Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Metode Objective Matrix (OMAX) dan Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) untuk Meningkatkan Produktivitas (Studi Kasus Departemen Produksi PT. XYZ) Suliswanto Suliswanto; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.04 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi pada PT. XYZ tentang rendahnya produktivitas sehingga perlu untuk dilakukan pengukuran produktivitas. Untuk dapat menganalisis penyebab rendahnya produktivitas tersebut, maka Peneliti melakukan pengukuran produktivitas dengan menggunakan metode OMAX evaluasi tingkat produktivitas yang diperoleh dari perhitungan OMAX nilai overall productivity dapat diketahui bahwa produktivitas terbaik terjadi pada bulan Oktober 2019 yaitu sebesar 1000. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi pada bulan Juni 2019 dan Nopember 2019 masing-masing yaitu sebesar 165. Dari hasil pengukuran tersebut telah diketahui bahwa faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas terlihat pada tenaga kerja. Oleh sebab itu peneliti menganalisa secara lebih spesifikasi melalui pengukuran kinerja dengan menggunakan Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) untuk menganalisis Human error apa saja yang menyebabkan produktivitas rendah. Melalui metode Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) adalah Kebijakan dari masing masing group tidak sama dengan nilai 0.7, Operator tidak aware dengan nilai 0.6, Operator kurang aktif dengan nilai 0.6, Kurang perhatian dengan nilai 0.5, Kurang kepedulian 0.5, Kurang perhatian dengan nilai 0.5, Kurang pengawasan dengan nilai 0.4, dan Tidak professional dengan nilai skala probabilitas 0.4, maka dari itu diketahui bahwa aktivitas yang menunjukkan bahwa penyebab produktivitas rendah meliputi kegiatan Kebijakan dari masing masing group tidak sama, operatotor tidak aware, operator kurang aktif, kurang perhatian, kurang kepedulian, kurang pengawasan dan tidak professional.
ESTIMASI BIAYA EKSTERNAL MASYARAKAT AKIBAT POLUSI DIKAWASAN PABRIK DENGAN CONTINGENT VALUE METHOD (CVM) SERTA PERBAIKAN PROSES DENGAN IMPLEMENTASI ISO 14001 Muhammad Utsman Burair; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.203 KB)

Abstract

Penerapan standarisasi internasional selalu diperbaharui dalam pelaksanaan proses produksi pada semua bidang atau lini. Utamanya kepada standar internasional yang berpengaruh besar terhadap perusahaan dalam berkompetisi secara global atau regional. Pabrik Gula Krebet Baru melakukan penerapan ISO 14001:2015, untuk memperbaiki juga kualitas lingkungan yang berdampak langsung kepada masyarakat Desa Krebet Kecamatan Bululawang. Penurunan kualitas ini, mendorong untuk mengidentifikasi menggunakan parameter Willingness To Accept (WTA) yang merupakan salah satu pengukuran dari Contingent Value Method  (CVM). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui indikator-indikator yang berpengaruh dalam biaya kompensasi terhadap masyakrat, untuk mengatahui pengaplikasian dari WTA terhadap masyarakat serta untuk mengetahui perbandingan nilai WTA sebelum dan setelah penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penurunan signifikan dari jumlah kepala keluarga terdampak penurunan kualitas dari 2,081 kepala keluarga menjadi hanya 1,211 kepala keluarga. Dengan nilai rata-rata WTA sebelumnya di angka Rp. 596.429/KK/Bulan menjadi Rp. 244.785/KK/Bulan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 terhadap besaran nilai WTA masyarakat terima per bulan akibat dari perbaikan kualitas lingkungan yang dirasakan langsung juga oleh masyarakat. Serta adanya beberapa faktor yang menjadi berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai WTA.
Penerapan Quality Control Circle dalam Memperbaiki Kualitas pada Proses Pengelasan Box Karoseri di PT. X Rusman Rusman; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.069 KB)

