Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Formulasi dan Uji Karakteristik Sabun Cair dengan Menggunakan Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Ambarwati, Nadya; Pramushinta, Intan Ayu Kusuma; Hasanah, Ni'matul; Mauliddina, Siska Dwi
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 7 No. 1 (2025): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v7i1.7463

Abstract

Sabun merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai agen pembersih untuk melawan kuman dan bakteri. Bahan baku sabun dapat terbuat dari bahan kimia maupun alami. Salah satu tanaman herbal seperti buah mahkota dewa dapat dimanfaatkan sebagai tambahan dalam pembuatan sabun karena memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan cemaran mikroba pada sediaan sabun cair ekstrak mahkota dewa dengan rasio konsentrasi yang berbeda (4%, 8%, dan 12%). Metode pada penelitian ini yaitu eksperimental yang meliputi formulasi sediaan, pemeriksaan organoleptis, pH, viskositas, bobot jenis, angka lempeng total (ALT), dan hedonik. Hasil karakteristik sabun cair ekstrak buah mahkota yang diperoleh pada uji organoleptis berbentuk cairan dengan warna kecoklatan dan bau khas, pada uji pH pada sediaan sabun cair ekstrak buah mahkota dewa didapatkan hasil rentang 4 – 10, pada uji viskositas didapatkan hasil rentang 1484 - 3154 cPs, pada uji bobot jenis didapatkan rentang 1,03 - 1,14g/mL, pada uji ALT didapatkan cemaran 0,05. Hasil evaluasi karakteristik pH, viskositas, bobot jenis, dan hedonik menunjukkan tidak terdapat pengaruh perbedaan konsentrasi terhadap parameter tersebut, sedangkan pada parameter tekstur dan warna terdapat pengaruh. Soap is one of the basic human needs in everyday life as a cleaning agent to fight germs and bacteria. Soap raw materials can be made from chemical or natural materials. One of the herbal plants such as mahkota dewa fruit can be used as an additional in making soap because it has antibacterial activity. The purpose of this study was to determine the characteristics and microbial contamination in liquid soap preparations of mahkota dewa extract with different concentration ratios (4%, 8%, and 12%). The method in this study was experimental which included formula preparation, organoleptic, pH, viscosity, specific gravity, total plate count (ALT), and hedonic examination. The results of the characteristics of liquid soap extract of mahkota dewa fruit obtained in the organoleptic test were in the form of a brownish liquid and a distinctive odor, in the pH test on the liquid soap preparation of mahkota fruit extract, the results ranged from 4 to 10, in the viscosity test, the results ranged from 1484 to 3154 cPs, in the specific gravity test, the range was 1.03 - 1.14g/mL, in the ALT test, contamination was 0.05. The results of the evaluation of pH, viscosity, specific gravity, and hedonic characteristics showed that there was no effect of differences in concentration on these parameters, while there was an effect on the texture and color parameters. Submitted: 28-04-2025, Revised: 18-06-2025, Accepted: 25-06-2025, Published regularly: June 2025
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PEMBUATAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK pramushinta, intan ayu kusuma; Ganda Sundawa, Ovan Priasmi
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.149 KB)

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegitan yang dilakukan yang dilakukan di desa Singopadu Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Saat ini masyarakat desa memiliki tradisi dengan membuang sampah plastik di sembarang tempat yang dapat mengakibatkan banjir yang dialami saat ini di desa. Dengan permasalahan yang ada saat ini maka pengabdian kepada masyarakat yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi paving block yangbisa digunakan untuk pemanfaatan fasilitas umum desa Singopadu Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo.
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP KADAR FLAVONOID EKSTRAK TANAMAN KANGKUNG AIR (IPOMOEA AQUATICA FORSK.) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV- VIS Alia, Vika; Pramushinta, Intan Ayu Kusuma; Hardani , Prisma Trida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32121

Abstract

Mengonsumsi sayuran hijau merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Kangkung adalah salah satu sayuran hijau yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Kangkung air diketahui mengandung senyawa polifenol, saponin dan flavonoid. Salah satu senyawa kimia bermanfaat dalam kangkung air adalah flavonoid, yang memiliki berbagai aktivitas seperti antimikroba, antibakteri, antifungi, antioksidan, serta berpotensi memberikan efek sedatif dalam dosis tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode ekstraksi terhadap kadar flavonoid pada ekstrak tanaman kangkung air yang diekstraksi menggunakan dua metode berbeda, yaitu metode maserasi dan perkolasi, dengan pelarut etanol 70%. Berdasarkan hasil identifikasi flavonoid menggunakan uji reaksi warna metode wilstater dan NaOH 10% sampel ekstrak hasil maserasi dan perkolasi positif mengandung flavonoid. Sampel kemudian dilakukan penetapan kadar flavonoid menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 425 nm dengan operating time selama 30 menit menggunakan seri konsentrasi sebesar 50, 65, 70, 75, 80, dan 100 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ekstraksi perkolasi menghasilkan kadar flavonoid sebesar 10,26 %b/b ± 0,447, lebih tinggi dibandingkan dengan metode maserasi yang menghasilkan kadar flavonoid sebesar 8,902 %b/b ± 0,602. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai Sig. sebesar 0,035 < 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95% yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kadar flavonoid hasil metode ekstraksi maserasi dan perkolasi.