dihasilkan berupa aplikasi pembelajaran interaktif pada materi Kemajemukan Masyarakat Indonesia yang dilengkapi dengan berbagai elemen pendukung, seperti gambar, video, animasi, evaluasi interaktif, serta sistem navigasi, dan dapat diakses melalui perangkat Android maupun HTML5. Kelayakan media dinilai melalui validasi ahli media, penilaian guru IPS, serta uji coba lapangan, dengan hasil yang menunjukkan bahwa media SAC termasuk dalam kategori sangat layak. Tanggapan siswa selama uji coba juga menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan memiliki penyajian materi yang jelas. Pengukuran peningkatan motivasi belajar dilakukan melalui angket sebelum dan sesudah penggunaan media, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan media. Rata-rata motivasi belajar siswa meningkat dari 51,42% menjadi 76,45%, dengan kenaikan sebesar 25,02%. Selain itu, hasil analisis N-gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,51 pada kategori sedang, dengan rentang 0,18–0,83, serta persentase N-gain rata-rata sebesar 51,17% yang mengindikasikan peningkatan kemampuan siswa secara umum pada kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Smart Apps Creator sangat layak digunakan, efektif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK–PAIR– SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP LABSCHOOL UNESA 1 Agustin, Novi Putri; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think–Pair–Share terhadap kemampuan berfikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPS kelas VIII C SMP Labschool Unesa 1 Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berfikir kritis dan observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berfikir kritis setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think–Pair–Share. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain dalam kategori tinggi, yang berarti penerapan model Think–Pair–Share efektif dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Penerapan model ini juga berdampak positif terhadap partisipasi dan keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran IPS, sehingga dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah
Pengaruh Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) Berbantuan Game Edukatif Wordwall Terhadap Capaian Pembelajaran Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Di SMP Labschool Unesa 3 Mohammad Iqbal Ramdhani; Muhammad Ilyas Marzuqi; Agus Suprijono; Durrotun Nafisah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capaian pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) peserta didik belum optimal karena proses pembelajaran belum sepenuhnya mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata serta kurang memanfaatkan media digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan game edukatif Wordwall terhadap capaian pembelajaran IPS peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 35 peserta didik kelas VII SMP Labschool Unesa 3 yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest berbentuk pilihan ganda, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan capaian pembelajaran yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi < 0,05. Peningkatan capaian pembelajaran pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang dan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbantuan game edukatif Wordwall berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan capaian pembelajaran IPS peserta didik.