Abstract

Persaingan bisnis semakin tinggi, salah satu cara agar bisa memenangkan persaingan tersebut adalah dengan memberikan perhatian penuh terhadap kualitas produk yang dihasilkan perusahaan. Kualitas yang baik dapat dihasilkan dari proses yang juga baik dan sesuai standar kualitas yang telah ditentukan berdasarkan kebutuhan pasar. Meskipun proses pengelasan sudah dilaksanakan dengan baik, pada kenyataanya sering ditemukan ketidaksesuaian kualitas antara produk yang dihasilkan dengan yang diharapkan oleh perusahaan. Peningkatan kualitas bukan hanya pada kualitas produk akhir saja tetapi harus dari setiap proses, karena kualitas yang baik juga melewati proses inspeksi yang ketat. Hal ini dapat dicapai bila proses produksi sepenuhnya terkendali dan diadakan usaha-usaha untuk mencegah terjadinya cacat atau kegagalan. Salah satu cara yang dapat digunakan dalam memperbaiki cacat pada proses produksi adalah dengan Metode Quality Control Circle, yang mengarahkan proses produksi untuk mencapai Zero Defect. PT.X merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang karoseri dump truck atau kendaraan niaga. Proses pembuatan produk sendiri dimulai dari pengolahan plat baja yang dirakit menjadi sebuah unit box karoseri. Produk-produk tersebut diproduksi secara assembly yang dikerjakan oleh operator yang sudah ahli dibidangnya. Pada saat ini PT.X mengalami persaingan dari perusahaan nasional, untuk dapat bersaing PT.X berusaha untuk dapat meningkatkan kualitas, karena mereka menyadari seleksi konsumen sangat ketat dan biaya kualitas perusahaan tinggi. Setelah dilakukan analisa data dapat diidentifikasi hal-hal yang menyebabkan cacat dalam tiap proses produksi. Perbaikan dilakukan dengan penerapan Quality Control Circle, yaitu dengan memperbarui peralatan kerja utama peralatan K3 dan alat bantu lainya sebagai penunjang pekerjaan. Dengan penambahan alat-alat ini, diharapkan cacat produk dapat berkurang dan cacat dapat diketahui sedini mungkin sebelum proses lebih lanjut.
Analisa Pengaruh Motivasi kerja Lingkungan Kerja, Reward Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Gaya Kepemimpinan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Di PT. XYZ) saul weipsa; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.375 KB)

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 ini suatu perusahaan mendorong untuk meningkatkan kinerja karyawannya, supaya perusahaan dapat mencapai target yang ditetapkan atau mencapai tujuan perusahaan, dalam hal ini untuk meningkatkan kinerja karyawan, supaya bisa mencapai tujuan perusahaan maupun minimal bisa bertahan di saat industri 4.0 ini tetap bertahan, dan bersaing. maka pemimpin perusahaan harus memberikan motivasi yang baik kepada karyawan, menyiapkan fasilitas maupun lingkungan kerja dan juga karyawan yang berkinerja baik akan memberikan reward yang setimbal supaya karyawan lebih semangat untuk bekerja yang lebih baik. Dalam hal ini sumberdaya manusia (SDM) merupakan hal paling penting bag perusahaan guna untuk mencapai perusahaan yaitu dengan adannya meningkat kinerja karyawan, dan gaya kepmimpinan yang baik akan menghasilkan kinerja karyawan yang baik. Survei ini merupakan survei kuesioner terhadap 78 responden yang terdiri dari karyawan yang bekerja di PT. Metode XYZ  yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi yang menggunakan software Windows 3.0 SMAR-TPLS untuk menghitung dengan tingkat signifikan. Hasil  penelitian ini adalah bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap gaya kepemimpinan. Dalam hal ini, untuk lebih menyempurnakan pernyataan tersebut, ditunjukkan bahwa t-statistik sebesar 3,280 atau 1,96 memiliki pengaruh yang signifikan dan p-value 0,0001 0,05. Setelah itu Ho ditolak dan Ha diterima, positif signifikan, dan diditerima. 
Integrasi New Seven Tools dan TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving) untuk Pengendalian Kualitas Produk Kran (Studi Kasus: PT. Ever Age Valves Metals – Wringinanom, Gresik) Rony Prabowo; Sony Wijaya
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 10 No. 1 (2020): VOLUME 10 NO 1 MARET 2020
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.642 KB) | DOI: 10.25105/jti.v10i1.8386

