Claim Missing Document
Check
Articles

USULAN PENINGKATAN EFEKTIVITAS MESIN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) PADA MESIN MOULDING PT. TFM Angga Novian Virana Putra; Rony Prabowo; Moch Kalam Mollah
Industrial Engineering Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v11i2.764

Abstract

Model Pengelolaan Lingkungan Berbasis IP (Indeks Pencemaran) Berspektif CCME (Canadian Council of Ministers of The Environment) dan VED (Vital, Essential and Desirable) Dengan AHP Sebagai Perating (Studi Kasus : Kabupaten Gresik – Jawa Timur) Irwanto Irwanto; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quality of the environment in Gresik Regency has decreased along with the areas affected by pollution have increased. In 2021-2022 the areas affected by light industry pollution will increase by 18%, medium industry by 14%, and heavy industry by 15%. To find out how far the level of pollution is, a pollution index calculation for 7 rivers is carried out using the IP, CCME, VED and AHP methods as ratings. IP calculation results with water quality status lightly polluted 3 rivers (Mireng River 1.98, Lamong River 3.43 and Sukomulyo River 4.24), while 3 rivers (Afvour Wringinanom 7.02, Surabaya River 7.01 and Tengah River 8 .03) and the weight of 1 river (Solo River 10.57). CCME calculation results with poor water quality status 1 river (Tengah River 38.34) and 6 rivers with poor quality status (Afvour Wringinanom 44.66, Mireng River 58.5, Surabaya River 44.72, Solo River 49.34, Lamong River 52.91 and Sukomulyo River 48.12). The VED classification consists of 2 Vital Rivers (Solo River and Tengah River), Essential 3 Rivers (Afvour Wringinanom, Surabaya River, Lamong River) and Desirable 2 Rivers (Mireng River and Sukomulyo River). While the criteria and alternatives through the AHP rating there are 3 aspects namely technical and economic, health and environment, legal and institutional with 3 alternatives namely guidance, supervision and law enforcement, river conservation and the role of the community and business actors.
Penyuluhan Budaya Tata Krama dan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) untuk Memperkuat Karakter Siswa SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Suparto Suparto; Rony Prabowo; Suhartini Suhartini; Evi Yuliawati; Ni Luh Putu Hariastuti; Ulfa Dwi Ariyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi (Adipati) Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu sistem yang teratur dan mengemban misi yang cukup luas yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial sampai kepada masalah kepercayaan atau keimanan. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan formal mempunyai suatu muatan beban yang cukup berat dalam melaksanakan misi pendidikan tersebut. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Desa Kalialo SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud program penyuluhan. Penurunan nilai moral pada generasi bangsa yang disebabkan oleh modernisasi, harus segera ditangani melalui pendidikan di sekolah untuk menumbuhkan budi pekerti dan nilai karakter bangsa Indonesia. Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran pentingnya tata krama dan budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam kehidupan sehari-hari bagi murid SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Program penyuluhan ini dilakukan dengan menggunakan metode persuasif. Tahapan metode pelaksanaan program ini meliputi observasi, penentuan sasaran, program pelaksanaan, dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan kepada siswa-siswi SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo menggunakan media power point dan menggunakan games puzzle sebagai bentuk implementasi budaya tata krama dan budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) yang telah dipelajari.
Integrasi Analytic Network Processing dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution sebagai Perancangan Strategi dalam Meningkatkan Daya Saing pada Perguruan Tinggi XYZ Achmad Bilal Hamdani; Rony Prabowo
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i9.1592

Abstract

Seizing consumer preferences is crucial for organisations amidst increasingly intense competition. Success in this competition depends on the product's ability to fulfil customer needs and wants. All universities in Indonesia are faced with similar challenges, namely how to formulate and plan for their future in the face of ever-evolving societal changes. To respond to this challenge, it is necessary to develop a strategy that increases the competitiveness of universities. From the literature review, the criteria for increasing the competitiveness of the XYZ Institute are obtained, namely, product, price, place, promotion, people, process, physical evidence. Each criterion, through the brainstorming, is broken down into sub-criteria. The process to determine the right strategy design can be done in many methods, and among them are the ANP (Analytical Network Process) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) methods. The results of weighting the criteria using the ANP method using the Super Decisions software are then ranked using the TOPSIS method. The result is that the three best strategies are to improve the Product, namely, Alumni Quality (score 0.713397108), followed by improving Promotion, namely, the Institute accreditation score (score 0.709584147) and the People aspect, namely, student input selection (score 0.704887758).
Analisa Penerapan Lean Manufacturing pada Sistem Produksi Girders Boxing Fabrication Process untuk Mengeliminasi Waste (Studi Kasus : Departemen Produksi Crances PT.XYZ) Hidayah, Manarul; Murnawan, Hery; Prabowo, Rony
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.5303

