Warsito Atmodjo
Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 92 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Marine Research

SEBARAN SEDIMEN DAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK PADA SEDIMEN DASAR PERAIRAN PANTAI SLAMARAN PEKALONGAN Arisa, Raden Roro Putri; Kushartono, Edi Wibowo; Atmodjo, Warsito
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.175 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v3i3.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuanuntuk mengkaji sebaran sedimen, total kandungan bahan organik sedimen dan hubungan nilai sortasi sedimen dengan total kandungan bahan organik pada sedimen dasar perairan pantai Slamaran Pekalongan. Pengambilan sampel dilakukan  pada bulan Mei 2012 dengan menggunakan grab sampler pada 20 stasiun. Sampel sedimen yang diperoleh kemudian dianalisis untuk penentuan besar ukuran butir sedimen dan dilakukan perhitungan statistik sedimen untuk mengetahui sebaran sedimen. Selain itu juga dilakukan analisis total kandungan bahan organik sedimen serta analisis hubungan nilai sortasi sedimen dengan total kandungan bahan organik sedimen. Jenis sedimen dasar yang dominan di perairan pantai Slamaran adalah jenis sedimen pasir lanauan. Dari perhitungan statistik sedimen didapatkan nilai mean sedimen antara 0,093 sampai dengan 0,625, nilai sortasi sedimen antara -0,0951 sampai dengan -0,6243, nilai skewness antara -0,8379 sampai dengan 0,0777 dan nilai kurtosis antara 0,6723 sampai dengan 2,5371. Sedimen dasar pantai Slamaran didominasi oleh kandungan bahan organik berkriteria sedang, yaitu antara 7% - 17%. Dengan kandungan bahan organik terendah sebesar 5,60% dan kandungan bahan organik tertinggi sebesar 20,84%. Dan adanya hubungan antara nilai sortasi sedimen dengan total kandungan bahan organik pada sedimen dasar perairan pantai Slamaran Pekalongan
Geomorfologi Perairan Muara Sungai Kaliboyo Batang Jawa Tengah Shofian, Tyandi; Atmodjo, Warsito; Marwoto, Jarot
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.338 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v8i4.25412

Abstract

ABSTRAK : Sungai Kaliboyo merupakan salah satu daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Kabupaten Batang. Muara Sungai Kaliboyo terletak di Desa Roban, dimana mayoritas masyarakat memanfaatkan sebagai sarana transportasi dan sumber mata pencaharian. Perairan yang dulu digunakan sebagai jalur transportasi kini mengalami perubahan berupa pendangkalan pada aliran muara, sehingga berdampak pada terhambatnya aktivitas nelayan khususnya alur keluar masuk kapal. Informasi geomorfologi ialah hal vital untuk perencanaan dan pemanfaatan perairan di masa mendatang salah satunya pengerukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi geomorfologi perairan Muara Sungai Kaliboyo, Kabupaten Batang. Penelitian ini dilakukan dengan pemeruman kedalaman menggunakan instrumen singlebeam echosounder tipe Garmin GPSMap 585 untuk mengetahui kedalaman perairan, serta grab sampler untuk mengambil sampel sedimen dasar. Pengolahan data diproses dengan menggunakan software ArcGIS 10.4 dan Surfer 11 untuk mendapatkan hasil kontur batimetri dan persebaran sedimen guna mengetahui kondisi geomorfologi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa muara sungai terjadi pendangkalan hingga kedalaman 0,5 m. Kemiringan perairan berkisar 0,47% hingga 1,95% yang dikategorikan datar. Kondisi geomorfologi berupa pantai berpasir dengan didominasi gelombang dan debit sungai. ABSTRACT : Kaliboyo River is one of the river basins (DAS) in Batang Regency. The Kaliboyo River Estuary is located in Roban Village, where the majority of the civilization uses it as transportation route and a source of livelihood. The waters that used to be used as a transportation route are now undergoing changes in the form of siltation in the estuary flow, so that it has an impact on the inhibition of fishing activities, especially the shipping channel, in and out of ships. Geomorphological information is important for the planning and utilization of water in the future, one of which is dredging. The purpose of this study was to determine the geomorphological conditions of the Kaliboyo Estuary waters, Batang Regency. This research was conducted by depth analysis using a Garmin GPSMap 585 singlebeam echosounder instrument to determine the depth of the waters, as well as a grab sampler to take basic sediment samples. Data processing was processed using ArcGIS 10.4 and Surfer 11 software to obtain the results of bathymetry contours and sediment distribution to determine geomorphological conditions. Based on the results of the study, it shows that river mouths shallow to a depth of 0.5 m. The water slope ranges from 0.47% to 1.95% which is categorized flat. Geomorphological conditions is sandy beaches dominated by waves and river discharge.
Padatan Tersuspensi yang Dipengaruh oleh Proses Pasang Surut di Perairan Kaliboyo, Kabupaten Pekalongan Shabari, Anugrah Riskel; Satriadi, Alfi Satriadi; Atmodjo, Warsito
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v8i4.24775