Abstract

Intisari— PT. Ever Age Valves Metals Gresik merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa manufaktur yang memproduksi katup kran salah satunya jenis kran GV (gate valve) yang terbuat dari bahan baku kuningan, tembaga dan pasir keren. Pada proses produksinya dimana jenis kran GV (gate valve), perusahaan mendapati banyaknya jumlah kran yang cacat sehingga perlu dilakukan proses ulang. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir kecacatan serta memberikan solusi ideal dalam hal kualitas produk. Berdasarkan analisa proses produksi, kecacatan pada produk kran terdapat tujuh jenis kecacatan yaitu afkir kropos, afkir tidak jalan, afkir kempot, afkir lain-lain, afkir miring, afkir bocor dan afkir kasar. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan New Seven Tools (diagram afinitas, diagram hubungan, diagram matriks, matriks data analisis, diagram pohon, diagram panah dan PDPC) dan metode TRIZ (theory of inventive problem solving) sebagai alternatif solusi perbaikan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh jenis kecacatan tertinggi yaitu cacat kropos, penyebab dari kecacatan tersebut adalah tidak hati-hati saat melakukan pemisahan cor, perawatan mesin yang dilakukan belum sesuai berkala, penyimpanan material tidak sesuai SOP, belum adanya SOP dalam pengoprasian mesin dan kondisi ruang produksi kurang baik. Solusi ideal yang usulkan adalah dengan membuat standar operasional prosedur, melakukan perbaikan atau perawatan mesin yang terjadwal, melakukan pemeriksaan dan pemilahan material, membuat pelatihan dan peraturan kerja pada operator dan menambahkan fasilitas seperti blower/filter udara dan penambahan cahaya.Abstract— PT. Ever Age Valves Metals Gresik is one of the companies engaged in manufacturing services that produce valve valves, one of which is a type of GV faucet (gate valve) made of raw brass, copper and cool sand. In the production process where there is a type of GV faucet (gate valve), the company finds a large number of defective faucets so it needs to be reprocessed. This study aims to minimize disability and provide ideal solutions in terms of product quality. Based on the analysis of the production process, defects in faucet products have seven types of disabilities, namely rejections, rejects do not work, weak rejects, other rejections, reject rejects, leaked rejections and rough rejections. In this study using the New Seven Tools approach (affinity diagrams, relationship diagrams, matrix diagrams, analysis data matrices, tree diagrams, arrow diagrams and PDPC) and the TRIZ method (theory of inventive problem solving) as an alternative remedial solution. Based on the results of data processing, the highest type of disability was obtained from defects, the cause of the disability was not careful when doing cast separation, machine maintenance was not carried out periodically, material storage was not in accordance with SOP, the absence of SOPs in machine operation and production room conditions not good. The ideal solution that is proposed is to make standard operating procedures, carry out repairs or maintenance of scheduled machines, carry out inspection and sorting of materials, make training and work rules for operators and add facilities such as air blowers / filters and adding light.
Implementasi Lean Six Sigma untuk Meminimasi Waste Proses Produksi Obat Nyamuk Bakar Muhammad Abdul Hafizh; Rony Prabowo
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 9 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v9i1.4583