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur barang – barang terkait derek di Indonesia. Perusahaan yang bermarkas di Jerman ini memproduksi berbagai macam cranes, salah satu yang paling populer adalah derek industri. Perusahaan menyediakan derek berdasarkan permintaan (MTO) atau berdasarkan pesanan atau pesanan untuk semua jenis cranes. Permasalahan yang dihadapi pihak perusahaan adalah banyaknya aktivitas yang terbuang pada proses pembuatan cranes dari girder pada proses boxing, hal ini mengakibatkan perusahaan tidak mencapai standar produktivitas yang diharapkan oleh perusahaan.Untuk mempelajari frekuensi aktivitas pemborosan pada proses pembuatan boxing girder digunakan lean approach pada manufaktur, pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi pemborosan sekaligus memberikan sarana perbaikan berkelanjutan yang akan berujung pada efisiensi dalam proses. Dalam proses penelitian ini digunakan pendekatan Lean Manufacturing untuk menganalisis keberadaan waste dengan menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM), ditentukan jenis waste yang dominan pada proses pembuatan boxing girder dengan menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM), dan nilai proses dinilai menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Penyebab dan akibat dari proses tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode lima alasan dengan diagram sebab akibat sebagai usulan perbaikan pada proses pembuatan box girder.Temuan penelitian menunjukkan bahwa tiga kategori pemborosan terbesar adalah pemborosan pesanan berlebih (22,2%), pemborosan inventaris (17%), dan pemborosan pergerakan yang tidak perlu (15,2%). Saran perbaikan diberikan untuk mengetahui penyebab utama permasalahan dengan penjelasan lebih detail menggunakan kombinasi metode diagram sebab akibat dan analisis lima alasan. Setelah usulan perbaikan diterapkan, proses pembuatan boxing girder mengurangi waktu sebanyak 12,4 jam. Kata Kunci : Boxing, Cranes, Girders, Lean, Waste
INTEGRASI DESIGN FOR SIX SIGMA (DFSS) DAN TRIZ PADA BISNIS JASA RENTAL SOUND SYSTEM UNTUK PENINGKATAN KEPUTUSAN PELANGGAN (Studi Kasus: UD. Cakra Music) Prabowo, Rony; Setiawan, Erryx
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v2i1.1-10

Abstract

Banyak faktor yang harus diperhatikan dalam menjaga dan mewujudkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis jasa rental sound system, seperti etika dalam menawarkan, etika dalam melayani, menjaga kondisi fisik barang, menjaga performa barang, serta sumber daya manusia yang baik, yang mau menerima masukan dari konsumen pada saat acara, berbagai hal tersebut harus disusun dengan membuat standar operasional prosedur (SOP) dan harus dibuat sistem yang dapat meningkatkan pelayanan. Dengan adanya gap pada pelayan kualitas ini metode yang digunakan untuk menghilangkan gap tersebut adalah pendekatan Kaizen dengan memperhatikan konsep 5 S dan perbaikan manajerial serta DFSS yang berfokus pada DMADV yaitu (Define, Measure, Analyze dan Verify). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat 2 reject service yang paling dominan yang harus di perbaiki oleh UD. Cakra Music, yaitu harga sewa sound system dan cara kerja karyawan dan solusi yang harus dilakukan oleh perusahan UD. Cakra Music untuk mengatasi reject service yang paling dominan adalah dengan cara membuat harga paten dalam melakukan penjualan agar mudah mengatur keluar masuk biaya dan memberikan pelatihan pada karyawan tentang cara bersikap yang baik pada konsumen. Perusahaan perlu memperhatikan performa dari karyawan dan memberikan fasilitas kerja yang baik, seperti gaji yang pantas, memberikan baju seragam yang baik, memeberikan konsumsi yang baik, dan memeberikan tunjangan kerja yang baik.
Penyuluhan Budaya Tata Krama dan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) untuk Memperkuat Karakter Siswa SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo Suparto, Suparto; Prabowo, Rony; Suhartini, Suhartini; Yuliawati, Evi; Hariastuti, Ni Luh Putu; Ariyanti, Ulfa Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 1, No. 2: August 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2022.v1i2.3178

