Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Video Podcast Cerita Bibu pada Kanal Youtube Obrolan Babibu Kristianingsih, Arum Eka; Astuti, Sri Puji; Tiani, Riris
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam podcast Cerita Bibu. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Kajian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori tindak tutur ilokusi Leech. Sumber data yang digunakan dalam penelitian yaitu dua video podcast Cerita Bibu berjudul Kepala 3 Belum Nikah? Ngga Masalah dan Single Mom Double Strong. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat. Metode analisis data menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil analisis tindak tutur ilokusi dalam video podcast Cerita Bibu yaitu (1) ditemukan empat jenis tindak tutur ilokusi, yaitu tindak tutur asertif, tindak tutur direktif, dan tindak tutur ekspresif, dan tindak tutur komisif; (2) tindak tutur asertif yang ditemukan yaitu tindak tutur “menyatakan”, “mengemukakan pendapat”, dan “menyarankan”; (3) tindak tutur direktif yang ditemukan yaitu tindak tutur direktif “memerintah” dan “memberi nasihat”; (4) tindak tutur ekspresif yang ditemukan yaitu tindak tutur “memuji”, “berterima kasih”, dan “meminta maaf”; (5) tindak tutur komisif yang ditemukan yaitu tindak tutur komisif “menawarkan”.
Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa (Studi Di Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten) Astuti, Sri Puji
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 13, No 2 (2025): May
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v13i2.107294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana prinsip akuntabilitas diterapkan dalam pengelolaan keuangan desa, khususnya di Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Dalam konteks ini, penelitian berfokus pada tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Desa Muruh telah berupaya menerapkan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan APBDes, masih terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, terutama terkait transparansi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperbaiki praktik akuntabilitas keuangan desa melalui penguatan sistem pengendalian internal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Campur Kode pada Iklan di Media Sosial Instagram @mariseruput Sapna, Hassya Ancelia; Astuti, Sri Puji
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 1: April 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.25101

Abstract

AbstractLanguage is one of arbitrary vowel symbol used in communication. In the use of language, there is often mixing between mother tongue and other languages or insertion of languages or code mixing. Code mixing can be found in various speech events, even in advertisements. Language can affect human behavior, advertisements use language to influence potential customers. As technology develops, now advertisements can also be found on social media Instagram. The purpose of this study is to explain the code mixing that exists on the social media Instagram @mariseruput. This type of research is qualitative research. The theory used is sociolinguistic theory. The method used is the documentation method with note-taking technique. The results of the research show that the form of code mixing is the insertion of words, baster, and phrases. Factors that cause code mixing to occur are the result of informal situations between speakers and speech partners, the speaker's inability to find equivalent words in the language being used, and there being no exact equivalent words in the language being used.Keywords: language, advertisement, code mixAbstrakBahasa adalah satu simbol vokal arbitrer yang digunakan dalam komunikasi. Dalam penggunaan bahasa, sering terjadi percampuran antara bahasa ibu dengan bahasa lain atau penyisipan bahasa atau campur kode. Campur kode dapat ditemui di berbagai peristiwa tutur bahkan pada iklan. Iklan menggunakan bahasa untuk mempengaruhi calon konsumennya. Seiring berkembangnya teknologi, kini iklan dapat ditemui juga pada media sosial Instagram. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan campur kode yang ada pada iklan di media sosial Instagram @mariseruput. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dengan teknik simak catat. Hasil penelitian menunjukan bentuk campur kode berupa penyisipan kata, baster, dan frasa. Faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode tersebut adalah akibat situasi informal antara penutur dan mitra tutur, ketidakmampuan penutur mencari padanan kata dalam bahasa yang sedang digunakan, tidak ada padanan kata yang tepat dalam bahasa yang sedang digunakan.Kata kunci: bahasa, iklan, campur kode 
Pengembangan Bahan Ajar Bermuatan Kearifan Lokal Berbasis Fliphtml5 Materi Descriptive Text di SMP Negeri 2 Lahat : Sebuah Analisis Kebutuhan Astuti, Sri Puji; Syarifuddin, Syarifuddin; Vianty, Machdalena
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i4.778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal menggunakan FlipHTML5 untuk materi descriptive text di SMP Negeri 2 Lahat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 220 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengetahui kesulitan siswa serta tanggapan mereka terhadap media pembelajaran. Data yang didapat akan dianalisis secara statistik menggunakan bantuan SPSS 25. Hasil menunjukkan 85% siswa mengalami kesulitan dalam memahami descriptive text. Namun, mayoritas siswa (89,1%) antusias dengan bahan ajar berbasis kearifan lokal yang menggunakan FlipHTML5. Sebanyak 90,5% siswa memberikan respons positif terhadap media ini, dan 92,3% menyatakan bahwa integrasi kearifan lokal dengan teknologi membuat pembelajaran lebih menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar yang menggabungkan kearifan lokal dan teknologi digital dapat berpotensi meningkatkan pemahaman siswa sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam proses belajar. Selain itu, bahan ajar ini diharapkan membantu siswa mencapai kompetensi akademik dan memperkuat identitas budaya di tengah tantangan global.
Distribusi Spasial Lamun di Perairan Sekotong Barat-TWP Gita Nada Lombok Barat Menggunakan Citra Landsat 8 OLI Sholihin, Arfian; Virgota, Arben; Astuti, Sri Puji; Farista, Baiq; Sukiman, Sukiman
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9225