Abstract

Problematika yang menjadi dasar penelitian ini dilakukan adalah munculnya indikasi waste yang disebabkan dari bottleneck pada aliran proses produksi, sehingga menghambat produk menuju proses selanjutnya. Level bottlenck yang terjadi yaitu 40% yang melebihi dari ketentuan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menidentifikasi waste yang terjadi pada alur proses produksi dan diharapkan dapat mengetahui performansi produksi perusahaan berdasarkan level sigma, serta memberikan solusi alternatif untuk meminimasi atau mengeliminir waste yang mampu meningkatkan kualitas proses produksi. Metodologi yang digunakan untuk memecahkan permasalahan adalah Lean Six Sigma. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa waste dengan tingkat tinggi yaitu waste of defect dengan skor 4,25 dan waste of motion dengan skor 4. Efisensi proses produksi pada perusahaan sebesar 58,49% pada kondisi eksisting. Nilai sigma pada kondisi eksisting dari kategori cacat kritis dengan nilai 3,8, untuk cacat mayor diperoleh nilai sigma 4,1 dan minor dengan nilai sigma 4,5. Solusi perbaikan untuk mereduksi waste dan probabilitas terjadinya defect pada alur proses produksi yaitu dengan melakukan set up mesin secara optimal dan memberikan form check list untuk setiap tahapan set up yang telah dikerjakan dan memberikan training kepada para pekerja serta melakukan assesment kinerja karyawan.
Integrasi Six Sigma dan FMEA (Failure Mode And Effect Analysis) untuk Peningkatan Kualitas Produk Koran (Studi Kasus: PT. ABC Manufacturing – Sidoarjo, Jawa Timur – Indonesia) Muchammad Alfan Lutfianto; Rony Prabowo
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 15, No 1 (2022): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v15i1.3599