Abstract

Pendidikan merupakan suatu sistem yang teratur dan mengemban misi yang cukup luas yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial sampai kepada masalah kepercayaan atau keimanan. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan formal mempunyai suatu muatan beban yang cukup berat dalam melaksanakan misi pendidikan tersebut. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Desa Kalialo SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud program penyuluhan. Penurunan nilai moral pada generasi bangsa yang disebabkan oleh modernisasi, harus segera ditangani melalui pendidikan di sekolah untuk menumbuhkan budi pekerti dan nilai karakter bangsa Indonesia. Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran pentingnya tata krama dan budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam kehidupan sehari-hari bagi murid SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Program penyuluhan ini dilakukan dengan menggunakan metode persuasif. Tahapan metode pelaksanaan program ini meliputi observasi, penentuan sasaran, program pelaksanaan, dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan kepada siswa-siswi SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo menggunakan media power point dan menggunakan games puzzle sebagai bentuk implementasi budaya tata krama dan budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) yang telah dipelajari.
Model Pengelolaan Limbah B3 Berbasis EPI (Environmental Performance Indicator) dengan Perspektif LCA (Life Cycle Assesment) dan PROPER (Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Kabupaten Gresik- Jawa Timur) Arief, Saiful; Prabowo, Rony
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.4807

Abstract

Industrial development in Gresik Regency is increasing along with industrial B3 waste generation. This study aims to obtain a model for measuring the criticality value, management, and depreciation of the impact of B3 Waste and ranking the company's environmental performance. This research is descriptive qualitative with EPI, LCA and PROPER methods. To determine the level of criticality of B3 waste, initial identification is carried out with criteria, namely the extent of impact, seriousness of impact, probability of impact, exposure time, laws and regulations, control methods and community image of the company, after that in the technical evaluation of B3 waste treatment by conducting FGD, the average weight score is still below 5 so that it can be assumed that the category of impact on the environment and society is further carried out design and determination of measurement indicators with EPI and EPI Validation with quantitative KEPI, with questionnaires 3 company management who have more than 5 years of experience in the field of Health, Safety, Environment then processed with LCA with the results of data processing in the SimaPro 7.0 program with the Eco-Indicator 99 method which measures 11 impact categories obtained the volume of liquid waste increased twice. The results of EPI weighting are included in LCA with 3 impacts, namely carcinogens, respiratory inorganic and climate change obtained the results of environmental performance assessments that do not meet the proposed improvements to red EPI after that B3, EPI, LCA waste management strategies and PROPER assessments are carried out with SWOT PROPER rack matrix analysts. Keywords: b3, waste, epi, lca , proper
Pengukuran Kinerja Institusi dengan Pendekatan BSC (Balanced Scorecard) dan DEA (Data Envelope Analysis) Dalam Peningkatan Efisiensi Organisasi (Studi Kasus: Satuan Polisi Pamong Praja - Kabupaten Kampar, Provinsi Riau) Bamatraf, Lutfia; Prabowo, Rony
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 - 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v7i02.23000

Abstract

This research uses the Balanced Scorecard (BSC) and Data Envelopment Analysis (DEA) approaches to measure and improve the efficiency of Satpol PP performance. BSC provides a holistic perspective in measuring performance from various aspects such as finance, customers, internal business processes, and learning and growth. This type of research is descriptive research with a quantitative approach. Data was collected through observation, interviews and documentation from the Kampar Regency Satpol PP. The data collected was analyzed using BSC to identify Key Performance Indicators (KPI) in each perspective, then analyzed further using DEA to determine the relative efficiency of each work unit. Data processing was carried out with DEA-Solver software. The research results show that from a financial perspective, the efficiency of the Kampar Regency Satpol PP is 85%, with details that there are several areas that need to be improved to achieve maximum efficiency. The customer perspective shows a satisfaction level of 75%, which shows the need to improve service quality. The internal business process perspective indicates that 70% of operational processes run efficiently, while the learning and growth perspective shows a level of competency increase of 80%. The research results show that the Kampar Regency Satpol PP needs to make improvements in several areas to achieve optimal performance and efficiency. The recommended performance improvement strategy includes increasing human resource capacity through training, optimizing internal business processes, and improving the quality of services to the community. Keywords: performance, BSC, DEA, efficiency, Satpol
Application of Design Innovation and Digital Technology in the Upcycling-based Clam Shell Craft Industry Faza Wahmuda; Andy Rachman; Rony Prabowo
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i4.5462