Abstract

ABSTRAK: Perairan Kaliboyo merupakan daerah yang berpotensi mengalami pendangkalan akibat pengendapan sedimen tersuspensi. Potensi dari pengdangkalan tersebut dapat diketahui dengan mengetahui nilai konsentrasi dan sebaran Material Padatan Tersuspensi (MPT). Konsentrasi MPT yang tinggi di laut dipengaruhi oleh arus yang dibangkitkan oleh pasang surut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus laut terhadap konsentrasi dan sebaran MPT di Perairan Kaliboyo Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Materi yang digunakan meliputi utama berupa data sampel air dan arus laut sedangkan data pendukung berupa data pasang surut BMKG, dan debit sungai PSDA Jawa Tengah tahun 2017, bathimetri hasil pemeruman tanggal 15 September 2018, dan peta RBI 2017. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat eksploratif, penentuan lokasi pengambilan sampel air menggunakan metode purposive sampling, pengambilan data arus laut menggunakan metode lagrange. Model matematik yang digunakan adalah Flow Flexible Mesh Model 2D untuk arah pergerakan arus dan Inverse Distance  Weighted  untuk interpolasi sebaran MPT.  Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai material padatan tersuspensi pasang menuju surut pada kedalaman 0.2d memiliki nilai antara 0,027 g/l – 0.114 g/l, kedalaman 0.6d memiliki nilai antara 0,030 g/l – 0,114 g/l, dan kedalaman 0.8d memiliki nilai antara 0,038 g/l – 0,118 g/l. Kecepatan arus memiliki nilai antara 0.0181 m/dt – 0.2011 m/dt dengan arah dominan ke arah barat laut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi tertinggi material padatan tersuspensi berada di muara sungai dan daerah yang masih dipengaruhi oleh sungai dan mengecil menuju laut lepas.ABSTRACT: Kaliboyo River is an area that has potential by silting due to the deposition of suspended sediments. The potential of this silting can be known by understanding the value of concentration and the distribution of suspended sediment load. The high suspended sediment load concentration in the ocean is influenced by currents generated by tides. The purpose of this research the effect of ocean currents on the concentration and distribution of suspended sediment load in the Kaliboyo River of Batang Regency, Central Java. The material used includes the main data such as water sample, and current. while the supporting data consists of tides data from BMKG, and river discharge from Central Java PSDA in 2017, bathimetry results from September 15, 2018, and RBI 2017 map This study uses quantitative methods that are explorative in nature, taking the location of sampling using the purposive sampling method, taking ocean currents using the lagrange method. The mathematical model used is 2D Flow Flexible Mesh Model for flow direction and Inverse Distance Weighted for TSS distribution interpolation. Based on the results of the study, it was found that the value of the tide suspended solids to tide at the 0.2d level had a value between 0.027 g / l - 0.114 g / l, 0.6d depth had a value between 0.030 g / l - 0.114 g / l, and 0.8d has a value between 0.038 g / l - 0.118 g / l. The current velocity has a value between 0.0181 m / dt - 0.2011 m / dt with the dominant direction to the northwest. Based on the results of the study it can be concluded that the highest concentration of total suspended solid in the estuary of the river and the area where still influeced by the river and shrinking towards the open sea.
Pendekatan Sel Sedimen untuk Analisa Perubahan Garis Pantai di Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal Setiaji Bismoko; Warsito Atmodjo; Adi Santoso
Journal of Marine Research Vol 1, No 1 (2012): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v1i1.880