Abstract

PT. ABC is a subsidiary of the JawaPos Group, founded in 1996, and is one of the companies in East Java engaged in printing and packaging. The products produced include magazines, books and newspapers. Of all the products that the company has created, one of the biggest defects is found in newspaper products, which is 4% of the average newspaper product production of 806.59 copies and produces a moderate defect of 22,743 copies in 2019. In this research, the method applied is the Six Sigma method and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), by implementing and carrying out the stages in the Six Sigma method, namely DMAIC (Define, Measure, Analyze, and Control). From this research, the results obtained are that the company has several newspaper product defects of 181,943 copies consisting of several types of product defects, including damp paper, blurred colours, shaded printing, asymmetrical printing, and running printing. The company is currently at the 4.04 sigma level, so corrective actions need to be taken to achieve six sigma levels. By applying the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method, it can be seen that the biggest and most frequent product defect is a blurred colour defect. So that the recommended alternative solution for repairs is to check the ink and replace the ink with standard ink or have a lower density, perform regular and systematic machine checks, and provide further guidance on newspaper printing production standards to all operators involved work.
PENENTUAN PRODUKSI OPTIMAL UNTUK PEMBUATAN PANCI ALUMUNIUM TRADIONAL DENGAN PENDEKATAN SISTEM ANTRIAN (Studi Kasus: Home Industry Ngingas- Waru Sidoarjo) Moch Kalam Mollah; Rony Prabowo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ngingas di wilayah Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo Waru merupakan pusat industri rumah tangga yang bergerak di bidang logam dan banyak menghasilkan produk-produk untuk keperluan rumah tangga. Dalam produksi ini masih belum dilakukan perhitungan waktu produksi optimal sehingga belum dapat ditentukan produksi yang produktif, efektif dan efisien. Penelitian ini melakukan perhitungan analisa untuk menentukan waktu optimal pada pembuatan panci alumunium tipe besar (volume 22 liter) dengan pendekatan simulasi antrian untuk mengetahui waktu standar, waktu normal, waktu siklus, waktu tunggu antrian, dan sebagainya. Dari hasil ini maka produsen dapat menentukan pengambilan keputusan terkait dengan banyak hal seperti penentuan harga jual, target produksi per pekerja, serta waktu kelonggaran yang diperlukan oleh pekerja. Pendekatan simulasi antrian juga dapat berpengaruh pada pertimbangan beberapa kebijakan seperti penentuan stasiun kerja, penjadwalan, serta fleksibilitas produksi laiinya. Dengan demkian maka terlihat dari beberapa simulasi antrian maka dapat ditentukan waktu ideal produksi dan target kerja yang dapat disepakati oleh usaha dan pekerja.
Analisis Postur Kerja Dengan Metode OWAS Dan REBA Untuk Perbaikan Aspek Ergonomi Irwanto Hadi Husada; Suparjo Suparjo; Rony Prabowo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Biometrik Citra Solusi adalah perusahaan yang menyediakan produk produk absensi seperti mesin absensi dan layanan absensi. Permasalahan awal terjadi karena tingginnya permintaan barang dimana membuat jam kerja staff logistic yang ekstra menjadi banyaknya keluhan pegal dan nyeri ketika melakukan pekerjaan berulang-ulang. Tujuan penelitian ini untuk mengukur postur tubuh yang sering terjadi cedera musculoskeletal disorders melalui perhitungan dengan metode Ovako Working Analysis System (OWAS) dan Rapid Entire Body Assesment (REBA) dan melakukan usulan perbaikan postur tubuh pada pekerja. Di mana dari analisis postur tubuh didapatkan aktivitas packaging tidak mendapatkan perbaikan postur tubuh karena mendapat skor 7 berada pada level sedang pada perhitungan REBA dan masuk kategori 2 pada perhitungan OWAS sedangkan untuk mengangkat barang mendapatkan skor 9 berada pada level tinggi diperhitungan REBA, mendorong barang dan menata produk masuk ke level sangat tinggi pada perhitungan REBA dengan skor 11 dan masuk kategori 3 serta 4 pada perhitungan OWAS. Pada aktivitas mengangkat barang, mendorong barang dan menata produk akan mendapatkan perbaikan postur tubuh dimana akan dibantu dengan adanya fasilitas trolly, setelah adanya perbaikan semua aktivitas berada pada level risiko rendah dan sedang pada perhitungan REBA dan kategori 1 serta 2 pada perhitungan OWAS atau tidak perlu dilakukan perbaikan lagi. Saran yang diberikan kepada perusahaan segera mengadakan fasilitas trolly yang dimana spesifikasi sudah diperhitungkan agar mempermudah aktivitas pekerjaan dan mengurangi cidera atau keluhan yang dirasakan oleh para pekerja
Line Balance Application to Achieve Optimum Work Efficiency at Work Station in PT. Pulsara Cempaka – Cigarette Factory at Tulungagung District, East Java Rony Prabowo
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 12 No. 3 (2022): VOLUME 12 NO 3 NOVEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v12i3.15659