Abstract

Mekar Sari, a craft industry based on shell waste in Situbondo, East Java, encounters challenges related to limited production technology and monotonous product designs. These factors impede productivity and competitiveness in both local and international markets. This community service program aims to address these challenges through three primary activities: (1) assisting in the utilisation of a tuner engraving drill, a bench sander, and a CNC laser engraving machine to enhance production efficiency and quality; (2) facilitating the diversification of raw materials and the development of more innovative product designs, including the exploration of wood waste as an additional material; (3) offering training in the creation of more functional and aesthetically pleasing product designs; and (4) conducting digital marketing training to broaden market reach. The outcomes of these activities indicate a significant improvement in both the productivity and quality of Mekar Sari's craft products, characterised by more creative and appealing design variations. Furthermore, the diversification of raw materials has successfully expanded the product range, creating new opportunities for market expansion in domestic and international contexts.
Co-Authors Achmad Agung Achmad Bilal Hamdani Ahmad Puji Suryanto Ali Sulthon Andreas Dhiyong Pratama Andri Erawati Andy Rachman Angga Novian Virana Putra Anindya Rachma Dwicahyani Anindya Rachma Dwicahyani Ar Rafli, Ferdiansyah Ardan Maulana Ishaq Arfian, Auly Fajar Arief, Saiful Arif Nurfadli Ariyanti, Ulfa Dwi Auly Fajar Arfian Basalamah, Muhammad Ridwan Brian Fitri Wahyudi Cahyaningsih, Sekar Dwi Mei Riya Ristanti Erawati, Andri Erdhianto, Yoniv Erryx Setiawan Esty Poedjioetami Evi Yuliawati Evi Yuliawati Evi Yuliawati Farahlia Rachmi Farid Ardyansyah Faza Wahmuda Gatot Basuki Hari Mukti Gatot Basuki HM Hastawati Chrisna Suroso Hendro Nugroho Hery Murnawan, Hery Hidayah, Manarul Hikam, Syandi Bhaskara Irwanto Hadi Husada Irwanto Irwanto Jajang Dimas Yogantara Kadek Yaniza Ayu Tantri Devi Kayla Arfat Nursayyidah Lukmandono Lukmandono Lukmandono Lutfia Bamatraf Marnoto Marnoto Maulana Idris Zoelangga Moch Kalam Mollah Moch Kalam Mollah Moch. Kalam Mollah Moch. Kalam Mollah Muchammad Alfan Lutfianto Muchammad Alfan Lutfianto Muhammad Abdul Hafizh Muhammad Singgih Nugraha Muhammad Utsman Burair Ni Luh Putu Hariastuti Nugraha, Muhammad Singgih Nurfadli, Arif Pranakusuma Sudhana Rangga Kurniawan Budianti Rio Adi Trisna Rizal Aditia Rizky Stighfarrinata Rusman Rusman saul weipsa Setiawan, Erryx Sony Wijaya Sudhana, Pranakusuma Suhartini - Suhartini Suhartini Suliswanto Suliswanto Sulthony, Fahd Suparjo Suparjo Suparjo Suparjo Suparjo Suparjo Suparto Suparto Suparto Suparto Suparto Suparto Surjo Hadi Suryanto, Ahmad Puji Syahrul Ardiansyah Syahrul Ardiansyah Syamsuri Syamsuri Syandi Bhaskara Hikam Ulfa Dwi Ariyanti Vangesti, Wanvia Vito Andrianto Pratama Sugiarto Wanvia Vangesti Wawan Subiantoro Yoang Enggaling Sarosa Yogantara, Jajang Dimas Yoniv Erdhianto Yoniv Erdhianto Zahrudin Bahtiar Zaky Ubaid