Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Community Involvement and the Use of Coffee Exocarp as a Growth Medium for Cajuput Plantation in Post-Mining Land Reclamation in PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Putra, Taupan Ariansyah; Amin Rejo; Yuanita Windusari
Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability Vol. 8 No. 1 (2024): March
Publisher : Magister Program of Material Science, Graduate School of Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/ijems.2024.8.1.1-6

Abstract

The cajuput plant (Melaleuca cajuputi) is valued for its essential oil production and its ability to thrive in challenging environments, including post-mining lands. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) has cultivated this plant extensively to supply seeds for reclamation projects on former mine sites, along with the provision of location-specific fertilizers. This study aims to identify the new alternative organic materials, determining the optimal formula for plant growth media and also to measure the tangible and intangible impacts of the community involvement. Following the implementation of statistical testing involving the analysis of variance model (ANOVA) and subsequent test, which is the least significant difference (LSD) test, definitive findings reveal that incorporating coffee exocarp as a growth medium significantly impacts the elevation of plant height and the augmentation of Cajuput leaf count. The most efficacious treatment is delineated as P2, characterized by a 1:1 composition of coffee exocarp and soil. The involvement of the local community has precipitated several advantageous outcomes, encompassing the creation of employment opportunities, the facilitation of economic equilibrium, and the development of smallholder forestry enterprises within the local community.
Analisis Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kesehatan di Rumah sakit: Tinjauan Sitematik Indentifikasi Area Perlu Perbaikan: Analysis of Patient Satisfaction on Hospital Health Services: A Systematic Review Identifies Areas for Improvement Aquila Haya Tuzzahra; Haerawati Idris; Hamzah Hasyim; Nur Alam Fajar; Yuanita Windusari; Novrika Sari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4435

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit sebagai salah satu layanan kesehatan bertugas untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Pelayanan yang baik akan menghasilkan pasien yang puas. Tangible merupakan dimensi yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien. Namun, belum ada studi yang membahas lebih lanjut area atau komponen tangible apa saja yang berperan. Tujuan: Mengetahui area mana pada rumah sakit yang perlu diperbaiki sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien Metode: Penelitian tinjauan sistematik menggunakan PRISMA dengan mengumpulkan, menyeleksi, dan mengaji artikel ilmiah yang memiliki topik revelan dengan tujuan penelitian, Jumlah artikel yang ditinjau pada penelitian ini sebanyak 9 artikel yang terbit dari tahun 2018-1023. Hasil: Berdasarkan temuan yang ada, area WC, kamar mandi, dan ruang tunggu merupakan area yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Selain itu, kebersihan ruangan, ketersediaan obat serta sarana prasarana, dan penampilan petugas juga dapat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Kesimpulan: Terdapat beberapa area di rumah sakit yang perlu lebih diperhatikan sehingga dapat meningkkatkan kepuasan pasien. Kolaborasi antar seluruh pihak terkait dibutuhkan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang baik.
Perilaku Genital Hygiene dan Akses Air Bersih terhadap Kejadian Keputihan pada Wanita : Literature Review: Genital Hygiene Behavior and Access to Clean Water Associated with Vaginal Discharge Among Women : Literature Review Nurul Fitriani; Yuanita Windusari; Novrikasari; Elvi Sunarsih; Nur Alam Fajar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4443

Abstract

Latar Belakang: Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi pada wanita, hampir setiap wanita pernah mengalami hal ini. Kurangnya pengetahuan mengenai praktik genital hygiene dan kualitas air yang buruk menjadi faktor yang menyebabkan insiden keputihan pada wanita. Tujuan: Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara perilaku genital hygiene dan akses air bersih terhadap kejadian keputihan pada wanita. Metode: Pencarian sistematis dilakukan melalui database elektronik, ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi difokuskan pada perilaku genital hygiene dan air bersih dengan kejadian keputihan. Artikel lengkap yang didapatkan selanjutnya dilakukan review dan analisis untuk membuat tinjauan sistematis sesuai pedoman PRISMA. Hasil: Dari 282 artikel yang diidentifikasi, delapan artikel memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan analisis. Analisis tersebut mengungkapkan empat kategori yang terkait dengan perilaku genital hygiene yang berhubungan dengan keputihan dan empat kategori yang terkait dengan akses air bersih yang berhubungan dengan keputihan. Kesimpulan: Setiap wanita harus mampu mempraktikan genital hygiene yang benar dan mendapatkan akses air bersih untuk keperluan sanitasi dan hygiene sehari-hari khususnya untuk menurunkan angka kejadian keputihan.
ASSOCIATION BETWEEN THE INCIDENCE OF DIARRHEAL DISEASES AND ENVIRONMENTAL RISK FACTORS: A SYSTEMATIC REVIEW: A Systematic Review Anita, Anita Riantina; Yuanita Windusari; Novrikasari; Elvi Sunarsih; Nur Alam Fajar
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v12i1.29418