Abstract

West Sekotong Village is one of the coastal water areas included in the Gita Nada Aquatic Tourism Park (TWP) area which has a seagrass habitat. Seagrass beds in West Sekotong are threatened due to increased tourism and community activities. This research aims to determine the distribution and extent of seagrass beds on the coast of West Sekotong-TWP Gita Nada. This research uses a remote sensing approach through interpretation of Landsat 8 OLI imagery. This research consists of 2 steps, namely image data processing and supporting data. Image data processing includes several stages, namely image data collection, geometric correction, radiometric correction, image cutting, image composite, image data sharpening, image data interpretation, accuracy testing, area measurement, and final layout. Supporting data was obtained by searching related literature, interviews and surveys of activities that have the potential to have an impact on seagrass ecosystems. The research results show that the distribution of seagrass in West Sekotong-TWP Gita Nada covers the coast of the large island (mainland) and the coast of small islands. The distribution of seagrass on the mainland is found on the coasts of Medang, Tanjung Kelor, Batu Kijuk, Tawun, Labu, Kelapa, Pandanan, Gili Genting, Labuan Petung, Temeran, and Gawah Pudak. In the coastal areas of small islands, seagrass is found on Gili Sudak, Gili Tangkong, Gili Nanggu, Gili Poh, and Gili Lontar. The total area of seagrass beds in West Sekotong is around 144.68 ha. On the mainland coast the area is 118.96 ha (82.2%) and on small islands the area is around 25.72 ha (17.8%). The distribution of seagrass in West Sekotong is influenced by many factors, among which those observed in this research are the type of substrate, the presence of river estuaries, and the use of land and coastal waters.
PELAYANAN KONSELING PASIEN OLEH APOTEKER DI KOTA MEDAN PATIENT COUNCELING SERVICE BY PHARMACIST IN MEDAN CITY Astuti, Sri Puji; saibi, yardi; Dasuki, Asep
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v5i1.3630

Abstract

Latar belakang: Konseling apoteker merupakan suatu proses komunikasi dua arah yang sistematik antara apoteker dan pasien untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan obat dan pengobatan. Layanan konseling oleh apoteker ini merupakan salah satu standar layanan klinik yang harus dilakukan oleh seorang apoteker. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan konseling apoteker di kota Medan Sumatra Utara. Metode penelitian: Desain penelitian adalah deskriptif-eksploratif menggunakan teknik survei terhadap apoteker yang menjadi sampel di kota Medan pada bulan Juli – Agustus 2015. Data dikumpulkan dengan metode pasien simulasi dan menggunakan alat ukur check list, resep dokter. Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil dan Kesimpulan: Apoteker yang bersedia memberikan layanan konseling atas permintaan pasien simulasi sebesar 66,67% dari 60 orang sampel. Informasi yang banyak disampaikan oleh apoteker adalah nama obat, waktu penggunaan obat, frekuensi, jumlah obat yang diberikan, dan efek samping. Poin informasi yang disampaikan oleh kurang dari 50% apoteker adalah kontraindikasi, onset obat, rute obat, bentuk sediaan obat, interaksi obat, penyimpanan obat dan pembuangan obat. Secara umum kualitas poin informasi obat yang disampaikan oleh apoteker sudah baik dan sesuai dengan informasi yang ada dalam literatur. Konseling belum menjadi aktifitas yang dilakukan oleh apoteker secara rutin atas inisiatif sendiri.