Abstract

The purpose of this research is to study sediment cells to analyze the influence of sediment transport along the coast towards shoreline change, and know the area with erosion and accretion occur along the coast of Kaliwungu Subdistrict and Brangsong Subdistrict, Kendal Regency. The method used to determine the cell sediment is a remote sensing image interpretation and field survey by identifying sources of sediment, the sediment movement and sediment movement limits. The area that experiencing erosion and accretion is obtained from Landsat satellite image overlay. Satellite imagery used in this study is Landsat satellite image recording in 1991, 2001 and 2011. Barangsong Subdistrict and Kaliwungu Subdistrict in year 1991 until 2011 experienced eroded by 8,15 ha and 9,33 ha of accretion. The phenomenon of erosion and accretion in the subdistrict Barangsong and subdistrict Kaliwungu influenced by the source of sediment from the Blorong river, Waridin river, and Sapen river that serve as fixed limits in the concept of sediment cells. Coastline changes that occur in the study area is also due to reclamation that juts into the sea like jeti development and KLI (Kayu Lapis Indonesia).
Studi Sebaran Konsentrasi MPT Dan BOT Di Perairan Morosari, Kabupaten Demak Abyantara, Adwitiyadewi N.; Wulandari, Sri Yulina; Atmodjo, Warsito
Journal of Marine Research Vol 13, No 1 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i1.42740