Abstract

Background : Diarrheal disease is the occurrence of feces (bowel movements) whose soft consistency tends to be liquid and occurs more than 3 times a day. The prevalence of diarrhea in Indonesia is 9.8% with 14.5% causing death. Risk factors for diarrhea include food, environmental and human behavior. . Method : Research design using systematic review method. With the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis) method through article searches sourced from Google scholar and Pubmed. The inclusion criteria in this writing are original research articles published within the last 5 years, starting from 2018 – 2023. Results : This study shows that sewage has a close relationship with the incidence of diarrhea (P = 0.001), as well as drinking water sources, especially in terms of water sources, availability of water sources and bacteriological quality of water. Unqualified wastewater disposal conditions are 3.7 times greater risk for diarrhea (PR: 3.7, CI: 1.159 – 11.937), there is a significant relationship between family waste management and diarrhea incidence. In addition to environmental risk factors, there are other factors, namely the level of education of middle and upper middle mothers, exposure to information and family income levels also have a relationship with the incidence of diarrhea in both children and the elderly Conclusion : Risk factors that have a significant influence on the incidence of diarrhea are environmental factors, exposure to information and family income level. The dominant environmental factors in this study are sewage disposal (latrines), clean water sources/clean water quality, wastewater disposal. Keywords : diarrhea, environmental factors, personal hygiene, bivariate
Klang River Water Quality Assessment and Its Effects on Human Health Using Chemometric Analysis Tengku Ibrahim, Tengku Nilam Baizura; Andrison Anak Jesi; Nur Azalina Suzianti Feisal; Yuanita Windusari; Nursalfarina Abdul Samat; Noor Haziqah Kamaludin; Norfadillah Derahim; Mohd Azwan Ahmad; Tengku Norbaya Tengku Azhar
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v16i2.2024.125-136

Abstract

Introduction: River water pollution has been a significant hazard to human health and is associated with severe health risks. This study evaluates water quality and heavy metal levels in the Klang River, analyzing their health risks through chemometric analysis. Methods: Inductively Coupled Plasma-Mass Spectrometry (ICP-MS) was used to analyse the heavy metal contents in river water samples obtained from 9 sampling stations. Chemometric statistical techniques (principal component analysis (PCA) and hierarchical cluster analysis (HCA)) are employed to identify the sources of physicochemical properties and heavy metals. The human health risk was evaluated using statistical analysis, apart from hazard quotient (HQ), hazard index (HI), and carcinogenic risk (CR). Results and Discussion: Results showed that the physicochemical parameters were within acceptable limits. The concentration of heavy metals was found to follow a decreasing order of As > Ni below permissible levels, except at P9 and P8. PCA and HCA showed important connections among parameters, emphasizing that COD, NH3N, and TDS are key factors affecting Klang River water quality. Conclusion: The study assesses pollution risks in the Klang River, offering crucial insights for sustainable estuary management. It highlights significant changes in temperature, pH, TDS, BOD, DO, and NH3N levels, along with specific trends in heavy metal concentrations. The Health Risk Assessment indicates acceptable HQ and Target Cancer Risk values. However, the study's limited sample sites and focused timeframe might hinder understanding long-term patterns and regional differences. Extended data collection and additional information are necessary to improve water quality management and protect public health
Analisis Risiko Ergonomi dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pekerja Seismik di Provinsi Sumatera Selatan : Ergonomic Risk Analysis and Complaints of Musculoskeletal Disorders (MSDs) of Seismic Workers in South Sumatra Province Jarod, Purnomo Jarod Masrudin; Novrikasari; Yuanita Windusari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.879 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2179