Abstract

Intisari— Keseimbanngan lintasan sebagai aspek utama yang harus diberikan perhatian pada saat melakukan proses produksi dan jika keseimbangan pada stasiun kerja mengalami gangguan maka akan terjadi permasalahan seperti delay, bottle neck, proses produksi tidak efisien dan efektif yang dapat berakibat terjadinya penurunan produktivitas. Pabrik rokok Pulsara Cempaka mengalami permasalahan terkait keseimbangan lintasan karena pekerja masih banyak menganggur karena berbagai hal terutama menunggu pekerjaan selanjutnya. Pada penelitian ini digunakan beberapa metode antara lain region approach, Ranked Positional Weight (RPW), presedence diagram, bobot posisi, penentuan waktu siklus, penentuan jumlah stasiun kerja, balance delay dan efisiensi lintasan. Dengan berbagai pendekatan metode tersebut diharapkan waktu produksi dan efisiensi lintasan optimal maupun stasiun kerja optimal. Jumlah outut produksi rata-rata sebagai parameter untuk menetapan waktu siklus ideal. Hasil dari penelitian ini bahwa perusahaan dapat memperoleh efisiensi lintasan sebesar 69% dan balance delay dapat dikurangi sebesar 42% dari 74% menjadi 32% dengan target produksi harian sesuai target. Abstract— The line balance is the main aspect that must be paid attention to when carrying out the production process. If the balance at the workstation is disturbed, there will be problems such as delays, bottlenecks, and inefficient and effective production processes, which can result in a decrease in productivity. Pulsara Cempaka cigarette factory is experiencing issues related to line balancing because many workers are still unemployed for various reasons, especially waiting for the next job. This study used several methods, including the region approach, Ranked Positional Weight (RPW), precedence diagram, position weights, determining cycle time, deciding the number of workstations, balance delay, and track efficiency. With these various approaches, it is expected that the production time and efficiency of the optimal path and workstation are optimal—the amount of average production output as a parameter to determine the ideal cycle time. The results of this study show that the company can obtain a tracking efficiency of 69%, and the balance delay can be reduced by 42% from 74% to 32% with a daily production target according to the target
Co-Authors Achmad Agung Achmad Bilal Hamdani Ahmad Puji Suryanto Ali Sulthon Andreas Dhiyong Pratama Andri Erawati Andy Rachman Angga Novian Virana Putra Anindya Rachma Dwicahyani Anindya Rachma Dwicahyani Ar Rafli, Ferdiansyah Ardan Maulana Ishaq Arfian, Auly Fajar Arief, Saiful Arif Nurfadli Ariyanti, Ulfa Dwi Auly Fajar Arfian Basalamah, Muhammad Ridwan Brian Fitri Wahyudi Cahyaningsih, Sekar Dwi Mei Riya Ristanti Erawati, Andri Erdhianto, Yoniv Erryx Setiawan Esty Poedjioetami Evi Yuliawati Evi Yuliawati Evi Yuliawati Farahlia Rachmi Farid Ardyansyah Faza Wahmuda Gatot Basuki Hari Mukti Gatot Basuki HM Hastawati Chrisna Suroso Hendro Nugroho Hery Murnawan, Hery Hidayah, Manarul Hikam, Syandi Bhaskara Irwanto Hadi Husada Irwanto Irwanto Jajang Dimas Yogantara Kadek Yaniza Ayu Tantri Devi Kayla Arfat Nursayyidah Lukmandono Lukmandono Lukmandono Lutfia Bamatraf Marnoto Marnoto Maulana Idris Zoelangga Moch Kalam Mollah Moch Kalam Mollah Moch. Kalam Mollah Moch. Kalam Mollah Muchammad Alfan Lutfianto Muchammad Alfan Lutfianto Muhammad Abdul Hafizh Muhammad Singgih Nugraha Muhammad Utsman Burair Ni Luh Putu Hariastuti Nugraha, Muhammad Singgih Nurfadli, Arif Pranakusuma Sudhana Rangga Kurniawan Budianti Rio Adi Trisna Rizal Aditia Rizky Stighfarrinata Rusman Rusman saul weipsa Setiawan, Erryx Sony Wijaya Sudhana, Pranakusuma Suhartini - Suhartini Suhartini Suliswanto Suliswanto Sulthony, Fahd Suparjo Suparjo Suparjo Suparjo Suparjo Suparjo Suparto Suparto Suparto Suparto Suparto Suparto Surjo Hadi Suryanto, Ahmad Puji Syahrul Ardiansyah Syahrul Ardiansyah Syamsuri Syamsuri Syandi Bhaskara Hikam Ulfa Dwi Ariyanti Vangesti, Wanvia Vito Andrianto Pratama Sugiarto Wanvia Vangesti Wawan Subiantoro Yoang Enggaling Sarosa Yogantara, Jajang Dimas Yoniv Erdhianto Yoniv Erdhianto Zahrudin Bahtiar Zaky Ubaid