Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : POSITIF

Evaluasi Perangkat IQRF Padad Topologi Ad-Hoc Untuk Mengetahui RSSI Turuy, Seh; Widyawan, Widyawan
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) atau jaringan sensor nirkabel merupakan salah satu teknologi inti dalam bidang ubiquitous computing. WSN terdiri atas satu atau lebih node sensor yang digunakan untuk menangkap informasi sesuai dengan karakteristiknya. Dalam WSN yang menjadi masalah adalah performa jaringan. Permasalahan tersebut salah satunya disebabkan oleh jarak penempatan node yang tidak sesuai. Penelitian ini melakukan evaluasi kuat sinyal yang diterima (RSSI) antar node pada jaringan sensor nirkabel dengan  memanfaatkan perangkat IQRF pada topologi ad-hoc. Pengukuran dilakukan dengan menempatkan node end-device pada berbagai jarak dari node coordinator. Setiap jarak diberi perlakuan dengan mengubah tinggi dari node end-device dari permukaan lantai. Pengujian dilakukan dengan dua jenis skenario, yaitu di dalam ruangan (indoor) dan di luar ruangan (outdoor). Hasil pengujian baik pada lingkungan indoor maupun outdoor menunjukkan bahwa semakin jauh jarak antara node end-device dengan node coordinator, maka kuat sinyal akan semakin menurun. Ketinggian posisi node end-device terhadap node coordinator juga mempengaruhi besarnya RSSI
Analisis Kinerja IP PBX Server Pada Single Board Circuit Raspberry PI Najihi, Aidin; Mustika, I Wayan; Widyawan, Widyawan; Najwaini, Effan
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Raspberry PI merupakan sebuah komputer mini berukuran kartu kredit yang memiliki kemampuan komputasi yang sangat bagus. Komputer dengan ukuran yang sangat kecil memiliki keunggulan dalam flexibilitas serta penggunaan energi. Raspberry dapat dikembangkan menjadi banyak kegunaan dalam dunia komputer. Konsumsi daya Raspberry sangat rendah yang sangat berguna untuk membuat aplikasi mobile yang hemat energi. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah server IP PBX menggunakan Asterisk yang di-install pada single board circuit Raspberry PI. Pengujian dilakukan untuk untuk mengetahui kinerja Raspberry PI sebagai server IP PBX yang meliputi jumlah panggilan yang mampu dilayani serta banyaknya panggilan bersamaan yang mampu dilayani dengan menggunakan codec yang berbeda. Sebagai perbandingan, akan dilakukan juga pengujian terhadap IPPBX server Asterisk menggunakan PC. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, Raspberry PI sebagai IP PBX server mampu menangani 60 kedatangan panggilan perdetik tanpa adanya panggilan yang gagal diproses. Raspberry PI juga mampu menangani 110 panggilan bersamaan untuk codec GSM-GSM, 100 panggilan bersamaan untuk codec G711-G711 dan 70 panggilan bersamaan untuk transcoding GSM-G711.
Evaluasi Perangkat IQRF Padad Topologi Ad-Hoc Untuk Mengetahui RSSI Seh Turuy; Widyawan Widyawan
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) atau jaringan sensor nirkabel merupakan salah satu teknologi inti dalam bidang ubiquitous computing. WSN terdiri atas satu atau lebih node sensor yang digunakan untuk menangkap informasi sesuai dengan karakteristiknya. Dalam WSN yang menjadi masalah adalah performa jaringan. Permasalahan tersebut salah satunya disebabkan oleh jarak penempatan node yang tidak sesuai. Penelitian ini melakukan evaluasi kuat sinyal yang diterima (RSSI) antar node pada jaringan sensor nirkabel dengan  memanfaatkan perangkat IQRF pada topologi ad-hoc. Pengukuran dilakukan dengan menempatkan node end-device pada berbagai jarak dari node coordinator. Setiap jarak diberi perlakuan dengan mengubah tinggi dari node end-device dari permukaan lantai. Pengujian dilakukan dengan dua jenis skenario, yaitu di dalam ruangan (indoor) dan di luar ruangan (outdoor). Hasil pengujian baik pada lingkungan indoor maupun outdoor menunjukkan bahwa semakin jauh jarak antara node end-device dengan node coordinator, maka kuat sinyal akan semakin menurun. Ketinggian posisi node end-device terhadap node coordinator juga mempengaruhi besarnya RSSI
Analisis Kinerja IP PBX Server Pada Single Board Circuit Raspberry PI Aidin Najihi; I Wayan Mustika; Widyawan Widyawan; Effan Najwaini
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Raspberry PI merupakan sebuah komputer mini berukuran kartu kredit yang memiliki kemampuan komputasi yang sangat bagus. Komputer dengan ukuran yang sangat kecil memiliki keunggulan dalam flexibilitas serta penggunaan energi. Raspberry dapat dikembangkan menjadi banyak kegunaan dalam dunia komputer. Konsumsi daya Raspberry sangat rendah yang sangat berguna untuk membuat aplikasi mobile yang hemat energi. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah server IP PBX menggunakan Asterisk yang di-install pada single board circuit Raspberry PI. Pengujian dilakukan untuk untuk mengetahui kinerja Raspberry PI sebagai server IP PBX yang meliputi jumlah panggilan yang mampu dilayani serta banyaknya panggilan bersamaan yang mampu dilayani dengan menggunakan codec yang berbeda. Sebagai perbandingan, akan dilakukan juga pengujian terhadap IPPBX server Asterisk menggunakan PC. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, Raspberry PI sebagai IP PBX server mampu menangani 60 kedatangan panggilan perdetik tanpa adanya panggilan yang gagal diproses. Raspberry PI juga mampu menangani 110 panggilan bersamaan untuk codec GSM-GSM, 100 panggilan bersamaan untuk codec G711-G711 dan 70 panggilan bersamaan untuk transcoding GSM-G711.