Abstract

Latar Belakang: Ergonomi merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Sikap kerja yang tidak sesuai dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri otot yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak alami akibat tuntutan tugas, alat kerja dan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan kerja. Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah cedera atau gangguan otot, syaraf, tendon, sendi, tulang rawan dan cakram tulang belakang akibat kondisi akibat lingkungan, aktivitas dan kondisi kerja. Minyak dan Gas Bumi (Migas) merupakan komoditas penting, tidak saja pada masa lalu dan saat ini, tetapi juga masih akan berperan sebagai penyumbang terbesar energi dunia beberapa dekade kedepan. Salah satu kegiatan hulu migas dalam usaha mencari cadangan migas yaitu survey seismik. Tujuan: Salah satu masalah kesehatan yang paling sering diderita oleh pekerja dalam kegiatan ini adalah gangguan muskuloskeletal berupa keluhan pada bagian otot rangka yang dirasakan seseorang mulai dari keluhan yang sangat ringan hingga sangat sakit. Metode: Penelitian dilakukan pada pekerja seismik di Provinsi Sumatera Selatan menggunakan metode kuantitatif studi analitik cross sectional dengan jumlah populasi 702 pekerja. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan pengukuran risiko ergonomi menggunakan lembar kerja REBA, sedangkan untuk keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map (NBM). Keluhan MSDs paling banyak ada pada betis kiri sebesar 78(39,2%), betis kanan sebesar 63(31,7%) dan pinggang sebesar 17(8,5%). leher, bahu kanan, bahu kiri, dan punggung masing-masing sebesar 16(8%), kaki kiri sebesar 11(5,5%), kaki kanan sebesar 9(4,5%), pergelangan kaki kanan sebesar 8(4%), tangan kiri sebesar 7(3,5%), pergelangan tangan kanan dan pergelangan kaki kiri masing-masing 5(2,5%), pergeangan tangan kiri, tangan kanan dan paha kanan masing-masing 3(1,5%), lutut kanan dan lutut kiri masing-masing 2(1%) sampel. Hasil: Analisis tingkat risiko ergonomi menggunakan REBA dan WAC berdasarkan postur, beban, durasi dan frekuensi dari aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Jenis pekerjaan berhubungan dengan keluhan MSDs pada pergelangan tangan kanan, kaki kanan, kaki kiri, leher, punggung dan pinggang. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk.
Postur Mengemudi dan Penggunaan Lumbar support dalam Pencegahan Risiko LBP pada Pengemudi: Literature Review: Driving Posture and Use of Lumbar Support to Prevent the Risk of LBP in Drivers: Literature Review Arie Anggara; Novrikasari; Yuanita Windusari; Hamzah Hasyim; Syafaruddin; Pitri Noviadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4124

Abstract

Latar belakang: Nyeri punggung bagian bawah (LBP) merupakan keluhan ketidaknyamanan dengan prevalensi 80%, 37% LBP merupakan faktor risiko terkait pekerjaan salah satunya mengemudi. Penurunan defisiensi dalam mengemudi yang disebabkan oleh LBP sebanyak 74%, dan sebanyak 20,4% pengemudi mengunjungi pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan kesehatan. Tujuan: Tinjauan kajian literatur yang dilakukan memiliki tujuan untuk menganalisis Postur mengemudi dan penggunaan lumbar support dalam pencegahan risiko LBP pada pengemudi, sehingga dapat mencegah dan mengurangi risiko keluhan LBP pada pengemudi. Metode: literature review (Metode PRISMA) dengan tahapan 1) Identifikasi literatur dari Google Scholar, Sciencedirect, PubMed dan BioMed dari tahun 2018-2023 sebanyak 680 artikel; 2) skrining dari 680 artikel masing-masing dicek untuk melihat artikel yang relevan; 3) Uji kelayakan artikel berdasarkan inklusi dan eksklusi dan didapatkan sebanyak 6 artikel yang di review. Hasil: terdapat sebanyak 2 artikel (66,7%) variabel postur mengemudi dan 3 artikel (100%) variabel penggunaan lumbar support yang menyatakan terdapat hubungan signifikan dengan keluhan LBP pada pengemudi. Sebagian besar keluhan LBP disebabkan oleh postur mengemudi yang tidak ergonomis dan tidak menggunakan lumbar support pada kursi. Kesimpulan: Postur mengemudi dengan ergonomis dan penggunaan lumbal support dapat mencegah keluhan LBP pada pengemudi.