Abstract

Perairan Morosari merupakan perairan dekat pemukiman yang terpengaruhi oleh kegiatan antropogenik, serta memiliki ekosistem mangrove yang rawan terhadap terjadinya erosi. Keadaan ini mempengaruhi kondisi material padatan tersuspensi (MPT) dan bahan organik total (BOT) di perairan tersebut. Konsentrasi MPT dan BOT di perairan dapat mempengaruhi kondisi perairan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran konsentrasi MPT dan BOT di Perairan Morosari. Penelitian lapangan dilakukan pada 14 Oktober 2022, dan analisis sampel di laboratorium. Data utama penelitian yaitu data kualitas perairan, kecepatan arus permukaan, MPT, dan BOT. Data penunjang berupa data pasang-surut. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif-kuantitatif. Penentuan titik penelitian menggunakan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan pada waktu surut menuju pasang. Dari hasil didapatkan nilai MPT berkisar dari 39–165,6 mg/l, dengan nilai tertinggi yaitu pada stasiun 3 dan daerah muara dengan nilai cenderung berkurang ke arah laut lepas. Konsentrasi MPT termasuk tinggi dan melewati batasan yang masih baik untuk perairan. Nilai BOT berkisar dari 9,334– 13,61 mg/l, dengan nilai tertinggi pada stasiun 3 dan daerah aliran sungai dengan nilai cenderung berkurang ke arah laut lepas. Konsentrasi BOT termasuk rendah untuk tingkat kesuburan perairan yang baik. Konsentrasi MPT di Perairan Morosari diguga mengurangi tingkat kecerahan perairan yang kemudian dapat mempengaruhi nilai oksigen terlarut. Konsentrasi BOT di Perairan Morosari diduga berhubungan dengan tingginya suhu perairan dan konsumsi oksigen terlarut untuk penguraian bahan organic.Morosari is a water body near settlements that are affected by anthropogenic activities, and have mangrove ecosystems that are prone to erosion. This situation affects the condition of total suspended solid (TSS) and total organic matter (TOM) in these waters. The concentration of TSS and TOM in the waters can affect the quality of the waters. The purpose of this study was to determine the distribution of TSS and TOM concentrations in Morosari waters. Field research was carried out on October 14, 2022, and analysis of samples were conducted in laboratories. The main research data were data on water quality, surface current velocity, TSS, and TOM. Supporting data was tidal data of Morosari waters. This research used a descriptive-quantitative method. The research point were determined using purposive sampling method. The research was conducted at low tide to high tide. From the results obtained, TSS values ranged from 39–165.6 mg/l, with the highest values being at station 3 and the estuary area with values tending to decrease towards the open sea. The TSS concentration is high and exceeded the limit that is good for aquatic organisms. TOM values ranged from 9.334–13.61 mg/l, with the highest values at station 3 and river with values decreasing towards the open sea. The concentration of TOM is low for a healthy aquatic environtment. The concentration of TSS in Morosari waters is thought to reduce the brightness level of the waters which could affect the dissolved oxygen value. The concentration of TOM in Morosari waters is thought to be related to the high temperature of the water and consumption of dissolved oxygen for the decomposition of organic matter.
Co-Authors Abdillah Ranadipura Abyantara, Adwitiyadewi N. Adi Santoso Afidyah Vicky Antari Ahmad Fikri Delardi Al Ghifari, Hamas Alan Wardheni Alfi Satriadi Ali, Maulana Mukti Anindito Leksono Anindya Wirasatriya Anisa Nabila Anissa Cintya Andika Asri Anugrah Riskel Shabari Arifa, Adzkia Noerma Aris Ismanto Asri Wahyuningsih aufi Dina ‘Amalina Azis Rifai Azizi, Muhammad Iqbal B. Maria Beatrix Situmorang Bagaskoro Cahyo Fauzan Banjarnahor, Betty Baskoro Rochaddi Chrisna Adhi Suryono Daffa Dinan Ihsani El-Fath Dayinta Andayani Denny Nugroho S Denny Nugroho Sugianto Devi Yuni Sari Sihombing Dimas Nopriansyah Dinda Ayu Octaviana Durmont Siahaan Dwi Oktiarini Edi Wibowo Kushartono Edi Wibowo Kushartono Elis Indrayanti Erdian, Oldy Erfiko, Muhammad Fery Erna Dwi Pertiwi Fajri, Muhamad Faqih febiyan nursusty Fortina Qualifa, Fortina Fuji Anida Galuh Permatasari Gentur Handoyo Gentur Handoyo Ginnia Julianti Utomo Hadi R. Pranoto, Hadi R. Hariadi Hariadi Hariyadi Hariyadi Harjono, Rani Dewi Fortuna Heriyoso Setyono Heryoso Setiyono Hudan Baskoro, Hudan Ibrahim, Muh. Lintang Galih Ice Trisnawati Togatorop Indra Budi Prasetyawan Irwani Irwani Jarot Marwoto Jarot Marwoto Jeanny Elonica Newyeara Johanna R N D Purba Kastiyan Yudha Pratama Kunarso Kunarso Latifah Mitrayani Hanum Lilik Maslukah M. Furqon Aziz Ismail Maemonah, Maemonah Maris, Muhamad Ribhi Muh Dandi Firmansyah Muh Yusuf Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Zainuri Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Muslim Nanda Rahmadi Novi Henis Zadia Nugroho Agus D Nurdianti, Amalia Kartika Nuriyati Nuriyati Octavianna, Pramesthi Dwi Ory Kristanto Pangastuti, Prima Riliayunda Parichat Wetchayont Petrus Subardjo Pratama Andika Rondi Pratama, Dhimas Prabu Priatin Hadi Wijaya Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puteri Kesuma Dewi Putranto Kondang Wijaya Putri, Eka Salma Afifah Raden Roro Putri Arisa Raden Roro Putri Arisa Radhina Amalia Rahardjo Djati Ratih Wulan Bani Putri Ratna Damayanti Renny Eko Yuliarinda Rikha Widiaratih Rina Zuraida Rohma Desi Thirtasari Sa’adah, Nailis Sagita Difa Wardhani Samudera Adi Bramastya Satriadi, Alfi Satriadi Senopati Satya Suprapto, Senopati Satya Setiaji Bismoko Shabari, Anugrah Riskel Shastya Addienda Puspitasari Shinta Oktaria Yudowaty Shofian, Tyandi Siddhi Saputro Siddhi Saputro Siti Munawaroh Siti Zulaykha Sri Yulina Wulandari Srisejati, Rahma Aenea Suci, Dwitya Rahma Sugeng Widada Sugeng Widada Taufiq Hidayat Tezar Rafandi Tiara Asmika Sari Tiatama, Sativa Haliza Tribhaskoro, Whisnu Tulus Aldrian Siregar Tyandi Shofian Valensia Enzeline Enzeline, Valensia Enzeline Varrent Rivai Aclicyo Lahopang Vera Chandra Puspitasari Wicaksono, Pulung Puji Widiaratih, Rikha Widodo Setiyo Pranowo Widodo Setiyo Pranowo Wijaya T, M Iskandar Wijayatno, Muhammad Farrel Satyatma